Seperti umumnya orang yang hendak membuka usaha sendiri, pertanyaan yang paling sering muncul pertama kali dan kerap menjadi penghalang adalah: 'bagaimana modalnya?' Ketakutan ini membuat kita menunda-nunda untuk memulai karier kedua. Inilah penjelasan financologistAlviko Ibnugroho (financologist)soal modal untuk memulai karier kedua.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menginventarisasi “modal” atau kekuatan yang Anda miliki. Misalnya, Anda tidak punya uang banyak, tapi punya keahlian plus jejaring bisnis yang kuat. Daripada harus berisiko meminjam dana di bank untuk memulai usaha, Anda bisa 'menyiasati' kondisi ini dengan melakukan partnership (kemitraan). Caranya, carilah orang yang memiliki dana besar dan punya minat bisnis yang sama sebagai investor usaha Anda.
Cara lain, Anda bisa menjual ide, produk atau keahlian tanpa perlu merogoh kocek yang besar yaitu melalui online. Sekarang ini dengan perkembangan teknologi internet dan maraknya sosial media, membuat bisnis jadi lebih mudah. Terutama dalam hal promosi. Cukup membuat iklan sederhana atau memajang foto-foto produk Anda di akun sosial media, pelanggan pun akan berdatangan dengan sendirinya.
Jika saat ini Anda punya hobi terpendam menulis dan ingin beralih profesi menjadi penulis buku, tidak perlu selalu mengandalkan penerbit. Ada banyak cara bisa dilakukan. Misalnya dengan menerbitkan buku sendiri melalui situs tertentu seperti nulisbuku.com. Atau Anda bisa meniru kisah sukses Raditya Dika. Karena rajin menulis pengalaman lucunya di blog pribadinya, akhirnya penerbit menawarkannya untuk membuat buku dan boom! Laris manis. Sekarang selain terkenal sebagai penulis, Radit juga tampil sebagai stand up comedian dan punya acara tetap di salah satu stasiun teve swasta. Sekali lagi hal ini menunjukkan bahwa uang bukanlah penghalang atau satu-satunya cara sukses untuk memulai usaha.
Setelah memahami 'modal' yang bisa dijual, bukan berarti Anda bisa langsung berhenti kerja dan terjun bebas menggeluti usaha sendiri. Jangan karena sudah merasastucked di tempat kerja Anda dan sempat sukses melakukan beberapa kali 'usaha sampingan', Anda lalu memutuskan untuk memulai usaha sendiri dengan modal uang pesangon. Akhirnya karena kurang perencanaan, usaha Anda gagal di tengah jalan dan Anda tidak punya cadangan dana untuk menghidupi keluarga.
Banyak orang menggunakan pesangon, dana pensiun atau dana pribadi lainnya sebagai modal usaha. Sebetulnya boleh saja, asalkan Anda sudah memiliki rencana usaha yang sangat matang sehingga tahu dengan pasti kapan akan balik modal. Hanya saja, risikonya terlalu besar. Karena yang perlu disadari, setiap orang yang baru membuka usaha, tidak bisa langsung berharap untung besar. Belum tentu Anda bisa memperoleh pendapatan bulanan sebesar gaji Anda terakhir. Bahkan bisa saja Anda malah tekor mengeluarkan biaya operasional usaha dan kebutuhan rutin rumah tangga. Karena itu, sebaiknya dana pribadi ini dikeluarkan sebagai opsi terakhir untuk membiayai usaha Anda.
Jangan asal utang
Lalu bagaimana kalau ingin mengajukan pinjaman atau Kredit Tanpa Agunan (KTA)
sebagai modal? Memang ada kalanya utang bisa dijadikan sebagai solusi atas masalah
keuangan kita, termasuk menjadi modal usaha, asal dikelola dengan baik. Artinya,
sebelum mengajukan pinjaman ke bank, sebaiknya Anda melunasi utang-utang lainnya,
termasuk utang kartu kredit, agar tidak mengganggu cash flow keuangan
pribadi/keluarga. Lalu pertimbangkan cicilannya per bulan tidak melebihi 30 persen
dari penghasilan bersih Anda.
Ketimbang sebagai modal, sebaiknya pinjaman dari bank digunakan untuk membeli
sesuatu yang bisa menambah aset atau kekayaan Anda, seperti: ruko, tanah, kendaraan.
Pesangon, tabungan, deposito, dan aset pribadi ini akan lebih baik jika ditujukan
sebagai sumber dana cadangan – sewaktu-waktu usaha Anda gulung tikar atau dana
darurat jika tiba-tiba Anda terkena musibah dan membutuhkan uang tunai dalam jumlah
besar.
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motivasi. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 10 Agustus 2013
Minggu, 04 Agustus 2013
Work Like A Pro
Kita yang sedang memulai karier pasti punya hasrat untuk menjadi sukses di masa depan, bukan? Untuk mencapai puncak dalam dunia karier, ada beberapa sifat dan kebiasaan yang harus Anda tanamkan sejak awal. Sifat dan kebiasaan ini akan menuntun Anda menjadi seorang pekerja yang profesional baik di mata kolega maupun di mata si bos. Nah, apa saja sifat dan kebiasaan yang dimaksud? Berikut berikan paparannya.
Show That We Care
Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.
Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.
Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.
Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Show That We Care
Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.
Selain itu, hal yang membuat seseorang menjadi profesional adalah kejujuran. Oleh karena kejujuran diawali dengan sikap menghargai waktu (tepat waktu) dalam melaksanakan pekerjaan, kita perlu menetapi janji dan melaksanakan semua pekerjaan dengan kesungguhan hati dari pekerjaan yang kecil sampai yang besar.
Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.
Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.
Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.
Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.
Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Organize Your Work
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.
Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.
Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.
Sabtu, 15 Juni 2013
Tips Manajemen Waktu dengan To Do List
Anda pernah merasa ada banyak hal yang harus dilakukan namun tidak cukup banyak waktu untuk mengerjakan semuanya? Saya pernah. Beberapa orang kadang merasa bahwa manajemen waktu adalah tugas yang berat. Sebab mereka tidak tahu harus mulai dari mana. Nah, salah satu yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah membuat To-Do List. To-Do List ini akan membuat kita dapat melihat daftar hal-hal yang perlu atau ingin dilakukan. Dia memberikan kita visualisasi mengenai daftar tujuan kita. Begitu tujuan kita terlihat jelas, selanjutnya adalah aksi untuk menyelesaikan masing-masing list. Jadi, mari membuat To-Do List.
1. Tuliskan Ide
Tuliskan semua hal yang ingin dilakukan tanpa ada sekecilpun yang tertinggal. Misalnya dari mulai keinginan untuk membaca sebuah buku hingga ide bisnis baru. Daftar ini dapat juga mencakup hal yang perlu untuk segera dikerjakan, seperti menyelesaikan proyek pada tanggal tertentu.
2. Buat Skala Prioritas
Breakdown daftar ide yang telah anda susun rapi. Golongkan ke dalam 4 bagian, yaitu:
a. Ingin segera diselesaikan.
b. Ingin diselesaikan dalam waktu lama.
c. Butuh segera diselesaikan.
d. Butuh diselesaikan dalam waktu lama.
Dengan memisahkan antara keinginan dan kebutuhan, anda akan memberikan pencerahan untuk menentukan tindakan mana yang memang benar – benar urgent dan important untuk segera ditunaikan. Sehingga kegiatan anda akan lebih terarah.
3. Tentukan Deadline dan Tepati!
Jika hal-hal yang perlu dilakukan sudah ditulis semuanya, saatnya untuk menentukan batas akhir pada setiap daftar. Kita sendiri yang dapat menentukan deadline untuk masing-masing list. Karena kitalah yang tahu kemampuan diri kita sendiri.
Demi menyelesaikan deadline, seringkali kita harus keras dan disiplin terhadap diri sendiri. Kita harus memiliki kesiapan untuk mengorbankan keinginan yang tidak membantu selesainya tugas kita. Namun pengorbanan inilah yang akan sangat berpengaruh pada manajemen waktu anda.
4. Hadiahi Tanda Centang
Tanda centang yang dibubuhkan di samping list bisa menjadi suatu self amusement bagi diri sendiri. Dia merupakan tanda prestasi membanggakan yang dapat diraih begitu sebuah tugas selesai. Semakin berat tugas anda, maka akan tanda centang yang anda hadiahkan pada diri sendiri akan semakin berharga.
Otak manusia memiliki 70.000 pikiran per hari. Sebagian besar jumlah ini adalah ide yang berkelebat.
Salah satu langkah awal untuk menangkap ide ini adalah dengan mencatatnya, kemudian secara bertahap mengambil langkah untuk menindaklanjutinya. Inilah yang dimaksud dengan membuat To-Do List. Dengan To-Do List diharapkan anda bisa lebih produktif, tanpa harus meninggalkan rutinitas penting, termasuk ibadah wajib anda.
1. Tuliskan Ide
Tuliskan semua hal yang ingin dilakukan tanpa ada sekecilpun yang tertinggal. Misalnya dari mulai keinginan untuk membaca sebuah buku hingga ide bisnis baru. Daftar ini dapat juga mencakup hal yang perlu untuk segera dikerjakan, seperti menyelesaikan proyek pada tanggal tertentu.
2. Buat Skala Prioritas
Breakdown daftar ide yang telah anda susun rapi. Golongkan ke dalam 4 bagian, yaitu:
a. Ingin segera diselesaikan.
b. Ingin diselesaikan dalam waktu lama.
c. Butuh segera diselesaikan.
d. Butuh diselesaikan dalam waktu lama.
Dengan memisahkan antara keinginan dan kebutuhan, anda akan memberikan pencerahan untuk menentukan tindakan mana yang memang benar – benar urgent dan important untuk segera ditunaikan. Sehingga kegiatan anda akan lebih terarah.
3. Tentukan Deadline dan Tepati!
Jika hal-hal yang perlu dilakukan sudah ditulis semuanya, saatnya untuk menentukan batas akhir pada setiap daftar. Kita sendiri yang dapat menentukan deadline untuk masing-masing list. Karena kitalah yang tahu kemampuan diri kita sendiri.
Demi menyelesaikan deadline, seringkali kita harus keras dan disiplin terhadap diri sendiri. Kita harus memiliki kesiapan untuk mengorbankan keinginan yang tidak membantu selesainya tugas kita. Namun pengorbanan inilah yang akan sangat berpengaruh pada manajemen waktu anda.
4. Hadiahi Tanda Centang
Tanda centang yang dibubuhkan di samping list bisa menjadi suatu self amusement bagi diri sendiri. Dia merupakan tanda prestasi membanggakan yang dapat diraih begitu sebuah tugas selesai. Semakin berat tugas anda, maka akan tanda centang yang anda hadiahkan pada diri sendiri akan semakin berharga.
Otak manusia memiliki 70.000 pikiran per hari. Sebagian besar jumlah ini adalah ide yang berkelebat.
Salah satu langkah awal untuk menangkap ide ini adalah dengan mencatatnya, kemudian secara bertahap mengambil langkah untuk menindaklanjutinya. Inilah yang dimaksud dengan membuat To-Do List. Dengan To-Do List diharapkan anda bisa lebih produktif, tanpa harus meninggalkan rutinitas penting, termasuk ibadah wajib anda.
Manajemen Waktu dan Aktivitas
Setiap orang mendapatkan “hadiah” yang sama setiap hari: waktu, energi, dan pilihan. Time, energy, and choice yang dikelola dengan baik merupakan aset untuk sukses. Dibandingkan dengan metode manajemen waktu, manajemen aktivitas berdasarkan waktu merupakan pilihan yang lebih efektif, menurut Mark Woods dan Trapper Woods dalam buku mereka Attack Your Day! Before It Attacks You.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
3 Hal yang Membedakan Antara Leader dan Manager
Untuk membangun sebuah organisasi yang sukses, perlu ada berbagai orang yang memainkan peran berbeda dalam organisasi agar organisasi dapat berjalan lancar.
Beberapa peran dapat ditentukan dengan mudah sementara yang lain mungkin memiliki batas-batas yang lebih membingungkan, misalnya, apa perbedaan antara Leaders dan Managers ?
Anda dapat menjadi manajer dan leader pada saat yang sama, tetapi hanya karena Anda seorang pemimpin fenomenal tidak menjamin Anda akan menjadi manajer yang hebat, dan sebaliknya, jadi apa perbedaannya ?
Dalam bukunya “On Becoming a Leader”, Warren Bennis menulis tentang perbedaan penting antara beberapa pemimpin dan manajer. Berikut adalah beberapa hal penting dari buku ini, serta insight dari Gene Wade, pendiri CEO UniversityNow, dan Peter Drucker.
1. Leader melakukan inovasi, sedangkan manajer mengelola.
Ini berarti bahwa seorang leader atau pemimpin adalah orang yang datang dengan ide-ide baru dan menggerakkan seluruh organisasi ke dalam fase berpikir untuk maju. Orang ini harus terus-menerus mengembangkan strategi-strategi dan taktik baru . Dia harus memiliki pengetahuan tentang tren terbaru, penelitian, dan keahlian.
Di sisi lain, manajer mempertahankan apa yang telah ditetapkan. Orang ini harus mempertahankan kontrol dan mengatasi gangguan dalam organisasi yang mungkin ada.
Dalam bukunya The Wall Street Journal Essential Guide to Management: Lasting Lessons from the Best Leadership Minds of Our Time, Alan Murray mengutip Drucker bahwa seorang manajer adalah seseorang yang menetapkan target yang tepat, tolok ukur, analisis, dan menilai kinerja. Manajer memahami orang-orang yang bekerja bersama mereka dan tahu mana orang yang terbaik untuk tugas-tugas tertentu.
2. Leader menginspirasi sementara manajer bergantung pada kontrol.
Seorang pemimpin adalah seseorang yang menginspirasi orang lain untuk menjadi yang terbaik dan tahu cara yang tepat mengatur tempo serta kecepatan untuk seluruh kelompok.
Kepemimpinan adalah bukan apa yang Anda lakukan-tetapi apa yang orang lain lakukan sebagai respon dari Anda. Jika tidak ada yang muncul di barisan Anda, maka Anda bukanlah seorang pemimpin.
Dan jika orang memutuskan untuk ikut dalam “kapal” Anda karena Anda telah menginspirasi mereka, maka itu berarti bahwa Anda telah membuat suatu ikatan kepercayaan dalam perusahaan. Ini adalah hal yang penting karena jika bisnis berubah dengan cepat dan membutuhkan orang untuk percaya dalam suatu misi, maka orang ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
Adapun manajer, Drucker menulis bahwa tugas mereka adalah untuk mempertahankan kontrol atas orang dengan membantu mereka mengembangkan aset mereka sendiri dan mengeluarkan bakat mereka yang terbesar. Untuk melakukan ini secara efektif, Anda harus tahu orang-orang yang bekerja dengan dan memahami kepentingan mereka serta passionnya.
Manajer kemudian menciptakan keputusan tentang gaji, promosi penempatan, dan melalui komunikasi dengan tim.
Mengelola proyek adalah satu hal, memberdayakan orang lain adalah hal lain.
3. Pemimpin bertanya “what” dan “why,” sedangkan manajer bertanya “how”.
Untuk bertanya apa dan mengapa Anda harus mampu mempertanyakan mengapa orang lain melakukan tindakan-tindakan tertentu yang terjadi. Kadang-kadang ini mengharuskan Anda menantang atasan.
Ini berarti bahwa mereka mampu stand up untuk manajemen ketika mereka berpikir sesuatu yang perlu dilakukan bagi perusahaan. Pemimpin tidak selalu benar tentunya.
Jika perusahaan Anda mengalami kegagalan, pekerjaan leader adalah untuk datang dan berkata, “Apa yang kita pelajari dari hal ini?” Dan “Bagaimana kita menggunakan kegagalan ini untuk memperjelas tujuan kita atau mendapatkan sesuatu yang lebih baik?”
Sebaliknya, manajer tidak benar-benar berpikir tentang apa artinya kegagalan.
Tugas mereka adalah untuk bertanya “bagaimana” dan “kapan” untuk memastikan mereka melaksanakan rencana yang sesuai. Drucker menulis bahwa manajer menerima status quo dan lebih seperti tentara di militer. Mereka tahu bahwa perintah dan rencana yang penting dan tugas mereka adalah untuk menjaga visi mereka pada tujuan perusahaan saat ini.
Meskipun untuk dua peran mungkin mirip, “Para manajer terbaik juga para pemimpin,” kata Wade. “Saya pikir Anda bisa melakukan keduanya, tetapi Anda harus meluangkan waktu untuk mengolahnya.”
Beberapa peran dapat ditentukan dengan mudah sementara yang lain mungkin memiliki batas-batas yang lebih membingungkan, misalnya, apa perbedaan antara Leaders dan Managers ?
Anda dapat menjadi manajer dan leader pada saat yang sama, tetapi hanya karena Anda seorang pemimpin fenomenal tidak menjamin Anda akan menjadi manajer yang hebat, dan sebaliknya, jadi apa perbedaannya ?
Dalam bukunya “On Becoming a Leader”, Warren Bennis menulis tentang perbedaan penting antara beberapa pemimpin dan manajer. Berikut adalah beberapa hal penting dari buku ini, serta insight dari Gene Wade, pendiri CEO UniversityNow, dan Peter Drucker.
1. Leader melakukan inovasi, sedangkan manajer mengelola.
Ini berarti bahwa seorang leader atau pemimpin adalah orang yang datang dengan ide-ide baru dan menggerakkan seluruh organisasi ke dalam fase berpikir untuk maju. Orang ini harus terus-menerus mengembangkan strategi-strategi dan taktik baru . Dia harus memiliki pengetahuan tentang tren terbaru, penelitian, dan keahlian.
Di sisi lain, manajer mempertahankan apa yang telah ditetapkan. Orang ini harus mempertahankan kontrol dan mengatasi gangguan dalam organisasi yang mungkin ada.
Dalam bukunya The Wall Street Journal Essential Guide to Management: Lasting Lessons from the Best Leadership Minds of Our Time, Alan Murray mengutip Drucker bahwa seorang manajer adalah seseorang yang menetapkan target yang tepat, tolok ukur, analisis, dan menilai kinerja. Manajer memahami orang-orang yang bekerja bersama mereka dan tahu mana orang yang terbaik untuk tugas-tugas tertentu.
2. Leader menginspirasi sementara manajer bergantung pada kontrol.
Seorang pemimpin adalah seseorang yang menginspirasi orang lain untuk menjadi yang terbaik dan tahu cara yang tepat mengatur tempo serta kecepatan untuk seluruh kelompok.
Kepemimpinan adalah bukan apa yang Anda lakukan-tetapi apa yang orang lain lakukan sebagai respon dari Anda. Jika tidak ada yang muncul di barisan Anda, maka Anda bukanlah seorang pemimpin.
Dan jika orang memutuskan untuk ikut dalam “kapal” Anda karena Anda telah menginspirasi mereka, maka itu berarti bahwa Anda telah membuat suatu ikatan kepercayaan dalam perusahaan. Ini adalah hal yang penting karena jika bisnis berubah dengan cepat dan membutuhkan orang untuk percaya dalam suatu misi, maka orang ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
Adapun manajer, Drucker menulis bahwa tugas mereka adalah untuk mempertahankan kontrol atas orang dengan membantu mereka mengembangkan aset mereka sendiri dan mengeluarkan bakat mereka yang terbesar. Untuk melakukan ini secara efektif, Anda harus tahu orang-orang yang bekerja dengan dan memahami kepentingan mereka serta passionnya.
Manajer kemudian menciptakan keputusan tentang gaji, promosi penempatan, dan melalui komunikasi dengan tim.
Mengelola proyek adalah satu hal, memberdayakan orang lain adalah hal lain.
3. Pemimpin bertanya “what” dan “why,” sedangkan manajer bertanya “how”.
Untuk bertanya apa dan mengapa Anda harus mampu mempertanyakan mengapa orang lain melakukan tindakan-tindakan tertentu yang terjadi. Kadang-kadang ini mengharuskan Anda menantang atasan.
Ini berarti bahwa mereka mampu stand up untuk manajemen ketika mereka berpikir sesuatu yang perlu dilakukan bagi perusahaan. Pemimpin tidak selalu benar tentunya.
Jika perusahaan Anda mengalami kegagalan, pekerjaan leader adalah untuk datang dan berkata, “Apa yang kita pelajari dari hal ini?” Dan “Bagaimana kita menggunakan kegagalan ini untuk memperjelas tujuan kita atau mendapatkan sesuatu yang lebih baik?”
Sebaliknya, manajer tidak benar-benar berpikir tentang apa artinya kegagalan.
Tugas mereka adalah untuk bertanya “bagaimana” dan “kapan” untuk memastikan mereka melaksanakan rencana yang sesuai. Drucker menulis bahwa manajer menerima status quo dan lebih seperti tentara di militer. Mereka tahu bahwa perintah dan rencana yang penting dan tugas mereka adalah untuk menjaga visi mereka pada tujuan perusahaan saat ini.
Meskipun untuk dua peran mungkin mirip, “Para manajer terbaik juga para pemimpin,” kata Wade. “Saya pikir Anda bisa melakukan keduanya, tetapi Anda harus meluangkan waktu untuk mengolahnya.”
10 Tips Manajemen Waktu yang Baik
Anda mungkin telah pernah mengikuti seminar mengenai manajemen waktu, dan mungkin anda sudah sering membaca buku untuk mempelajari bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Anda mungkin juga telah membuat serangkaian perencanaan di buku atau bahkan gadget yang khusus untuk mengatur jadwal anda. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan semua gadget dan buku itu? Apakah Anda tidak bisa mengatur pekerjaan Anda tanpa alat-alat itu?
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akan berguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu. Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata). Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakili Anda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akan berhasil adalah karena semua sistem dan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapat Anda ciptakan, pasti dapat anda atur. Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu: berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu. Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.
Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akan berguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu. Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata). Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakili Anda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akan berhasil adalah karena semua sistem dan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapat Anda ciptakan, pasti dapat anda atur. Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu: berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu. Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.
Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
- Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu-waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil, dan berapa banyak waktu yang telah Anda buang untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.
- Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak jika Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri dimana Anda bisa meluangkan waktu untuk berpikir dan melakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.
- Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan hal yang produktif.
- Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.
- Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Anda sebelum Anda selesai merencanakannya. Saat yang paling penting dalam hari Anda adalah saat dimana Anda merencanakannya.
- Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus Anda datangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda memperlihatkan prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Anda merasa bahwa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5 menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan apakah target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
- Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
- Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian Anda secara mudah kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya.
- Blokirlah semua hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan seperti Facebook dan sosial media yang lain, kecuali Anda menggunakan hal itu untuk membantu bisnis Anda.
- Ingatlah bahwa mustahil untuk menyelesaikan semuanya. Dan ingatlah bahwa hal yang baik adalah membuat dua puluh persen kegiatan Anda menghasilkan delapan puluh persen dari hasil anda.
Tips Manajemen waktu untuk orang sibuk
Waktu adalah salahsatu hal yang paling berharga. Waktu tidak bisa ditukar dengan apapun karena masing masing orang punya jatah waktu (hidup) yang berbeda. Makanya semakin hari, tanpa kita sadari,jatah waktu ini makin sedikit. Jika kita umpamakan usia kita itu mirip dengan jam pasir, makin hari, pasirnya makin berkurang. Makanya manjamen waktu itu sangat penting.
Berikut ini adalah 26 tip manajemen waktu yang bisa anda implementasikan dalam keseharian anda. Walaupun sebagian dari lebih cocok untuk pekerja, namun tetap bisa diimlementasikan untuk semua orang .
Semua tips diatas saya dapatkan dari salah satu slide di slideshare tentunya dengan gaya tulisan saya sendiri. jika anda ingin melihat presentasinya lihat sendiri dibawah ini.
Berikut ini adalah 26 tip manajemen waktu yang bisa anda implementasikan dalam keseharian anda. Walaupun sebagian dari lebih cocok untuk pekerja, namun tetap bisa diimlementasikan untuk semua orang .
- Waktu itu selalu ada, yang diperlukan hanya fokus dan anda harus memprioritaskan mana yang lebih penting.
- Rencakan anda bekerja cukup 4-5 jam perhari.
- Kita tidak bisa selalu mood dalam bekerja, maka kerjakan hal sebanyak munkin saat anda sedang mood dan istirahatlah saat anda tidak mood atau lelah.
- hargai waktu anda, anggaplah anda seakan akan kehilangan 1juta perjam jika tidak memanfaakan waktu dengan baik. (hanya sekedar motifasi).
- Fokus. Kerjakan 1 pekerjaan pada satu saat. Multitasking dalam bekerja itu OMONG KOSONG. Yang ada semuanya malah ga beres.
- Buat jadwal aktifitas anda seitap hari dan patuhi jadwal yang anda buat sendiri. jangan biasakan "ah mengalir aja".
- Saat kita dikejar deadline, biasanya kita lebih produktif dan fokus. Manfaakan waktu sebaik mungkin.
- Kerjakan hal hal yang ringan terlebih dahulu, maka tanpa sadar sesulit apapun pekerjaannya (insyaAllah) akan selesai tanpa anda sadari (hindari malas)
- Sempurna adalah hal yang tidak mungkin, target anda adalah :JOB DONE. jadi yang penting selesaikan dulu.
- Gunakan kendala sebagai kesempatan menyelesaikan tugas. Bekerja long hour (dipaksa) tidak akan membuat anda lebih produktif
- Pisah antara berpikir (mencari solusi) dengan mengeksekusi solusi.
- Jika ada meeting/pertemuan, rencanakan di awal hari (pagi), karena kalau siang, bisanya cenderung tidak efektif.
- Terlalu banyak meeting dan ketemu client akan membuat pekerjaan tidak produktif. minimalisir pertemuan dan meeting yang tidak perlu
- Kerjakan 1 hal /topik pekerjaan tiap hari. Berpindah pindah fokus dalam beberapa pekerjaan dalam sehari justru tidak efektif (terutama masalah proyek seperti software dll).
- jangan menunda nunda pekerjaan, kecuali break diantara dua pekerjaan besar
- bagilah pekerjaan yang besar kedalam tugas tugas yang lebih kecil. Sesuatu yangbesar dan sulit akan terasa mudah saat dibagi menjadi lebih kecil.
- Selalu gunakan prioritas. Priortias no 1 selalu jauh lebih penting ketimbang prioritas kedua atau ketiga.
- Buat target setiap hari. Hari ini, apa yang harus diselesaikan.
- Pecah pekerjaan yang panjang dalam format perjam.
- Jika pekerjaan tersebut bisa dikerjakan oleh orang lain. (terutama untuk para manajer /atasan) delegasikan orang lain.
- Selalu pikirkan sekarang dan besok,kemarin sudah tidak perlu dipikir. anda tidak perlu menyesali kenapa kemarin malas malasan
- Buat deadline untuk semua pekerjaan anda. SEMUA !!!
- Selalu buat tanggal akhir untuk pekerjaan yang membutuhkan tekanan tinggi (stresfull).
- Selalu catat apa yang akan anda kerjakan. dan gunakan remainder (pengingat) untuk mengingatkan anda sehingga anda selalu fokus dengan pekerjaan. Jangan mengandalkan ingatan otak.
- Selalu tulis Ide, dan hal hal yang bisa menganggu konsentasi , setiap hal yang mengganggu konsentrasi bisa anda kurangi sedikit demi sedikit.
- Istirahat setelah mengerjakan proyek/pekerjaan yang berat. (terutama untuk proyek/pekerjaan besar)
Semua tips diatas saya dapatkan dari salah satu slide di slideshare tentunya dengan gaya tulisan saya sendiri. jika anda ingin melihat presentasinya lihat sendiri dibawah ini.
Kamis, 13 Juni 2013
5 Cara mengubah ide brilian menjadi nyata
Ide, sebrilian dan sehebat apapun, jika tak pernah dilaksanakan dan dilakukan tentu hanya akan menjadi ide. Untuk itu, yang harus Anda lakukan tak hanya membuat dan menemukan ide, tetapi juga membangun ide agar bisa menjadi nyata.
Tak mudah memang, namun bukan berarti tak bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa cara yang diberikan oleh Leah Busque, pemilik TaskRabbit, untuk mengubah ide Anda menjadi kenyataan, seperti dilansir oleh Inc.com
1. Ungkapkan ide pada orang lain
Mengungkapkan ide tak bertujuan untuk memamerkannya. mengungkap ide Anda pada orang lain bisa jadi salah satu cara untuk mendapatkan bantuan atau dukungan. Bisa jadi ada orang lain yang sejalan dan sependapat dengan Anda. Memang ada risiko jika ide Anda akan dicuri. Namun jika Anda memberitahu lebih banyak orang, maka risiko tersebut lebih kecil dibandingkan dengan jumlah dukungan yang mungkin Anda dapatkan.
2. Kelilingi diri dengan orang yang mendukungKelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bersikap positif dan memberikan dukungan. Jangan bersama orang yang selalu berusaha menjatuhkan Anda. Lebih baik lagi jika Anda bisa menemukan orang yang memiliki minat sama dengan Anda. Ini akan membuat ide yang dibangun semakin mudah.
3. Mulai melangkah
Setiap bangun pagi, ulang kembali target yang ingin Anda capai. Buatlah target yang sangat besar. Kemudian mulailah melangkah. Langkah pertama mungkin seperti langkah bayi, namun tak masalah. Lebih baik mulai melangkah, sedikit demi sedikit, sambil terus fokus pada tujuan akhir Anda.
4. Mulai lempar ke pasar
Kebanyakan orang memiliki tingkat perfeksionisme yang tinggi sehingga membuat mereka selalu ragu untuk melemparkan produk atau kreasi mereka ke pasar. Jangan ragu. Setiap selesai menghasilkan sesuatu, segera lempar ke pasar. Biar khalayak yang menilai kualitas produk Anda. Melalui respon mereka Anda bisa menentukan kekurangan dan kelebihan produk atau karya yang Anda buat. Jika tak segera ditunjukkan pada orang lain, Anda tak akan pernah tahu.
5. Cintai pekerjaan Anda
Memulai suatu usaha memang bukan hal yang mudah. Usaha yang Anda bangun sendiri pada akhirnya akan menjadi bagian dari diri Anda. tak ada hidup atau bekerja, keduanya telah menjadi satu dalam diri Anda. Untuk itu sangat penting untuk mencintai apa yang Anda lakukan untuk pekerjaan tersebut. Pekerjaan yang dilandasi dengan cinta akan membawa Anda lebih jauh dibandingkan dengan pekerjaan yang tak Anda sukai.
Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai menjadikan ide atau cita-cita Anda menjadi nyata. Selamat berjuang dan semoga berhasil!
Tak mudah memang, namun bukan berarti tak bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa cara yang diberikan oleh Leah Busque, pemilik TaskRabbit, untuk mengubah ide Anda menjadi kenyataan, seperti dilansir oleh Inc.com
1. Ungkapkan ide pada orang lain
Mengungkapkan ide tak bertujuan untuk memamerkannya. mengungkap ide Anda pada orang lain bisa jadi salah satu cara untuk mendapatkan bantuan atau dukungan. Bisa jadi ada orang lain yang sejalan dan sependapat dengan Anda. Memang ada risiko jika ide Anda akan dicuri. Namun jika Anda memberitahu lebih banyak orang, maka risiko tersebut lebih kecil dibandingkan dengan jumlah dukungan yang mungkin Anda dapatkan.
2. Kelilingi diri dengan orang yang mendukungKelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bersikap positif dan memberikan dukungan. Jangan bersama orang yang selalu berusaha menjatuhkan Anda. Lebih baik lagi jika Anda bisa menemukan orang yang memiliki minat sama dengan Anda. Ini akan membuat ide yang dibangun semakin mudah.
3. Mulai melangkah
Setiap bangun pagi, ulang kembali target yang ingin Anda capai. Buatlah target yang sangat besar. Kemudian mulailah melangkah. Langkah pertama mungkin seperti langkah bayi, namun tak masalah. Lebih baik mulai melangkah, sedikit demi sedikit, sambil terus fokus pada tujuan akhir Anda.
4. Mulai lempar ke pasar
Kebanyakan orang memiliki tingkat perfeksionisme yang tinggi sehingga membuat mereka selalu ragu untuk melemparkan produk atau kreasi mereka ke pasar. Jangan ragu. Setiap selesai menghasilkan sesuatu, segera lempar ke pasar. Biar khalayak yang menilai kualitas produk Anda. Melalui respon mereka Anda bisa menentukan kekurangan dan kelebihan produk atau karya yang Anda buat. Jika tak segera ditunjukkan pada orang lain, Anda tak akan pernah tahu.
5. Cintai pekerjaan Anda
Memulai suatu usaha memang bukan hal yang mudah. Usaha yang Anda bangun sendiri pada akhirnya akan menjadi bagian dari diri Anda. tak ada hidup atau bekerja, keduanya telah menjadi satu dalam diri Anda. Untuk itu sangat penting untuk mencintai apa yang Anda lakukan untuk pekerjaan tersebut. Pekerjaan yang dilandasi dengan cinta akan membawa Anda lebih jauh dibandingkan dengan pekerjaan yang tak Anda sukai.
Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai menjadikan ide atau cita-cita Anda menjadi nyata. Selamat berjuang dan semoga berhasil!
Rabu, 12 Juni 2013
Kesuksesan bisa diprediksi di usia 7 tahun?
Jika Anda ingin mengetahui apakah buah hati Anda akan menjadi orang dewasa yang sukses, kunjungi mereka saat duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, demikian menurut peneliti.
Lebih tepatnya, peneliti dari University of Edinburgh di Skotlandia membongkar fakta bahwa kemampuan membaca dan matematika anak berusia 7 tahun berkaitan dengan status sosial ekonomi beberapa puluh tahun ke depan.
Penelitian tersebut menggunakan data dari National Child Development Study. Sebanyak 17.000 responden dari Inggris, Skotlandia, dan Wales dilibatkan. Data mereka dianalisis sejak dilahirkan pada tahun 1958 sampai sekarang.
Peneliti lantas menemukan kalau responden yang nilai mata pelajaran membaca dan matematikanya baik cenderung memiliki pekerjaan yang bagus saat dewasa. Ditemukan saat anak berusia 7 tahun dan memiliki nilai terbaik pada kedua mata pelajaran tersebut, pemasukan mereka bertambah menjadi lebih besar ketika memasuki usia 42 tahun.
"Penelitian ini mengindikasikan kalau kemampuan dasar anak, sisi independen dalam kecerdasan, berapa lama bertahan di sekolah, atau kelas sosial seperti apa yang diduduki anak sangat penting dalam proses memprediksi kesuksesan seseorang," papar peneliti Stuart Ritchie dan Timothy Bates, seperti yang dikutip dari Live Science.
Peneliti juga menduga kalau gen berperan dalam penelitian yang mereka lakukan dan menjadikan hasil berbeda-beda pada setiap anak.
Hasil penelitian tersebut kemudian dilaporkan dalam jurnal Psychological Science
Lebih tepatnya, peneliti dari University of Edinburgh di Skotlandia membongkar fakta bahwa kemampuan membaca dan matematika anak berusia 7 tahun berkaitan dengan status sosial ekonomi beberapa puluh tahun ke depan.
Penelitian tersebut menggunakan data dari National Child Development Study. Sebanyak 17.000 responden dari Inggris, Skotlandia, dan Wales dilibatkan. Data mereka dianalisis sejak dilahirkan pada tahun 1958 sampai sekarang.
Peneliti lantas menemukan kalau responden yang nilai mata pelajaran membaca dan matematikanya baik cenderung memiliki pekerjaan yang bagus saat dewasa. Ditemukan saat anak berusia 7 tahun dan memiliki nilai terbaik pada kedua mata pelajaran tersebut, pemasukan mereka bertambah menjadi lebih besar ketika memasuki usia 42 tahun.
"Penelitian ini mengindikasikan kalau kemampuan dasar anak, sisi independen dalam kecerdasan, berapa lama bertahan di sekolah, atau kelas sosial seperti apa yang diduduki anak sangat penting dalam proses memprediksi kesuksesan seseorang," papar peneliti Stuart Ritchie dan Timothy Bates, seperti yang dikutip dari Live Science.
Peneliti juga menduga kalau gen berperan dalam penelitian yang mereka lakukan dan menjadikan hasil berbeda-beda pada setiap anak.
Hasil penelitian tersebut kemudian dilaporkan dalam jurnal Psychological Science
6 Keajaiban berani bermimpi besar
Bermimpi adalah hal yang menyenangkan dan membuat kita bergairah menjalani hidup. Dengan mimpi, hidup Anda akan lebih berwarna dan bersemangat. Namun, apakah Anda berani bermimpi besar? Bermimpi besar adalah langkah pertama menuju kesuksesan. Berikut enam alasan pentingnya mempunyai mimpi yang besar, dikutip magforwomen (15/4)
1. Mempunyai visi
Mimpi membantu untuk memahami dan mengetahui apa yang ingin Anda capai. Ini membantu Anda mencapai pemahaman yang jelas tentang apa sebenarnya yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda. Bermimpi memberikan tujuan yang sebenarnya dalam kehidupan. Anda tahu persis bagaimana cara mencapai impian dan menghadapi hambatan.
2. Menghubungkan ke batin Anda
Pemimpi besar mengetahui tujuan sebenarnya dari hidup mereka. Sebagai hasilnya mereka puas dan bahagia dengan kehidupannya. Bermimpi besar membutuhkan kekuatan yang sangat besar, kepercayaan diri dan motivasi. Jika Anda bermimpi besar Anda akan memiliki hubungan yang kuat dengan batin Anda yang akan memberikan Anda kekuatan dan energi lebi untuk mencapai keberhasilan dengan mencari solusi dari semua rintangan yang datang dengan cara Anda.
3. Membuka jalan baru
Anda dapat menemukan kesempatan dan dunia baru dengan bermimpi besar. Ketika Anda bermimpi besar, Anda berpikir untuk membuatnya menjadi nyata. Anda akan berani untuk melakukan hal-hal yang bisa mempermudah meraih mimpi Anda. Jadi, bermimpi besar otomatis memperkuat kemampuan Anda untuk membuka jalan yang besar.
4. Membujuk Anda keluar dari zona kenyamanan Anda
Mimpi besar adalah langkah awal menuju kesuksesan. Ketika Anda bermimpi besar, Anda berpikir tentang mencapainya juga. Mimpi besar memanifestasikan keyakinan pada diri sendiri. Anda mulai berpikir keluar dari kotak untuk mewujudkan impian Anda dan membuat mereka menjadi kenyataan.
Ketika Anda menyadari rintangan yang datang dalam cara membuat impian Anda menjadi kenyataan, Anda siap untuk melakukan apa saja untuk mencapainya. Mimpi besar memaksa Anda untuk mencapai hal besar dengan meyakinkan Anda untuk keluar dari zona kenyamanan Anda.
5. Meningkatkan harga diri
Bermimpi besar dan membuat upaya untuk mewujudkan hal itu, membuat Anda kuat, terfokus, dan sangat percaya diri. Ketika Anda bekerja untuk mencapai impian dengan perencanaan strategis dan pelaksanaan, akan ada perubahan mendadak dalam tingkat kepercayaan diri Anda.
Misalnya, jika Anda bermimpi memperluas bisnis Anda lima kali lebih dari apa yang ada saat ini, Anda mulai bergerak menuju tujuan yang lebih besar. Pergeseran ke tingkat yang berbeda meningkatkan harga diri Anda ketika Anda menyadari bertransformasi menjadi makhluk yang lebih baik.
6. Makin produktif
Bermimpi besar tidak ada artinya jika Anda hanya diam saja. Mau tidak mau Anda akan terus berusaha dan mengembangkan potensi yang Anda miliki. Karena itu Anda akan makin produktif dan menjadi lebih kreatif dibandingkan orang-orang yang mudah pesimis.
Jangan ragu untuk bermimpi besar. Teruslah bermimpi dan wujudkan impian Anda.
1. Mempunyai visi
Mimpi membantu untuk memahami dan mengetahui apa yang ingin Anda capai. Ini membantu Anda mencapai pemahaman yang jelas tentang apa sebenarnya yang ingin Anda lakukan dengan hidup Anda. Bermimpi memberikan tujuan yang sebenarnya dalam kehidupan. Anda tahu persis bagaimana cara mencapai impian dan menghadapi hambatan.
2. Menghubungkan ke batin Anda
Pemimpi besar mengetahui tujuan sebenarnya dari hidup mereka. Sebagai hasilnya mereka puas dan bahagia dengan kehidupannya. Bermimpi besar membutuhkan kekuatan yang sangat besar, kepercayaan diri dan motivasi. Jika Anda bermimpi besar Anda akan memiliki hubungan yang kuat dengan batin Anda yang akan memberikan Anda kekuatan dan energi lebi untuk mencapai keberhasilan dengan mencari solusi dari semua rintangan yang datang dengan cara Anda.
3. Membuka jalan baru
Anda dapat menemukan kesempatan dan dunia baru dengan bermimpi besar. Ketika Anda bermimpi besar, Anda berpikir untuk membuatnya menjadi nyata. Anda akan berani untuk melakukan hal-hal yang bisa mempermudah meraih mimpi Anda. Jadi, bermimpi besar otomatis memperkuat kemampuan Anda untuk membuka jalan yang besar.
4. Membujuk Anda keluar dari zona kenyamanan Anda
Mimpi besar adalah langkah awal menuju kesuksesan. Ketika Anda bermimpi besar, Anda berpikir tentang mencapainya juga. Mimpi besar memanifestasikan keyakinan pada diri sendiri. Anda mulai berpikir keluar dari kotak untuk mewujudkan impian Anda dan membuat mereka menjadi kenyataan.
Ketika Anda menyadari rintangan yang datang dalam cara membuat impian Anda menjadi kenyataan, Anda siap untuk melakukan apa saja untuk mencapainya. Mimpi besar memaksa Anda untuk mencapai hal besar dengan meyakinkan Anda untuk keluar dari zona kenyamanan Anda.
5. Meningkatkan harga diri
Bermimpi besar dan membuat upaya untuk mewujudkan hal itu, membuat Anda kuat, terfokus, dan sangat percaya diri. Ketika Anda bekerja untuk mencapai impian dengan perencanaan strategis dan pelaksanaan, akan ada perubahan mendadak dalam tingkat kepercayaan diri Anda.
Misalnya, jika Anda bermimpi memperluas bisnis Anda lima kali lebih dari apa yang ada saat ini, Anda mulai bergerak menuju tujuan yang lebih besar. Pergeseran ke tingkat yang berbeda meningkatkan harga diri Anda ketika Anda menyadari bertransformasi menjadi makhluk yang lebih baik.
6. Makin produktif
Bermimpi besar tidak ada artinya jika Anda hanya diam saja. Mau tidak mau Anda akan terus berusaha dan mengembangkan potensi yang Anda miliki. Karena itu Anda akan makin produktif dan menjadi lebih kreatif dibandingkan orang-orang yang mudah pesimis.
Jangan ragu untuk bermimpi besar. Teruslah bermimpi dan wujudkan impian Anda.
Selasa, 11 Juni 2013
Cari Alasan Kuat Untuk Menang
Serena Williams, pernain tenis asal Amerika Serikat, memang patut diacungi jernpol. Mengapa tidak? Pemain yang masuk dengan wild card ranking ke-86 pada saat berkompetisi di Australian Open 2007 ini berhasil menaklukkan unggulan Mama Maria Sharapova di final. Selidik punya selidik, Serena mempunyai motivasi yang kuat dikarenakan ia mendedikasikan turnamen ini untuk mengenang kematian adik tirinya. Adakah Anda merasa kurang bersemangat atau ingin mendorong semangat Anda ke level yang lebih tinggi? Lain halnya dengan cerita CEO Chrysler, Lee Iacocca. Lee memulai kariernya sebagai seorang insinyur yang berbakat. Namun setelah lama berkarier di Ford Motor, Lee mengalami masalah dengan bosnya, Henry Ford II. Idenya untuk membuat mobil berukuran lebih kecil dengan penggerak roda depan ditolak mentah-mentah, bahkan ia dipecat oleh Henry Ford II. Hal inilah yang membuat Lee akhirnya pindah dan bergabung dengan perusahaan mobil yang hampir bangkrut, bernama Chrysler.
Walau dalam keadaan yang serba sulit, Lee tidak mau kalah dan berusaha bangkit, salah satu motivasi terkuatnya adalah ketika ia dipecat oleh Henry Ford II. Setiap kali ia tidak bersemangat dan hampir menyerah dalam pekerjaannya, istrinya selalu mengingatkannya dengan kata-kata, "Apa yang akan dikatakan oleh Ford jika ia melihattnu dalam keadaan yang seperti ini?" Begitu mendengar kalimat itu, Lee langsung bangkit dan berusaha lebih keras lagi. Santa seperti Serena Williams dan Lee Iacocca, dapatkah Anda menemukan orang-orang dalam hidup Anda yang dapat memberikan dorongan ekstra kepada Anda?
Sebagai seorang pembicara dan penulis buku, adakalanya saya kehilangan semangat dalam menjalani pekerjaan saya. Training demi training saya berikan, ada saatnya saya juga merasa letih dan jenuh. Namun, saya selalu membawa foto anak saya dan dialah yang selalu memberikan semangat ekstra setiap kali saya tidak fokus dengan pekerjaan saya. Beberapa orang lain menceritakan kepada saya, mereka mendapat motivasi bahkan dari ejekan atau cemoohan orang lain yang mengatakan bahwa mereka tidak mampu; setiap kali mereka ingin menyerah, semangat mereka terpompa lagi hanya karena ingin membuktikan bahwa apa yang dikatakan orang tersebut tidak benar.
Sylvester Stallone ketika memenangi Piala Oscar untuk film Rocky naik ke podium untuk membacakan penolakan-penolakan atau cemoohan produser film yang mengatakan kepadanya bahwa ia tidak akan berhasil. Mungkin tepat kalimat mutiara yang dikatakan oleh Walter Bagehot, bahwa kenikmatan terbesar dalam hidup ini adalah melakukan apa yang orang lain katakan Anda tidak mampu lakukan. Apa pun pekerjaan Anda saat ini, pikirkaniah bahwa Anda adalah orang yang paling cocok dan kompeten untuk menyelesaikannya. Lihatlah semua permasalahan hari ini, dan curahkan pikiran dan keyakinan Anda bahwa Anda mampu menyelesaikannya dengan baik.
Keyakinan adalah kemampuan untuk melihat hal yang tak terlihat percaya pada hal yang luar biasa. Keyakinan inilah yang mampu membuat Anda mencapai hal-hal yang di luar nalar manusia
Sebagai seorang pembicara dan penulis buku, adakalanya saya kehilangan semangat dalam menjalani pekerjaan saya. Training demi training saya berikan, ada saatnya saya juga merasa letih dan jenuh. Namun, saya selalu membawa foto anak saya dan dialah yang selalu memberikan semangat ekstra setiap kali saya tidak fokus dengan pekerjaan saya. Beberapa orang lain menceritakan kepada saya, mereka mendapat motivasi bahkan dari ejekan atau cemoohan orang lain yang mengatakan bahwa mereka tidak mampu; setiap kali mereka ingin menyerah, semangat mereka terpompa lagi hanya karena ingin membuktikan bahwa apa yang dikatakan orang tersebut tidak benar.
Sylvester Stallone ketika memenangi Piala Oscar untuk film Rocky naik ke podium untuk membacakan penolakan-penolakan atau cemoohan produser film yang mengatakan kepadanya bahwa ia tidak akan berhasil. Mungkin tepat kalimat mutiara yang dikatakan oleh Walter Bagehot, bahwa kenikmatan terbesar dalam hidup ini adalah melakukan apa yang orang lain katakan Anda tidak mampu lakukan. Apa pun pekerjaan Anda saat ini, pikirkaniah bahwa Anda adalah orang yang paling cocok dan kompeten untuk menyelesaikannya. Lihatlah semua permasalahan hari ini, dan curahkan pikiran dan keyakinan Anda bahwa Anda mampu menyelesaikannya dengan baik.
Keyakinan adalah kemampuan untuk melihat hal yang tak terlihat percaya pada hal yang luar biasa. Keyakinan inilah yang mampu membuat Anda mencapai hal-hal yang di luar nalar manusia
Berhenti Membandingkan Diri Anda Dengan Orang Lain
Satu hal yang lama baru dapat saya pahami secara mendalam adalah mengenai nilai kesuksesan yang ingin kita raih. Mengapa? Terlalu sering kita membanding-bandingkan prestasi orang lain dengan prestasi kita sendiri. Stop, tunggu dulu, janganlah menghakimi saya sebagai seseorang yang cepat puas dengan keberhasilan sementara. Saya sangat mendukung suatu pemikiran yang mengatakan bahwa `jika orang lain bisa, saya juga bisa'. Kalimat ini adalah kalimat yang banyak menelurkan pengikut-pengikut baru dalam kesuksesan. Namun, satu hal yang hams diluruskan adalah arti sebenarnya dari kesuksesan yang kita raih. Mengapa kita ingin meraihnya dan apa maknanya bagi kita?
Pelajaran berharga yang dapat dipetik tentang makna kesuksesan yang sesungguhnya adalah dengan melihat "ke dalam"; apa yang menjadi kelebihan dan panggilan kita, dan jika Anda telah menemukannya pakailah itu sebagai pendorong untuk menjadi lebih baik di pekerjaan Anda. Definisi pencapaian sukses masing-masing orang berbeda; ada yang menginginkan penghasilan 5 juta rupiah per bulan, namun bagi orang lain 25 juta rupiah sebulan adalah definisi sukses, bahkan ada yang menetapkan 250 juta rupiah per bulan sebagai kesuksesan. Ada juga yang mendefinisikan kesuksesan dirinya dengan jumlah anak yang berhasil diselamatkannya dari jalanan akibat pengaruh obat bius.
Masalah pun timbul atau hal ini menjadi persoalan ketika mereka yang mendefinisikan sukses dengan menolong anak dari jalanan merasa "kurang sukses" karena mereka tidak menghasilkan uang yang banyak. Demikian juga, mereka yang mendapatkan uang 5 juta rupiah per bulan merasa belum sukses jika tidak mendapat 25 juta rupiah per bulan. Ketidakpuasan pun berlanjut pada mereka yang berpenghasilan 25 juta rupiah per bulan karena merasa belum puas sebelum mencapai 250 juta rupiah per bulan. Dan yang tidak kalah anehnya, yang mendapatkan penghasilan 250 juta rupiah per bulan merasa iri kepada mereka yang meluangkan waktunya menolong anakjalanan. Jika hal ini terjadi, semua orang pada akhirnya tidak akan mendapatkan kepuasan dari apa yang diraihnya.
Kesimpulannya, tentukan apa yang berharga dan menjadi panggilan hati Anda, janganlah mengukur kesuksesan Anda dengan pengukur sukses orang lain. Lakukanlah yang terbaik setiap hari dan kesuksesan akan mengikuti Anda. Inilah kebenaran abadi, bahwa menjadi sukses adalah melakukan (doing) yang terbaik setiap hari, bukan semata-mata menjadi (being) yang terbaik dalam hidup ini. Dengan semangat seperti ini, Anda akan merasakan kenikmatan untuk menjalani tantangan hidup ini dan mampu memikul kegagalan, bahkan yang terburuk sekalipun. Sukses adalah milik Anda sendiri. "Success is my Right!"
Tujuan hidup kita bukanlah lebih hebat dari pada orang lain, melainkan menjadi seorang yang lebih unggul dibandingkan dirt kita, yaitu memecahkan rekor kita, melampaui prestasi kemarin dengan hasil hari ini
Pelajaran berharga yang dapat dipetik tentang makna kesuksesan yang sesungguhnya adalah dengan melihat "ke dalam"; apa yang menjadi kelebihan dan panggilan kita, dan jika Anda telah menemukannya pakailah itu sebagai pendorong untuk menjadi lebih baik di pekerjaan Anda. Definisi pencapaian sukses masing-masing orang berbeda; ada yang menginginkan penghasilan 5 juta rupiah per bulan, namun bagi orang lain 25 juta rupiah sebulan adalah definisi sukses, bahkan ada yang menetapkan 250 juta rupiah per bulan sebagai kesuksesan. Ada juga yang mendefinisikan kesuksesan dirinya dengan jumlah anak yang berhasil diselamatkannya dari jalanan akibat pengaruh obat bius.
Masalah pun timbul atau hal ini menjadi persoalan ketika mereka yang mendefinisikan sukses dengan menolong anak dari jalanan merasa "kurang sukses" karena mereka tidak menghasilkan uang yang banyak. Demikian juga, mereka yang mendapatkan uang 5 juta rupiah per bulan merasa belum sukses jika tidak mendapat 25 juta rupiah per bulan. Ketidakpuasan pun berlanjut pada mereka yang berpenghasilan 25 juta rupiah per bulan karena merasa belum puas sebelum mencapai 250 juta rupiah per bulan. Dan yang tidak kalah anehnya, yang mendapatkan penghasilan 250 juta rupiah per bulan merasa iri kepada mereka yang meluangkan waktunya menolong anakjalanan. Jika hal ini terjadi, semua orang pada akhirnya tidak akan mendapatkan kepuasan dari apa yang diraihnya.
Kesimpulannya, tentukan apa yang berharga dan menjadi panggilan hati Anda, janganlah mengukur kesuksesan Anda dengan pengukur sukses orang lain. Lakukanlah yang terbaik setiap hari dan kesuksesan akan mengikuti Anda. Inilah kebenaran abadi, bahwa menjadi sukses adalah melakukan (doing) yang terbaik setiap hari, bukan semata-mata menjadi (being) yang terbaik dalam hidup ini. Dengan semangat seperti ini, Anda akan merasakan kenikmatan untuk menjalani tantangan hidup ini dan mampu memikul kegagalan, bahkan yang terburuk sekalipun. Sukses adalah milik Anda sendiri. "Success is my Right!"
Tujuan hidup kita bukanlah lebih hebat dari pada orang lain, melainkan menjadi seorang yang lebih unggul dibandingkan dirt kita, yaitu memecahkan rekor kita, melampaui prestasi kemarin dengan hasil hari ini
Kekuatan Dari Pikiran Positif
Anda mungkin tidak mendapatkan semua yang Anda inginkan, namun Anda akan selalu mendapatkan apa yang menjadi harapan atau ekspektasi Anda. Cobalah untuk berpikir hal-hal yang berhubungan dengan kegagalan, Anda pasti akan merasa cepat putus asa. Keyakinan adalah kekuatan luar biasa yang membedakan antara para juara dan pecundang. Henry Ford mengatakannya dengan tepat, "Apakah Anda berpikir bahwa Anda mampu atau tidak mampu Anda benar adanya." Keyakinan kita bagaikan sebuah komputer yang tidak pernah mempertanyakan input yang diberikan padanya.
Keyakinan kita akan menerimanya sebagai sebuah kebenaran. Jika Anda ingin mengetahui apakah selama ini pikiran dominan Anda dipenuhi oleh hal negatif ataupun positif, lihatlah basil yang Anda rasakan saat ini. Jika hidup Anda tergolong berhasil, selamat, Anda telah menggunakan pikiran dominan Anda secara positif. Namun, jika hidup Anda penuh dengan ketidak puasan dan hasil yang biasa-biasa saja, berhati-hatilah karena pikiran dominan Anda pastilah negatif.
Ada sebuah cerita yang pernah saya dengar mengenai seorang agen asuransi baru yang memulai kariernya dengan semangat yang tinggi. Ia berusaha mencari prospek-prospek terbaik untuk menawarkan asuransi perusahaannya. Kebetulan, ayahnya memiliki seorang sahabat yang sangat sukses dalam bisnisnya. Si anak muda pun menghubungi sahabat ayahnya itu dan meminta sepuluh prospek terbaik yang dimilikinya. Walau sibuk, pebisnis itu memberikan sepuluh nama kepada anak muda tersebut. Dengan semangat selama satu minggu sang pemuda menelepon dan memberikan presentasi kepada rekan orang kaya itu. Dua minggu kemudian si anak muda kembali mampir ke kantor pebisnis itu untuk memberikan laporan dan kembali meminta prospek baru.
Ada sebuah cerita yang pernah saya dengar mengenai seorang agen asuransi baru yang memulai kariernya dengan semangat yang tinggi. Ia berusaha mencari prospek-prospek terbaik untuk menawarkan asuransi perusahaannya. Kebetulan, ayahnya memiliki seorang sahabat yang sangat sukses dalam bisnisnya. Si anak muda pun menghubungi sahabat ayahnya itu dan meminta sepuluh prospek terbaik yang dimilikinya. Walau sibuk, pebisnis itu memberikan sepuluh nama kepada anak muda tersebut. Dengan semangat selama satu minggu sang pemuda menelepon dan memberikan presentasi kepada rekan orang kaya itu. Dua minggu kemudian si anak muda kembali mampir ke kantor pebisnis itu untuk memberikan laporan dan kembali meminta prospek baru.
Anak muda itu dengan semangat menceritakan bahwa tujuh dari sepuluh prospek yang diberikan telah membeli asuransi darinya sedangkan tiga lainnya masih dalam negosiasi. Setelah menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pebisnis itu, sang anak muda kembali meminta referensi akan prospek yang baru. Dengan tersenyum sang pebisnis meminta maaf karena ia sangat sibuk kali ini dan meminta anak muda itu langsung saja mencari dari buku telepon (yellow pages). Alangkah kagetnya anak muda itu ketika mengetahui bahwa sepuluh prospek yang dipikirnya adalah kawan baik si pebisnis ternyata diambil secara acak dan buku telepon. Ekspektasi positif atas prospek klien membuat anak muda itu dengan pikiran positif dan tindakan positif menghadapi para prospek. Hari itu si pebisnis mengajarkan pelajaran penting kepada anak muda itu untuk selalu menaruh ekspektasi positif di dalam pekerjaannya. Bagaimana dengan Anda, apa keyakinan Anda mengenai kondisi bisnis Anda dan apa ekspektasi Anda terhadap kesuksesan Anda?
Kita semua dilahirkan untuk menang. Namun, untuk menjadi seorang pemenang, kita harus berencana untuk menang. Kita hams mempersiapkan diri untuk menang kemudian kita harus berlatih untuk menang dan setelah itu baru kita berharap untuk menang
Kita semua dilahirkan untuk menang. Namun, untuk menjadi seorang pemenang, kita harus berencana untuk menang. Kita hams mempersiapkan diri untuk menang kemudian kita harus berlatih untuk menang dan setelah itu baru kita berharap untuk menang
Kenapa Ini Terjadi Pada Saya
Jauh sebelum terpilihnya pahlawan kontemporer dunia seperti Barack Obama yang menjadi presiden Amerika Serikat yang ke-44 dan juga pemimpin besar dunia yang sangat dikagumi, hiduplah seorang yang bernama Arthur Ashe, pemain legendaris tenis Amerika Serikat.
Kehadirannya pada akhir tahun 60-an sempat menyita perhatian dunia khususnya di cabang olahraga tenis. Ia adalah seorang kulit hitam pertama yang mampu meraih juara di turnamen bergengsi sekelas Grand Slam. Satu hal yang menarik dari pria yang berkulit hitam ini adalah ia menolak untuk dikenang atas pencapaiannya di dunia tenis. Baginya seorang Arthur keberhasilannya tidak diukur dari pencapaian dan posisi pekerjaannya. Ia merasa lebih bernilai jika diukur dari kontribusinya bagi dunia ini.
Lahir path tahun 1943 di Richmond Virginia, Arthur kecil harus berhadapan dengan realitas pahit saat itu, di mana ada perbedaan antara penduduk berkulit putih dan berkulit hitam. Namun stereotype yang telah dihidupkan lebih dari ratusan tahun tersebut, tidak menyurutkan semangatnya untuk membuktikan bahwa bukanlah warna kulit yang membedakan para juara. Ia menjadi lilin yang terang untuk mewakilkan suara kecil sebuah warga minoritas di negeri Paman Sam.
Kegigihannya sudah terlihat ketika ia berhasil meraih beasiswa yang jarang diberikan kepada warga berkulit hitam di cabang olahraga tenis yang selalu didominasi oleh warga berkulit putih. Ashe berhasil menerima beasiswa dari universitas favorit, UCLA pada tahun 1963. Ashe tidak menyia-nyiakan beasiswa itu dengan memberikan kemenangan beregu bagi tim UCLA untuk meraih piala NCAA (kompetisi antara universitas di seluruh Amerika Serikat).
Pada tahun 1968, Arthur menghadapi perlakuan diskriminasi ketika hendak bertanding di kejuaraan Tenis Afrika Selatan. Rezim Apartheid yang berkuasa saat itu melarang Arthur karena warna kulitnya dengan tidak memberikannya visa untuk bertanding. Arthur Ashe memanfaatkan momentum ini dengan menyatakan protesnya agar dunia Tenis memboikot Afrika Selatan. Ia merasa sesuatu mesti berubah, bahwa manusia tidak diukur dari warna kulitnya. Momen ini dipakainya dengan sungguh-sungguh karena ia ingin membawa angin perubahan mengubah mata dunia untuk menghargat kelompoknya. Arthur memutuskan berkecimpung menjadi petenis profesional pada tahun 1969, dan mulai dari sana ia bergerak maju mengukir prestasi-prestasi yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh ka-umnya. Dalam kurun waktu enam tahun berikutnya, ia mampu memenangi bukan hanya US Open, Australian Open, bahkan meraih piala bergengsi di Wimbledon Inggris dengan menyingkirkan lawan yang jauh lebih diunggulkan, yaitu Jimmy Connors.
Arthur masih bermain beberapa tahun kemudian dan seteiah operasi jantung pada tahun 1979, ia akhirnya mengakhiri kariernya pada 1980. Arthur harus berjuang dengan tantangan barunya, yaitu. penyakitnya. Ia melakukan operasi bypass jantung pada 1983 dan mengalami hal yang sangat di luar dugaan, akibat kurang sterilnya jarum suntik, ia terkena penyakit AIDS yang saat itu sangat baru bagi dunia kedokteran. Kemenangan-kemenangan yang diraihnya digantikan dengan perjuangan-perjuangan berat untuk menyelamatkan nyawanya, dan inilah titik yang memperlihatkan karakter seorang champion di dalam dirinya. Ia tidak menjadi lemah, ia bahkan menunjukkan sikap terus berjuang; ia tidak menjadi negatif dan menjauhi Tuhan tetapi menggunakan kesempatan ini untuk memberi kekuatan kepada mereka yang membutuhkan.
Satu hal yang menarik terjadi ketika ia membaca surat-surat yang dikirimkan oleh para fansnya dari seluruh dunia. Sebuah surat yang berisi keprihatinan digunakan Arthur untuk menunjukkan kualitas juara di dalam dirinya. Surat itu berisi sebuah pertanyaan bagi Ashe, surat itu berbunyi, "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani hidup dengan penyakit yang buruk ini?" Arthur Ashe menjawab, "Di dunia saat ini ada 50 juta anak yang mulai bermain tenis, 5 juta mendapat kesempatan belajar tenis, 500.000 berhasil mengecap pelatihan secara profesional, 50.000 orang dipilih untuk bertanding dalam pertandingan lokal, hanya 5.000 yang mampu masuk dalam kejuaraan berskala Grand Slam, 50 orang terbaik terpilih untuk bertanding di Wimbledon, 4 pemain terbaik dipilih untuk bertanding di semifinal, 2 orang akhirnya bertemu di final dan SAYA MEMENANGKAN KEJUARAAN ITU! Ketika saya mengangkat piala itu, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yang menang?" dan sekarang ketika saya harus berhadapan dengan penyakit ini, saya pun tidak akan bertanya kepada Tuhan, "Mengapa SAYA yang dipilih-NYA?" Ketika kita tidak pernah menanyakan mengapa hal-hal yang terbaik terjadi di dalam hidup kita, seharusnya kita pun jangan mengeluh ketika hal-hal yang buruk terjadi di dalam hidup kita.
Ketika seorang Artur Ashe melangkah meninggalkan dunia, ia mewarisi legacy, begitu banyak hal yang membuat mereka yang ditinggalkannya mendapat kekuatan untuk melanjutkan hidup ini sebagai juara.
Jika Anda mendapatkan kesempatan hidup untuk kedua kalinya, Anda harus menuntaskan apa yang ingin Anda capai
Kehadirannya pada akhir tahun 60-an sempat menyita perhatian dunia khususnya di cabang olahraga tenis. Ia adalah seorang kulit hitam pertama yang mampu meraih juara di turnamen bergengsi sekelas Grand Slam. Satu hal yang menarik dari pria yang berkulit hitam ini adalah ia menolak untuk dikenang atas pencapaiannya di dunia tenis. Baginya seorang Arthur keberhasilannya tidak diukur dari pencapaian dan posisi pekerjaannya. Ia merasa lebih bernilai jika diukur dari kontribusinya bagi dunia ini.
Lahir path tahun 1943 di Richmond Virginia, Arthur kecil harus berhadapan dengan realitas pahit saat itu, di mana ada perbedaan antara penduduk berkulit putih dan berkulit hitam. Namun stereotype yang telah dihidupkan lebih dari ratusan tahun tersebut, tidak menyurutkan semangatnya untuk membuktikan bahwa bukanlah warna kulit yang membedakan para juara. Ia menjadi lilin yang terang untuk mewakilkan suara kecil sebuah warga minoritas di negeri Paman Sam.
Kegigihannya sudah terlihat ketika ia berhasil meraih beasiswa yang jarang diberikan kepada warga berkulit hitam di cabang olahraga tenis yang selalu didominasi oleh warga berkulit putih. Ashe berhasil menerima beasiswa dari universitas favorit, UCLA pada tahun 1963. Ashe tidak menyia-nyiakan beasiswa itu dengan memberikan kemenangan beregu bagi tim UCLA untuk meraih piala NCAA (kompetisi antara universitas di seluruh Amerika Serikat).
Pada tahun 1968, Arthur menghadapi perlakuan diskriminasi ketika hendak bertanding di kejuaraan Tenis Afrika Selatan. Rezim Apartheid yang berkuasa saat itu melarang Arthur karena warna kulitnya dengan tidak memberikannya visa untuk bertanding. Arthur Ashe memanfaatkan momentum ini dengan menyatakan protesnya agar dunia Tenis memboikot Afrika Selatan. Ia merasa sesuatu mesti berubah, bahwa manusia tidak diukur dari warna kulitnya. Momen ini dipakainya dengan sungguh-sungguh karena ia ingin membawa angin perubahan mengubah mata dunia untuk menghargat kelompoknya. Arthur memutuskan berkecimpung menjadi petenis profesional pada tahun 1969, dan mulai dari sana ia bergerak maju mengukir prestasi-prestasi yang tidak terbayangkan sebelumnya oleh ka-umnya. Dalam kurun waktu enam tahun berikutnya, ia mampu memenangi bukan hanya US Open, Australian Open, bahkan meraih piala bergengsi di Wimbledon Inggris dengan menyingkirkan lawan yang jauh lebih diunggulkan, yaitu Jimmy Connors.
Arthur masih bermain beberapa tahun kemudian dan seteiah operasi jantung pada tahun 1979, ia akhirnya mengakhiri kariernya pada 1980. Arthur harus berjuang dengan tantangan barunya, yaitu. penyakitnya. Ia melakukan operasi bypass jantung pada 1983 dan mengalami hal yang sangat di luar dugaan, akibat kurang sterilnya jarum suntik, ia terkena penyakit AIDS yang saat itu sangat baru bagi dunia kedokteran. Kemenangan-kemenangan yang diraihnya digantikan dengan perjuangan-perjuangan berat untuk menyelamatkan nyawanya, dan inilah titik yang memperlihatkan karakter seorang champion di dalam dirinya. Ia tidak menjadi lemah, ia bahkan menunjukkan sikap terus berjuang; ia tidak menjadi negatif dan menjauhi Tuhan tetapi menggunakan kesempatan ini untuk memberi kekuatan kepada mereka yang membutuhkan.
Satu hal yang menarik terjadi ketika ia membaca surat-surat yang dikirimkan oleh para fansnya dari seluruh dunia. Sebuah surat yang berisi keprihatinan digunakan Arthur untuk menunjukkan kualitas juara di dalam dirinya. Surat itu berisi sebuah pertanyaan bagi Ashe, surat itu berbunyi, "Mengapa Tuhan memilih Anda untuk menjalani hidup dengan penyakit yang buruk ini?" Arthur Ashe menjawab, "Di dunia saat ini ada 50 juta anak yang mulai bermain tenis, 5 juta mendapat kesempatan belajar tenis, 500.000 berhasil mengecap pelatihan secara profesional, 50.000 orang dipilih untuk bertanding dalam pertandingan lokal, hanya 5.000 yang mampu masuk dalam kejuaraan berskala Grand Slam, 50 orang terbaik terpilih untuk bertanding di Wimbledon, 4 pemain terbaik dipilih untuk bertanding di semifinal, 2 orang akhirnya bertemu di final dan SAYA MEMENANGKAN KEJUARAAN ITU! Ketika saya mengangkat piala itu, saya tidak pernah bertanya kepada Tuhan, "Mengapa saya yang menang?" dan sekarang ketika saya harus berhadapan dengan penyakit ini, saya pun tidak akan bertanya kepada Tuhan, "Mengapa SAYA yang dipilih-NYA?" Ketika kita tidak pernah menanyakan mengapa hal-hal yang terbaik terjadi di dalam hidup kita, seharusnya kita pun jangan mengeluh ketika hal-hal yang buruk terjadi di dalam hidup kita.
Psikolog terkenal, Karl Young (1875-1961) pemah berkata, "Every coin has two sides, happiness and sadness are equally responsible for making the real life, if we feel happiness always, then there is no meaning of word happiness." (Bahwa setiap koin memiliki dua nisi, kebahagiaan dan kesedihan adalah dua hal yang bertanggung jawab menciptakan suatu anti kehidupan, jika kita selalu menikmati akan kebahagiaan, tidaklah berarti sama sekali kata bahagia itu.) Seseorang mengerti kebahagiaan ketika pemah berhadapan dengan kesedihan, seseorang mengerti arti tertawa ketika ia pernah menangis, seseorang mengerti arti sebuah kemenangan ketika ia pernah merasakan getirnya kekalahan. Faktor inilah yang membedakan antara seorang juara dan amatir dalam hidup ini. Para juara mampu mempergunakan kesedihan mereka sambil menatap pada kebahagiaan yang pasti datang. Mereka mampu menelan pahit kekalahan karena kemenangan berada di depan mata.
Ketika seorang Artur Ashe melangkah meninggalkan dunia, ia mewarisi legacy, begitu banyak hal yang membuat mereka yang ditinggalkannya mendapat kekuatan untuk melanjutkan hidup ini sebagai juara.
Jika Anda mendapatkan kesempatan hidup untuk kedua kalinya, Anda harus menuntaskan apa yang ingin Anda capai
Pilihan Ada di Tangan Anda
Seorang guru bijak tinggal di atas puncak gunung es yang tinggi. Pada suatu hari, ada seorang pemuda yang merasa dirinya pandai, ingin menguji kemampuan sang guru bijak tersebut. Ia membawa seekor burung kecil yang ia genggam di tangannya. Ia ingin memberikan pertanyaan yang menjebak bagi sang guru dengan bertanya apakah sang guru mengetahui bahwa burung di genggamannya hidup atau mati. Apa pun jawaban sang guru, semua tetap akan menuju pada kesalahan. Jika sang guru menebak mati, si anak muda akan melepaskan burung itu. Namun, jika ia menebak hidup, anak muda itu akan meremas burung itu sampai mati. Akhirnya, si pemuda bertemu dengan guru bijak itu dan melontarkan pertanyaan yang telah ia rancang jauh-jauh hari. Si pemuda itu berkata, "Wahai guru yang bijak, menurut Anda apakah burung yang saya pegang di Langan saya berada dalam keadaan mati atau hidup?" Sang guru bijak tertegun mendengar pertanyaan itu, sambil berpikir beberapa saat akhirnya ia membuka mulut dan berkata, "Mati hidupnya nyawa burung itu bergantung pada tangan Anda."
Tepat sekali jawaban guru bijak ini, bahwa kegagalan dan kesuksesan seseorang bergantung pada mereka yang ingin melihat kenyataan terjadi dalam hidup ini. Banyak orang yang tidak sadar dan berpikir bahwa baik kesuksesan maupun kegagalan dalam hidupnya bergantung pada orang lain ataupun keadaan. Sama seperti anak muda tadi, kitalah yang 100% bertanggung jawab baik atas kegagalan maupun keberhasilan kita. Tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menghalangi kesuksesan kita, dan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menyebabkan kegagalan terbesar dalam hidup ini. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan kita. "The sky is not the limit, You are the LIMIT!"
Pikiran seseorang dapat membuat neraka menjadi surga atau surga menjadi neraka
Tepat sekali jawaban guru bijak ini, bahwa kegagalan dan kesuksesan seseorang bergantung pada mereka yang ingin melihat kenyataan terjadi dalam hidup ini. Banyak orang yang tidak sadar dan berpikir bahwa baik kesuksesan maupun kegagalan dalam hidupnya bergantung pada orang lain ataupun keadaan. Sama seperti anak muda tadi, kitalah yang 100% bertanggung jawab baik atas kegagalan maupun keberhasilan kita. Tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menghalangi kesuksesan kita, dan tidak ada seorang pun yang lebih besar daripada diri kita yang mampu menyebabkan kegagalan terbesar dalam hidup ini. Kita sendirilah yang bertanggung jawab atas kesuksesan maupun kegagalan kita. "The sky is not the limit, You are the LIMIT!"
Pikiran seseorang dapat membuat neraka menjadi surga atau surga menjadi neraka
Keluar dari Zona Nyaman
Saya pernah mendengar sebuah ungkapan sederbana yang menyadarkan diri saya. Ungkapan itu berbunyi, "Jika Anda ingin menjadi seorang yang sukses, Anda harus rela merasa tidak nyaman. " Bukankah hal ini sering bertolak belakang dengan apa yang dicari manusia selama ini. Sebagian besar manusia berusaha menghindari perasaan tidak nyaman, namun sayangnya di situlah kesuksesan sering kali terletak. Dalam usaha kita meraih tujuan yang ingin kita capai, mau tidak mau kita harus menghadapi perasaan tidak nyaman. Contoh, memulai bisnis baru, belajar hal-hal yang baru, atau berbicara di depan umum.
Ternyata, apa yang mungkin ditakuti seseorang tidak begitu dihiraukan oleh orang lain. Rasa takut dan khawatir mulai muncul ketika kita melangkah keluar dari zona nyaman kita. Hal-hal yang ada di dalam lingkaran zona nyaman adalah hal yang sering kita hadapi dan kita merasa aman dan nyaman dalam melakukannya. Pertanyaan penting yang harus Anda jawab adalah apa yang selama ini membuat Anda khawatir dan takut untuk mengambil tindakan yang menurut Anda sebenamya adalah langkah maju menuju kesuksesan Anda. Apakah mencari prospek klien yang baru (khususnya bagi mereka para salesman)? Apakah keinginan untuk pindah pekerjaan? Apakah ketakutan untuk mempelajari hal-hal baru yang dapat meningkatkan kemampuan Anda di pekerjaan? Anda perlu menjawab dengan jujur ketakutan apa yang selama ini menghambat laju Anda untuk mencapai tingkat sukses yang lebih tinggi. Jika tidak, sulit bagi Anda untuk bertumbuh dan berkembang.
Lari dari ketakutan yang sebenarnya dapat membuat Anda lebih sukses adalah strategi yang salah. Tentu Anda merasakan suatu perasaan lega ketika Anda lari dari ketakutan itu. Namun, perasaan lega itu hanya berlangsung sesaat, karena ada harga yang harus Anda bayar, yaitu rasa percaya diri Anda akan merosot. Anda juga akan merasa tak berdaya dan frustasi, bahkanAnda telah melakukan sabotase terhadap usaha pencapaian sukses Anda. Bertanyalah kepada din sendiri, apakah sepadan harga yang Anda bayar ketika Anda lari dari ketakutan Anda? Hadapilah ketakutan Anda, karena itulah saat ketika Anda akan maju dan menapaki langkah-langkah kesuksesan Anda. Ingatlah bahwa mereka yang sukses juga memiliki ketakutan mereka sendiri, namun mereka berani menghadapi. Walaupun ketakutan menyelimuti mereka tetap terus maju, karena mereka sadar di situlah tempat yang harus dituju untuk meraih kesuksesan yang lebih besar lagi.
Lakukanlah apa yang Anda takutkan dan ketakutan itu akan hilang dengan pasti
Ternyata, apa yang mungkin ditakuti seseorang tidak begitu dihiraukan oleh orang lain. Rasa takut dan khawatir mulai muncul ketika kita melangkah keluar dari zona nyaman kita. Hal-hal yang ada di dalam lingkaran zona nyaman adalah hal yang sering kita hadapi dan kita merasa aman dan nyaman dalam melakukannya. Pertanyaan penting yang harus Anda jawab adalah apa yang selama ini membuat Anda khawatir dan takut untuk mengambil tindakan yang menurut Anda sebenamya adalah langkah maju menuju kesuksesan Anda. Apakah mencari prospek klien yang baru (khususnya bagi mereka para salesman)? Apakah keinginan untuk pindah pekerjaan? Apakah ketakutan untuk mempelajari hal-hal baru yang dapat meningkatkan kemampuan Anda di pekerjaan? Anda perlu menjawab dengan jujur ketakutan apa yang selama ini menghambat laju Anda untuk mencapai tingkat sukses yang lebih tinggi. Jika tidak, sulit bagi Anda untuk bertumbuh dan berkembang.
Lari dari ketakutan yang sebenarnya dapat membuat Anda lebih sukses adalah strategi yang salah. Tentu Anda merasakan suatu perasaan lega ketika Anda lari dari ketakutan itu. Namun, perasaan lega itu hanya berlangsung sesaat, karena ada harga yang harus Anda bayar, yaitu rasa percaya diri Anda akan merosot. Anda juga akan merasa tak berdaya dan frustasi, bahkanAnda telah melakukan sabotase terhadap usaha pencapaian sukses Anda. Bertanyalah kepada din sendiri, apakah sepadan harga yang Anda bayar ketika Anda lari dari ketakutan Anda? Hadapilah ketakutan Anda, karena itulah saat ketika Anda akan maju dan menapaki langkah-langkah kesuksesan Anda. Ingatlah bahwa mereka yang sukses juga memiliki ketakutan mereka sendiri, namun mereka berani menghadapi. Walaupun ketakutan menyelimuti mereka tetap terus maju, karena mereka sadar di situlah tempat yang harus dituju untuk meraih kesuksesan yang lebih besar lagi.
Lakukanlah apa yang Anda takutkan dan ketakutan itu akan hilang dengan pasti
Jadilah Semua Yang Anda Bisa
Apa pun pekerjaan Anda saat ini, ingatlah untuk selalu menghargai pekerjaan yang Anda miliki saat ini. Jadilah seperti pepatah dari Martin Luther King, Jr., Vika seseorang ditakdirkan untuk menjadi seorang penyapu jalan, hendaknya ia menyapu jalan seperti bagaimana Michelangelo melukis, atau seperti Beethoven menyusun karya musiknya atau seperti Shakespeare mencipta puisi. Ia hendaknya menyapu jalan dengan sedemikian baik dan bersih sehingga seluruh isi langit dan bumi ini berhenti sejenak untuk mengatakan bahwa seorang penyapu jalan telah menjalankan tugasnya dengan sangat baik.
Seorang bijak berjalan di sepanjang pantai Florida pada pagi hari yang cerah. Ia bertemu dengan seorang pengemis yang mengumpulkan kaleng dan botol kosong yang berserakan di pantai. Ketika si bijak itu bertanya kepada pengemis itu mengenai apa yang dikerjakannya, dengan muka masam ia menjawab, "Saya mengumpulkan kaleng kosong ini untuk ditukarkan dengan uang seharga lima sen. " Si bijak berjalan Dengan memiliki sikap yang seperti ini, Anda dapat menjadi Michel angelo dalam pekerjaan Anda. Rahasia kesuksesan yang sempurna adalah jika seseorang mampu melakukan apa yang ia sukai, namun tidak kalah pentingnya mereka yang sukses adalah mereka yang menyukai apa yang ia lakukan. Tepat apa yang diceritakan Pablo Picasso mengenai wejangan ibunya yang mengatakan, Vika Anda ingin menjadi tentara, Anda harus menjadi seorang jenderal,. jika Anda ingin menjadi pendeta, jadilah seorang Paus." Nasihat ini diterima oleh Picasso muda dengan baik. Cita-citanya adalah menjadi seorang pelukis, jadilah ia seorang Picasso, pelukis yang tak terlupakan sepanjang masa. Be Your Best and Be the Best!
Para nelayan menyadari bahwa laut adalah tempat yang berbahaya dan angin ribut menakutkan namun mereka tidak pernah memakai alasan ini untuk tetap berada di darat
Seorang bijak berjalan di sepanjang pantai Florida pada pagi hari yang cerah. Ia bertemu dengan seorang pengemis yang mengumpulkan kaleng dan botol kosong yang berserakan di pantai. Ketika si bijak itu bertanya kepada pengemis itu mengenai apa yang dikerjakannya, dengan muka masam ia menjawab, "Saya mengumpulkan kaleng kosong ini untuk ditukarkan dengan uang seharga lima sen. " Si bijak berjalan Dengan memiliki sikap yang seperti ini, Anda dapat menjadi Michel angelo dalam pekerjaan Anda. Rahasia kesuksesan yang sempurna adalah jika seseorang mampu melakukan apa yang ia sukai, namun tidak kalah pentingnya mereka yang sukses adalah mereka yang menyukai apa yang ia lakukan. Tepat apa yang diceritakan Pablo Picasso mengenai wejangan ibunya yang mengatakan, Vika Anda ingin menjadi tentara, Anda harus menjadi seorang jenderal,. jika Anda ingin menjadi pendeta, jadilah seorang Paus." Nasihat ini diterima oleh Picasso muda dengan baik. Cita-citanya adalah menjadi seorang pelukis, jadilah ia seorang Picasso, pelukis yang tak terlupakan sepanjang masa. Be Your Best and Be the Best!
Para nelayan menyadari bahwa laut adalah tempat yang berbahaya dan angin ribut menakutkan namun mereka tidak pernah memakai alasan ini untuk tetap berada di darat
Bayar Harga Untuk Sukses
Bertanyalah kepada beberapa orang yang Anda temui hari ini, apakah mereka ingin meraih kesuksesan yang besar dalam hidupnya dan saya yakinkan Anda bahwa semua dari mereka akan bersemangat dan ingin meraih kesuksesan. Namun, tanyakanlah kepada mereka, berapa harga yang telah mereka bayar selama ini untuk meraih kesuksesan yang diidam-idamkan? Saya yakin mereka akan sulit menj awabnya. Banyak orang yang larut dalam mimpinya untuk rnenggapai kesuksesan namun hanya segelintir yang rela bangun dari mimpi yang mengasyikkan itu dan bekerja keras membayar harga untuk meraihnya.
Gary Player adalah seorang pemain golf terkenal dunia, pada suatu hari ia didatangi oleh seorang pegolf muda yang sangat mengaguminya. Mendapat kesempatan yang langka itu, sang pegolf muda dengat antusias berkata kepada Gary, "Saya sangat berharap bisa bermain golf sebagus Anda dan saya akan melakukan apa saja untuk memiliki kemampuan seperti Anda." Gary tersenyum dan memberikan nasihatnya, "Nak, Saya yakin Anda tidak berharap ingin menjadi seperti saya jika Anda tahu bagaimana saya dapat menjadi seperti saat ini. Untuk menjadi seperti saya sekarang, Anda harus berada di lapangan mulai pukul enam pagi tujuh hari dalam satu minggu.
Gary Player adalah seorang pemain golf terkenal dunia, pada suatu hari ia didatangi oleh seorang pegolf muda yang sangat mengaguminya. Mendapat kesempatan yang langka itu, sang pegolf muda dengat antusias berkata kepada Gary, "Saya sangat berharap bisa bermain golf sebagus Anda dan saya akan melakukan apa saja untuk memiliki kemampuan seperti Anda." Gary tersenyum dan memberikan nasihatnya, "Nak, Saya yakin Anda tidak berharap ingin menjadi seperti saya jika Anda tahu bagaimana saya dapat menjadi seperti saat ini. Untuk menjadi seperti saya sekarang, Anda harus berada di lapangan mulai pukul enam pagi tujuh hari dalam satu minggu.
Anda juga harus berlatih memukul setiap harinya 1.000 bola golf sampai tangan Anda kesakitan dan berdarah baru Anda boleh beristirahat membersihkan dan membalut luka-luka Anda. Setelah itu Anda harus kembali lagi ke lapangan untuk memukul 1.000 bola golf lagi. Inilah aktivitas yang harus Anda lakukan untuk menjadi seorang Gary Player" Setelah mendengar cerita dari Mr. Player, anak muda itu membisu dan pergi tanpa pamit. Kebiasaan yang kita lakukan secara terus-menerus akan membentuk seorang juara di dalam diri kita.
Nadia Comaneci, pesenam Rumania yang memukau dunia pada Olimpiade 1976, menceritakan rahasia keberhasilannya. Nadia berkata, "Soya berlatih secara terus-menerus sebuah gerakan yang sangat sulit dan karena latihan inilah gerakan tersulit pun tidak terasa sulit bagi soya. Gerakan itu tetap merupakan gerakan sulit dan berbahaya bagi pesaing saya, tapi tidak lagi bagi saya. Kerja keras inernbuatnya terlihat mudah. Itulah rahasia saya menjadi juara yang tak terkalahkan. " Kebanyakan orang cenderung mengagumi mereka yang sukses dan berharap bisa menjadi seperti mereka. Namun sayangnya, mereka tidak mau menerima kenyataan tentang tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh para juara.
Mungkin Anda hanya berangan-angan untuk menjadi seperti mereka yang sukses jika hal itu mudah untuk dilakukan. Pemahkah Anda mendengar pepatah tua yang mengatakan bahwa di dalam dunia ini, apa pun yang Anda inginkan, ada suatu harga yang hams dibayar. Jika seseorang ingin mempunyai bentuk tubuh dan berat ideal, harganya adalah mengurangi kalori asupan makanannya dan menambah porsi olahraganya. Bagaimana dengan mereka yang ingin sukses?
Nadia Comaneci, pesenam Rumania yang memukau dunia pada Olimpiade 1976, menceritakan rahasia keberhasilannya. Nadia berkata, "Soya berlatih secara terus-menerus sebuah gerakan yang sangat sulit dan karena latihan inilah gerakan tersulit pun tidak terasa sulit bagi soya. Gerakan itu tetap merupakan gerakan sulit dan berbahaya bagi pesaing saya, tapi tidak lagi bagi saya. Kerja keras inernbuatnya terlihat mudah. Itulah rahasia saya menjadi juara yang tak terkalahkan. " Kebanyakan orang cenderung mengagumi mereka yang sukses dan berharap bisa menjadi seperti mereka. Namun sayangnya, mereka tidak mau menerima kenyataan tentang tantangan-tantangan yang harus dihadapi oleh para juara.
Mungkin Anda hanya berangan-angan untuk menjadi seperti mereka yang sukses jika hal itu mudah untuk dilakukan. Pemahkah Anda mendengar pepatah tua yang mengatakan bahwa di dalam dunia ini, apa pun yang Anda inginkan, ada suatu harga yang hams dibayar. Jika seseorang ingin mempunyai bentuk tubuh dan berat ideal, harganya adalah mengurangi kalori asupan makanannya dan menambah porsi olahraganya. Bagaimana dengan mereka yang ingin sukses?
Tentu mereka hams belajar dari orang sukses lainnya, menginvestasikan uang, waktu, dan tenaga. Bagaimana pula dengan mereka yang tidak ingin apa-apa? Adakah harga yang hams mereka bayar? Tentu, harga yang mereka bayar adalah kemiskinan, kemelaratan, keluarga yang berantakan, hidup tanpa semangat.
Ingatlah, harga yang hams Anda bayar untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang Anda bayar ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan. Mereka yang sukses berfokus untuk membayar harga untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan; sedangkan mereka yang gagal berfokus untuk menghindari harga tersebut sehingga pada akhirnya membayar harga yang jauh lebih mahal, yaitu hidup dalam kesengsaraan.
Saya membenci setiap menit dari latihan yang saya jalankan, tetapi saya katakan kepada din saya, "Jangan menyerah. Sengsaralah sekarang maka Anda akan hidup seluruh hidup Anda sebagai seorang juara"
Ingatlah, harga yang hams Anda bayar untuk mendapatkan apa yang Anda inginkan jauh lebih murah dibandingkan dengan harga yang Anda bayar ketika Anda tidak mendapatkan apa yang Anda inginkan. Mereka yang sukses berfokus untuk membayar harga untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan; sedangkan mereka yang gagal berfokus untuk menghindari harga tersebut sehingga pada akhirnya membayar harga yang jauh lebih mahal, yaitu hidup dalam kesengsaraan.
Saya membenci setiap menit dari latihan yang saya jalankan, tetapi saya katakan kepada din saya, "Jangan menyerah. Sengsaralah sekarang maka Anda akan hidup seluruh hidup Anda sebagai seorang juara"
Pemimpin Sejati
Pada suatu saat dalam musim dingin yang tidak kunjung berakhir, George Washington ingin meninjau pasukannya di perbatasan terjauh dari kantor pusatnya. Washington mengenakan mantel yang tebal dan sebuah topi yang menutup wajahnya untuk menghindar dari terpaan udara dingin sore itu. Ketika ia sampai di perbatasan, ia dengan berjalan kaki berkeliling meninjau benteng pertahanan terakhir dan tak satu pun tentara yang berpapasan dengannya menyadari bahwa mereka
sedang dikunjungi oleh seorang pemimpin tertinggi kala itu. Ketika berjalan cukup jauh, ia terhenti melihat sekelompok tentara yang bekerja keras dengan diawasi langsung oleh seorang kopral yang berteriak-teriak dengan nyaringnya. Setelah dekat, Washington melihat bahwa sekawanan tentara itu sedang berusaha menarik keluar kereta yang berisi kayu-kayu berat yang terperosok ke dalam sebuah parit la memperhatikan si kopral berteriak dengan lantangnya, "Tarik...! Ayo tarik ice atas, mana tenaga kalian.... Ayo tank lebih kuat lagi!" Kopral itu berteriak dengan semangatnya tanpa memberikan bantuan kepada anak buahnya. Ketika kereta itu hampir keluar dari parit, para tentara kehilangan keseimbangan karena licinnya tanah yang diselimuti salju. Sang kopral dengan nada kecewa berteriak, "Ayo, jangan loyo, ceppaaat, satu, dua, tiga! Ayo dorong yang kuat!"
sedang dikunjungi oleh seorang pemimpin tertinggi kala itu. Ketika berjalan cukup jauh, ia terhenti melihat sekelompok tentara yang bekerja keras dengan diawasi langsung oleh seorang kopral yang berteriak-teriak dengan nyaringnya. Setelah dekat, Washington melihat bahwa sekawanan tentara itu sedang berusaha menarik keluar kereta yang berisi kayu-kayu berat yang terperosok ke dalam sebuah parit la memperhatikan si kopral berteriak dengan lantangnya, "Tarik...! Ayo tarik ice atas, mana tenaga kalian.... Ayo tank lebih kuat lagi!" Kopral itu berteriak dengan semangatnya tanpa memberikan bantuan kepada anak buahnya. Ketika kereta itu hampir keluar dari parit, para tentara kehilangan keseimbangan karena licinnya tanah yang diselimuti salju. Sang kopral dengan nada kecewa berteriak, "Ayo, jangan loyo, ceppaaat, satu, dua, tiga! Ayo dorong yang kuat!"
Para tentara mencoba sekali lagi dengan sekuat tenaga dan ketika kereta itu akan tergelincir kali keduanya, Washington berlari dan langsung memberikan bantuannya. Bersama para tentara, Washington bed ibalcu untuk mendorong dan membantu anak-anak muda itu. Akhirnya, kereta yang berisi kayu yang berat itu berhasil dikeluarkan dari parit. Muka-muka pucat dan kecapaian terlihat di raut wajah para tentara yang dengan senang menepuk pundak Washington dan tidak lupa memberikan ucapan terima kasih kepada penolong misterius itu. Washington segera berkata kepada si kopral, "Mengapa Anda tidak memberikan pertolongan kepada anak buah Anda, padahal Anda taint mereka sangat membutuhkan bantuan Anda?" Kaget dihardik oleh seorang yang tak dikenalnya, sang kopral menjawab, "Mengapa saya harus membantu mereka, tak tahukah Anda bahwa Anda sedang berbicara dengan seorang kopral?" Washington menjawab, "Tentu saya mengetahui Anda adalah seorang kopral (samba membuka mantelnya, Washington memperlihatkan jubah kebesarannya) dan soya hanyalah seorang pemimpin tertinggi di negara ini. Lain kali Anda membutuhkan pertolongan untuk mendorong kereta berat ini keluar dari parit, soya dengan senang Kati akan menolong." Kepemimpinan karismatik sexing kali digambarkan sebagai seorang yang pandai berbicara, antusias, dan mampu memotivasi pengikutnya. Namun, Washington memperlihatkan wujud kepemimpinan sejati dengan tanpa basa basi memberikan pertolongan yang sangat dibutuhkai oleh pengikutnya.
Ingatlah, posisi Anda bukanlah yang menentukan apakah Anda seorang pemimpin di kelompok Anda. Kepemimpinan Anda diukur dari berapa besar sumbangsih yang dapat Anda berikan bagi kelompok Anda. Dunia ini membutuhkan pemimpin yang bukan hanya mampu memberikan semangat kepada timnya, dunia ini juga mencari pemimpin yang dapat menumbuhkan rasa kepercayaan tinggi bagi pengikutnya dengan memberikan contoh dan teladan.
Seorang pemimpin haruslah seseorang yang memberikan pengorbanan yang tertinggi, ia selalu berada di garis depan membela pengikutnya, menanggung risiko yang paling berat, dan ketika mendapat penghargaan, ia memberikan kreditnya kepada para pengikutnya dan bukan kepada dirinya sendiri.
Pemimpin yang baik adalah sosok yang mampu menerima sedikit lebih banyak dari kesalahan yang dilakukannya dan mengurangi jatah dari keberhasilan yang diraihnya
Seorang pemimpin haruslah seseorang yang memberikan pengorbanan yang tertinggi, ia selalu berada di garis depan membela pengikutnya, menanggung risiko yang paling berat, dan ketika mendapat penghargaan, ia memberikan kreditnya kepada para pengikutnya dan bukan kepada dirinya sendiri.
Pemimpin yang baik adalah sosok yang mampu menerima sedikit lebih banyak dari kesalahan yang dilakukannya dan mengurangi jatah dari keberhasilan yang diraihnya
Hidup sulit, apa itu?
Seorang remaja baru punya mobil. Mobilnya bekas, tapi masih bagus. Setelah seminggu berbangga-bangga dengan mobil itu, sang mobil mogok. Ia pun mencoba mencari-cari sumber masalahnya. Setelah dua jam mengotak-atik, masalahnya tak ketemu juga. Akhirnya, ia dorong mobil kebanggaannya ke bengkel terdekat. Untung bengkelnya sedang sepi. Maka montir di bengkel itu segera bisa menangani masalahnya. Dan tak lebih dari lima menit, mobil tersebut hidup lagi dan bisa digunakan. Rupanya hanya ada kabel yang kendor.
Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja. Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja. Jadi apa itu kesulitan? Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya. Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi. Hidup mudah jelas sebaliknya. Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.
Apakah hidup anda terus sulit?
Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan? Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat. Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.
Kesadaran ini penting. Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda. Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.
Setelah kesulitan ada kemudahan
”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci. Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan. Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda. Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri. Kenapa sulit? Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui. Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu. Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan. Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat. Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.
Ingin hidup terus mudah?
Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan. Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru). Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda. Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut. Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur. Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.
Masalah, I Love You
Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda. Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya. Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya. Kenapa? Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi
Saudara, ternyata masalah mobil mogok itu mendatangkan kesulitan untuk sang remaja. Tapi untuk montir mobil, masalah itu mudah saja. Jadi apa itu kesulitan? Secara sederhana, kesulitan adalah ketika seorang siswa kelas dua SD harus menghadapi soal kelas dua SMP, misalnya. Artinya, sesuatu dikatakan sulit bila kemampuan anda di bawah masalah yang harus dihadapi. Hidup mudah jelas sebaliknya. Siswa SMP yang harus menyelesaikan masalah SD jelas akan mudah menyelesaikannya. Jadi kesulitan (atau kemudahan) itu adalah perbandingan masalah dan kemampuan anda.
Apakah hidup anda terus sulit?
Bila anda menilai hidup anda sekarang, apakah dipenuhi lebih banyak kesulitan atau kemudahan? Bila anda merasa anda selalu dirundung kesulitan, berarti ada satu kesadaran yang harus ditimbulkan : Kemampuan anda tidak meningkat. Dengan kemampuan yang tetap atau malah turun, maka hidup anda memang akan selalu sulit.
Kesadaran ini penting. Karena dengan begitu, anda punya peluang untuk keluar dari kesulitan hidup anda. Tentu anda akan benar-benar keluar dari kesulitan bila anda merubah tindakan anda.
Setelah kesulitan ada kemudahan
”Setelah kesulitan ada kemudahan” berasal dari kitab suci. Untuk meraih kemudahan, anda harus melalui suatu kesulitan. Mudah adalah ketika kamampuan anda lebih hebat dari masalah anda. Jadi, kesulitan dalam konteks ini adalah proses anda dalam meningkatkan kemampuan diri. Kenapa sulit? Karena peningkatan kualitas diri adalah sesuatu yang anda tidak ketahui. Kesulitan berasal dari ketidaktahuan itu. Ketidaktahuan bukan hanya mendatangkan kesulitan, tapi juga ketakutan. Nah, ketika anda berhasil mengatasi ketidaktahuan, kesulitan dan ketakutan itu, maka kemampuan anda pun meningkat. Ketika kemampuan meningkat, anda akan mudah mengatasi masalah yang anda hadapi.
Ingin hidup terus mudah?
Jadi, bila anda ingin terus hidup dalam kemudahan teruslah meningkatkan kemampuan. Atasi kesulitan-kesulitan yang anda rencanakan (terus belajar kemampuan-kemampuan baru). Dengan begitu, anda akan terhindar dari kesulitan-kesulitan yang ditimbulkan masalah yang datang pada hidup anda. Koq bisa? Karena anda telah punya kemampuan yang lebih dari masalah yang datang tersebut. Itulah salah satu sebab kenapa anda diwajibkan belajar dari buaian sampai liang kubur. Agar kemampuan anda terus meningkat dan membuat tak satu masalah pun menjadi cukup besar untuk mempersulit hidup anda.
Masalah, I Love You
Jadi, bagi anda yang terus belajar, anda akan bilang : ”Masalah, I Love You” bagi setiap masalah yang datang pada anda. Bila masalahnya lebih kecil dari kemampuan, maka anda akan senang dan mudah menyelesaikannya. Bila masalahnya lebih besar dari kemampuan, maka anda akan senang mendapatinya. Kenapa? Karena anda bisa belajar dan membuat kemampuan anda lebih meningkat lagi
Langganan:
Postingan (Atom)