Tampilkan postingan dengan label gairah dan nafsu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label gairah dan nafsu. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Mei 2014
Bullying di Kantor dan Cara Mengatasinya
Tanda-tanda Bullying di kantor
Tak hanya di sekolah atau di kampus saja, bully juga bisa terjadi di tempat kerja. Apakah Anda mengalaminya? Dikutip dari Forbes, berikut ini beberapa tanda yang menunjukkan Anda dibully oleh rekan kerja atau bos di kantor.
1. Selalu Dikritik
Kritikan tajam yang terus-menerus dari rekan kerja senior atau bos, bisa menjadi salah satu contoh bahwa Anda sedang dibully.
Padahal, Anda sudah bekerja sebaik dan seobjektif mungkin, tapi masih saja dikritik dan selalu salah. Agar tak emosi, cobalah berusaha menerima kritikan tersebut dan jadikan sebagai pemicu untuk semakin sukses.
2. Ditikam dari Belakang
Jika si bos atau rekan kerja selalu menyebarkan gosip atau kebohongan tentang Anda, ini juga merupakan wujud Anda sedang dibully. Tukang bully biasanya sering menikam dari belakang tanpa berani untuk berbicara secara langsung. Apabila memang ini terjadi pada Anda, coba bicarakan pada si tukang gosip tersebut. Tanyakan mengapa mereka melakukan ini pada Anda.
3. Mencuri Ide Anda
Contoh lainnya yang menunjukkan bahwa Anda dibully yaitu apabila ada rekan kerja yang suka mencuri ide Anda, lalu ia menerima pujian dari atasan di kantor. Sebelum marah, ada baiknya jika Anda mengambil langkah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan langsung protes atau mengadu ke bos bahwa ide yang dilontarkan rekan kerja tersebut milik Anda. Jangan bahayakan karir karena nantinya Anda malah akan dianggap sebagai tukang ngadu.
4. Sabotase
Kolega yang suka membully, biasanya selalu berusaha untuk membuat Anda gagal dalam setiap pekerjaan. Misalnya, rekan kerja senior meminta Anda melakukan suatu pekerjaan di saat Anda sedang dalam mengerjakan sesuatu yang harus diselesaikan dengan cepat. Pada akhirnya, pekerjaan Anda pun tidak akan selesai tepat waktu. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengatakan tidak kepada kolega. Bicaralah secara halus dan katakan Anda sudah dikejar deadline.
5. Suka Marah-marah
Jika kolega sering marah-marah, mempermalukan Anda depan orang banyak, atau bahkan sampai menghina, padahal Anda merasa tak ada salah apapun, itu juga pertanda dibully. Bicaralah pada rekan kerja bahwa tak semestinya mereka melakukan hal tersebut pada Anda. Dan tanyakan juga sebenarnya apa salah Anda pada mereka.
Cara Mengatasi Bullying di Kantor
Realitas yang harus anda hadapi ketika berada di tempat kerja yaitu terkait dengan politik. Tentunya anda harus mengikuti permainan yang dijalankan oleh perusahaan tersebut diaman anda bekerja. Sikap bullying memang sangatlah berbahaya serta dapat merusak mental seseoarng yang mengalami hal tersbeut.
Dan disini kami akan memberikan beberap tips jitu agar kita dapat mendai pemenang dalam salah satu permainan tersebut, tanpa harus kita bermain kotor. Dalam menjadi seoarng pemenang anda tidak harus menjilat atau pun bersikap sok baik terhadap mereka yang memang melakukan perihal tersebut kepada anda. Berikutr tips ampuh hadapi bullying di kantor:
1. Observasi
Sering kerap terjadi orang-orang yang memang tidak menyadari akan dinamika lingkungan kerja mereka, dan sampai pada akhirnya mereka harus menjadi korban dari politik kantor. Dan pada tahapan awal yang harus kita lakukan yaitu agar kita lebih waspada lagi, amati terus kekuatan serta kelemahan orang lain serta pahami rasa tidak aman yang memang dapat membuat mereka dengan cepat naik pitam.
2. Buat mereka terpesona!
Jika dalam satu pereusahaan terdapat atasan atau pun rekan kerja yang memang sangat meremehkan diri anda, maka tunjukanlah pesona anda kepada mereka dengan pengetahuan serta kinerja yang anda miliki ketika berada di kantor. Dan cara yang palin efektif dalam menyelesaikan persoalan ini adalah dengan berbicara dari hati ke hati dengan atasan atau rekan kerja yang memang mengucilkan anda. Tanyakan kepada atasan anda bagaiman pandangannya terhadap kinerja anda selama ini serta bagaiman sikap anda selama di kantor. Hal tersebut setidaknya bisa membuat atasan anda menghargai kejujuran serta kemauan anda untuk terus belajar.
3. Jangan memutuskan hubungan!
Tidak adanya teman yang permanen atau pun musuh di tempat anda bekerja. Saat ini anda tidak sedang bekerja hanya untuk membangun satu keluarga, jadi anda harus lebih bisa menjaga emosional anda serta jangan mudah percaya kepada siapa pun dengan cara yang berlebihan. Percayalah dengan cara yang sewajarnya saja.
4. Berteman dengan pesaing Anda
Dalam persoalan ini, saingan anda bisa berarti atasan atau pun rekan kerja anda sendiri. Dengan anda berteman dengan pesaing anda, mungkin anda akan cenderung untuk melepas senjata yang mereka miliki secraa tidak langsung serta pelan-pelan. Hal tersbeut dapat membuat mereka tidak mendapatkan apa-apa yang memang tengah mereka inginkan dari diri anda, dan mereka akan kehilangan minat dalam permainan yang tengah kalian mainkan.
5. Berhenti untuk mengeluh
Sebagian besar yang menjadi korban bullyling dari segi politik kantir yaitu mereka yang memilih untuk keluar dari pekerjaan mereka saat ini atau pun mencari pilihan lain dengan harapan mereka dapat menemukan tempat kerja yang memang lebih ideal lagi. Hal tersebut cumalah mimpi bagi anda, karena orang-orang yang akan tetap bersikeras untuk keluar dari pekerjaan mereka dan terkadang mereka menghadapi masalah terkait harga diri. Yang paling penting yaitu anda dapat menyadari bahwa setiap tempat kerja memiliki politik serta anda harus benar-benar belajar untuk tetap menangani politik tersebut dengan cara yang benar serta tepat.
6. Jangan terlalu banyak bergosip
Bergosip merupakan masalah besar yang bisa membuat diri anda masuk kedalam lingkaran masalah. Anda harus mengingat, bahwa pepatah mengatakan “mulutmu adalah harimaumu.” Siapa tahu ketika anda tengah membicarakan hal yang terkait dengan atasan anda, ternyata teman anda yang lainnya mengadukan persoalan tersbeut kepada atasan anda. Hal tersebut sepertinya akan menjadi bumerang yang memang akan berbalik menyerang anda. Bukankah membicarakan kejelekan orang itu dosa?
Mengatasi Bipolar Disorder
Bipolar disorder adalah penyakit psikologi yang ditandai dengan perubahan mood atau alam perasaan yang sangat ekstrem, berupa depresi dan mania. Penyandang bipolar juga akan menderita perubahan energi dan perilaku yang begitu cepat.
Suasana hati para penderita dapat berganti secara tiba-tiba, antara dua kutub atau bipolar yang berlawanan: kebahagiaan, disebut mania, dan kesedihan atau depresi. Perubahan itu terjadi secara ekstrem.
Menurut dokter kesehatan mental, dr Nurmiati Amir SpKJ, para penderita bipolar sekilas akan terlihat sama dengan orang-orang yang sehat dan normal. Mereka bisa pintar dan memiliki pekerjaan yang sama dengan orang normal. Namun, para penderita bipolar ini mood-nya lebih sering berganti.
Untuk pengobatannya, kata Nurmiati, ada beberapa cara. "Seperti dengan obat, edukasi, psikoterapi, danelectroconvulsive therapy atau ECT," kata Nurmiati di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Senin, 25 Februari 2013.
Pasien bipolar disorder yang meminum obat dapat menekan suasana hatinya hingga tak berubah secara drastis. Obat itu, Nurmiati mengatakan, bisa membuat kimia otak penderita kembali normal. "Sehingga emosi yang diatur agar lebih tenang."
Sebagai penyakit, bipolar adalah gangguan yang kompleks. Bahkan, hingga sekarang belum ada solusi sempurna untuk penanganannya. Dengan demikian, diperlukan kerja keras pasien serta dokter untuk menjaga kestabilan mood. "Dengan mengedukasi penderita dan keluarga soal dasar pencetusan perubahan mood, suasana hati yang stabil akan lebih mudah dicapai," ujar Nurmiati.
Edukasi yang diberikan dokter ke pasien bipolar disorder berupa anjuran memperbaiki gaya hidup, di antaranya tidur teratur, mengatasi stresor, dan tidak menggunakan alkohol. Sedangkan psikoterapi berguna agar pasien mengerti cara terbaik berhubungan dengan keluarga, pasangan, serta masyarakat.
Hingga kini, Nurmiati melihat masih banyak tantangan yang dihadapi penderita bipolar agar bisa sembuh. Misalnya, pengetahuan pasien yang minim tentang penyakit ini, ketidakpatuhan pasien pada nasihat dokter, atau adanya penyakit fisik maupun psikiatrik yang menyertai bipolar. "Yang paling besar tantangannya adalah pasien yang malas mengkonsumsi obat," katanya.
Suasana hati para penderita dapat berganti secara tiba-tiba, antara dua kutub atau bipolar yang berlawanan: kebahagiaan, disebut mania, dan kesedihan atau depresi. Perubahan itu terjadi secara ekstrem.
Menurut dokter kesehatan mental, dr Nurmiati Amir SpKJ, para penderita bipolar sekilas akan terlihat sama dengan orang-orang yang sehat dan normal. Mereka bisa pintar dan memiliki pekerjaan yang sama dengan orang normal. Namun, para penderita bipolar ini mood-nya lebih sering berganti.
Untuk pengobatannya, kata Nurmiati, ada beberapa cara. "Seperti dengan obat, edukasi, psikoterapi, danelectroconvulsive therapy atau ECT," kata Nurmiati di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Salemba, Jakarta, Senin, 25 Februari 2013.
Pasien bipolar disorder yang meminum obat dapat menekan suasana hatinya hingga tak berubah secara drastis. Obat itu, Nurmiati mengatakan, bisa membuat kimia otak penderita kembali normal. "Sehingga emosi yang diatur agar lebih tenang."
Sebagai penyakit, bipolar adalah gangguan yang kompleks. Bahkan, hingga sekarang belum ada solusi sempurna untuk penanganannya. Dengan demikian, diperlukan kerja keras pasien serta dokter untuk menjaga kestabilan mood. "Dengan mengedukasi penderita dan keluarga soal dasar pencetusan perubahan mood, suasana hati yang stabil akan lebih mudah dicapai," ujar Nurmiati.
Edukasi yang diberikan dokter ke pasien bipolar disorder berupa anjuran memperbaiki gaya hidup, di antaranya tidur teratur, mengatasi stresor, dan tidak menggunakan alkohol. Sedangkan psikoterapi berguna agar pasien mengerti cara terbaik berhubungan dengan keluarga, pasangan, serta masyarakat.
Hingga kini, Nurmiati melihat masih banyak tantangan yang dihadapi penderita bipolar agar bisa sembuh. Misalnya, pengetahuan pasien yang minim tentang penyakit ini, ketidakpatuhan pasien pada nasihat dokter, atau adanya penyakit fisik maupun psikiatrik yang menyertai bipolar. "Yang paling besar tantangannya adalah pasien yang malas mengkonsumsi obat," katanya.
Penkelasan Bipolar Disorder
I. Penjelasan
Ganguan bipolar atau sering disebut juga dengan manic - depresi merupakan kelainan pada otak yang menyebabkan ketidak normalan pergantian mood, energi, level aktivitas, dan kemampuan untuk mengerjakan aktivitas harian. Bipolar memiliki dua kutub, yaitu manik dan depresi. Gangguan ini bersifat episode yang cenderung berulang, menunjukkan suasana perasaan atau mood dan tingkat aktivitas yang terganggu.Seseorang yang mengidap Bipolar Disorder biasanya sering merasa euphoria berlebihan (mania) dan mengalami depresi yang sangat berat. Periode mania dan depresi ini bisa berganti dalam hitungan jam, minggu maupun bulan. Ini semua tergantung masing-masing pengidap.Mood atau keadaan emosi internal merupakan penyebab utama dari gangguan ini.
Kadang penderita memiliki perasaan atau yang bisa disebut sebagai mood meninggi, energi dan aktivitas fisik dan mental meningkat atau episode manik atau hipomanik. Pada waktu lain berupa penurunan mood, energi dan aktivitas dan mental berkurang (episode depresi).Episode manik biasanya mulai dengan tiba-tiba dan berlangsung antara dua minggu sampai lima bulan. Sedangkan depresi cenderung berlangsung lebih lama. Episode hipomanik mempunyai derajat yang lebih ringan daripada manik.Mereka yang mengalami gangguan bipolar ini beralih dari perasaan sangat senang dan gembira ke perasaan sangat sedih atau sebaliknya. Dua kutub mood tinggi dan rendah, saling bergantian.
Bipolar disorder sering dialami oleh remaja yang beranjak dewasa atau dewasa muda. setidaknya setengah dari kasus dimulai sebelum umur 25 tahun. beberapa orang memiliki gejala - gejalanya bahkan sejak kanak - kanak, sementara beberapa orang sisanya mengalami gejala - gejalanya lebih lama. Bipolar disorder tidak mudah dikenali saat kelainan ini dimulai. gejalanya terlihat seperti masalah - masalah yang berbeda, tidak tampak seperti bagian dari masalah lain yang lebih besar. beberapa orang menderita kelainan ini sampai bertahun - tahun sampai akhirnya terdiagnosis dan mendapatkan terapi. Seperti diabetes dan penyakit jantung, bipolar disorder adalah kelainan jangka panjang yang harus di awasi dan di managed seumur hidup.
II. GEJALA-GEJALA BIPOLAR
a. Gejala-gejala dari mania atau episode manic:
Perubahan-Perubahan Suasana Hati
Periode yang panjang dari perasaan "puncak", atau suasana hati yang sangat gembira atau ramah
Suasana hati yang sangat teriritasi, agitasi, merasakan "jumpy (gelisah)" atau "wired".
Perubahan-Perubahan Kelakuan
Berbicara sangat cepat, melompat dari satu idea ke yang lainnya, mempunyai pemikiran-pemikiran yang bergegas-gegas
Sangat mudah dikacaukan
Aktivitas-aktivitas yang menuju tujuan yang meningkat, seperti menerima proyek-proyek baru
Menjadi gelisah
Tidur yang sedikit
Mempunyai kepercayaan yang tidak realistik pada kemampuan-kemampuan seseorang
Berkelakuan secara impulsif dan mengambil bagian pada banyak kelakuan-kelakuan yang menyenangkan dan berisiko tinggi, seperti membelanjakan sprees, seks yang impulsif, dan investasi-investasi bisnis yang impulsif.
b. Gejala-gejala dari episode depresi:
Perubahan-Perubahan Suasana Hati
Periode yang panjang dari perasaan khawatir atau kosong
Kehilangan minat pada aktivitas-aktivitas yang pernah dinikmati, termasuk seks.
Perubahan-Perubahan Kelakuan
Merasa lelah atau "slowed down"
Mempunyai persoalan-persoalan berkonsentrasi, mengingat, dan membuat keputusan-keputusan
Menjadi gelisah atau teriritasi
Merubah kebiasaan-kebiasaan makan, tidur, atau yang lain-lain
Memikirkan kematian atau bunuh diri, atau mencoba bunuh diri.
c. Gejala-gejala dari episode hipomania :
Tahap hipomania mirip dengan mania. Perbedaannya adalah penderita yang berada pada tahap ini merasa lebih tenang seakan-akan telah kembali normal serta tidak mengalami hallucination dan delusion. Hipomania sulit untuk didiagnosis karena terlihat seperti kebahagiaan biasa, tapi membawa resiko yang sama dengan mania. Gejala-gejala dari tahap hipomania bipolar disorder adalah sebagai berikut.
1. Bersemangat dan penuh energi, muncul kreativitas.
2. Bersikap optimis, selalu tampak gembira, lebih aktif, dan cepat marah.
3. Penurunan kebutuhan untuk tidur.
d. Gejala-gejala episode campuran (Mixed state episode) :
Dalam konteks bipolar disorder, mixed state adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depresi terjadi bersamaan. Pada saat tertentu, penderita mungkin bisa merasakan energi yang berlebihan, tidak bisa tidur, muncul ide-ide yang berlal-lalang di kepala, agresif, dan panik (mania). Akan tetapi, beberapa jam kemudian, keadaan itu berubah menjadi sebaliknya. Penderita merasa kelelahan, putus asa, dan berpikiran negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi bergantin dan berulang-ulang dalam waktu yang relatif cepat. Mixed state bisa menjadi episode yang paling membahayakan penderita bipolar disorder. Pada episode ini, penderita paling banyak memiliki keinginan untuk bunuh diri karena kelelahan, putus asa, delusion, dan hallucination.
Gejala-gejala yang diperlihatkan jika penderita akan melakukan bunuh diri antara lain sebagai berikut.
Selalu berbicara tentang kematian dan keinginan untuk mati kepada orang-orang di sekitarnya.
Memiliki pandangan pribadi tentang kematian.
Mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan dan alkohol.
Terkadang lupa akan hutang atau tagihan seperti; tagihan listrik, telepon.
Menurut DSM, ada empat tipe-tipe dasar dari penyakit bipolar:
Penyakit Bipolar I terutama ditentukan oleh episode-episode manic atau campuran yang berlangsung paling sedikit tujuh hari, atau oleh gejala-gejala manic yang begitu parah sehingga orang itu perlu segera perawatan rumah sakit. Biasanya, orang itu juga mempunyai episode-episode depresi, secara khas berlangsung paling sedikit dua minggu. Gejala-gejala dari mania atau depresi harus menjadi perubahan utama dari kelakuan normal seseorang.
Penyakit Bipolar II Hypomanic , ditentukan oleh pola dari episode-episode depresi namun bukan sepenuhnya episode-episode manic atau campuran.
Bipolar Disorder Not Otherwise Specified (BP-NOS) didiagnosa ketika seseorang mempunyai gejala-gejala dari penyakit yang tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk salah satu dari bipolar I atau II. Gejala-gejala mungkin tidak berlangsung cukup lama, atau orang itu mungkin mempunyai terlalu sedikit gejala-gejala, untuk didiagnosa dengan bipolar I atau II. Bagaimanapun, gejala-gejala adalah dengan jelas keluar dari batasan kelakuan normal seseorang.
Penyakit Cyclothymic, atau Cyclothymia, adalah bentuk ringan dari penyakit bipolar. Orang-orang yang mempunyai cyclothymia mempunyai episode-episode dari hypomania dengan depresi ringan untuk paling sedikit dua tahun. Bagaimanapun, gejala-gejala tidak memenuhi kebutuhan-kebutuhan diagnostik untuk tipe lain apa saja dari penyakit bipolar.
Beberapa orang-orang mungkin didiagnosa dengan rapid-cycling bipolar disorder. Ini adalah ketika seorang mempunyai empat atau lebih episode-episode dari depresi utama, mania, hypomania, atau gejala-gejala campuran dalam satu tahun.
III. PERSPEKTIF TEORITIS GANGGUAN MOOD1. TEORI PSIKOLOGI TENTANG GANGGUAN MOOD
Teori Psikoanalisis Tentang Depresi
Menurut Freud (1917/ 1950) potensi depresi muncul pada awal masa kanak-kanak. Pada fase oral anak mungkin kurang terlalu terpenuhi kebutuhannya, sehingga ia terfiksasi pada fase ini mengakibatkan individu dependen, low self esteem. Hipotesanya adalah, setelah kehilangan orang yang dicintai, ia mengidentifikasi diri dengan orang tersebut seolah untuk mencegah kehilangan. Lama-lama ia malah marah pada dirinya sendiri, merasa bersalah.
Teori Kognitif Tentang Depresi
a. Teori depresi Beck (1967)Individu menjadi depresi akibat interpretasi negatif yang bias. Pada waktu kecil/remaja muncul skema negatif akibat kejadian-kejadian buruk ia merasa akan selalu sial/gagal, dipadu dengan bias kognitif muncul triad negatif (pandangan sangat negatif tentang diri, dunia, masa depan)
b. Teori helplessness/ hopelessness
Learned helplessness
Kepasifan individu dan perasaan tak berdaya mengontrol hidupnya, didapat dari pengalaman-pengalaman buruk/ trauma, mengarah pada depresi
Attribution and learned helplessness
Pada situasi dimana individu pernah gagal, ia akan mencoba mengatribusikan penyebab kegagalan. Individu depresi bila mereka mengatribusikan kejadian negatif bersifat stabil dan global. Individu depresi biasanya menunjukkan depressive attributional styleàmengatribusikan rasa hasil negatif sebagai personal, global, penyebabnya stabil
Teori hopelessness
Sejumlah bentuk depresi dianggap sebagai akibat hopelessnessà merasa hasil yang diharapkan takkan pernah muncul, individu tak bisa merubah situasi. Kemungkinan muncul akibat self esteem yang rendah, kecenderungan anggapan bahwa kejadian negatif akan mengakibatkan sejumlah hal negative
Teori Interpersonal Tentang Depresi
Individu depresi cenderung terbatas jaringan dan dukungan sosialnyaàmengurangi kemampuan individu mengatasi kejadian negatif, rentan terhadap depresi.
Individu depresi berusaha meyakinkan diri bahwa orang lain benar peduli. Namun ketika yakin, rasa puasnya hanya sebentar. Berhubungan dengan konsep diri negatif.
Kompetensi sosial yang rendah diperkirakan memunculkan depresi pada anak usia TK
Interpersonal problem solving skill yang rendah dapat meningkatkan depresi pada remaja
Teori Psikologi Tentang Gangguan Bipolar
Tekanan hidup adalah faktor penting munculnya gangguan bipolar
Dukungan sosial dapat mempercepat penyembuhan simptom depresi, tapi tidak simtom mania
Attributional style + sikap disfungsi + kejadian buruk ---->peningkatan simptom depresi ataupun mania pasien bipolar
Self esteem individu mania mungkin sangat rendah
2. TEORI BIOLOGI TENTANG GANGGUAN MOOD
Genetic Data
Penelitian mengenai faktor genetis pada gangguan unipolar dan bipolar melibatkan keluarga dan anak kembar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10-15% keluarga dari pasien yang mengalami gangguan bipolar pernah mengalami satu episode gangguan mood (Gherson, 1990, dalam Davison, Neale, & Kring, 2004). Pada gangguan unipolar, meskipun faktor genetis mempengaruhi, namun kurang menentukan dibandingkan gangguan bipolar. Resiko akan meningkat pada keluarga pasien yang memiliki onset muda saat mengalami gangguan.
Berdasarkan beberapa data diperoleh bahwa onset awal untuk depresi, munculnya delusi, dan komorbiditas dengan gangguan kecemasan dan alkoholisme meningkatkan resiko pada keluarga (Goldstein, et al., 1994; Lyons et al., 1998, dalam Davison, Neale, & Kring, 2004).
Neurochemistry dan Mood Disorders
Dua neurotransmitter yang berperan dalam gangguan mood adalah norepinephrine dan serotonin. Norepinephrine terkait dengan gangguan bipolar dimana tingkat norephinephrine yang rendah menyebabkan depresi dan tingkat yang tinggi menyebabkan mania. Sedangkan untuk serotonin, tingkatnya yang rendah juga menyebabkan depresi. Terdapat dua kelompok obat untuk depresi, yaitu tricyclics dan monoamine oxidase (MAO) inhibitors. Tricyclics seperti imipramine (tofranil) adalah obat antidepresan yang berfungsi untuk mencegah pengambilan kembali norephinephrine dan serotonin oleh presynaptic neuron setelah sebelumnya dilepaskan, meninggalkan lebih banyak neurotransmitter pada synapse sehingga transmisi pada impuls syaraf berikutnya menjadi lebih mudah. Monoamine oxidase (MAO) inhibitors merupakan obat antidepresan yang dapat meningkatkan serotonin dan norephineprhine. Terdapat pula obat yang dapat secara efektif mengatasi gangguan unipolar, yaitu Selective Serotonin Reuptake Inhibitors, seperti Prozac. Namun diperlukan penelitian lebih lanjut untuk melihat efek samping dari berbagai obat antidepresan tersebut sehingga peningkatan dari norephineprhine dan serotonin tidak menimbulkan komplikasi lainnya.
Sistem Neuroendokrin
Area limbik di otak berhubungan dengan emosi dan mempengaruhi hipotalamus. Hipotalamus kemudian mengontrol kelenjar endokrin dan tingkat hormon yang dihasilkannya. Hormon yang dihasilkan hipotalamus juga mempengaruhi kelenjar pituitary. Relevansinya terkait dengan simtom vegetatif pada gangguan depresi, seperti gangguan tidur dan rangsangan selera. Berbagai temuan mendukung hal tersebut, bahwa orang yang depresi memiliki tingkat dari cortisol (hormon adrenocortical) yang tinggi, hal itu disebabkan produksi yang berlebih dari pelepasan hormon rotropin oleh hipotalamus (Garbutt, et al., 1994 dalam Davison, Neale, & Kring, 2004). Produksi yang berlebih dari cortisol pada orang yang depresi juga menyebabkan semakin banyaknya kelenjar adrenal (Rubun et al., 1995, dalam Davison, Neale, & Kring, 2004). Banyaknya cortisol tersebut juga berhubungan dengan kerusakan pada hipoccampus dan penelitian juga telah membuktikan bahwa pada orang depresi menunjukkan hipoccampal yang tidak normal. Penelitian mengenai Cushing’s Syndrome juga dikaitkan dengan tingginya tingkat cortisol pada gangguan depresi.
An Integrated Theory of Bipolar Disorder
Gangguan bipolar merefleksikan adanya gangguan pada sistem motivasional yang disebut dengan behavioral activation system atau BAS. BAS memfasilitasi kemampuan manusia unuk mendekati atau memperoleh reward dari lingkungannya dan ini telah dikaitkan dengan positive emotional states, karakteristik kepribadian seperti ekstrovert, peningkatan energi, dan berkurangnya kebutuhan untuk tidur. Secara biologis, BAS diyakini terkait dengan jalur syaraf dalam otak yang melibatkan dopamine neurotransmitter dan juga terkait dengan perilaku untuk memperoleh reward. Peristiwa kehidupan yang melibatkan pencapaian tujuan atau reward diprediksi meningkatkan simtom mania. Sedangkan peristiwa positif lainnya tidak terkait dengan perubahan pada simtom mania, dan pencapaian tujuan tidak terkait dengan perubahan dalam simtom depresi. Dengan demikian, BAS dan manifestasi perilakunya, yaitu pencapaian tujuan diasosiasikan dengan simtom mania dari gangguan bipolar.
3. TEORI LINGKUNGAN TENTANG GANGGUAN MOOD
Bipolar disorder tak hanya dipengaruhi oleh gen saja, tetapi juga didorong oleh faktor lingkungan. Penderita penyakit ini cenderung mengalami faktor pemicu munculnya penyakit yang melibatkan hubungan antar perseorangan atau peristiwa-peristiwa pencapaian tujuan (reward) dalam hidup. Contoh dari hubungan perseorangan antara lain jatuh cinta, putus cinta, dan kematian sahabat. Sedangkan peristiwa pencapaian tujuan antara lain kegagalan untuk lulus sekolah dan dipecat dari pekerjaan. Selain itu, seorang penderita bipolar disorder yang gejalanya mulai muncul saat masa ramaja kemungkinan besar mempunyai riwayat masa kecil yang kurang menyenangkan seperti mengalami banyak kegelisahan atau depresi. Selain penyebab diatas, alkohol, obat-obatan, dan penyakit lain yang diderita juga dapat memicu munculnya bipolar disorder. Di sisi lain, keadaan lingkungan di sekitarnya yang baik dapat mendukung penderita gangguan ini sehingga bisa menjalani kehidupan dengan normal.
IV. PREVENSI
1. Psikodinamik
Psikoanalisis tradisional bertujuan membantu orang yang depresi untuk memahami perasaan mereka yang ambivalen terhadap orang-orang (objek) penting dalam hidup mereka yang telah hilang atau yang terancam akan hilang. Dengan menggali perasaan-perasaan marah terhadap objek yang hilang ini, mereka dapat mengarahkan rasa merah keluar melalui ekspresi verbal dari perasaan, bukan membiarkannya menjadi lebih buruk.
Psikoanalisis tradisional dapat menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk mengungkap dan menghadapi konflik-konflik yang tidak disadari. Pendekatan psikoanalisis modern juga berfokus pada konflik-konflik tidak disadari, namun secara lebih langsung, relative singkat, dan berfokus pada hubungan yang penuh konflik di masa kini maupun masa lalu. Terapis psikodinamika yang eklektik menggunakan metode-metode behavioral dalam membantu klien mencapai keterampilan sosial yang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu jaringan sosial yang lebih luas.
Psikoterapi interpersonal (interpersonal psychoteraphy/IPT) adalah suatu bentuk singkat dari terapi yang berfokus pada hubungan interpersonal klien disaat itu, biasanya tidak lebih dari 9 hingga 12 bulan. Perintis IPT percaya bahwa depresi terjadi dalam suatu konteks interpersonal dan bahwa isu hubungan perlu untuk ditekankan dalam penanganan. IPT membantu untuk menghadapi reaksi kesedihan yang tidak terselesaikan atau yang menganggu setelah kematian orang yang dicintai dan juga konflik-konflik peran dalam hubungan. Terapis membantu klien untuk mengekspresikan kesedihannya dan menghadapi rasa kehilangannya sambil membimbing mereka dalam mengembangkan aktivitas-aktivitas dan hubungan-hubungan baru untuk membantu memperbaharui kehidupan mereka.
2. BehavioralPendekatan penanganan behavioral beranggapan bahwa perilaku depresi dipelajari dan dapat dihilangkan. Terapis behavioral bertujuan untuk secara langsung memodifikasi perilaku dan bukan untuk menumbuhkan kesadaran terhadap kemungkinan penyebab yang tidak disadari dari perilaku-perilaku ini.
Salah satu program behavioral yang ilustratif telah dikembangkan oleh Lewisohn dan kolega-koleganya, program ini terdiri dari sebuah program terapi kelompok. Hal ini membantu klien untuk memperoleh keterampilan relaksasi, meningkatkan aktivitas yang menyenangkan dan membangun keterampilan sosial yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan reinforcement sosial. Terapi ini terdiri dari satu orang terapis yang dianggap sebagai seorang guru, dan kliennya sebagai siswa. Dalam terapi kelompok, orang belajar mereka tidak sendirian dengan penyakit, mereka menerima dukungan emosional penting, belajar keterampilan untuk mengatasi obat, masalah interpersonal dan terkait dengan pekerjaan, dan belajar cara untuk mengatasi dengan stigma dari orang lain. Memaksimalkan fungsi pekerjaan atau sosial merupakan aspek inti dari intervensi pemulihan dan berbasis keterampilan - misalnya, sekolah dan pekerjaan pelatihan dapat membantu dengan ini.
3. KognitifCognitive teraphy atau terapi kognitif, berfokus pada membantu orang dengan depresi belajar untuk untuk menyadari dan mengubah pola berpikir mereka yang disfungsional. Terapi ini biasanya brejalan selama 14 hingga 16 sesi mingguan. Terapi ini menggunakan kombinasi antara behavioral dan kognitif untuk membantu klien mengidentifikasi dan mengubah pikiran-pikiran yang disfungsional serta mengembangkan perilaku yang lebih adaptif.
4. Terapi KeluargaTerapi keluarga pyschoeducational dapat membantu dalam situasi ini dengan berfokus pada peningkatan komunikasi di antara anggota keluarga, membantu orang dengan penyakit bipolar memahami manfaat minum obat mereka secara konsisten dan belajar strategi untuk mencegah kambuh. Dalam hal ini jenis pengobatan, anggota keluarga bisa merasa didukung dan individu dengan penyakit dapat belajar cara-cara baru untuk mempertahankan pemulihan. perawatan psychoeducational membantu orang dan anggota keluarganya untuk lebih memahami penyakit bipolar sehingga pemulihan dapat dicapai lebih cepat. Dalam jenis pendekatan, individu dengan penyakit dan anggota keluarga mereka dapat berharap untuk mendiskusikan topik-topik seperti menerima penyakit, mengidentifikasi tanda-tanda peringatan awal akan terjadi kesulitan, belajar untuk mengatasi perubahan mood, obat pemahaman dan tempat untuk menemukan diri membantu kelompok-kelompok dan mengakses pekerjaan atau pelatihan sumber daya.
5. Biologis
Penggunaan obat untuk bipolar, yaitu obat litium karbonat, berbentuk bubuk dari litum berelemen metalik. Litium efektif dalam menstabilkan mood orang yang menderita bipolar dan dalam mengurangi episode-episode kambuh dari manic dan depresi (Baldessarini & Tondo, 2000; Grof & Alda, 2000). Namun litium umumnya lebih efektif dalam menangani simptom-simptom manic dari pada depresi. Orang dengan gangguan bipolar kemungkinan perlu menggunakan litium secra terus-menerus untuk mengontrol perubahanmood-nya. Dalam pemakaian litium harus dimonitor, karena adanya efek beracun yang potensial dan efek samping lainnya. Obat ini dapat menambah berat badan, kelesuan, pusing dan penurunsn umum dari fungsi motorik, dalam jangka panjang obat ini dapat mengakibatkan masalah liver.
Penstabil mood biasanya diresepkan untuk orang dengan perasaan "tinggi", banyak bicara, lekas marah, pidato dipercepat dan gejala manik lainnya serta depresi yang mengganggu fungsi seseorang. Obat-obat ini biasanya mengurangi intensitas perubahan suasana hati dan biasanya mengembalikan orang tersebut ke tingkat yang lebih normal berfungsi. Lithium, Depakote dan carbamazepine adalah obat-obat umum dalam grup ini. Mereka juga sangat penting untuk membantu orang mencegah gejala-gejala dari datang kembali setelah mereka dikendalikan.
Antidepresan yang diresepkan untuk orang dengan gejala depresi. Ini mungkin termasuk perasaan sedih dan depresi serta melambat, perilaku lamban. Obat-obat ini membantu tubuh mendapatkan kembali energi sehingga orang tersebut memiliki lebih tertarik pada kehidupan sehari-hari. Penting untuk dicatat bahwa antidepresan dapat memperburuk gejala manik dan harus digunakan hati-hati setelah berkonsultasi dengan dokter Anda.
Obat antipsikotik kadang-kadang digunakan untuk orang dengan gangguan bipolar yang mungkin memiliki halusinasi atau delusi. Halusinasi adalah pengalaman persepsi yang tidak benar-benar terjadi, seperti mendengar suara-suara mengatakan satu untuk menyakiti diri sendiri. Delusi adalah tetap keyakinan palsu tentang diri, seperti "Setiap orang keluar untuk mendapatkan saya." Obat antipsikotik dapat sangat membantu dalam kasus ini dan atau dokter Anda kekasih Anda akan memiliki beberapa untuk memilih dari, termasuk obat-obatan baru seperti olanzapine, quietiapine, risperidol dan ziprasidone.
V. CONTOH KASUS
Saat saya mulai merasa sangat senang, saya tidak tidak lagi merasa seperti ibu rumah tangga biasaa. Saya malah terasa terorganisasi dan terampil dan saya mulai merasa bahwa saya adalah orang yang paling kreatif. Saya dapat menulis puisi dengan mudah. Saya dapat mengubah melod tanpa usaha keras. Saya dapat melukis. Pikiran saya terasa lancar dan dapat menyerap apa pun. Saya memiliki ide yang tak terhitung mengenai perbaikan kondisi anak yang menderita keterbelakangan mental, atau tentang bagaimana rumah sakit untuk anak-anak itu seharusnya dijalankan, apa yang seharusnya ada di sekeliling mereka untuk membuat mereka tetap gembira.dan nyaman serta tidak merasa takut. Saya melihat diri saya mampu mencapai banyak hal demi kebaikan orang. Saya memiliki ide yang tak terhitung mengenai bagaimana masalah lingkungan dapat memberikan inspirasi terhadapat perjuangan untuk mendapat kesehatan dan perbaikan hidup bagi semua orang. Saya merasa mampu mencapai banyak hal demi kebaikan keluarga saya dan orang lain. Saya merasa senang, suatu perasaan euphoria atau kegirangan. Saya ingin hal ini berlangsung selamanya. Saya seperti tidak membutuhkan banyak tidur. Berat badab saya turun dan terasa sehat dan saya menyukai diri saya sendiri. Bahkan saya baru saja membeli 6 gaun baru dan semuanya terlihat bagus bila saya pakai. Saya merasa seksi dan para pria memperhatikan saya. Mungkin saya akan melakukan satu atau beberapa perselingkuhan. Saya merasa mampu berbicara dan akan berhasil dalam politik. Saya ingin menolong orang dengan masalah yang serupa seperti saya sehingga mereka tidak merasa putus harapan.
Sangat indah bila anda merasakan hal ini…Perasaan kegembiraan yang kuat, mood yang baik, membuat saya merasa ringan dan penuh dengan kenikmatan hidup. Namun, saat melewati tahap ini, saya menjadi manic dan kreativitas saya menjadi sangat membesar sehingga saya mulai melihat hal-hal dalam pikiran saya yang tidak masuk akal. Misalnya, suatu malam saya menciptakan suatu keseluruhan film, lengkap dengan pemerannya, dimana saya masih berpikir bahwa hal itu akan menyenangkan. Saya melihat para pemarannya sejelas bila saya menonton mereka dalam kehidupan nyata. Saya juga mengalami terror yang sangat hebat, seperti benar-benar terjadi, saat saya tahu bahwa sebuah adegan pembunuhan akan berlangsung. Saya gemetar ketakutan dibawah selimut dan menjadi benar-benar tak berdaya. Seperti Anda kehatui, saya menjadi seorang psikosis manic pada saat itu. Teriakan saya membangunkan suami sya, yang mencoba meyakinkan saya bahwa kami berada di kamar tidur dan segalnya masih tetap sama. Tidak ada yang perlu ditakutkan. Namun, saya tetap dimasukan ke rumah sakit keesokan harinya.
Minggu, 04 Agustus 2013
Cara Mengatasi Stress Dengan Tetap Tenag
Seya yakin Anda pasti pernah mengalami ini: Tekanan pekerjaan memuncak, si bos menuntut berlebihan, kolega mengonfrontasi Anda, klien merasa tidak puas, dan masih banyak hal lain yang terjadi secara bersamaan. Tak pelak lagi Anda menjadi sangat stres. Tapi jika hal ini berulang secara terus menerus, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental Anda. Coba ikuti saran berikut supaya Anda tetap tenang di bawah tekanan berat!
Siapapun dapat mengalami stress baik stress yang biasa terjadi karena rutinitas yang melelahkan maupun yang disebabkan oleh sesuatu moment khusus yang membuat seseorang menderita stress secara berlebihan, keadaan seperti itu kadang tidak bisa terhindar karena kurangnya kontrol yang baik pada diri sendiri dan memang adakalanya kondisi dan keadaan seolah menuntun kita terbawa emosi dan perasaan sehingga terjebak dalam stress
Metode yang paling berguna untuk mengatasi stres adalah belajar bagaimana mengelola stres yang datang bersama dengan setiap tantangan baru, baik atau buruk. keterampilan manajemen bekerja dengan baik ketika mereka digunakan secara teratur maka stress pun akan hilang dengan sendirinya, tidak hanya ketika tekanan yang ada di otak kita, hati kita pun akan terasa lebih nyaman dan tenang.
Dengan mengerti bagaimana cara mengatasi stress dengan mengelola pengontrolan stress yang baik akan membuat keadaan relatif tenang sehingga sangat membantu anda melalui situasi dan kondisi menantang yang mungkin timbul.
Breath... And Let It Out
Mendengar teriakan si bos atau komentar pedas kolega? Tarik napas dalam-dalam, tahan selama tiga detik, lalu hembuskan perlahan. Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa lebih tenang. Jika amarah masih bercokol di hati, tulislah pada selembar kertas semua unek-unek Anda, tapi jangan mengirimnya pada orang lain. Tulislah semua emosi Anda sampai Anda merasa lega.
Memecahkan masalah-masalah kecil. Belajar untuk memecahkan masalah sehari-hari dapat memberikan rasa yang lebih nyaman dengan control yang stabil. Tapi menghindari mereka dapat membuat Anda merasa seperti Anda memiliki sedikit kontrol dan yang hanya menambah stres. Berusaha untuk tetap tenang untuk melihat masalah, mencari tahu ataupun menentukan pilihan, dan mengambil beberapa tindakan menuju solusi terbaik
Don't Take Anything Personally
It's just business dear, so don't take it personally. Dengarkan saja semua kritik atau konfrontasi yang ditujukan untuk Anda dengan pikiran terbuka. Anggap hal tersebut sebagai masukan karena mereka peduli pada Anda.
Jadilah realistis. Jangan mencoba untuk menjadi sempurna karena tidak ada orang yang bisa sempurna di dunia ini. Dan mengharapkan orang lain untuk menjadi sempurna dapat menambah tingkat stres Anda, juga (belum lagi menaruh banyak tekanan pada mereka!). Jika Anda perlu bantuan pada sesuatu, seperti sekolah, memintanya.
Find Your Focus
Ingatlah bahwa ketika di bawah tekanan pun Anda punya dua pilihan: Fokus pada rasa marah yang bersifat sementara, atau fokus pada proses pembelajaran di balik situasi yang sedang Anda hadapi ini. Ketika Anda mulai bisa mengalihkan fokus dari amarah, maka saat itulah Anda mencapai kedewasaan.
Perhatikan apa yang Anda pikirkan. Pandangan Anda, sikap, dan pikiran mempengaruhi cara Anda melihat sesuatu. Ibarat kata adalah setengah cangkir penuh atau setengah kosong merupakan dosis yang sehat optimisme dapat membantu Anda membuat situasi yang terbaik stres. Bahkan jika Anda keluar dari praktek, atau cenderung menjadi sedikit pesimis, semua orang dapat belajar berpikir lebih optimis dan menuai keuntungan.
Get A Little Love
Yes, Anda berhak mendapatkan curahan cinta dan perhatian di saat seperti ini, dear. Berbincanglah dengan sahabat terdekat atau kekasih, dan minta sebuah pelukan darinya. Kalau memang tidak memungkinkan untuk bertemu, telepon saja. jamin, dengan mendengar suara mereka pasti bisa menenangkan Anda.
Siapapun dapat mengalami stress baik stress yang biasa terjadi karena rutinitas yang melelahkan maupun yang disebabkan oleh sesuatu moment khusus yang membuat seseorang menderita stress secara berlebihan, keadaan seperti itu kadang tidak bisa terhindar karena kurangnya kontrol yang baik pada diri sendiri dan memang adakalanya kondisi dan keadaan seolah menuntun kita terbawa emosi dan perasaan sehingga terjebak dalam stress
Metode yang paling berguna untuk mengatasi stres adalah belajar bagaimana mengelola stres yang datang bersama dengan setiap tantangan baru, baik atau buruk. keterampilan manajemen bekerja dengan baik ketika mereka digunakan secara teratur maka stress pun akan hilang dengan sendirinya, tidak hanya ketika tekanan yang ada di otak kita, hati kita pun akan terasa lebih nyaman dan tenang.
Dengan mengerti bagaimana cara mengatasi stress dengan mengelola pengontrolan stress yang baik akan membuat keadaan relatif tenang sehingga sangat membantu anda melalui situasi dan kondisi menantang yang mungkin timbul.
Breath... And Let It Out
Mendengar teriakan si bos atau komentar pedas kolega? Tarik napas dalam-dalam, tahan selama tiga detik, lalu hembuskan perlahan. Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa lebih tenang. Jika amarah masih bercokol di hati, tulislah pada selembar kertas semua unek-unek Anda, tapi jangan mengirimnya pada orang lain. Tulislah semua emosi Anda sampai Anda merasa lega.
Memecahkan masalah-masalah kecil. Belajar untuk memecahkan masalah sehari-hari dapat memberikan rasa yang lebih nyaman dengan control yang stabil. Tapi menghindari mereka dapat membuat Anda merasa seperti Anda memiliki sedikit kontrol dan yang hanya menambah stres. Berusaha untuk tetap tenang untuk melihat masalah, mencari tahu ataupun menentukan pilihan, dan mengambil beberapa tindakan menuju solusi terbaik
Don't Take Anything Personally
It's just business dear, so don't take it personally. Dengarkan saja semua kritik atau konfrontasi yang ditujukan untuk Anda dengan pikiran terbuka. Anggap hal tersebut sebagai masukan karena mereka peduli pada Anda.
Jadilah realistis. Jangan mencoba untuk menjadi sempurna karena tidak ada orang yang bisa sempurna di dunia ini. Dan mengharapkan orang lain untuk menjadi sempurna dapat menambah tingkat stres Anda, juga (belum lagi menaruh banyak tekanan pada mereka!). Jika Anda perlu bantuan pada sesuatu, seperti sekolah, memintanya.
Find Your Focus
Ingatlah bahwa ketika di bawah tekanan pun Anda punya dua pilihan: Fokus pada rasa marah yang bersifat sementara, atau fokus pada proses pembelajaran di balik situasi yang sedang Anda hadapi ini. Ketika Anda mulai bisa mengalihkan fokus dari amarah, maka saat itulah Anda mencapai kedewasaan.
Perhatikan apa yang Anda pikirkan. Pandangan Anda, sikap, dan pikiran mempengaruhi cara Anda melihat sesuatu. Ibarat kata adalah setengah cangkir penuh atau setengah kosong merupakan dosis yang sehat optimisme dapat membantu Anda membuat situasi yang terbaik stres. Bahkan jika Anda keluar dari praktek, atau cenderung menjadi sedikit pesimis, semua orang dapat belajar berpikir lebih optimis dan menuai keuntungan.
Get A Little Love
Yes, Anda berhak mendapatkan curahan cinta dan perhatian di saat seperti ini, dear. Berbincanglah dengan sahabat terdekat atau kekasih, dan minta sebuah pelukan darinya. Kalau memang tidak memungkinkan untuk bertemu, telepon saja. jamin, dengan mendengar suara mereka pasti bisa menenangkan Anda.
Keberanian Sebagai Modal Awal Wirausaha
Hidup ini memang tidak akan bisa lepas dari berbagai tekanan, namun semua kesulitan merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk dapat tumbuh. Tekanan-tekanan itu sesungguhnya dapat dilihat sebagai sebuah dorongan/stimulus yang membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bereaksi terhadap sebuah kejadian di kemudian hari.
Berani adalah sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang pengusaha kita harus mempunyai modal awal yaitu Berani dalam beberapa hal, antara lain:
Berani Mempunyai Mimpi
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan
Memang dalam banyak hal manusia berbeda karenanya ada beberpa tipe manusia dalam menghadapi hidup yang menjadi hal utama untuk memulai suatu mimpi.
Tipe rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia jenis ini patah arang. Ketika menemui kesulitan ia langsung mengeluh, merasa tidak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Tipe kayu rapuh ini perlu berlatih agar dapat berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Dalam menghadapi mereka, sesekali waktu kita harus lebih berani tega karena mereka kadang perlu dilatih untuk belajar menghadapi kesulitan. Posisikan diri kita sebagai pendamping mereka.
Tipe lempeng besi.
Tipe ini biasanya mampu bertahan mengahadapi tekanan awal. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan rumit, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Manusia tipe ini mampu mengahadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, manusia tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan, saat tekanan tiba, manusia tipe kapas ini mampu bersifat fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan, tapi setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe bola pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Tekanan pada tipe ini justru membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong, saat ditekan, justru ia memantul ke atas dengan lebih dahsyat.
Berani Mencoba
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.
Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.
Berani Merantau
Berani adalah sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang pengusaha kita harus mempunyai modal awal yaitu Berani dalam beberapa hal, antara lain:
Berani Mempunyai Mimpi
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan
Memang dalam banyak hal manusia berbeda karenanya ada beberpa tipe manusia dalam menghadapi hidup yang menjadi hal utama untuk memulai suatu mimpi.
Tipe rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia jenis ini patah arang. Ketika menemui kesulitan ia langsung mengeluh, merasa tidak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Tipe kayu rapuh ini perlu berlatih agar dapat berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Dalam menghadapi mereka, sesekali waktu kita harus lebih berani tega karena mereka kadang perlu dilatih untuk belajar menghadapi kesulitan. Posisikan diri kita sebagai pendamping mereka.
Tipe lempeng besi.
Tipe ini biasanya mampu bertahan mengahadapi tekanan awal. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan rumit, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Manusia tipe ini mampu mengahadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, manusia tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan, saat tekanan tiba, manusia tipe kapas ini mampu bersifat fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan, tapi setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe bola pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Tekanan pada tipe ini justru membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong, saat ditekan, justru ia memantul ke atas dengan lebih dahsyat.
Berani Mencoba
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.
Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.
Berani Merantau
Keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.
Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.
Berani Gagal
Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.
Berani Gagal
Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total.
Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.
Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
Berani Sukses
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.
SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.
Berani Berbeda
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.
Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.
Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis
Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.
Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
Berani Sukses
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.
SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.
Berani Berbeda
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.
Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.
Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis
Kamis, 13 Juni 2013
12 Cara melek tanpa kopi saat bekerja
Setiap kali mengantuk saat bekerja, Anda pasti memutuskan untuk menyeruput kopi. Namun sebenarnya ada banyak cara untuk melek tanpa kopi saat bekerja. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
Pergi ke luar ruangan
Lampu, layar komputer, dan AC yang ada di dalam tempat kerja terkadang membuat ngantuk. Cobalah untuk pergi ke luar ruangan selama 15 menit dan berjalan-jalan. Pemandangan di luar tentu bisa menyegarkan mata dan pikiran.
Olahraga
Jangan pedulikan teman kerja yang menganggap Anda aneh saat berolahraga di tempat kerja. Namun tidak ada salahnya untuk berolahraga jika Anda merasa ngantuk di tengah-tengah aktivitas di kantor.
Bermain teka-teki
Untuk merangsang energi tubuh, rangsang dulu otak Anda. Selesaikan teka-teki seperti Sudoku atau game lain dengan teman kerja untuk menghilangkan kantuk.
Minum air dingin
Bangunkan diri sendiri dengan cara minum air yang sangat dingin, jika perlu tambahkan lemon. Sensasi dari air dingin dan lemon bisa dirasakan dengan diminum atau bahkan ditempelkan di wajah.
Ngemil
Ngemil bisa bikin Anda tetap melek saat bekerja. Namun hindari camilan berat, berkarbohidrat, atau bergula tinggi. Nikmati buah-buahan atau makanan yang pedas.
Menonton trailer film horor
Cara melek berikutnya bisa dilakukan dengan cara menonton trailer film horor. Hormon adrenalin yang dihasilkan bisa membuat Anda tetap waspada dan terjaga.
Mengubah posisi duduk
Mungkin posisi duduk Anda terlalu nyaman, sehingga kantuk pun tak terhindarkan. Maka dari itu ubah posisi duduk agar Anda bisa lebih segar dan tidak mengantuk.
Mencium aromaterapi
Pasang pengharum beraroma jeruk, mint, atau melati. Aroma yang kuat akan membuat indra terjaga. Tetapi hindari lavender, aroma tersebut justru bisa membuat Anda mengantuk.
Menari
Pasang headphones, putar musik kesukaan, lalu menarilah selama 10 menit. Biarkan orang lain tertawa melihat Anda. Namun setelah itu kantuk pasti akan hilang.
Tertawa
Ajak teman kerja bercanda selama lima menit. Dengan tertawa, hormon endorfin akan dihasilkan tubuh dan menghilangkan kantuk Anda. Jika tak bisa bercanda, tonton video lucu di internet.
Berbelanja online
Berbelanja selalu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan orang-orang. Anda tak harus membeli barang-barang di internet secara sungguh-sungguh. Namun mencoba untuk berbelanja online cukup ampuh membangunkan indra.
Menelepon ibu
Sepertinya terdengar aneh, tetapi percakapan dengan ibu juga bisa menghilangkan kantuk. Mungkin hal itu terjadi karena adanya ikatan emosi yang kuat antara Anda dan ibu.
Demikian berbagai cara agar tetap melek tanpa kopi di tempat kerja.
Pergi ke luar ruangan
Lampu, layar komputer, dan AC yang ada di dalam tempat kerja terkadang membuat ngantuk. Cobalah untuk pergi ke luar ruangan selama 15 menit dan berjalan-jalan. Pemandangan di luar tentu bisa menyegarkan mata dan pikiran.
Olahraga
Jangan pedulikan teman kerja yang menganggap Anda aneh saat berolahraga di tempat kerja. Namun tidak ada salahnya untuk berolahraga jika Anda merasa ngantuk di tengah-tengah aktivitas di kantor.
Bermain teka-teki
Untuk merangsang energi tubuh, rangsang dulu otak Anda. Selesaikan teka-teki seperti Sudoku atau game lain dengan teman kerja untuk menghilangkan kantuk.
Minum air dingin
Bangunkan diri sendiri dengan cara minum air yang sangat dingin, jika perlu tambahkan lemon. Sensasi dari air dingin dan lemon bisa dirasakan dengan diminum atau bahkan ditempelkan di wajah.
Ngemil
Ngemil bisa bikin Anda tetap melek saat bekerja. Namun hindari camilan berat, berkarbohidrat, atau bergula tinggi. Nikmati buah-buahan atau makanan yang pedas.
Menonton trailer film horor
Cara melek berikutnya bisa dilakukan dengan cara menonton trailer film horor. Hormon adrenalin yang dihasilkan bisa membuat Anda tetap waspada dan terjaga.
Mengubah posisi duduk
Mungkin posisi duduk Anda terlalu nyaman, sehingga kantuk pun tak terhindarkan. Maka dari itu ubah posisi duduk agar Anda bisa lebih segar dan tidak mengantuk.
Mencium aromaterapi
Pasang pengharum beraroma jeruk, mint, atau melati. Aroma yang kuat akan membuat indra terjaga. Tetapi hindari lavender, aroma tersebut justru bisa membuat Anda mengantuk.
Menari
Pasang headphones, putar musik kesukaan, lalu menarilah selama 10 menit. Biarkan orang lain tertawa melihat Anda. Namun setelah itu kantuk pasti akan hilang.
Tertawa
Ajak teman kerja bercanda selama lima menit. Dengan tertawa, hormon endorfin akan dihasilkan tubuh dan menghilangkan kantuk Anda. Jika tak bisa bercanda, tonton video lucu di internet.
Berbelanja online
Berbelanja selalu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan orang-orang. Anda tak harus membeli barang-barang di internet secara sungguh-sungguh. Namun mencoba untuk berbelanja online cukup ampuh membangunkan indra.
Menelepon ibu
Sepertinya terdengar aneh, tetapi percakapan dengan ibu juga bisa menghilangkan kantuk. Mungkin hal itu terjadi karena adanya ikatan emosi yang kuat antara Anda dan ibu.
Demikian berbagai cara agar tetap melek tanpa kopi di tempat kerja.
Selasa, 11 Juni 2013
Sikap Seorang Pemenang
Setiap pagi para karyawan di sebuah restoran masuk kerja dengan perasaan rutinitas dan penuh kebosanan. Semangat kerja mereka seakan-akan setiap harinya berada pada titik yang terendah. Mereka bekerja seakan-akan tidak ada pilihan pekerjaan lain lagi sehingga sikap mereka sangatlah pasif dan negatif. Pada suatu hari yang tak terduga, sang pemilik restoran menelepon restoran miliknya dan menceritakan kepada manajer restoran tersebut bahwa nanti siang presiden beserta rombongan akan mampir ke tempat tersebut. Tanpa perlu diberi tahu lebih lanjut, sang manajer langsung mengumpulkan seluruh stafnya dan menyampaikan berita yang sangat menggembirakan itu. Betapa bangganya setiap karyawan mendengar berita tersebut.
Mereka bergegas untuk mempersiapkan kondisi terbaik bagi tamu kehormatan. Beberapa staf langsung mulai menyapu dan mengepel lantai dengan semangat tinggi dan dengan detail yang berlebihan. Semua piring, sendok, dan garpu yang telah dicuci sebelumnya dicuci lagi dan kali ini sampai mengilat. Sang koki dengan inisiatif sendiri mempersiapkan hidangan 10 macam makanan yang menjadi andalannya dengan teliti. Raut muka mereka begitu bersemangat dan penuh senyum menantikan datangnya tamu kehormatan.
Menjelang tengah hari, sang pemilik restoran muncul dan begitu senang serta terkejut melihat begitu banyak kemajuan dalam restorannya. Sambil tertawa ia berkata, "Saya tadi hanya bercanda bahwa presiden dan rombongan akan datang, saya tidak menyangka bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik dalam pekerjaan kalian." Sadar atau tidak sadar, kita sering tidak memberikan yang terbaik dalam pekerjaan kita karena kita kurang menghargai pekerjaan kita.
Menjelang tengah hari, sang pemilik restoran muncul dan begitu senang serta terkejut melihat begitu banyak kemajuan dalam restorannya. Sambil tertawa ia berkata, "Saya tadi hanya bercanda bahwa presiden dan rombongan akan datang, saya tidak menyangka bahwa kalian mampu memberikan yang terbaik dalam pekerjaan kalian." Sadar atau tidak sadar, kita sering tidak memberikan yang terbaik dalam pekerjaan kita karena kita kurang menghargai pekerjaan kita.
Jika Anda pun menyadari bahwa Anda akan melakukan hal yang sama jika diposisikan seperti karyawan restoran tadi, berarti Anda belum memperlihatkan 100% sikap positif Anda. Jika Anda selalu menantikan pengharapan terbaik dalam pekerjaan Anda layaknya memberikan pelayanan kepada seorang raja dan Anda mampu melakukannya setiap hari, Anda pasti akan kagum menemukan masterpiece yang terbesar di dalam karya Anda.
Hari terbaik dalam hidup ini adalah ketika kita mengambil seluruh tanggung jawab atas sikap kita. Itulah hari ketika kita akan bertumbuh
Hari terbaik dalam hidup ini adalah ketika kita mengambil seluruh tanggung jawab atas sikap kita. Itulah hari ketika kita akan bertumbuh
Pilihan Ada di Tangan Anda
Seorang guru bijak tinggal di atas puncak gunung es yang tinggi. Pada suatu hari, ada seorang pemuda yang merasa dirinya pandai, ingin menguji kemampuan sang guru bijak tersebut. Ia membawa seekor burung kecil yang ia genggam di tangannya. Ia ingin memberikan pertanyaan yang menjebak bagi sang guru dengan bertanya apakah sang guru mengetahui bahwa burung di genggamannya hidup atau mati. Apa pun jawaban sang guru, semua tetap akan menuju pada kesalahan. Jika sang guru menebak mati, si anak muda akan melepaskan burung itu. Namun, jika ia menebak hidup, anak muda itu akan meremas burung itu sampai mati. Akhirnya, si pemuda bertemu dengan guru bijak itu dan melontarkan pertanyaan yang telah ia rancang jauh-jauh hari. Si pemuda itu berkata, "Wahai guru yang bijak, menurut Anda apakah burung yang saya pegang di Langan saya berada dalam keadaan mati atau hidup?" Sang guru bijak tertegun mendengar pertanyaan itu, sambil berpikir beberapa saat akhirnya ia membuka mulut dan berkata, "Mati hidupnya nyawa burung itu bergantung pada tangan Anda."
Tepat sekali jawaban guru bijak ini, bahwa kegagalan dan kesuksesan seseorang bergantung pada mereka yang ingin melihat kenyataan terjadi dalam hidup ini. Banyak orang yang tidak sadar dan berpikir bahwa baik kesuksesan maupun kegagalan dalam hidupnya bergantung pada orang lain ataupun keadaan. Sama seperti anak muda tadi, kitalah yang 100% bertanggung jawab baik atas kegagalan maupun keberhasilan kita. Tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menghalangi kesuksesan kita, dan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menyebabkan kegagalan terbesar dalam hidup ini. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan kita. "The sky is not the limit, You are the LIMIT!"
Pikiran seseorang dapat membuat neraka menjadi surga atau surga menjadi neraka
Tepat sekali jawaban guru bijak ini, bahwa kegagalan dan kesuksesan seseorang bergantung pada mereka yang ingin melihat kenyataan terjadi dalam hidup ini. Banyak orang yang tidak sadar dan berpikir bahwa baik kesuksesan maupun kegagalan dalam hidupnya bergantung pada orang lain ataupun keadaan. Sama seperti anak muda tadi, kitalah yang 100% bertanggung jawab baik atas kegagalan maupun keberhasilan kita. Tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menghalangi kesuksesan kita, dan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menyebabkan kegagalan terbesar dalam hidup ini. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan kita. "The sky is not the limit, You are the LIMIT!"
Pikiran seseorang dapat membuat neraka menjadi surga atau surga menjadi neraka
Mengubah Pengetahuan Anda Menjadi Tindakan
Ada pepatah tua yang selalu mengingatkan mereka yang ingin mecapai puncak prestasi dalam hidup ini, pepatah itu berbunyi, "Keinginan adalah peta harta karun. Pengetahuan adalah peti harta karun. Kearifan adalah batu permata. Namun, tanpa tindakan semuanya tetap terkubur di bawah lautan luas." Saya sempat mengunjungi salah satu tempat fitness yang terbaik di Jakarta. Bukan main kagumnya saya mei ihat begitu banyak alat-alat yang dapat membantu seseorang untuk memiliki tubuh ideal. Setelah lama tidak bertemu dengan teman yang mengajak saya ke tempat itu, betapa kagetnya ketika bertemu dengannya. Ia bahkan bertambah gemuk dan tidak berotot sama sekali. Saya dengan heran bertanya kepadanya, "Apo yang terjadi?
Bukankah tempat fitness yang kau kunjungi memiliki peralatan-peralatan yang terlengkap? Apakah peralatannya kurang bagus sehingga tidak dapat mengubah tubuhmu menjadi ideal?" Dengan kesal is menjawab bahwa bukan salah peralatannya tetapi dialah yang malas ke tempat itu dengan menceritakan 1.001 macam alasan.Hal ini tidak jauh berbeda dengan ditemukannya begitu banyak "alat" motivasi yang dapat mengubah kehidupan kita untuk menjadi lebih sukses lagi, namun sayangnya alat-alat itu menjadi tidak berguna karena kita tidak memanfaatkannya. Afirmasi positif, penentuan target, maupun visualisasi tidaklah bermanfaat ketika seseorang tidak mengambil tindakan dengan menetapkan tujuan yang jelas untuk mencapainya.
Beberapa training motivasi mengajarkan mind power untuk menemukan kekuatan dahsyat dalam pikiran seseorang. Ada juga yang mengajarkan sikap positif untuk meraih kesuksesan, dan afirmasi positif untuk menarnbah semangat motivasi. Namun, ketiga hal ini umumnya berhubungan dengan faktor internal manusia, yaitu pikiran, perasaan, dan perkataan, padahal faktor eksternal yang diharapkan adalah hasil (results). Dengan demikian, dibutuhkan jembatan untuk menghubungkan antara faktor internal dan eksternal ini, yang tidak lain adalah tindakan-tindakan kita.
Beberapa training motivasi mengajarkan mind power untuk menemukan kekuatan dahsyat dalam pikiran seseorang. Ada juga yang mengajarkan sikap positif untuk meraih kesuksesan, dan afirmasi positif untuk menarnbah semangat motivasi. Namun, ketiga hal ini umumnya berhubungan dengan faktor internal manusia, yaitu pikiran, perasaan, dan perkataan, padahal faktor eksternal yang diharapkan adalah hasil (results). Dengan demikian, dibutuhkan jembatan untuk menghubungkan antara faktor internal dan eksternal ini, yang tidak lain adalah tindakan-tindakan kita.
Janganlah menjadi orang yang penuh akan pengetahuan namun tidak mengaplikasikan dalam hidupnya sendiri. Orang seperti ini akan terus mencari pengetahuan demi pengetahuan dengan ras a frustrasi karena tidak dapat meraih suksesnya. Inilah saatnya untuk menerapkan pengetahuan Anda menjadi tindakan dan kebiasaan dalam hidup ini. Nathaniel Branden mengingatkan bahwa jika Anda tidak melakukan sesuatu, keadaan tidak akan berubah menjadi lebih baik. "It's not about knowing, but about doing."
Lupakan kesalahan masa lalu. Lupakanlah kegagalan. Lupakanlah segalanya selain apa yang akan Anda kerjakan sekarang dan lakukanlah
Lupakan kesalahan masa lalu. Lupakanlah kegagalan. Lupakanlah segalanya selain apa yang akan Anda kerjakan sekarang dan lakukanlah
Hidup sulit, apa itu?
Seorang remaja baru punya mobil. Mobilnya bekas, tapi masih bagus. Setelah seminggu berbangga-bangga dengan mobil itu, sang mobil mogok. Ia pun mencoba mencari-cari sumber masalahnya. Setelah dua jam mengotak-atik, masalahnya tak ketemu juga. Akhirnya, ia dorong mobil kebanggaannya ke bengkel terdekat. Untung bengkelnya sedang sepi. Maka montir di bengkel itu segera bisa menangani masalahnya. Dan tak lebih dari lima menit, mobil tersebut hidup lagi dan bisa digunakan. Rupanya hanya ada kabel yang kendor.
Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja. Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja. Jadi apa itu kesulitan? Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya. Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi. Hidup mudah jelas sebaliknya. Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.
Apakah hidup anda terus sulit?
Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan? Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat. Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.
Kesadaran ini penting. Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda. Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.
Setelah kesulitan ada kemudahan
”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci. Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan. Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda. Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri. Kenapa sulit? Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui. Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu. Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan. Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat. Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.
Ingin hidup terus mudah?
Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan. Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru). Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda. Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut. Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur. Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.
Masalah, I Love You
Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda. Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya. Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya. Kenapa? Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi
Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja. Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja. Jadi apa itu kesulitan? Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya. Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi. Hidup mudah jelas sebaliknya. Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.
Apakah hidup anda terus sulit?
Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan? Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat. Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.
Kesadaran ini penting. Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda. Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.
Setelah kesulitan ada kemudahan
”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci. Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan. Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda. Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri. Kenapa sulit? Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui. Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu. Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan. Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat. Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.
Ingin hidup terus mudah?
Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan. Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru). Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda. Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut. Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur. Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.
Masalah, I Love You
Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda. Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya. Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya. Kenapa? Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi
Senin, 10 Juni 2013
Luaskan jiwa, bergembira dengan masalah apapun.
Untuk banyak orang, masalah besar pastilah menimbulkan tekanan yang besar pula. Iya kan? Masalah kekurangan uang Rp. 1 juta jelas berbeda dengan masalah kekurangan uang Rp.5 Milyar. Tapi apakah tekanan yang diberikan dua masalah ini sama juga? Belum tentu!
Dalam fisika kita mengenal sebuah rumus tekanan. Dia adalah gaya dibandingkan dengan luas penampang. P = F/A. (P = Tekanan, F = Gaya, A = Luas Penampang). Dalam kehidupan mental dan emosi, tekanan adalah tingkat stress anda. Gaya adalah besarnya masalah yang anda hadapi. Luas penampang adalah kondisi keluasan jiwa anda.
Jadi, berdasar rumus ini, masalah kurang uang Rp. 1 juta bisa menimbulkan stress yang lebih besar dari masalah kurang uang Rp. 5 milyar. Koq bisa? Iya, jika kurang uang Rp. 1 juta terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 100 ribu, maka sterss yang dihadapi sebesar 10 (1 juta / 100 ribu). Dan kurang uang Rp. 5 Milyar terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 1 milyar, tekanannya cuma 5 (5 milyar / 1 milyar). Jadi, bukan besarnya masalah yang menjadi penyebab utama, tapi luas penampangnya, keluasan jiwa anda.
Mari kita pahami dengan tambahan ilustrasi ember dan air. Misalnya ada ember yang ukurannya 5 liter. Jika ke dalamnya dimasukkan air sebanyak 3 liter, maka ember tersebut bisa menampungnya. Tak ada air yang tumpah. Hal ini sama dengan anda yang masih bisa tenang-tenang saja ketika menghadapi masalah yang lebih kecil dari keluasan jiwa anda. Tapi, bila dimasukkan air sebanyak 6 liter, maka akan tumpah 1 liter.
Luas penampang / ukuran ember / keluasan jiwa anda adalah faktor terpentingnya. Bukan kemampuan. Anda bisa saja punya utang Rp. 10 milyar, dan semua aset anda cuma bernilai Rp. 100 juta, dan anda tidak stress! Koq bisa? Yap, karena jiwa anda sangat luas. Bahkan tak berbatas. Untuk jiwa yang luas tak berbatas, masalah sebesar apapun tak akan menimbulkan stress. Tapi, anda bisa punya utang Rp. 1 juta, punya aset senilai Rp. 10 milyar, dan anda stress. Kenapa? Karena jiwa anda lebih sempit dari Rp. 1 juta.
Betapa banyak di dunia ini, manusia-manusia dengan uang dan kekayaan yang luar biasa banyak, tapi masih saja meminta diskon untuk barang yang diinginkannya. Itu berarti harta fisiknya besar, tapi jiwanya? Banyak orang kaya yang langsung stress ketika harus menghadapi masalah yang kecil saja. Sang jiwa mungkin terlalu dimanja oleh fasilitas. Jiwa itu tidak tumbuh. Ia kerdil.
Di alam ini ada lautan. Berbagai macam air dapat diterima lautan dan dinetralkan. Seberapa banyak pun air yang masuk ke lautan, lautan tidak keberatan. Sistem alam bisa terus menyeimbangkan kondisi air di alam ini. Kecuali bila manusia melakukan pengerusakan.
Jadilah lautan, luaskan jiwa
Marilah sekarang kita berlatih meluaskan sang jiwa. Berikut tips-tipsnya:
Berniat. Hal ini penting, karena membuat diri anda bersiap untuk melakukan sesuatu.
Tutup mata. Bayangkan lautan. Bayangkan anda sebagai lautan. Visualisasi ini penting karena otak lebih mudah bekerja dengan gambaran visual.
Bentuk senyuman di bibir anda.
Bayangkan masalah yang pernah anda hadapi. Buat visualisasi anda kembali mengalaminya. Rasakan rasa sakit di hati anda. Bila tingkat sakit 1 – 10, Berapa tingkat sakit anda?
Masih dengan rasa sakit di hati, bayangkan dan rasakan anda adalah lautan dengan jiwa yang lapang.
Masukkan masalah dan rasa sakit di hati anda ke dalam lautan.
Terus bayangkan masalah dan rasa sakit itu terbawa ombak dan makin jauh dari anda.
Bagaimana perasaan anda sekarang? Berapa tingkat sakit yang anda rasakan sekarang?
Ucapkan terima kasih pada sang masalah. Sadari bahwa masalah lah yang justru membuat anda menjadi pribadi yang kuat.
Tersenyumlah lebih lebar. Ucapkan terima kasih kembali. Bila tingkat senang 1 – 10, berapa tingkat kesenangan anda?
Tingkatkan kesenangan anda 5 kali lipat.
Buka mata anda. Bagaimana perasaan anda?
Dalam fisika kita mengenal sebuah rumus tekanan. Dia adalah gaya dibandingkan dengan luas penampang. P = F/A. (P = Tekanan, F = Gaya, A = Luas Penampang). Dalam kehidupan mental dan emosi, tekanan adalah tingkat stress anda. Gaya adalah besarnya masalah yang anda hadapi. Luas penampang adalah kondisi keluasan jiwa anda.
Jadi, berdasar rumus ini, masalah kurang uang Rp. 1 juta bisa menimbulkan stress yang lebih besar dari masalah kurang uang Rp. 5 milyar. Koq bisa? Iya, jika kurang uang Rp. 1 juta terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 100 ribu, maka sterss yang dihadapi sebesar 10 (1 juta / 100 ribu). Dan kurang uang Rp. 5 Milyar terjadi pada orang yang luas jiwanya misalnya 1 milyar, tekanannya cuma 5 (5 milyar / 1 milyar). Jadi, bukan besarnya masalah yang menjadi penyebab utama, tapi luas penampangnya, keluasan jiwa anda.
Mari kita pahami dengan tambahan ilustrasi ember dan air. Misalnya ada ember yang ukurannya 5 liter. Jika ke dalamnya dimasukkan air sebanyak 3 liter, maka ember tersebut bisa menampungnya. Tak ada air yang tumpah. Hal ini sama dengan anda yang masih bisa tenang-tenang saja ketika menghadapi masalah yang lebih kecil dari keluasan jiwa anda. Tapi, bila dimasukkan air sebanyak 6 liter, maka akan tumpah 1 liter.
Luas penampang / ukuran ember / keluasan jiwa anda adalah faktor terpentingnya. Bukan kemampuan. Anda bisa saja punya utang Rp. 10 milyar, dan semua aset anda cuma bernilai Rp. 100 juta, dan anda tidak stress! Koq bisa? Yap, karena jiwa anda sangat luas. Bahkan tak berbatas. Untuk jiwa yang luas tak berbatas, masalah sebesar apapun tak akan menimbulkan stress. Tapi, anda bisa punya utang Rp. 1 juta, punya aset senilai Rp. 10 milyar, dan anda stress. Kenapa? Karena jiwa anda lebih sempit dari Rp. 1 juta.
Betapa banyak di dunia ini, manusia-manusia dengan uang dan kekayaan yang luar biasa banyak, tapi masih saja meminta diskon untuk barang yang diinginkannya. Itu berarti harta fisiknya besar, tapi jiwanya? Banyak orang kaya yang langsung stress ketika harus menghadapi masalah yang kecil saja. Sang jiwa mungkin terlalu dimanja oleh fasilitas. Jiwa itu tidak tumbuh. Ia kerdil.
Di alam ini ada lautan. Berbagai macam air dapat diterima lautan dan dinetralkan. Seberapa banyak pun air yang masuk ke lautan, lautan tidak keberatan. Sistem alam bisa terus menyeimbangkan kondisi air di alam ini. Kecuali bila manusia melakukan pengerusakan.
Jadilah lautan, luaskan jiwa
Marilah sekarang kita berlatih meluaskan sang jiwa. Berikut tips-tipsnya:
Berniat. Hal ini penting, karena membuat diri anda bersiap untuk melakukan sesuatu.
Tutup mata. Bayangkan lautan. Bayangkan anda sebagai lautan. Visualisasi ini penting karena otak lebih mudah bekerja dengan gambaran visual.
Bentuk senyuman di bibir anda.
Bayangkan masalah yang pernah anda hadapi. Buat visualisasi anda kembali mengalaminya. Rasakan rasa sakit di hati anda. Bila tingkat sakit 1 – 10, Berapa tingkat sakit anda?
Masih dengan rasa sakit di hati, bayangkan dan rasakan anda adalah lautan dengan jiwa yang lapang.
Masukkan masalah dan rasa sakit di hati anda ke dalam lautan.
Terus bayangkan masalah dan rasa sakit itu terbawa ombak dan makin jauh dari anda.
Bagaimana perasaan anda sekarang? Berapa tingkat sakit yang anda rasakan sekarang?
Ucapkan terima kasih pada sang masalah. Sadari bahwa masalah lah yang justru membuat anda menjadi pribadi yang kuat.
Tersenyumlah lebih lebar. Ucapkan terima kasih kembali. Bila tingkat senang 1 – 10, berapa tingkat kesenangan anda?
Tingkatkan kesenangan anda 5 kali lipat.
Buka mata anda. Bagaimana perasaan anda?
Melihat kegagalan dari konteks pencapaian
Apa yang dimaksud dengan kegagalan dan apakah kita perlu mempelajarinya untuk mencapai sukses?
Menarik untuk disimak, kegagalan bisa diartikan berbeda oleh banyak orang. Satu pandangan mengatakan kegagalan adalah ketidakmampuan mencapai apa yang diinginkan. Sementara ada juga yang menganggap kegagalan terjadi akibat terlalu memaksakan diri melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan yang ada atau istilahnya “nafsu besar tenaga kurang”.
Lantas pertanyaannya, apakah kita perlu mempelajari kegagalan?
Kalau kita bercermin pada perusahaan-perusahaan dan tokoh-tokoh besar dunia, mempelajari kegagalan hanya berguna dalam konteks pencapaian sukses.
Dalam hal ini, kegagalan memberikan pengetahuan tentang apa yang kita luput lakukan di masa lalu dan bagaimana kita sebaiknya melakukannya di masa depan agar sukses tercapai.
Eksperimen hari ini:
1. Pilih satu hal yang ingin Anda tampilkan berbeda?
Misalnya: bagaimana tindakan saya bisa memberikan dampak positif bagi orang-orang?
2. Ambil contoh tiga orang yang Anda anggap mewakili “role model yang sukses” di area ini
Misalnya: Nelson Mandela, Soekarno, Ayah Anda sendiri.
3. Sikap apa yang kira-kira mereka sama-sama miliki? Adakah kesamaan karakter dan strategi mereka?
Misalnya: mereka punya keyakinan diri, mereka mau mengambil risiko, mereka menyayangi orang-orang disekitarnya.
4. Sekarang ambil satu orang yang Anda anggap gagal di area ini
Misalnya: Hitler
5. Apa yang sama antara orang ini dengan ketiga orang yang sukses?
Misalnya: barangkali dia juga punya keyakinan diri, juga mau mengambil risiko (meskipun dijalan yang merugikan)
6. Apa perbedaannya?
Misalnya: Dia mengajarkan kebencian, memposisikan dirinya diatas orang lain.
7. Sekarang kembali ke role model yang sukses. Jika Anda ingin seperti mereka, apa yang bisa Anda lakukan yang berbeda dengan contoh yang gagal?
Misalnya: mengajarkan kasih sayang, memperlakukan orang lain setara, berani mengambil risiko tanpa merugikan orang lain.
Menarik untuk disimak, kegagalan bisa diartikan berbeda oleh banyak orang. Satu pandangan mengatakan kegagalan adalah ketidakmampuan mencapai apa yang diinginkan. Sementara ada juga yang menganggap kegagalan terjadi akibat terlalu memaksakan diri melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan yang ada atau istilahnya “nafsu besar tenaga kurang”.
Lantas pertanyaannya, apakah kita perlu mempelajari kegagalan?
Kalau kita bercermin pada perusahaan-perusahaan dan tokoh-tokoh besar dunia, mempelajari kegagalan hanya berguna dalam konteks pencapaian sukses.
Dalam hal ini, kegagalan memberikan pengetahuan tentang apa yang kita luput lakukan di masa lalu dan bagaimana kita sebaiknya melakukannya di masa depan agar sukses tercapai.
Eksperimen hari ini:
1. Pilih satu hal yang ingin Anda tampilkan berbeda?
Misalnya: bagaimana tindakan saya bisa memberikan dampak positif bagi orang-orang?
2. Ambil contoh tiga orang yang Anda anggap mewakili “role model yang sukses” di area ini
Misalnya: Nelson Mandela, Soekarno, Ayah Anda sendiri.
3. Sikap apa yang kira-kira mereka sama-sama miliki? Adakah kesamaan karakter dan strategi mereka?
Misalnya: mereka punya keyakinan diri, mereka mau mengambil risiko, mereka menyayangi orang-orang disekitarnya.
4. Sekarang ambil satu orang yang Anda anggap gagal di area ini
Misalnya: Hitler
5. Apa yang sama antara orang ini dengan ketiga orang yang sukses?
Misalnya: barangkali dia juga punya keyakinan diri, juga mau mengambil risiko (meskipun dijalan yang merugikan)
6. Apa perbedaannya?
Misalnya: Dia mengajarkan kebencian, memposisikan dirinya diatas orang lain.
7. Sekarang kembali ke role model yang sukses. Jika Anda ingin seperti mereka, apa yang bisa Anda lakukan yang berbeda dengan contoh yang gagal?
Misalnya: mengajarkan kasih sayang, memperlakukan orang lain setara, berani mengambil risiko tanpa merugikan orang lain.
Kiat Untuk Tetap Termotivasi
Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul.
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,
Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul.
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,
Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.
Tips Mengatasi Rasa Malas
Rasanya banyak diantara kita yang punya “penyakit” suka menunda-nunda pekerjaan. Penyakit ini, yang sebetulnya adalah kebiasaan, seringkali disebabkan karena kita malas mengerjakan sesuatu. Malas bangun dari tempat tidur, malas pergi olahraga, malas menyelesaikan tugas kantor, dll.
Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Yang dimaksud dengan masa depan ini bukan hanya satu atau dua tahun kedepan tetapi satu atau dua menit dari sekarang. Contohnya saja ketika Anda malas dari bangun, Anda akan berkata dalam hati: “Satu menit lagi saya akan bangun”, tetapi kenyataannya barangkali Anda akan berlama-lama di tempat tidur sampai akhirnya memang waktunya tiba untuk siap-siap pergi ke kantor.
Kebiasaan malas timbul karena kita cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif. Anda menunda-nunda pekerjaan karena cenderung membayangkan setumpuk tugas yang harus dilakukan di kantor. Belum lagi berhubungan dengan orang-orang yang Anda tidak sukai, misalnya.
Sayangnya, menunda-nunda pekerjaan pada akhirnya akan mengundang stress karena mau tidak mau satu saat Anda harus mengerjakannya. Di waktu yang sama Anda juga mungkin punya banyak pekerjaan lain.
Dalam beberapa hal, Anda pun mungkin akan kehilangan momen untuk berkembang ketika Anda mengatakan “tidak” terhadap sebuah kesempatan –Anda malas bertindak karena bayangan negatif tentang hal-hal yang memberatkan didepan.
Di artikel ini saya ingin memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa malas. Tips ini bisa Anda praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:
Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”
Apabila Anda dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, Anda sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.
Katakan setiap kali Anda bekerja: “Saya mulai sekarang”.
Cara pandang ini akan menghindarkan Anda dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Anda membuat sederhana tugas didepan Anda dengan bertindak positif. Fokus Anda hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.
Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
Berpikir bahwa Anda harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan Anda menjadi malas mengerjakannya. Anda akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut.
Satu tip yang bisa Anda gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa Anda tidak harus melakukan pekerjaan yang Anda tidak mau.
Anda mau mengerjakan tugas karena memang Anda ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Anda selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan Anda sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa Anda melakukan apa saja yang Anda tidak mau lakukan.
Anda Bukan Manusia Sempurna
Berpikir bahwa Anda harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Anda dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya Anda mungkin akan malas memulainya. Anda harus bisa menerima bahwa Anda pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.
Dalam konteks pekerjaan, Anda punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Anda selalu bisa negosiasi dengan boss Anda untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat Anda memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.
Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup Anda. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.
Menurut penelitian, kebiasaan malas merupakan penyakit mental yang timbul karena kita takut menghadapi konsekuensi masa depan. Yang dimaksud dengan masa depan ini bukan hanya satu atau dua tahun kedepan tetapi satu atau dua menit dari sekarang. Contohnya saja ketika Anda malas dari bangun, Anda akan berkata dalam hati: “Satu menit lagi saya akan bangun”, tetapi kenyataannya barangkali Anda akan berlama-lama di tempat tidur sampai akhirnya memang waktunya tiba untuk siap-siap pergi ke kantor.
Kebiasaan malas timbul karena kita cenderung mengaitkan masa depan dengan persepsi negatif. Anda menunda-nunda pekerjaan karena cenderung membayangkan setumpuk tugas yang harus dilakukan di kantor. Belum lagi berhubungan dengan orang-orang yang Anda tidak sukai, misalnya.
Sayangnya, menunda-nunda pekerjaan pada akhirnya akan mengundang stress karena mau tidak mau satu saat Anda harus mengerjakannya. Di waktu yang sama Anda juga mungkin punya banyak pekerjaan lain.
Dalam beberapa hal, Anda pun mungkin akan kehilangan momen untuk berkembang ketika Anda mengatakan “tidak” terhadap sebuah kesempatan –Anda malas bertindak karena bayangan negatif tentang hal-hal yang memberatkan didepan.
Di artikel ini saya ingin memberikan beberapa tips untuk mengatasi rasa malas. Tips ini bisa Anda praktekkan di tempat kerja ataupun lingkungan keluarga:
Ganti “Kapan Selesainya” dengan “Saya Mulai Sekarang”
Apabila Anda dihadapkan pada satu tugas besar atau proyek, Anda sebaiknya JANGAN berpikir mengenai rumitnya tugas tersebut dan membayangkan kapan bisa diselesaikan. Sebaliknya, fokuslah pada pikiran positif dengan membagi tugas besar tersebut menjadi bagian-bagian yang lebih kecil dan menyelesaikannya satu demi satu.
Katakan setiap kali Anda bekerja: “Saya mulai sekarang”.
Cara pandang ini akan menghindarkan Anda dari perasaan terbebani, stress, dan kesulitan. Anda membuat sederhana tugas didepan Anda dengan bertindak positif. Fokus Anda hanya pada satu hal pada satu waktu, bukan banyak hal pada saat yang sama.
Ganti “Saya Harus” dengan “Saya Ingin”
Berpikir bahwa Anda harus mengerjakan sesuatu secara otomatis akan mengundang perasaan terbebani dan Anda menjadi malas mengerjakannya. Anda akan mencari seribu alasan untuk menghindari tugas tersebut.
Satu tip yang bisa Anda gunakan adalah mengganti “saya harus mengerjakannya” dengan “saya ingin mengerjakannya”. Cara pikir seperti ini akan menghilangkan mental blok dengan menerima bahwa Anda tidak harus melakukan pekerjaan yang Anda tidak mau.
Anda mau mengerjakan tugas karena memang Anda ingin mengerjakannya, bukan karena paksaan pihak lain. Anda selalu punya pilihan dalam kehidupan ini. Tentunya pilihan Anda sebaiknya dibuat dengan sadar dan tidak merugikan orang lain. Intinya adalah tidak ada seorang pun di dunia ini yang memaksa Anda melakukan apa saja yang Anda tidak mau lakukan.
Anda Bukan Manusia Sempurna
Berpikir bahwa Anda harus menyelesaikan pekerjaan sesempurna mungkin akan membawa Anda dalam kondisi mental tertekan. Akibatnya Anda mungkin akan malas memulainya. Anda harus bisa menerima bahwa Anda pun bisa berbuat salah dan tidak semua harus sempurna.
Dalam konteks pekerjaan, Anda punya kesempatan untuk melakukan perbaikan berulang kali. Anda selalu bisa negosiasi dengan boss Anda untuk meminta waktu tambahan dengan alasan yang masuk akal. Mulai pekerjaan dari hal yang kecil dan sederhana, kemudian tingkatkan seiring dengan waktu. Berpikir bahwa pekerjaan harus diselesaikan secara sempurna akan membuat Anda memandang pekerjaan tersebut dari hal yang besar dan rumit.
Saya harap tulisan ini berguna. Kemalasan merupakan sesuatu yang normal dalam hidup Anda. Karena dia normal maka dia pun bisa diatasi. Tiga tips diatas bisa menjadi awal untuk berpikir dan bertindak berbeda dari biasanya sehingga Anda tidak menyia-nyiakan kesempatan yang datang hanya karena malas mengerjakannya.
Minggu, 02 Juni 2013
Tiga Cara Atasi Problem Kartu Kredit Anda
Tidak ada salahnya untuk berhati-hati, terutama ketika berurusan pada kondisi keuangan Anda. Kita bekerja kerasuntuk mendapatkan penghasilan setiap bulannya dan tentunya Anda ingin memastikan bahwa pengeluaran dan pemasukan dapat berjalan dengan baik, bukan?
Nah, terlebih lagi, pada zaman sekarang, penggunaan kartu kredit sudah seperti uang berjalan yang dapat digesek kapan saja ketika Anda ingin berbelanja. Kehati-hatian pada bagian ini termasukpada penggunaan nilai kartu kredit Anda. Ingin mengatasi masalah tersebut? Ada tiga cara yang dapat Anda lakukan guna menahan dan mengontrol penggunaan kartu kredit agar tidak berlebihan.
Menutup kartu kredit
Anda mungkin berpikir itu merupakan langkah terbaik agar tidak lagi bergantung pada kartu kredit sebagai alat transaksi. Akan tetapi, dengan menutup salah satu kartu kredit Anda, justru sebaliknya, itu dapat meningkatkan pemanfaatan kartu kredit lainnya. Jadi, cara baiknya adalah dengan mengurangi limit pada kartu kredit Anda.
Tidak menggunakan kartu kredit
Sekali lagi, Anda mungkin berpikir telah melakukan hal yang benar dengan tidak menggunakan kartu kredit sama sekali. Justru, jika Anda tidak menggunakannya, tagihan berbentuk iuran kartu masih tetap harus Anda bayarkan. Karena itu, Anda harus mengetahui prioritas atas penggunaan kartu kredit yang benar, yaitu gunakan kartu kredit di saat benar-benar dibutuhkan, jangan gunakan hanya untuk membeli belanjaan yang kecil, kemudian lunasi tagihannya dengan lunas, jangan membayar tagihan minimalnya saja.
Rencana membeli "gadget" baru
Biasanya, penjualan gadget selalu memiliki promo dengan penggunaan kartu kredit. Namun, sebelum memutuskan dan tergiur untuk membeli berdasarkan promo tersebut, alangkah baiknya jika Anda benar-benar melihat persentase cicilan yang diberikan oleh promo kartu kredit itu. Karena itu, meski promo yang ditampilkan nol persen, tagihan yang akan Anda terima bisa tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Karena itu, teliti terlebih dahulu dan ketahui dengan jelas sebelum Anda memutuskan untuk membeli gadget terbaru.
Hindari membuat kesalahan-kesalahan ini untuk menjaga stabilitas tagihan kartu kredit Anda.
Nah, terlebih lagi, pada zaman sekarang, penggunaan kartu kredit sudah seperti uang berjalan yang dapat digesek kapan saja ketika Anda ingin berbelanja. Kehati-hatian pada bagian ini termasukpada penggunaan nilai kartu kredit Anda. Ingin mengatasi masalah tersebut? Ada tiga cara yang dapat Anda lakukan guna menahan dan mengontrol penggunaan kartu kredit agar tidak berlebihan.
Menutup kartu kredit
Anda mungkin berpikir itu merupakan langkah terbaik agar tidak lagi bergantung pada kartu kredit sebagai alat transaksi. Akan tetapi, dengan menutup salah satu kartu kredit Anda, justru sebaliknya, itu dapat meningkatkan pemanfaatan kartu kredit lainnya. Jadi, cara baiknya adalah dengan mengurangi limit pada kartu kredit Anda.
Tidak menggunakan kartu kredit
Sekali lagi, Anda mungkin berpikir telah melakukan hal yang benar dengan tidak menggunakan kartu kredit sama sekali. Justru, jika Anda tidak menggunakannya, tagihan berbentuk iuran kartu masih tetap harus Anda bayarkan. Karena itu, Anda harus mengetahui prioritas atas penggunaan kartu kredit yang benar, yaitu gunakan kartu kredit di saat benar-benar dibutuhkan, jangan gunakan hanya untuk membeli belanjaan yang kecil, kemudian lunasi tagihannya dengan lunas, jangan membayar tagihan minimalnya saja.
Rencana membeli "gadget" baru
Biasanya, penjualan gadget selalu memiliki promo dengan penggunaan kartu kredit. Namun, sebelum memutuskan dan tergiur untuk membeli berdasarkan promo tersebut, alangkah baiknya jika Anda benar-benar melihat persentase cicilan yang diberikan oleh promo kartu kredit itu. Karena itu, meski promo yang ditampilkan nol persen, tagihan yang akan Anda terima bisa tidak sesuai dengan yang ditawarkan. Karena itu, teliti terlebih dahulu dan ketahui dengan jelas sebelum Anda memutuskan untuk membeli gadget terbaru.
Hindari membuat kesalahan-kesalahan ini untuk menjaga stabilitas tagihan kartu kredit Anda.
Sabtu, 25 Mei 2013
Pertanyaan-Pertanyaan Pasca Wawancara Kerja
Pasca wawancara kerja adalah masa penting karena di sinilah Anda, sebagai kandidat yang baru diterima perusahaan, mulai mengetahui detil hak dan kewajiban yang akan diterima saat mulai bekerja. Jangan bersenang hati sebelum Anda melewati masa negosiasi, yang dalam banyak perusahaan juga berarti penandatanganan kontrak ini. Ketahui apa saja hak dan kewajiban Anda sebaik mungkin melalui pertanyaan-pertanyaan berikut ini.
Apakah jumlah gaji ini dapat dinegosiasi?
Tanyakan ini bila besaran gaji telah Anda ketahui. Negosiasi adalah hal wajar dalam masa pasca wawancara kerja, maka jangan sungkan membuka kesempatan baik dengan jumlah gaji yang mungkin bisa dinegosiasi. Bila jawaban mereka adalah "tidak", teruskan pertanyaan ke hal-hal lainnya.
Apakah ini jumlah total, atau gaji pokok saja?
Penting mengetahui apakah besar gaji yang ditawarkan perusahaan adalah hasil dari gaji pokok ditambah ongkos transportasi, uang makan, dan sebagainya, atau gaji pokok saja. Selain itu, pertanyaan ini juga akan membuka kesempatan Anda mengetahui ada tidaknya upah lain diluar gaji, seperti Tunjungan Hari Raya, bonus, serta penjaminan kesehatan seperti asuransi dan sejenisnya.
Boleh saya lihat deskripsi kerjanya?
Deskripsi kerja (job desc) yang tertulis di lowongan umumnya belum lengkap. Mintalah lagi deskripsi kerja posisi Anda, baca secara teliti, tanyakan detil deskripsi yang masih membingungkan atau yang Anda rasa tidak ada dalam iklan lowongan.
Bagaimana dengan hak cuti?
Menanyakan hak cuti saat negosiasi adalah penting, bukan untuk menunjukkan minat berlibur Anda tapi untuk meyakinkan diri bahwa hak libur ini akan Anda dapatkan sesuai standar yang berlaku bagi setiap tenaga kerja. Perlu diingat, cuti dapat diberikan dengan tetap mengikuti standar perusahaan dan dengan syarat serta ketentuan yang harus dipenuhi.
Kapan saya akan mulai bekerja?
Inilah pertanyaan penutup yang menyimpulkan keseriusan Anda untuk bekerja di tempat yang baru. Ada perusahaan yang menyerahkan keputusan ini pada kandidat terpilih karena kebutuhan tenaga kerja mereka yang tidak mendesak. Namun, tak jarang pula yang sudah menetapkan tanggal pasti dimulainya kerja Anda. Bersiaplah selalu akan waktu-waktu kerja yang perusahaan inginkan.
Apakah jumlah gaji ini dapat dinegosiasi?
Tanyakan ini bila besaran gaji telah Anda ketahui. Negosiasi adalah hal wajar dalam masa pasca wawancara kerja, maka jangan sungkan membuka kesempatan baik dengan jumlah gaji yang mungkin bisa dinegosiasi. Bila jawaban mereka adalah "tidak", teruskan pertanyaan ke hal-hal lainnya.
Apakah ini jumlah total, atau gaji pokok saja?
Penting mengetahui apakah besar gaji yang ditawarkan perusahaan adalah hasil dari gaji pokok ditambah ongkos transportasi, uang makan, dan sebagainya, atau gaji pokok saja. Selain itu, pertanyaan ini juga akan membuka kesempatan Anda mengetahui ada tidaknya upah lain diluar gaji, seperti Tunjungan Hari Raya, bonus, serta penjaminan kesehatan seperti asuransi dan sejenisnya.
Boleh saya lihat deskripsi kerjanya?
Deskripsi kerja (job desc) yang tertulis di lowongan umumnya belum lengkap. Mintalah lagi deskripsi kerja posisi Anda, baca secara teliti, tanyakan detil deskripsi yang masih membingungkan atau yang Anda rasa tidak ada dalam iklan lowongan.
Bagaimana dengan hak cuti?
Menanyakan hak cuti saat negosiasi adalah penting, bukan untuk menunjukkan minat berlibur Anda tapi untuk meyakinkan diri bahwa hak libur ini akan Anda dapatkan sesuai standar yang berlaku bagi setiap tenaga kerja. Perlu diingat, cuti dapat diberikan dengan tetap mengikuti standar perusahaan dan dengan syarat serta ketentuan yang harus dipenuhi.
Kapan saya akan mulai bekerja?
Inilah pertanyaan penutup yang menyimpulkan keseriusan Anda untuk bekerja di tempat yang baru. Ada perusahaan yang menyerahkan keputusan ini pada kandidat terpilih karena kebutuhan tenaga kerja mereka yang tidak mendesak. Namun, tak jarang pula yang sudah menetapkan tanggal pasti dimulainya kerja Anda. Bersiaplah selalu akan waktu-waktu kerja yang perusahaan inginkan.
Memilih Tempat Kerja Dengan Bijak
Setelah proses wawancara dilalui dengan sukses dan pekerjaan sudah ditawarkan, jangan buru-buru menandatangani kontrak. Pikirkan kembali, sesuaikah tempat kerja ini dengan prinsip dan kepribadian Anda? Sebuah penawaran kerja adalah proses penerimaan antara perusahaan dan karyawan baru, yang berarti Anda turut andil menentukan keputusan akhir atas proses ini. Berikut beberapa hal yang harus Anda ketahui sebelum memutuskan menjadi karyawan sebuah perusahaan.
Arah perkembangan perusahaan
Kenali visi dan misi perusahaan dan apakah perusahaan tersebut memiliki peluang untuk terus berkembang, dan bukan hanya bertahan. Anda akan turut terjebak dalam karir yang sulit berkembang bila memilih bekerja di tempat yang juga sulit berkembang.
Pemenuhan hal-hal penting untuk karyawan
Tempat kerja yang menghargai karyawannya akan memiliki faktor-faktor yang membuat pekerja nyaman. Misalnya, budaya dan lingkungan kerja yang nyaman. Hal-hal tersebut menjadi penting karena kenyamanan pekerja akan memperkuat komitmen mereka pada perusahaan, yang menjadikan perusahaan semakin kuat dan berkembang.
Ilmu dan keterampilan pekerja digunakan maksimal
Meski tampak kurang penting, nyatanya, ilmu dan keterampilan (skills) yang tidak digunakan dalam pekerjaan menjadi salah satu faktor berhentinya pekerja. Seorang pekerja yang merasa kurang menggunakan ilmu dan skills nya dalam pekerjaan, ditambah ketidakjelasan jenis tugas yang diperintahkan akan mudah frustrasi dan akhirnya meninggalkan pekerjaannya.
Peningkatan nilai resume setelah bekerja
Setelah semua faktor dipikirkan, akhirnya, pertimbangkan juga apakah dengan bekerja di tempat yang menawari Anda akan mempermulus jenjang karir, atau sebaliknya menghambat. Hal ini karena, seorang pekerja tak bisa selamanya berharap pada satu perusahaan saja seumur hidupnya. Selain itu, pengalaman kerja di tempat yang bereputasi baik akan memperlancar jenjang karirnya, yang dibuktikan dengan rekam jejak (track record) karir dalam resume.
Arah perkembangan perusahaan
Kenali visi dan misi perusahaan dan apakah perusahaan tersebut memiliki peluang untuk terus berkembang, dan bukan hanya bertahan. Anda akan turut terjebak dalam karir yang sulit berkembang bila memilih bekerja di tempat yang juga sulit berkembang.
Pemenuhan hal-hal penting untuk karyawan
Tempat kerja yang menghargai karyawannya akan memiliki faktor-faktor yang membuat pekerja nyaman. Misalnya, budaya dan lingkungan kerja yang nyaman. Hal-hal tersebut menjadi penting karena kenyamanan pekerja akan memperkuat komitmen mereka pada perusahaan, yang menjadikan perusahaan semakin kuat dan berkembang.
Ilmu dan keterampilan pekerja digunakan maksimal
Meski tampak kurang penting, nyatanya, ilmu dan keterampilan (skills) yang tidak digunakan dalam pekerjaan menjadi salah satu faktor berhentinya pekerja. Seorang pekerja yang merasa kurang menggunakan ilmu dan skills nya dalam pekerjaan, ditambah ketidakjelasan jenis tugas yang diperintahkan akan mudah frustrasi dan akhirnya meninggalkan pekerjaannya.
Peningkatan nilai resume setelah bekerja
Setelah semua faktor dipikirkan, akhirnya, pertimbangkan juga apakah dengan bekerja di tempat yang menawari Anda akan mempermulus jenjang karir, atau sebaliknya menghambat. Hal ini karena, seorang pekerja tak bisa selamanya berharap pada satu perusahaan saja seumur hidupnya. Selain itu, pengalaman kerja di tempat yang bereputasi baik akan memperlancar jenjang karirnya, yang dibuktikan dengan rekam jejak (track record) karir dalam resume.
Jumat, 24 Mei 2013
Mengakhiri Karir di Tempat Baru
Beberapa di antara Anda mungkin pernah merasakan ini: berhasil diterima di suatu perusahaan, masuk kerja, beberapa hari menyesuaikan diri, lalu timbul sebuah perasaan salah. Salah memilih tempat kerja, salah profesi, dan perasaan-perasaan salah lain. Mengundurkan diri bisa jadi pilihan baik. Namun, hati-hati dalam mengambil keputusan ini. Simak artikel berikut untuk mengetahui langkah-langkah bijak dalam mengakhiri karir di tempat baru.
Beritahu atasan secara langsung
Berstatus sebagai karyawan baru tak berarti bisa memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan lebih mudah dibandingkan karyawan lain yang telah lebih lama bekerja. Sampaikan keinginan pengunduran diri Anda secara terbuka kepada atasan. Tidak melalui telepon, tidak melalui surat, apalagi melalui jalan pintas dengan menghilang begitu saja tanpa kabar.
Berikan alasan secara jujur
Memberi alasan tidak jujur untuk menghindari pertanyaan dari atasan mungkin bisa menyelamatkan diri Anda. Namun, hal ini tetaplah tidak baik karena bisa menjadi kebiasaan. Jadi, lebih baik ungkapkan alasan jujur, seperti "Bila saya bertahan di sini, baik saya maupun Ibu/Bapak tidak akan merasa nyaman." Manajemen yang baik justru akan menjadikan alasan Anda sebagai masukan agar kenyamanan pekerja ditingkatkan sehingga karyawan-karyawan yang ada bisa bertahan bekerja lebih lama.
Bertanggung jawab
Singkatnya masa kerja dan pengunduran diri yang tiba-tiba tentu tak membuat manajemen perusahaan dapat sesegera mungkin menyiapkan pengganti untuk posisi Anda. Maka dari itu, tawarkan niat baik untuk bertahan di tempat kerja sekarang hingga pihak manajemen menemukan pengganti Anda. Usaha ini terdengar sederhana namun akan dihargai oleh perusahaan.
Lebih berhati-hati
Jadikan pengalaman mengundurkan diri dengan cepat sebuah pelajaran agar di lain waktu Anda berpikir lebih cermat dalam memilih tempat dan lingkungan kerja yang diinginkan. Ingatlah, keputusan mengundurkan diri dengan cepat tak hanya akan mempertaruhkan nama baik Anda namun juga merugikan perusahaan.
Beritahu atasan secara langsung
Berstatus sebagai karyawan baru tak berarti bisa memutuskan hubungan kerja dengan perusahaan lebih mudah dibandingkan karyawan lain yang telah lebih lama bekerja. Sampaikan keinginan pengunduran diri Anda secara terbuka kepada atasan. Tidak melalui telepon, tidak melalui surat, apalagi melalui jalan pintas dengan menghilang begitu saja tanpa kabar.
Berikan alasan secara jujur
Memberi alasan tidak jujur untuk menghindari pertanyaan dari atasan mungkin bisa menyelamatkan diri Anda. Namun, hal ini tetaplah tidak baik karena bisa menjadi kebiasaan. Jadi, lebih baik ungkapkan alasan jujur, seperti "Bila saya bertahan di sini, baik saya maupun Ibu/Bapak tidak akan merasa nyaman." Manajemen yang baik justru akan menjadikan alasan Anda sebagai masukan agar kenyamanan pekerja ditingkatkan sehingga karyawan-karyawan yang ada bisa bertahan bekerja lebih lama.
Bertanggung jawab
Singkatnya masa kerja dan pengunduran diri yang tiba-tiba tentu tak membuat manajemen perusahaan dapat sesegera mungkin menyiapkan pengganti untuk posisi Anda. Maka dari itu, tawarkan niat baik untuk bertahan di tempat kerja sekarang hingga pihak manajemen menemukan pengganti Anda. Usaha ini terdengar sederhana namun akan dihargai oleh perusahaan.
Lebih berhati-hati
Jadikan pengalaman mengundurkan diri dengan cepat sebuah pelajaran agar di lain waktu Anda berpikir lebih cermat dalam memilih tempat dan lingkungan kerja yang diinginkan. Ingatlah, keputusan mengundurkan diri dengan cepat tak hanya akan mempertaruhkan nama baik Anda namun juga merugikan perusahaan.
Kamis, 23 Mei 2013
Sukses Menjadi Pemimpin Muda
Sebagian orang mungkin menempatkan tolak ukur kepemimpinan berdasarkan pengalaman dan usia meski kualitas kepemimpinan bukanlah dari kedua hal tersebut. Jangan ragu dengan promosi Anda sebagai pimpinan baru bila segala modal utama yang diperlukan telah Anda miliki. Selain itu, untuk berhasil menjadi pemimpin muda, penting bagi Anda untuk melakukan keempat hal berikut ini.
1. Selalu lakukan yang terbaik
Inilah modal utama kepemimpinan. Prestasi. Karena itulah, untuk mencapai yang terbaik dan meraih prestasi, Anda harus mengerjakan segala kewajiban sebagai pimpinan sebaik mungkin. Jadilah perfeksionis sehingga menghasilkan yang "biasa-biasa" saja tidak akan memuaskan Anda. Tunjukkan bahwa kualitas Anda pun tak kalah dengan mereka yang berpengalaman dan berusia lebih mapan.
2. Berinisiatif dengan program baru
Salah satu keuntungan pemimpin muda adalah adanya ide segar yang belum tentu terpikirkan pemimpin yang telah berpengalaman lama. Tunjukkan kemampuan Anda untuk menjadi "out of the box" dengan merealisasikan ide-ide segar untuk program kerja baru yang tak kalah efektifnya dengan program yang telah berjalan. Jalani dengan serius sehingga hasilnya terasa bagi perusahaan dan terlihat bagi staf Anda.
3. Menjadi kepercayaan dan panutan
Tantangan menjadi pemimpin di usia muda adalah bagaimana menjadi panutan dan mendapat kepercayaan dari bawahan. Meski bersosialisasi dan komunikasi yang baik amat penting, usahakan untuk menjauh dari gosip dan kendalikan diri untuk tidak banyak mengeluh tentang pekerjaan pada bawahan. Keluhan akan membuat Anda tampak kurang profesional, dan gosip akan menghancurkan rasa percaya bawahan pada Anda.
Ayo jadi pemimpin panutan dengan "Soft Skills: Kualitas Pribadi Dalam Bekerja".
4. Memiliki mentor
Degan usia muda dan pengalaman yang belum banyak, Anda perlu orang yang berpengalaman memimpin dan dapat dijadikan mentor atau pemberi saran bagi tindakan dan keputusan Anda. Diskusikan persoalan yang dirasa tak dapat Anda selesaikan sendiri, dan bertukar pikiranlah dengan mentor ini. Anda akan mendapat saran berdasarkan pengalaman, dan mentor pun akan mendapatkan ide kepemimpinan Anda yang segar dan unik sebagai masukan untuk mereka.
1. Selalu lakukan yang terbaik
Inilah modal utama kepemimpinan. Prestasi. Karena itulah, untuk mencapai yang terbaik dan meraih prestasi, Anda harus mengerjakan segala kewajiban sebagai pimpinan sebaik mungkin. Jadilah perfeksionis sehingga menghasilkan yang "biasa-biasa" saja tidak akan memuaskan Anda. Tunjukkan bahwa kualitas Anda pun tak kalah dengan mereka yang berpengalaman dan berusia lebih mapan.
2. Berinisiatif dengan program baru
Salah satu keuntungan pemimpin muda adalah adanya ide segar yang belum tentu terpikirkan pemimpin yang telah berpengalaman lama. Tunjukkan kemampuan Anda untuk menjadi "out of the box" dengan merealisasikan ide-ide segar untuk program kerja baru yang tak kalah efektifnya dengan program yang telah berjalan. Jalani dengan serius sehingga hasilnya terasa bagi perusahaan dan terlihat bagi staf Anda.
3. Menjadi kepercayaan dan panutan
Tantangan menjadi pemimpin di usia muda adalah bagaimana menjadi panutan dan mendapat kepercayaan dari bawahan. Meski bersosialisasi dan komunikasi yang baik amat penting, usahakan untuk menjauh dari gosip dan kendalikan diri untuk tidak banyak mengeluh tentang pekerjaan pada bawahan. Keluhan akan membuat Anda tampak kurang profesional, dan gosip akan menghancurkan rasa percaya bawahan pada Anda.
Ayo jadi pemimpin panutan dengan "Soft Skills: Kualitas Pribadi Dalam Bekerja".
4. Memiliki mentor
Degan usia muda dan pengalaman yang belum banyak, Anda perlu orang yang berpengalaman memimpin dan dapat dijadikan mentor atau pemberi saran bagi tindakan dan keputusan Anda. Diskusikan persoalan yang dirasa tak dapat Anda selesaikan sendiri, dan bertukar pikiranlah dengan mentor ini. Anda akan mendapat saran berdasarkan pengalaman, dan mentor pun akan mendapatkan ide kepemimpinan Anda yang segar dan unik sebagai masukan untuk mereka.
Langkah-langkah Mencintai Pekerjaan
Saat banyak orang berjuang untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, mengapa Anda malah ingin melepaskannya? Pertanyaan ini mungkin akan sulit dijawab bila Anda tidak menyukai pekerjaan yang sekarang dimiliki. Namun, dengan sedikit membuka hati dan pikiran, Anda akan terkejut betapa sebenarnya profesi yang dijalani saat ini belum layak ditinggalkan. Inilah 4 langkah sederhana agar pekerjaan bisa Anda cintai.
1. Berpikir lebih logis
Hari ini merasa senang, lalu esok pekerjaan begitu banyak hingga Anda merasa sangat kelelahan? Jangan menyerah dulu. Hampir semua pekerja merasakan hal yang sama. Ritme pekerjaan kadang tak bisa diprediksi dan tak selalu bisa menyenangkan Anda. Terimalah kenyataan tersebut sebagai bagian dari resiko kerja. Jangan terjebak perasaan melankolis dan buru-buru memutuskan untuk berpindah tempat kerja.
2. Kembangkan perasaan positif
Jika masih ada harapan kenyamanan di tempat kerja dan kesempatan untuk maju masih bisa diraih, kemungkinan baik masih Anda punyai. Sehingga, Anda masih mempunyai alasan kuat untuk terus bertahan pada pekerjaan yang sekarang dimiliki. Biasakan untuk berpikir positif, merasa optimis dan gembira setiap kali Anda memulai hari di tempat kerja.
3. Jangan mudah terpengaruh
Mungkin banyak orang di sekitar mengaku mencintai pekerjaan mereka sekarang dan Anda jadi bertanya-tanya mengapa belum juga menemukan pekerjaan serupa. Percayalah, dibalik kalimat orang-orang itu, selalu ada kemungkinan mereka akan mengundurkan diri demi pekerjaan lain yang lebih menggiurkan. Maka, fokuskan diri pada kebahagiaan sendiri, dan jangan sibuk membandingkannya dengan orang lain.
4. Menikmati kehidupan
Cobalah lebih menikmati hidup dengan membangun pergaulan di luar tempat kerja, dengan mengikuti berbagai kegiatan sesuai minat. Bukan untuk lari dari rutinitas kerja, namun untuk memberi variasi aktivitas dan mengubah pandangan Anda tentang hidup dan pekerjaan itu sendiri.
1. Berpikir lebih logis
Hari ini merasa senang, lalu esok pekerjaan begitu banyak hingga Anda merasa sangat kelelahan? Jangan menyerah dulu. Hampir semua pekerja merasakan hal yang sama. Ritme pekerjaan kadang tak bisa diprediksi dan tak selalu bisa menyenangkan Anda. Terimalah kenyataan tersebut sebagai bagian dari resiko kerja. Jangan terjebak perasaan melankolis dan buru-buru memutuskan untuk berpindah tempat kerja.
2. Kembangkan perasaan positif
Jika masih ada harapan kenyamanan di tempat kerja dan kesempatan untuk maju masih bisa diraih, kemungkinan baik masih Anda punyai. Sehingga, Anda masih mempunyai alasan kuat untuk terus bertahan pada pekerjaan yang sekarang dimiliki. Biasakan untuk berpikir positif, merasa optimis dan gembira setiap kali Anda memulai hari di tempat kerja.
3. Jangan mudah terpengaruh
Mungkin banyak orang di sekitar mengaku mencintai pekerjaan mereka sekarang dan Anda jadi bertanya-tanya mengapa belum juga menemukan pekerjaan serupa. Percayalah, dibalik kalimat orang-orang itu, selalu ada kemungkinan mereka akan mengundurkan diri demi pekerjaan lain yang lebih menggiurkan. Maka, fokuskan diri pada kebahagiaan sendiri, dan jangan sibuk membandingkannya dengan orang lain.
4. Menikmati kehidupan
Cobalah lebih menikmati hidup dengan membangun pergaulan di luar tempat kerja, dengan mengikuti berbagai kegiatan sesuai minat. Bukan untuk lari dari rutinitas kerja, namun untuk memberi variasi aktivitas dan mengubah pandangan Anda tentang hidup dan pekerjaan itu sendiri.
Langganan:
Postingan (Atom)