Tampilkan postingan dengan label self improvement. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label self improvement. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Mei 2014
Bullying di Kantor dan Cara Mengatasinya
Tanda-tanda Bullying di kantor
Tak hanya di sekolah atau di kampus saja, bully juga bisa terjadi di tempat kerja. Apakah Anda mengalaminya? Dikutip dari Forbes, berikut ini beberapa tanda yang menunjukkan Anda dibully oleh rekan kerja atau bos di kantor.
1. Selalu Dikritik
Kritikan tajam yang terus-menerus dari rekan kerja senior atau bos, bisa menjadi salah satu contoh bahwa Anda sedang dibully.
Padahal, Anda sudah bekerja sebaik dan seobjektif mungkin, tapi masih saja dikritik dan selalu salah. Agar tak emosi, cobalah berusaha menerima kritikan tersebut dan jadikan sebagai pemicu untuk semakin sukses.
2. Ditikam dari Belakang
Jika si bos atau rekan kerja selalu menyebarkan gosip atau kebohongan tentang Anda, ini juga merupakan wujud Anda sedang dibully. Tukang bully biasanya sering menikam dari belakang tanpa berani untuk berbicara secara langsung. Apabila memang ini terjadi pada Anda, coba bicarakan pada si tukang gosip tersebut. Tanyakan mengapa mereka melakukan ini pada Anda.
3. Mencuri Ide Anda
Contoh lainnya yang menunjukkan bahwa Anda dibully yaitu apabila ada rekan kerja yang suka mencuri ide Anda, lalu ia menerima pujian dari atasan di kantor. Sebelum marah, ada baiknya jika Anda mengambil langkah untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Jangan langsung protes atau mengadu ke bos bahwa ide yang dilontarkan rekan kerja tersebut milik Anda. Jangan bahayakan karir karena nantinya Anda malah akan dianggap sebagai tukang ngadu.
4. Sabotase
Kolega yang suka membully, biasanya selalu berusaha untuk membuat Anda gagal dalam setiap pekerjaan. Misalnya, rekan kerja senior meminta Anda melakukan suatu pekerjaan di saat Anda sedang dalam mengerjakan sesuatu yang harus diselesaikan dengan cepat. Pada akhirnya, pekerjaan Anda pun tidak akan selesai tepat waktu. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa mengatakan tidak kepada kolega. Bicaralah secara halus dan katakan Anda sudah dikejar deadline.
5. Suka Marah-marah
Jika kolega sering marah-marah, mempermalukan Anda depan orang banyak, atau bahkan sampai menghina, padahal Anda merasa tak ada salah apapun, itu juga pertanda dibully. Bicaralah pada rekan kerja bahwa tak semestinya mereka melakukan hal tersebut pada Anda. Dan tanyakan juga sebenarnya apa salah Anda pada mereka.
Cara Mengatasi Bullying di Kantor
Realitas yang harus anda hadapi ketika berada di tempat kerja yaitu terkait dengan politik. Tentunya anda harus mengikuti permainan yang dijalankan oleh perusahaan tersebut diaman anda bekerja. Sikap bullying memang sangatlah berbahaya serta dapat merusak mental seseoarng yang mengalami hal tersbeut.
Dan disini kami akan memberikan beberap tips jitu agar kita dapat mendai pemenang dalam salah satu permainan tersebut, tanpa harus kita bermain kotor. Dalam menjadi seoarng pemenang anda tidak harus menjilat atau pun bersikap sok baik terhadap mereka yang memang melakukan perihal tersebut kepada anda. Berikutr tips ampuh hadapi bullying di kantor:
1. Observasi
Sering kerap terjadi orang-orang yang memang tidak menyadari akan dinamika lingkungan kerja mereka, dan sampai pada akhirnya mereka harus menjadi korban dari politik kantor. Dan pada tahapan awal yang harus kita lakukan yaitu agar kita lebih waspada lagi, amati terus kekuatan serta kelemahan orang lain serta pahami rasa tidak aman yang memang dapat membuat mereka dengan cepat naik pitam.
2. Buat mereka terpesona!
Jika dalam satu pereusahaan terdapat atasan atau pun rekan kerja yang memang sangat meremehkan diri anda, maka tunjukanlah pesona anda kepada mereka dengan pengetahuan serta kinerja yang anda miliki ketika berada di kantor. Dan cara yang palin efektif dalam menyelesaikan persoalan ini adalah dengan berbicara dari hati ke hati dengan atasan atau rekan kerja yang memang mengucilkan anda. Tanyakan kepada atasan anda bagaiman pandangannya terhadap kinerja anda selama ini serta bagaiman sikap anda selama di kantor. Hal tersebut setidaknya bisa membuat atasan anda menghargai kejujuran serta kemauan anda untuk terus belajar.
3. Jangan memutuskan hubungan!
Tidak adanya teman yang permanen atau pun musuh di tempat anda bekerja. Saat ini anda tidak sedang bekerja hanya untuk membangun satu keluarga, jadi anda harus lebih bisa menjaga emosional anda serta jangan mudah percaya kepada siapa pun dengan cara yang berlebihan. Percayalah dengan cara yang sewajarnya saja.
4. Berteman dengan pesaing Anda
Dalam persoalan ini, saingan anda bisa berarti atasan atau pun rekan kerja anda sendiri. Dengan anda berteman dengan pesaing anda, mungkin anda akan cenderung untuk melepas senjata yang mereka miliki secraa tidak langsung serta pelan-pelan. Hal tersbeut dapat membuat mereka tidak mendapatkan apa-apa yang memang tengah mereka inginkan dari diri anda, dan mereka akan kehilangan minat dalam permainan yang tengah kalian mainkan.
5. Berhenti untuk mengeluh
Sebagian besar yang menjadi korban bullyling dari segi politik kantir yaitu mereka yang memilih untuk keluar dari pekerjaan mereka saat ini atau pun mencari pilihan lain dengan harapan mereka dapat menemukan tempat kerja yang memang lebih ideal lagi. Hal tersebut cumalah mimpi bagi anda, karena orang-orang yang akan tetap bersikeras untuk keluar dari pekerjaan mereka dan terkadang mereka menghadapi masalah terkait harga diri. Yang paling penting yaitu anda dapat menyadari bahwa setiap tempat kerja memiliki politik serta anda harus benar-benar belajar untuk tetap menangani politik tersebut dengan cara yang benar serta tepat.
6. Jangan terlalu banyak bergosip
Bergosip merupakan masalah besar yang bisa membuat diri anda masuk kedalam lingkaran masalah. Anda harus mengingat, bahwa pepatah mengatakan “mulutmu adalah harimaumu.” Siapa tahu ketika anda tengah membicarakan hal yang terkait dengan atasan anda, ternyata teman anda yang lainnya mengadukan persoalan tersbeut kepada atasan anda. Hal tersebut sepertinya akan menjadi bumerang yang memang akan berbalik menyerang anda. Bukankah membicarakan kejelekan orang itu dosa?
Gangguan Bipolar
Saya merasa sangat senang. Saya tidak lagi merasa seperti ibu rumah tangga biasa. Saya malah merasa terorganisasi dan terampil, dan saya mulai merasa bahwa saya adalah orang yang paling kreatif. Saya dapat menulis puisi dengan mudah. Saya dapat mengubah melodi tanpa usaha keras. Saya dapat melukis. Pikiran saya terasa lancar dan dapat menyerap apa pun.
Kreativitas saya menjadi sangat membesar sehingga saya mulai melihat hal-hal dalam pikiran saya yang tidak masuk akal. Misalnya, suatu malam saya menciptakan suatu keseluruhan film, lengkap dengan pemerannya, di mana saya masih berpikir bahwa hal itu akan menyenangkan. Saya melihat para pemerannya sejelas bila saya menonton mereka dalam kehidupan nyata. Saya juga mengalami teror yang sangat hebat, seperti benar-benar terjadi, saat saya tahu bahwa sebuah adegan pembunuhan akan berlangsung. Saya gemetar ketakutan di bawah selimut dan menjadi benar-benar tak berdaya
Kutipan di atas merupakan salah satu contoh kasus penderita gangguan Bipolar Disorder dalam keadaan manik (gembira). Pada awalnya, apa yang dirasakan oleh ibu rumah tangga tersebut adalah perasaan bahagia serta bersemangat. Ia juga mengaku dapat menuangkan ide-ide kreatifnya yang membuncah dalam kepalanya. Namun hal ini langsung berbalik usai beberapa hari berlalu dan ia pun sampai pada tahap klimaks fase manik. Fase yang ia alami seketika berubah dan berbalik menjadi fase depresi
Bipolar Disorder merupakan salah satu gangguan psikologis yang mungkin masih terdengar asing, namun juga erat kaitannya dengan tingkat stres para pekerja masa kini. Gangguan ini memiliki dua macam ‘kutub’ (sehingga disebut sebagai bipolar) yang mencirikan gejala berkebalikan namun saling berkaitan, yakni kutub manik yang ditandai dengan perasaan bahagia hingga ke titik ekstrem serta kutub depresi yang ditandai dengan perasaan sedih hingga ke titik ekstrem pula. Fase pergantian antara gejala manik dan depresi berbeda-beda rentang waktu serta polanya, namun dapat dikatakan bahwa titik ekstrem fase manik dan depresi yang dimiliki tiap penderita hampir sama.
Sering kali penderita Bipolar Disorder dalam fase manik maupun depresi akan tergerak untuk berperilaku dan mengambil keputusan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang di sekitarnya. Seorang penderita pada fase manik bukan hanya harus bertahan pada gejala perasaan yang amat bahagia dan tak tertahankan, namun juga sering kali mengambil keputusan yang sangat cepat dan tak masuk akal seperti membeli mobil, rumah, menghabiskan tabungan dengan membeli gaun karena alasan sepele, dan sebagainya.
Begitu pula dengan fase depresi. Pada fase ini, kebanyakan penderita akan mengalami depresi amat dalam, sering kali memicu keinginan untuk bunuh diri tanpa alasan yang jelas. Fase ini akan terus-menerusmenyerang penderita hingga fase depresi tersebut mendadak hilang, kemudian muncul perubahan mood yang cepat dan meningkat kembali menjadi fase normal.
Gejala yang dialami penderita Bipolar Disorder
Gejala yang dialami penderita Bipolar Disorder
Sebagian penderita Bipolar Disorder tak sadar bahwa dirinya memiliki gangguan ini. Bipolar Disorder terjadi akibat stres berkepanjangan, pernah mengalami masa depresi yang dalam, atau memiliki lingkungan masa kecil yang penuh dengan kegelisahan dan depresi. Gangguan ini juga dapat diturunkan lewat gen di mana sekitar 10-15% keluarga dari pasien yang mengalami gangguan bipolar pernah mengalami satu fase gangguan mood.
Selain itu, ada pula gangguan yang dipicu oleh ketidakseimbangan hormon yang keluar yakni pada hormon norepinephrine dan serotonin. Tingkat norephinephrine yang rendah menyebabkan depresi dan tingkat yang tinggi menyebabkan manik, sedangkan untuk serotonin yang keluar dalam jumlah rendah juga akan menyebabkan depresi.
Adapun beberapa gejala yang dialami penderita Bipolar Disorder saat berada dalam fase manik yakni sebagai berikut:
Perubahan pada suasana hati meliputi:
- Suasana hati yang sangat gembira atau ramah
- Suasana hati yang juga sangat teriritasi, sensitif, sering kali mudah marah
- Suasana hati yang sangat gembira atau ramah
- Suasana hati yang juga sangat teriritasi, sensitif, sering kali mudah marah
Perubahan pada kelakuan meliputi:
- Berbicara dengan sangat cepat, melompat dari satu ide ke ide lainnya.
- Sangat mudah dikacaukan atau dialihkan oleh ide baru yang muncul
- Aktivitas-aktivitas yang memiliki ‘tujuan’ akan meningkat frekuensinya. Contohnya seperti kesediaan menerima proyek-proyek baru
- Menjadi mudah gelisa
- Tidur menjadi sedikit
- Memiliki kepercayaan yang tidak realistis terhadap kemampuan seseorang, termasuk dirinya sendiri.
- Berkelakuan secara impulsif, mengambil bagian pada banyak hal yang menyenangkan sekaligus berisiko tinggi seperti investasi bisnis yang impulsif, serta kegiatan seks yang juga impulsif.
- Berbicara dengan sangat cepat, melompat dari satu ide ke ide lainnya.
- Sangat mudah dikacaukan atau dialihkan oleh ide baru yang muncul
- Aktivitas-aktivitas yang memiliki ‘tujuan’ akan meningkat frekuensinya. Contohnya seperti kesediaan menerima proyek-proyek baru
- Menjadi mudah gelisa
- Tidur menjadi sedikit
- Memiliki kepercayaan yang tidak realistis terhadap kemampuan seseorang, termasuk dirinya sendiri.
- Berkelakuan secara impulsif, mengambil bagian pada banyak hal yang menyenangkan sekaligus berisiko tinggi seperti investasi bisnis yang impulsif, serta kegiatan seks yang juga impulsif.
Sedangkan gejala yang dialami oleh penderita Bipolar Disorder dalam fase depresi yakni sebagai berikut:
Perubahan pada suasana hati meliputi:
- Perasaan khawatir atau kosong
- Kehilangan minat pada aktivitas yang pernah dinikmati, termasuk seks.
Perubahan pada kelakuan meliputi
- Merasa lelah serta lamban dalam melakukan sesuatu
- Kesulitan berkonsentrasi, mengingat, serta membuat keputusan-keputusan
- Menjadi gelisah
- Sering kali mengubah waktu melakukan kebiasaan pokok seperti waktu makan, tidur, dan sebagainya
- Memikirkan kematian atau bunuh diri, terkadang mencoba untuk bunuh diri.
Selain kedua gejala di atas, ada pula episode (gejala mood) lainnya yang menyertai manik dan depresi seperti hipomanik (gejala hampir pada level manik namun sedikit lebih rendah) dan mixed state episode atau episode campuran. Kedua episode ini tak dapat diprediksi kapan akan muncul, namun biasanya hipomanik akan menyertai manik dan mixed state episode akan muncul saat penderita berada pada salah satu fase kemudian mengalami serangkaian shock.
Penyembuhan bagi penderita gangguan Bipolar Disorder
Bipolar Disorder merupakan gangguan psikologi yang memiliki rentang waktu panjang sebelum terbentuk menjadi gangguan nyata. Terkecuali untuk penderita sebab bawaan gen, gangguan ini dapat disembuhkan dengan mengikuti terapi khusus dalam jangka waktu tertentu.
Bipolar Disorderperlu ditindaklanjuti mengingat gangguan ini tak dapat sembuh dengan sendirinya atau hanya dengan usaha sendiri. Diperlukan sesi terapi yang disiplin, lingkungan yang memadai dan mendukung, serta keterbukaan pasien dalam mengungkapkan gejala yang diidap. Mengunjungi terapis atau orang terpercaya di bidangnya saat merasa mengidap gangguan ini merupakan langkah yang tepat. Sebab jika ditunda, gejala Bipolar Disorder yang dimiliki oleh penderita dapat memburuk dari tahun ke tahun sebab tidak adanya tindak pengobatan.</p>
Bagi mereka yang merasa telah mengidap gangguan ini, ada baiknya untuk melakukan pemeriksaan diri terlebih dahulu di rumah sakit atau rumah terapi khusus. Nantinya akan ada serangkaian tes yang menunjukkan skala gangguan, tipe gangguan, serta sesi terapi yang dinilai paling efektif. Jika mendapat hasil positif maka jangan khawatir, karena gangguan Bipolar Disorder dapat disembuhkan dengan menjalani sesi terapi yang memadai. Mintalah dukungan dari orang terdekat ataupun keluarga perihal gangguan yang diidap.
Pencegahan gangguan Bipolar Disorder
Bagi Anda yang tidak menderita gangguan Bipolar Disorder, ada baiknya melakukan pencegahan dengan menjalankan gaya hidup sehat serta menjauhkan diri dari stres berkepanjangan. Stres mendalam serta depresi berkepanjangan merupakan pemicu awal munculnya gejala Bipolar Disorder
Dukungan dari pasangan hidup maupun orang terdekat dalam menjalani kegiatan sehari-hari juga penting. Hindari gaya hidup yang terkesan ‘menyendiri’ dan mandiri. Sebaliknya, bersosialisasi dengan porsi yang cukup serta berbicara pada orang terdekat saat ada masalah merupakan langkah yang baik demi menjaga kesehatan mental Anda.
Mulai pengalaman Kerja pada Masa Kuliah
Dalam beberapa tahun terakhir sering sekali digelar job fair, terutama di kota-kota besar. Setiap kali ada job fair hampir bisa dipastikan akan selalu penuh sesak, terutama oleh para sarjana. Sering diadakannya job fair bukan berarti lowongan pekerjaan di Indonesia sangat banyak, melainkan karena ketidakcocokan antara yang dicari oleh para perusahaan dengan sarjana-sarjana yang datang mencari. Mayoritas para sarjana tersebut hanya membawa gelar dan ijazah serta indeks prestasi (IP) di atas 3 saja, tanpa ada hal lain lagi.
Banyak yang menganggap bahwa kuliah dan bekerja tidak bisa dilakukan dalam satu periode waktu yang sama. Namun sebenarnya jika diatur dan direncanakan dengan benar maka dua kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan sama baiknya. Tetapi kuliah sambil bekerja di sini bukan dengan niatan untuk dapat uang, melainkan lebih ke arah mencari pengalaman. Caranya adalah dengan bekerja sebagai apprentice. Datanglah ke sebuah perusahaan dan katakan, “Pak, saya punya waktu luang 4 sampai 5 jam per hari. Boleh tidak saya bekerja sebagai apprentice di sini”. Namun jangan datang ke sembarang tempat, tetapi datanglah ke perusahaan yang Anda kagumi (baca: keren). Sedangkan apprentice di sini artinya bekerja tanpa meminta imbalan berupa gaji. Memang tidak semua perusahaan akan mengatakan “iya”, namun tidak semuanya juga akan mengatakan “tidak”. Intinya datang ke perusahaan yang “memberi” Anda banyak ruang untuk belajar dan mendapatkan ilmu serta pengalaman baru
Saat bekerja sebagai apprentice Anda memang tidak akan mendapatkan imbalan berupa gaji yang berarti, atau bahkan tidak sama sekali. Namun pengalaman serta ilmu yang Anda dapatkan saat bekerja sebagai apprentice pasti akan sangat berguna setelah lulus kuliah. Jika yang lain masih harus “belajar” bekerja setelah lulus, Anda sudah tidak perlu lagi karena sudah menyelesaikan “mata kuliah” tersebut dengan bekerja sebagai apprentice. Bahkan jika bekerja dengan bagus dan memuaskan, Anda mungkin tidak perlu lagi repot-repot untuk melamar kerja setelah lulus. Perusahaan tempat bekerja sebagai apprentice tersebut mungkin akan menjadikan Anda karyawan tetap mereka karena sudah mengetahui kredibilitas dan hasil kerjanya. Kalau pun tidak, pengalaman bekerja sebagai apprentice di perusahaan “keren” tersebut dapat Anda tuliskan dalam resume saat hendak melamar pekerjaan yang tentunya akan menjadi nilai lebih dibanding pelamar lain.
Bekerja sebagai apprentice bukanlah hal yang aneh atau bahkan wajib untuk dilakukan oleh para mahasiswa yang kuliah di negera-negara maju. Banyak sekali orang yang bekerja sebagai apprentice di perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Apple, dan yang lainnya. Mayoritas dari mereka boleh dibilang tidak dibayar sama sekali, karena memang bukan uang yang ingin didapatkan. Pengalaman dan ilmu-ilmu baru menurut mereka lebih penting dicari dan didapatkan saat masih menjadi mahasiswa. Dengan bekal itu mereka sudah benar-benar siap untuk bekerja secara profesional atau bisa juga sebagai acuan untuk membuat bisnis sendiri setelah lulus.
Banyak yang menganggap bahwa kuliah dan bekerja tidak bisa dilakukan dalam satu periode waktu yang sama. Namun sebenarnya jika diatur dan direncanakan dengan benar maka dua kegiatan tersebut bisa dilakukan dengan sama baiknya. Tetapi kuliah sambil bekerja di sini bukan dengan niatan untuk dapat uang, melainkan lebih ke arah mencari pengalaman. Caranya adalah dengan bekerja sebagai apprentice. Datanglah ke sebuah perusahaan dan katakan, “Pak, saya punya waktu luang 4 sampai 5 jam per hari. Boleh tidak saya bekerja sebagai apprentice di sini”. Namun jangan datang ke sembarang tempat, tetapi datanglah ke perusahaan yang Anda kagumi (baca: keren). Sedangkan apprentice di sini artinya bekerja tanpa meminta imbalan berupa gaji. Memang tidak semua perusahaan akan mengatakan “iya”, namun tidak semuanya juga akan mengatakan “tidak”. Intinya datang ke perusahaan yang “memberi” Anda banyak ruang untuk belajar dan mendapatkan ilmu serta pengalaman baru
Saat bekerja sebagai apprentice Anda memang tidak akan mendapatkan imbalan berupa gaji yang berarti, atau bahkan tidak sama sekali. Namun pengalaman serta ilmu yang Anda dapatkan saat bekerja sebagai apprentice pasti akan sangat berguna setelah lulus kuliah. Jika yang lain masih harus “belajar” bekerja setelah lulus, Anda sudah tidak perlu lagi karena sudah menyelesaikan “mata kuliah” tersebut dengan bekerja sebagai apprentice. Bahkan jika bekerja dengan bagus dan memuaskan, Anda mungkin tidak perlu lagi repot-repot untuk melamar kerja setelah lulus. Perusahaan tempat bekerja sebagai apprentice tersebut mungkin akan menjadikan Anda karyawan tetap mereka karena sudah mengetahui kredibilitas dan hasil kerjanya. Kalau pun tidak, pengalaman bekerja sebagai apprentice di perusahaan “keren” tersebut dapat Anda tuliskan dalam resume saat hendak melamar pekerjaan yang tentunya akan menjadi nilai lebih dibanding pelamar lain.
Bekerja sebagai apprentice bukanlah hal yang aneh atau bahkan wajib untuk dilakukan oleh para mahasiswa yang kuliah di negera-negara maju. Banyak sekali orang yang bekerja sebagai apprentice di perusahaan-perusahaan besar seperti Google, Apple, dan yang lainnya. Mayoritas dari mereka boleh dibilang tidak dibayar sama sekali, karena memang bukan uang yang ingin didapatkan. Pengalaman dan ilmu-ilmu baru menurut mereka lebih penting dicari dan didapatkan saat masih menjadi mahasiswa. Dengan bekal itu mereka sudah benar-benar siap untuk bekerja secara profesional atau bisa juga sebagai acuan untuk membuat bisnis sendiri setelah lulus.
Kamis, 24 April 2014
Kartu Nama Dengan Desain Bagus akan Meningkatkan Profesionalisme
Kartu nama seringkali terlihat sebagai bagian yang kecil dan tidak penting bagi perusahaan dan bisnis anda tetapi pada kenyataannya sebuah kartu nama yang didesign dengan profesional merupakan bagian penting untuk membangun image, branding dan corporate identity perusahaan. Kartu nama merupakan duta besar yang mewakili brand dan citra perusahaan bahkan kartu nama adalah hal kedua terpenting yang menjadi ujung tombak image perusahaan setelah logo. Banyak sekali perusahaan start-up yang baru mulai seperti bisnis UKM yang gagal menjadi perusahaan skala besar dan nasional karena menganggap sepele design kartu nama ini. Kartu nama ini dibagikan atau diserahkan pada pelanggan dan klien potensial, menjadi pertinggal dalam pameran dagang, diberikan pada rekan bisnis baru, ditaruh pada folder presentasi marketing, dikirimkan bersamaan dengan faktur dan surat menyurat dalam kegiatan bisnis sehari-hari. Beberapa perusahaan yang sangat kreatif, kartu nama juga digunakan sebagai identifikasi pribadi yang dicetak diatas kartu plastik untuk menjadi tanda pengenal supir, kartu telepon atau kartu tamu yang akan berkunjug ketempat usaha, kantor atau pabrik. Sudah barang tentu dengan sedikit modifikasi.
Karena kartu nama ini memiliki fungsi yang banyak dan memiliki peran penting dalam membangun citra dan brand dari bisnis anda terutama bila dapat digunakan secara kreatif untuk menarik minat sehingga tampil dengan sangat eye catching maka kartu nama merupakan aset perusahaan yang berfungsi sebagai pengingat identitas perusahaan. Dari sini dapat kita lihat betapa pentingnya sebuah kartu nama yang dibuat dengan cantik dan profesional.
Kartu nama yang baik memiliki beberapa ciri-ciri yaitu harus menampilkan logo perusahaan yang profesional dan dibuat secara baik, memuat nama pemegang kartu, jabatan, alamat, nomor telepon, alamat email dan website. Tergantung dari jenis industri yang ditekuni, beberapa industri mengharuskan kartu nama yang bersih, sederhana namun mudah diingat. Namun pakem ini tidak selalu harus diikuti secara sempurna karena dengan beberapa tehnik kreatif pembuatan kartu nama maka bisnis anda akan terlihat berbeda dari kompetitor sehingga memiliki nilai tawar yang lebih baik dan bonafide.
Hal penting lainnya adalah bahwa segala macam ornamen dan hiasan desain kartu nama tersebut tidak boleh sampai mengganggu informasi penting yang akan dimuat kedalam kartu tersebut. Jumlah baris huruf juga tidak boleh lebih dari 7 (tujuh) baris informasi tulisan karena akan menyebabkan penerima dan pembaca kesulitan dalam mengingat perusahaan anda dan menghasilkan hasil yang kontra produktif. Sebagai tambahan akhir, desain kartu nama yang baik haruslah mampu memainkan warna secara cerdas dan cemerlang untuk membangkitkan emosi positif dari penerima dan calon rekan bisnis.
Kartu nama yang profesional harus juga dicetak dengan baik pada kertas yang berkualitas tinggi dan tidak hanya sekedar kertas biasa seperti fancy paper karena tidak ada yang lebih memalukan daripada sebuah kartu nama yang telah dibuat dengan baik dan cantik namun dicetak dalam kertas murah dan oleh printer dirumah atau bahkan kadang-kadang difotokopi baik hitam putih atau fotokopi berwarna. Kertas dengan grade profesional memastikan bahwa kartu nama anda akan tetap terlihat baik apabila ditaruh didompet, kantong, map atau bahkan seiring dengan berjalannya waktu. Tambahan biaya sedikit tidak akan sia sia bila dibandingkan dengan hasil yang akan didapat. Namun apabila anda memiliki dana lebih maka finsihing dari kartu nama tersebut dapat dimainkan sehinggna terlihat mewah dan wah seperti di vernish, uv, spot, emboss ataupun laminating.
Kelihatannya memang sederhana, hanya sebuah kartu nama akan tetapi kartu nama sama seperti logo perusahaan dan mereka adalah batu penjuru dari corporate identity dan branding dari perusahaan anda bahkan masa depan dari seluruh bisnis yang anda geluti. Jadi janganlah mengunjungi atau menghadiri pertemuan dengan rekan bisnis, pameran atau acara bisnis lainnya tanpa membawa kartu nama yang dibuat secara sempuran dan profesional.
Karena kartu nama ini memiliki fungsi yang banyak dan memiliki peran penting dalam membangun citra dan brand dari bisnis anda terutama bila dapat digunakan secara kreatif untuk menarik minat sehingga tampil dengan sangat eye catching maka kartu nama merupakan aset perusahaan yang berfungsi sebagai pengingat identitas perusahaan. Dari sini dapat kita lihat betapa pentingnya sebuah kartu nama yang dibuat dengan cantik dan profesional.
Kartu nama yang baik memiliki beberapa ciri-ciri yaitu harus menampilkan logo perusahaan yang profesional dan dibuat secara baik, memuat nama pemegang kartu, jabatan, alamat, nomor telepon, alamat email dan website. Tergantung dari jenis industri yang ditekuni, beberapa industri mengharuskan kartu nama yang bersih, sederhana namun mudah diingat. Namun pakem ini tidak selalu harus diikuti secara sempurna karena dengan beberapa tehnik kreatif pembuatan kartu nama maka bisnis anda akan terlihat berbeda dari kompetitor sehingga memiliki nilai tawar yang lebih baik dan bonafide.
Hal penting lainnya adalah bahwa segala macam ornamen dan hiasan desain kartu nama tersebut tidak boleh sampai mengganggu informasi penting yang akan dimuat kedalam kartu tersebut. Jumlah baris huruf juga tidak boleh lebih dari 7 (tujuh) baris informasi tulisan karena akan menyebabkan penerima dan pembaca kesulitan dalam mengingat perusahaan anda dan menghasilkan hasil yang kontra produktif. Sebagai tambahan akhir, desain kartu nama yang baik haruslah mampu memainkan warna secara cerdas dan cemerlang untuk membangkitkan emosi positif dari penerima dan calon rekan bisnis.
Kartu nama yang profesional harus juga dicetak dengan baik pada kertas yang berkualitas tinggi dan tidak hanya sekedar kertas biasa seperti fancy paper karena tidak ada yang lebih memalukan daripada sebuah kartu nama yang telah dibuat dengan baik dan cantik namun dicetak dalam kertas murah dan oleh printer dirumah atau bahkan kadang-kadang difotokopi baik hitam putih atau fotokopi berwarna. Kertas dengan grade profesional memastikan bahwa kartu nama anda akan tetap terlihat baik apabila ditaruh didompet, kantong, map atau bahkan seiring dengan berjalannya waktu. Tambahan biaya sedikit tidak akan sia sia bila dibandingkan dengan hasil yang akan didapat. Namun apabila anda memiliki dana lebih maka finsihing dari kartu nama tersebut dapat dimainkan sehinggna terlihat mewah dan wah seperti di vernish, uv, spot, emboss ataupun laminating.
Kelihatannya memang sederhana, hanya sebuah kartu nama akan tetapi kartu nama sama seperti logo perusahaan dan mereka adalah batu penjuru dari corporate identity dan branding dari perusahaan anda bahkan masa depan dari seluruh bisnis yang anda geluti. Jadi janganlah mengunjungi atau menghadiri pertemuan dengan rekan bisnis, pameran atau acara bisnis lainnya tanpa membawa kartu nama yang dibuat secara sempuran dan profesional.
Sabtu, 10 Agustus 2013
Tetap Produktif di Masa Pensiun
Menurut pengamatan Rhenald Kasali, pakar manajemen dan kewirausahaan, ada pergeseran pola bekerja dalam masyarakat kita. Di masa lalu, orang cenderung memiliki loyalitas tinggi untuk menikmati satu karier saja sepanjang hidupnya, terutama golongan karyawan dan eksekutif. Bahkan, tak hanya loyal pada satu jenis bidang saja, tapi juga pada satu perusahaan sampai pensiun.
Namun, seperti yang dipaparkan Rhenald dalam buku Cracking Zone, kini telah terjadi peralihan dari ‘budaya kucing’ menjadi ‘budaya cheetah’. Banyak perusahaan yang berubah menjadi lebih dinamis, agresif dan kompetitif, seperti halnya hewan cheetah yang gesit, sehingga turn over karyawan semakin tinggi. Dengan begitu, karyawan pun terpacu agar tak terlena dengan zona nyaman.
Nah, kalau berhenti bekerja atau keluar dari ‘sangkar emas’ di usia ‘kepala empat’ bahkan menjelang pensiun, selanjutnya apa yang mau dilakukan? Sejak lima tahun terakhir ini, menurut Rhenald, dunia kerja di Indonesia mulai mengenal istilah ‘karier kedua’. Merintis lagi karier yang benar-benar baru di usia yang tak muda lagi bukan hal yang mustahil. Seperti yang ditegaskan oleh Rhenald, tak ada batasan usia untuk mencoba hal baru dan mengembangkan potensi.
Berdasarkan hasil angket, menunjukkan bahwa 66 persen wanita merencanakan untuk memiliki usaha sendiri dalam 5 tahun ke depan. Selain karena mencapai titik jenuh terhadap pekerjaan yang digelutinya, mereka ingin mewujudkan karier impian yang sesuai passion atau mencari tantangan baru yang membuat hidup lebih bergairah.
Karier kedua juga menjadi solusi yang tepat untuk masa pensiun. Menjelang pensiun, kalangan wanita karier rentan dihantui kekhawatiran membayangkan rutinitas bekerja akan mendadak berhenti. Dengan ‘dipaksa’ berhenti bekerja seakan dunia berhenti berputar. Padahal memasuki usia pensiun bukan akhir dari segalanya. Dengan menjalani karier kedua, ketakutan semacam itu tak perlu terjadi.
Walaupun telah pensiun, bila kondisi fisik dan psikis masih memungkinkan, Anda masih punya kesempatan untuk melakukan kegiatan produktif. Tentu Anda juga tak mau membuang waktu yang tersisa hanya untuk hal yang tak bermakna. Apalagi kegiatan yang bisa merangsang aktivitas fisik dan mental tetap diperlukan supaya terhindar dari penyakit demensia atau dikenal dengan istilah pikun, bahkan yang lebih berbahaya yaitu alzheimer. Dengan memiliki karier kedua, Anda berpeluang mendapatkan kepuasan batin karena bisa menjalani hidup yang lebih bermakna dengan terus berkarya, dan mampu hidup mandiri secara finansial.
Bahkan pihak pemerintah di Amerika Serikat tengah gencar mendukung program encore career, yakni karier lanjutan bagi karyawan berusia 40-an yang ingin meniti karier baru sebagai persiapan menjelang pensiun. Dengan begitu, mereka tak menjadi 'pengangguran terselubung’ yang membebankan keluarganya dan negara.
Namun, seperti yang dipaparkan Rhenald dalam buku Cracking Zone, kini telah terjadi peralihan dari ‘budaya kucing’ menjadi ‘budaya cheetah’. Banyak perusahaan yang berubah menjadi lebih dinamis, agresif dan kompetitif, seperti halnya hewan cheetah yang gesit, sehingga turn over karyawan semakin tinggi. Dengan begitu, karyawan pun terpacu agar tak terlena dengan zona nyaman.
Nah, kalau berhenti bekerja atau keluar dari ‘sangkar emas’ di usia ‘kepala empat’ bahkan menjelang pensiun, selanjutnya apa yang mau dilakukan? Sejak lima tahun terakhir ini, menurut Rhenald, dunia kerja di Indonesia mulai mengenal istilah ‘karier kedua’. Merintis lagi karier yang benar-benar baru di usia yang tak muda lagi bukan hal yang mustahil. Seperti yang ditegaskan oleh Rhenald, tak ada batasan usia untuk mencoba hal baru dan mengembangkan potensi.
Berdasarkan hasil angket, menunjukkan bahwa 66 persen wanita merencanakan untuk memiliki usaha sendiri dalam 5 tahun ke depan. Selain karena mencapai titik jenuh terhadap pekerjaan yang digelutinya, mereka ingin mewujudkan karier impian yang sesuai passion atau mencari tantangan baru yang membuat hidup lebih bergairah.
Karier kedua juga menjadi solusi yang tepat untuk masa pensiun. Menjelang pensiun, kalangan wanita karier rentan dihantui kekhawatiran membayangkan rutinitas bekerja akan mendadak berhenti. Dengan ‘dipaksa’ berhenti bekerja seakan dunia berhenti berputar. Padahal memasuki usia pensiun bukan akhir dari segalanya. Dengan menjalani karier kedua, ketakutan semacam itu tak perlu terjadi.
Walaupun telah pensiun, bila kondisi fisik dan psikis masih memungkinkan, Anda masih punya kesempatan untuk melakukan kegiatan produktif. Tentu Anda juga tak mau membuang waktu yang tersisa hanya untuk hal yang tak bermakna. Apalagi kegiatan yang bisa merangsang aktivitas fisik dan mental tetap diperlukan supaya terhindar dari penyakit demensia atau dikenal dengan istilah pikun, bahkan yang lebih berbahaya yaitu alzheimer. Dengan memiliki karier kedua, Anda berpeluang mendapatkan kepuasan batin karena bisa menjalani hidup yang lebih bermakna dengan terus berkarya, dan mampu hidup mandiri secara finansial.
Bahkan pihak pemerintah di Amerika Serikat tengah gencar mendukung program encore career, yakni karier lanjutan bagi karyawan berusia 40-an yang ingin meniti karier baru sebagai persiapan menjelang pensiun. Dengan begitu, mereka tak menjadi 'pengangguran terselubung’ yang membebankan keluarganya dan negara.
Minggu, 04 Agustus 2013
Atasi Rekan Kerja Menyebalkan Secara Profesional
Tipe orang seperti ini pasti bisa Anda temui di hampir semua kantor. Mereka adalah orang-orang yang bergembira di atas penderitaan orang lain dan selalu 'berdedikasi' untuk mempermalukan dan/atau membuat susah hidup orang lain. Tapi disisi lain, ada kebutuhan untuk bersikap profesional dan menyelesaikan semua pekerjaan Anda tepat waktu—tanpa gangguan. Lalu bagaimana cara menghadapioffice bitch tersebut secara profesional?
Tegas Padanya
Percayalah, Anda akan jadi sasaran empuk para office bitch kalau tidak bisa bersikap tegas pada mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda serius dan tidak suka dipermainkan. Dengan demikian ia pun akan merasa segan.
Jangan Terpancing
Sifatnya memang tidak menyenangkan. Tapi ketika ia tengah beraksi, jangan overreact apalagi melawannya karena ia akan menganggapnya sebagai tantangan untuk terus menyerang lagi. Tahan emosi Anda dan jangan sampai terpancing taktiknya.
Sadari Latar Belakangnya
Yang harus Anda pahami adalah faktor yang biasanya melatarbelakangi sifat buruk mereka, yaitu insecurity. Jadi, masalahnya ada pada dirinya, bukan diri Anda. So hey, don't take it personally! Biarkan saja ia menggonggong sesukanya.
Sindir Ia Dengan Humor
Kalau Anda memang merasa perlu untuk melawannya, 'lawan' ia dengan rasa humor. Lontarkan humor-humor cerdas tentang apa yang tengah ia perbuat sehingga orang lain akan merasa lucu, dan bukannya membiarkan diri Anda 'kalah' dari si office bitch.
Move On
Si dia masih juga belum mau berhenti mengganggu hidup Anda? Cara terakhir: abaikan saja dear. Tidak perlu menanggapi serangannya. Mulai saat ini, anggaplah ia tidak ada dan fokus hanya pada pekerjaan Anda. Yang terpenting adalah tetap profesional dengan menyelesaikan semua tanggung jawab Anda di kantor.
Dengarkan
Kadang, saat menghadapi orang yang menyebalkan, godaan untuk berpikiran buruk tentang orang tersebut sangat besar. Bahkan sebelum orang itu selesai berbicara pun kita sudah berpikiran hal yang tak baik tentangnya.
Supaya Anda tidak gegabah, amat disarankan untuk mencoba mengendalikan diri dan membuka telinga atas apa yang hendak ia katakan. Lebih lagi, dengan menyimak lebih dulu memberi Anda jadi bisa menyiapkan isi pikiran dengan lebih obyektif. Jangan menghakimi sebelum memahami. Kesalahpahaman hanya bisa ditangkal dengan penilaian yang hati-hati.
Niatan untuk memprovokasi
Hati-hati dengan emosi Anda. Jangan biarkan diri terpancing terlalu mudah. Membiarkan diri terbakar amarah bisa menodai reputasi Anda serta ketenangan pikiran. Apa pun yang terjadi, cobalah untuk menghadapi masalah dengan tenang dan merespon setelah segalanya dipikirkan masak-masak atau kala emosi mereda. Merespon tuduhan atau provokasi konfrontasi dari orang menyebalkan sebaiknya tidak dilakukan saat semua dalam keadaan emosi.
Emosi ekstrem harus dijauhkan setiap waktu
Marah berlebihan dan tangisan bukan lokasi yang umum terjadi di kantor. Kantor adalah lokasi untuk bekerja, bukan untuk melampiaskan emosi. Tak ada orang yang mau menerima tuduhan jelek dari teman sekantor, jarang pula ada orang yang mau mengakui kesalahannya, jadi kemarahan hanya akan menciptakan lebih banyak masalah ketimbang hal baik. Meski Anda ingin mengembalikan serangan personal atau tuduhan itu kepada si dia, sebaiknya jangan terlalu membawa hal-hal tersebut terlalu personal.
Biarkan dan jangan menghiburnya
Di beberapa keadaan metode ini bisa berhasil, namun, tak selalu. Saat si pembuat onar itu merasa Anda tak menunjukkan reaksi terhadap "gigitan" maupun provokasinya, ia mungkin akan berhenti. Tetapi bila kebiasaannya yang menyakiti itu terus berlangsung dan tidak diadukan kepada pihak yang berwenang, ada kemungkinan ia akan mencari "korban" baru.
Minta saran
Saat ada orang-orang yang berusaha merusak mood Anda di kantor, hingga Anda merasa kesulitan berfokus dalam pekerjaan karena interupsi negatif dan tekanan mental darinya, sebaiknya mulai bicara dengan seseorang. Bila bicara dengan orang yang bersangkutan tidak menunjukkan hasil memuaskan, coba bicara dengan atasan secara fair dan pastikan atasan itu bisa mengerti. Coba minta saran dari orang yang Anda percaya. Namun upayakan untuk tidak menjelekkan rekan kerja kepada bos.
Rekam setiap insiden
Buat rekaman atau catatan mengenai betapa rekan kerja ini sudah memengaruhi kerja atau produktivitas. Hal ini mungkin bisa membantu untuk menguatkan Anda seandainya ia mulai menaruh tuduhan atau menjelekkan Anda di mata atasan karena produktivitas menurun.
Jangan pernah menulis email saat kesal
Kata-kata yang tertulis bisa tersimpan dan akan kembali kepada Anda ketika ada kejadian tak menyenangkan yang menekan Anda. Ambil waktu untuk merespon, menganalisa tuduhan, setidaknya selama satu jam untuk menstabilkan pikiran. Artikulasi dan penjelasan akan lebih baik saat pikiran dalam keadaan tenang.
Tegas Padanya
Percayalah, Anda akan jadi sasaran empuk para office bitch kalau tidak bisa bersikap tegas pada mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda serius dan tidak suka dipermainkan. Dengan demikian ia pun akan merasa segan.
Jangan Terpancing
Sifatnya memang tidak menyenangkan. Tapi ketika ia tengah beraksi, jangan overreact apalagi melawannya karena ia akan menganggapnya sebagai tantangan untuk terus menyerang lagi. Tahan emosi Anda dan jangan sampai terpancing taktiknya.
Sadari Latar Belakangnya
Yang harus Anda pahami adalah faktor yang biasanya melatarbelakangi sifat buruk mereka, yaitu insecurity. Jadi, masalahnya ada pada dirinya, bukan diri Anda. So hey, don't take it personally! Biarkan saja ia menggonggong sesukanya.
Sindir Ia Dengan Humor
Kalau Anda memang merasa perlu untuk melawannya, 'lawan' ia dengan rasa humor. Lontarkan humor-humor cerdas tentang apa yang tengah ia perbuat sehingga orang lain akan merasa lucu, dan bukannya membiarkan diri Anda 'kalah' dari si office bitch.
Move On
Si dia masih juga belum mau berhenti mengganggu hidup Anda? Cara terakhir: abaikan saja dear. Tidak perlu menanggapi serangannya. Mulai saat ini, anggaplah ia tidak ada dan fokus hanya pada pekerjaan Anda. Yang terpenting adalah tetap profesional dengan menyelesaikan semua tanggung jawab Anda di kantor.
Dengarkan
Kadang, saat menghadapi orang yang menyebalkan, godaan untuk berpikiran buruk tentang orang tersebut sangat besar. Bahkan sebelum orang itu selesai berbicara pun kita sudah berpikiran hal yang tak baik tentangnya.
Supaya Anda tidak gegabah, amat disarankan untuk mencoba mengendalikan diri dan membuka telinga atas apa yang hendak ia katakan. Lebih lagi, dengan menyimak lebih dulu memberi Anda jadi bisa menyiapkan isi pikiran dengan lebih obyektif. Jangan menghakimi sebelum memahami. Kesalahpahaman hanya bisa ditangkal dengan penilaian yang hati-hati.
Niatan untuk memprovokasi
Hati-hati dengan emosi Anda. Jangan biarkan diri terpancing terlalu mudah. Membiarkan diri terbakar amarah bisa menodai reputasi Anda serta ketenangan pikiran. Apa pun yang terjadi, cobalah untuk menghadapi masalah dengan tenang dan merespon setelah segalanya dipikirkan masak-masak atau kala emosi mereda. Merespon tuduhan atau provokasi konfrontasi dari orang menyebalkan sebaiknya tidak dilakukan saat semua dalam keadaan emosi.
Emosi ekstrem harus dijauhkan setiap waktu
Marah berlebihan dan tangisan bukan lokasi yang umum terjadi di kantor. Kantor adalah lokasi untuk bekerja, bukan untuk melampiaskan emosi. Tak ada orang yang mau menerima tuduhan jelek dari teman sekantor, jarang pula ada orang yang mau mengakui kesalahannya, jadi kemarahan hanya akan menciptakan lebih banyak masalah ketimbang hal baik. Meski Anda ingin mengembalikan serangan personal atau tuduhan itu kepada si dia, sebaiknya jangan terlalu membawa hal-hal tersebut terlalu personal.
Biarkan dan jangan menghiburnya
Di beberapa keadaan metode ini bisa berhasil, namun, tak selalu. Saat si pembuat onar itu merasa Anda tak menunjukkan reaksi terhadap "gigitan" maupun provokasinya, ia mungkin akan berhenti. Tetapi bila kebiasaannya yang menyakiti itu terus berlangsung dan tidak diadukan kepada pihak yang berwenang, ada kemungkinan ia akan mencari "korban" baru.
Minta saran
Saat ada orang-orang yang berusaha merusak mood Anda di kantor, hingga Anda merasa kesulitan berfokus dalam pekerjaan karena interupsi negatif dan tekanan mental darinya, sebaiknya mulai bicara dengan seseorang. Bila bicara dengan orang yang bersangkutan tidak menunjukkan hasil memuaskan, coba bicara dengan atasan secara fair dan pastikan atasan itu bisa mengerti. Coba minta saran dari orang yang Anda percaya. Namun upayakan untuk tidak menjelekkan rekan kerja kepada bos.
Rekam setiap insiden
Buat rekaman atau catatan mengenai betapa rekan kerja ini sudah memengaruhi kerja atau produktivitas. Hal ini mungkin bisa membantu untuk menguatkan Anda seandainya ia mulai menaruh tuduhan atau menjelekkan Anda di mata atasan karena produktivitas menurun.
Jangan pernah menulis email saat kesal
Kata-kata yang tertulis bisa tersimpan dan akan kembali kepada Anda ketika ada kejadian tak menyenangkan yang menekan Anda. Ambil waktu untuk merespon, menganalisa tuduhan, setidaknya selama satu jam untuk menstabilkan pikiran. Artikulasi dan penjelasan akan lebih baik saat pikiran dalam keadaan tenang.
Work Like A Pro
Kita yang sedang memulai karier pasti punya hasrat untuk menjadi sukses di masa depan, bukan? Untuk mencapai puncak dalam dunia karier, ada beberapa sifat dan kebiasaan yang harus Anda tanamkan sejak awal. Sifat dan kebiasaan ini akan menuntun Anda menjadi seorang pekerja yang profesional baik di mata kolega maupun di mata si bos. Nah, apa saja sifat dan kebiasaan yang dimaksud? Berikut berikan paparannya.
Show That We Care
Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.
Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.
Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.
Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Show That We Care
Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.
Selain itu, hal yang membuat seseorang menjadi profesional adalah kejujuran. Oleh karena kejujuran diawali dengan sikap menghargai waktu (tepat waktu) dalam melaksanakan pekerjaan, kita perlu menetapi janji dan melaksanakan semua pekerjaan dengan kesungguhan hati dari pekerjaan yang kecil sampai yang besar.
Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.
Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.
Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.
Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.
Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya
Organize Your Work
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.
Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.
Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.
Keberanian Sebagai Modal Awal Wirausaha
Hidup ini memang tidak akan bisa lepas dari berbagai tekanan, namun semua kesulitan merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk dapat tumbuh. Tekanan-tekanan itu sesungguhnya dapat dilihat sebagai sebuah dorongan/stimulus yang membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bereaksi terhadap sebuah kejadian di kemudian hari.
Berani adalah sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang pengusaha kita harus mempunyai modal awal yaitu Berani dalam beberapa hal, antara lain:
Berani Mempunyai Mimpi
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan
Memang dalam banyak hal manusia berbeda karenanya ada beberpa tipe manusia dalam menghadapi hidup yang menjadi hal utama untuk memulai suatu mimpi.
Tipe rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia jenis ini patah arang. Ketika menemui kesulitan ia langsung mengeluh, merasa tidak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Tipe kayu rapuh ini perlu berlatih agar dapat berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Dalam menghadapi mereka, sesekali waktu kita harus lebih berani tega karena mereka kadang perlu dilatih untuk belajar menghadapi kesulitan. Posisikan diri kita sebagai pendamping mereka.
Tipe lempeng besi.
Tipe ini biasanya mampu bertahan mengahadapi tekanan awal. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan rumit, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Manusia tipe ini mampu mengahadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, manusia tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan, saat tekanan tiba, manusia tipe kapas ini mampu bersifat fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan, tapi setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe bola pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Tekanan pada tipe ini justru membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong, saat ditekan, justru ia memantul ke atas dengan lebih dahsyat.
Berani Mencoba
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.
Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.
Berani Merantau
Berani adalah sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang pengusaha kita harus mempunyai modal awal yaitu Berani dalam beberapa hal, antara lain:
Berani Mempunyai Mimpi
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan
Memang dalam banyak hal manusia berbeda karenanya ada beberpa tipe manusia dalam menghadapi hidup yang menjadi hal utama untuk memulai suatu mimpi.
Tipe rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia jenis ini patah arang. Ketika menemui kesulitan ia langsung mengeluh, merasa tidak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Tipe kayu rapuh ini perlu berlatih agar dapat berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Dalam menghadapi mereka, sesekali waktu kita harus lebih berani tega karena mereka kadang perlu dilatih untuk belajar menghadapi kesulitan. Posisikan diri kita sebagai pendamping mereka.
Tipe lempeng besi.
Tipe ini biasanya mampu bertahan mengahadapi tekanan awal. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan rumit, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Manusia tipe ini mampu mengahadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, manusia tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.
Tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan, saat tekanan tiba, manusia tipe kapas ini mampu bersifat fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan, tapi setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.
Tipe bola pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Tekanan pada tipe ini justru membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong, saat ditekan, justru ia memantul ke atas dengan lebih dahsyat.
Berani Mencoba
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.
Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.
Berani Merantau
Keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.
Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.
Berani Gagal
Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.
Berani Gagal
Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total.
Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.
Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
Berani Sukses
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.
SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.
Berani Berbeda
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.
Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.
Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis
Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.
Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
Berani Sukses
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.
SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.
Berani Berbeda
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.
Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.
Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis
Sabtu, 15 Juni 2013
Manajemen Waktu dan Aktivitas
Setiap orang mendapatkan “hadiah” yang sama setiap hari: waktu, energi, dan pilihan. Time, energy, and choice yang dikelola dengan baik merupakan aset untuk sukses. Dibandingkan dengan metode manajemen waktu, manajemen aktivitas berdasarkan waktu merupakan pilihan yang lebih efektif, menurut Mark Woods dan Trapper Woods dalam buku mereka Attack Your Day! Before It Attacks You.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
Tips Manajemen waktu untuk orang sibuk
Waktu adalah salahsatu hal yang paling berharga. Waktu tidak bisa ditukar dengan apapun karena masing masing orang punya jatah waktu (hidup) yang berbeda. Makanya semakin hari, tanpa kita sadari,jatah waktu ini makin sedikit. Jika kita umpamakan usia kita itu mirip dengan jam pasir, makin hari, pasirnya makin berkurang. Makanya manjamen waktu itu sangat penting.
Berikut ini adalah 26 tip manajemen waktu yang bisa anda implementasikan dalam keseharian anda. Walaupun sebagian dari lebih cocok untuk pekerja, namun tetap bisa diimlementasikan untuk semua orang .
Semua tips diatas saya dapatkan dari salah satu slide di slideshare tentunya dengan gaya tulisan saya sendiri. jika anda ingin melihat presentasinya lihat sendiri dibawah ini.
Berikut ini adalah 26 tip manajemen waktu yang bisa anda implementasikan dalam keseharian anda. Walaupun sebagian dari lebih cocok untuk pekerja, namun tetap bisa diimlementasikan untuk semua orang .
- Waktu itu selalu ada, yang diperlukan hanya fokus dan anda harus memprioritaskan mana yang lebih penting.
- Rencakan anda bekerja cukup 4-5 jam perhari.
- Kita tidak bisa selalu mood dalam bekerja, maka kerjakan hal sebanyak munkin saat anda sedang mood dan istirahatlah saat anda tidak mood atau lelah.
- hargai waktu anda, anggaplah anda seakan akan kehilangan 1juta perjam jika tidak memanfaakan waktu dengan baik. (hanya sekedar motifasi).
- Fokus. Kerjakan 1 pekerjaan pada satu saat. Multitasking dalam bekerja itu OMONG KOSONG. Yang ada semuanya malah ga beres.
- Buat jadwal aktifitas anda seitap hari dan patuhi jadwal yang anda buat sendiri. jangan biasakan "ah mengalir aja".
- Saat kita dikejar deadline, biasanya kita lebih produktif dan fokus. Manfaakan waktu sebaik mungkin.
- Kerjakan hal hal yang ringan terlebih dahulu, maka tanpa sadar sesulit apapun pekerjaannya (insyaAllah) akan selesai tanpa anda sadari (hindari malas)
- Sempurna adalah hal yang tidak mungkin, target anda adalah :JOB DONE. jadi yang penting selesaikan dulu.
- Gunakan kendala sebagai kesempatan menyelesaikan tugas. Bekerja long hour (dipaksa) tidak akan membuat anda lebih produktif
- Pisah antara berpikir (mencari solusi) dengan mengeksekusi solusi.
- Jika ada meeting/pertemuan, rencanakan di awal hari (pagi), karena kalau siang, bisanya cenderung tidak efektif.
- Terlalu banyak meeting dan ketemu client akan membuat pekerjaan tidak produktif. minimalisir pertemuan dan meeting yang tidak perlu
- Kerjakan 1 hal /topik pekerjaan tiap hari. Berpindah pindah fokus dalam beberapa pekerjaan dalam sehari justru tidak efektif (terutama masalah proyek seperti software dll).
- jangan menunda nunda pekerjaan, kecuali break diantara dua pekerjaan besar
- bagilah pekerjaan yang besar kedalam tugas tugas yang lebih kecil. Sesuatu yangbesar dan sulit akan terasa mudah saat dibagi menjadi lebih kecil.
- Selalu gunakan prioritas. Priortias no 1 selalu jauh lebih penting ketimbang prioritas kedua atau ketiga.
- Buat target setiap hari. Hari ini, apa yang harus diselesaikan.
- Pecah pekerjaan yang panjang dalam format perjam.
- Jika pekerjaan tersebut bisa dikerjakan oleh orang lain. (terutama untuk para manajer /atasan) delegasikan orang lain.
- Selalu pikirkan sekarang dan besok,kemarin sudah tidak perlu dipikir. anda tidak perlu menyesali kenapa kemarin malas malasan
- Buat deadline untuk semua pekerjaan anda. SEMUA !!!
- Selalu buat tanggal akhir untuk pekerjaan yang membutuhkan tekanan tinggi (stresfull).
- Selalu catat apa yang akan anda kerjakan. dan gunakan remainder (pengingat) untuk mengingatkan anda sehingga anda selalu fokus dengan pekerjaan. Jangan mengandalkan ingatan otak.
- Selalu tulis Ide, dan hal hal yang bisa menganggu konsentasi , setiap hal yang mengganggu konsentrasi bisa anda kurangi sedikit demi sedikit.
- Istirahat setelah mengerjakan proyek/pekerjaan yang berat. (terutama untuk proyek/pekerjaan besar)
Semua tips diatas saya dapatkan dari salah satu slide di slideshare tentunya dengan gaya tulisan saya sendiri. jika anda ingin melihat presentasinya lihat sendiri dibawah ini.
Kamis, 13 Juni 2013
5 Hal yang diam-diam menghancurkan karir
Beberapa hal seperti kinerja buruk, berteriak pada bos, sampai mencuri uang perusahaan jelas bisa menghancurkan karir. Namun ada pula perbuatan yang diam-diam membahayakan posisi Anda di tempat kerja. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari US News berikut ini.
Bertahan pada satu pekerjaan saja
Tidak ada salahnya mencintai pekerjaan yang Anda lakukan. Namun jangan terjebak pada satu pekerjaan saja, terutama jika Anda masih punya kesempatan untuk berkembang. Bertahan pada satu pekerjaan saja sama dengan membatasi kemampuan diri sendiri.
Pandai pada pekerjaan yang tidak disuka
Umumnya, semakin pandai Anda melakukan hal tertentu, semakin sering Anda diminta untuk menangani hal tersebut. Meskipun Anda tidak harus melakukan pekerjaan dengan buruk, tidak perlu selalu susah payah untuk terlihat pandai saat melakukan pekerjaan yang tidak disuka.
Diam saat tak setuju dengan atasan
Jangan cuma diam dan patuh dengan ide yang dilontarkan atasan. Meskipun Anda cuma karyawan, Anda tetap punya hak untuk menyampaikan pendapat. Jika Anda selalu setuju, lama-kelamaan Anda akan semakin terpaksa saat melakukan sesuatu yang diperintahkan atasan padahal Anda tidak suka.
Merekomendasikan teman di tempat bekerja
Membantu teman untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang sama dengan Anda memang termasuk perbuatan baik. Akan tetapi Anda perlu ingat, merekomendasikan seseorang juga bisa mengancam posisi diri sendiri. Sebab jika performa teman ternyata buruk, Anda akan dianggap sebagai orang yang kurang kompeten dalam menilai kemampuan seseorang.
Absen di setiap acara sosial perusahaan
Meskipun Anda tidak suka berkumpul dengan banyak orang, cobalah untuk hadir di acara sosial perusahaan. Misalnya perayaan ulang tahun atau acara lainnya. Ingat, membangun hubungan sosial adalah salah satu langkah mengembangkan jaringan dan karir Anda.
Itulah berbagai hal yang diam-diam bisa menghancurkan karir
Bertahan pada satu pekerjaan saja
Tidak ada salahnya mencintai pekerjaan yang Anda lakukan. Namun jangan terjebak pada satu pekerjaan saja, terutama jika Anda masih punya kesempatan untuk berkembang. Bertahan pada satu pekerjaan saja sama dengan membatasi kemampuan diri sendiri.
Pandai pada pekerjaan yang tidak disuka
Umumnya, semakin pandai Anda melakukan hal tertentu, semakin sering Anda diminta untuk menangani hal tersebut. Meskipun Anda tidak harus melakukan pekerjaan dengan buruk, tidak perlu selalu susah payah untuk terlihat pandai saat melakukan pekerjaan yang tidak disuka.
Diam saat tak setuju dengan atasan
Jangan cuma diam dan patuh dengan ide yang dilontarkan atasan. Meskipun Anda cuma karyawan, Anda tetap punya hak untuk menyampaikan pendapat. Jika Anda selalu setuju, lama-kelamaan Anda akan semakin terpaksa saat melakukan sesuatu yang diperintahkan atasan padahal Anda tidak suka.
Merekomendasikan teman di tempat bekerja
Membantu teman untuk mendapatkan pekerjaan di perusahaan yang sama dengan Anda memang termasuk perbuatan baik. Akan tetapi Anda perlu ingat, merekomendasikan seseorang juga bisa mengancam posisi diri sendiri. Sebab jika performa teman ternyata buruk, Anda akan dianggap sebagai orang yang kurang kompeten dalam menilai kemampuan seseorang.
Absen di setiap acara sosial perusahaan
Meskipun Anda tidak suka berkumpul dengan banyak orang, cobalah untuk hadir di acara sosial perusahaan. Misalnya perayaan ulang tahun atau acara lainnya. Ingat, membangun hubungan sosial adalah salah satu langkah mengembangkan jaringan dan karir Anda.
Itulah berbagai hal yang diam-diam bisa menghancurkan karir
5 Cara untuk membuat atasan terkesan
Berusaha membuat atasan terkesan tak selalu berarti Anda seorang penjilat. Terkadang Anda juga butuh menunjukkan kemampuan dan kesungguhan dalam bekerja sehingga atasan mengetahui usaha Anda. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan, seperti dilansir oleh Times of India (10/06).
1. Tepat waktu
Jangan terlambat saat datang ke kantor. Anda harus berusaha datang tepat waktu atau lebih awal. Meski tampaknya atasan tak peduli, namun mereka juga memperhatikan karyawan yang terlihat rajin dengan yang sering terlambat. Datang lebih awal menunjukkan Anda bersemangat untuk bekerja dan tak malas.
2. Ambil bagian
Ketika sebuah pekerjaan ditawarkan, jangan ragu-ragu untuk mengajukan diri ketika Anda merasa bisa melakukannya. Jangan sering melemparkan pekerjaan Anda pada orang lain atau rekan kerja. Hal ini akan menunjukkan antusiasme Anda, terutama jika Anda berhasil melakukannya.
3. Tawarkan solusi
Ketika ada masalah yang terjadi di tempat kerja, pikirkan solusi dan jangan ragu-ragu untuk mengajukannya pada alasan. Anda mungkin tak mengajukan solusi yang sempurna. Terkadang tak semua solusi Anda akan diterima oleh atasan. Namun ini menunjukkan kesungguhan dan kemampuan Anda untuk mengatasi masalah.
4. Jangan pulang terlalu cepat
Ketika jam kerja Anda sudah selesai, jangan terburu-buru pulang. Anda bisa mempelajari beberapa hal yang belum Anda mengerti tentang perusahaan atau bergabung dengan beberapa teman kerja untuk urusan pekerjaan. Ini akan membuat keterampilan dan kemampuan Anda meningkat, sekaligus membuat hubungan sosial dengan rekan kerja bertambah baik.
5. Jaga perilaku positif
Selalu bersikap profesional dan positif, bahkan ketika Anda sedang tidak mood atau merasa tak bersemangat. Semangat Anda akan menular pada rekan kerja dan membuat mereka ikut bersemangat. Suasana kerja pun kembali positif.
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan. Dengan melakukan hal di atas, Anda tak hanya membuat atasan terkesan, namun juga bisa meningkatkan keterampilan bekerja. Dengan melakukan hal positif, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang juga positif, baik dari atasan maupun dari rekan kerja.
1. Tepat waktu
Jangan terlambat saat datang ke kantor. Anda harus berusaha datang tepat waktu atau lebih awal. Meski tampaknya atasan tak peduli, namun mereka juga memperhatikan karyawan yang terlihat rajin dengan yang sering terlambat. Datang lebih awal menunjukkan Anda bersemangat untuk bekerja dan tak malas.
2. Ambil bagian
Ketika sebuah pekerjaan ditawarkan, jangan ragu-ragu untuk mengajukan diri ketika Anda merasa bisa melakukannya. Jangan sering melemparkan pekerjaan Anda pada orang lain atau rekan kerja. Hal ini akan menunjukkan antusiasme Anda, terutama jika Anda berhasil melakukannya.
3. Tawarkan solusi
Ketika ada masalah yang terjadi di tempat kerja, pikirkan solusi dan jangan ragu-ragu untuk mengajukannya pada alasan. Anda mungkin tak mengajukan solusi yang sempurna. Terkadang tak semua solusi Anda akan diterima oleh atasan. Namun ini menunjukkan kesungguhan dan kemampuan Anda untuk mengatasi masalah.
4. Jangan pulang terlalu cepat
Ketika jam kerja Anda sudah selesai, jangan terburu-buru pulang. Anda bisa mempelajari beberapa hal yang belum Anda mengerti tentang perusahaan atau bergabung dengan beberapa teman kerja untuk urusan pekerjaan. Ini akan membuat keterampilan dan kemampuan Anda meningkat, sekaligus membuat hubungan sosial dengan rekan kerja bertambah baik.
5. Jaga perilaku positif
Selalu bersikap profesional dan positif, bahkan ketika Anda sedang tidak mood atau merasa tak bersemangat. Semangat Anda akan menular pada rekan kerja dan membuat mereka ikut bersemangat. Suasana kerja pun kembali positif.
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan. Dengan melakukan hal di atas, Anda tak hanya membuat atasan terkesan, namun juga bisa meningkatkan keterampilan bekerja. Dengan melakukan hal positif, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang juga positif, baik dari atasan maupun dari rekan kerja.
10 Kebiasaan yang mendorong sikap optimis
Sikap optimis dibutuhkan dalam kehidupan, sebab selain membuat Anda makin percaya diri juga berpengaruh pada kesehatan. Sayangnya tidak semua orang bisa mempunyai pemikiran optimis. Berikut sepuluh kebiasaan yang mendorong bersikap optimis, dilansirHuffington Post.
1. Selalu bersyukur
Jika Anda tidak pernah bersyukur makan Anda tidak akan pernah merasa puas. Bersyukur akan memberi Anda kekuatan dan mengajari bagaimana Anda menghargai hal-hal dalam kehidupan.
2. Berbagi kisah
Saat kita berbagi cerita, kita juga membagikan sesuatu pada orang lain. Seperti berbagi semangat, harapan yang mengandung rasa optimis.
3. Memaafkan
Menerima atau meminta maaf adalah cara untuk menciptakan kedamaian. Kedamaian akan membuat Anda berpikir jernih dan optimis.
4. Jadi pendengar yang baik
Ketika Anda mendengarkan Anda mendapat lebih banyak pengetahuan. Anda juga menunjukkan kepercayaan diri dan menghargai orang lain. Pengetahuan dan keyakinan adalah bekal untuk memancarkan energi positif.
5. Hilangkan kecemburuan
Ketika iri pada orang lain, kita hanya akan menyakiti diri sendiri. Salurkan energi untuk berbuat lebih baik daripada bersikap iri.
6. Lebih banyak senyum
Ketika tersenyum, orang lain juga akan ikut tersenyum dan menciptakan lingkungan yang bahagia. Sebaliknya jika Anda cemberut, maka tidak akan ada orang yang memberi senyumnya pada Anda.
7. Berpikir positif
Berpikir positif akan membuat kehidupan lebih mudah karena Anda memandangnya dari sudut yang positif. Selain itu energi positif juga akan terpancar sehingga Anda selalu berpikiran optimis.
8. Olahraga dan konsumsi makanan bergizi
Tubuh yang bugar merupakan kunci hidup sehat. Tubuh yang sehat akan mendorong pemikiran seseorang menjadi lebih jernih dan ceria. Untuk itu jangan lewatkan olahraga dan makanan bergizi setiap harinya.
9. Yakin punya masa depan lebih baik
Setiap orang punya masa lalu yang tidak menyenangkan. Namun bukan menjadi jaminan jika masa depan Anda akan buruk juga. Yakin lah Anda akan mempunyai masa depan yang baik jika mau berusaha dan optimis.
10. Berhenti menyalahkan orang lain
Sangat mudah untuk menyalahkan orang lain. Yang tersulit adalah introspeksi diri. Menyalahkan orang lain adalah sikap pengecut dan pesimis.
Menanamkan sikap optimis dalam diri akan membentuk kepribadian positif yang penuh semangat.
1. Selalu bersyukur
Jika Anda tidak pernah bersyukur makan Anda tidak akan pernah merasa puas. Bersyukur akan memberi Anda kekuatan dan mengajari bagaimana Anda menghargai hal-hal dalam kehidupan.
2. Berbagi kisah
Saat kita berbagi cerita, kita juga membagikan sesuatu pada orang lain. Seperti berbagi semangat, harapan yang mengandung rasa optimis.
3. Memaafkan
Menerima atau meminta maaf adalah cara untuk menciptakan kedamaian. Kedamaian akan membuat Anda berpikir jernih dan optimis.
4. Jadi pendengar yang baik
Ketika Anda mendengarkan Anda mendapat lebih banyak pengetahuan. Anda juga menunjukkan kepercayaan diri dan menghargai orang lain. Pengetahuan dan keyakinan adalah bekal untuk memancarkan energi positif.
5. Hilangkan kecemburuan
Ketika iri pada orang lain, kita hanya akan menyakiti diri sendiri. Salurkan energi untuk berbuat lebih baik daripada bersikap iri.
6. Lebih banyak senyum
Ketika tersenyum, orang lain juga akan ikut tersenyum dan menciptakan lingkungan yang bahagia. Sebaliknya jika Anda cemberut, maka tidak akan ada orang yang memberi senyumnya pada Anda.
7. Berpikir positif
Berpikir positif akan membuat kehidupan lebih mudah karena Anda memandangnya dari sudut yang positif. Selain itu energi positif juga akan terpancar sehingga Anda selalu berpikiran optimis.
8. Olahraga dan konsumsi makanan bergizi
Tubuh yang bugar merupakan kunci hidup sehat. Tubuh yang sehat akan mendorong pemikiran seseorang menjadi lebih jernih dan ceria. Untuk itu jangan lewatkan olahraga dan makanan bergizi setiap harinya.
9. Yakin punya masa depan lebih baik
Setiap orang punya masa lalu yang tidak menyenangkan. Namun bukan menjadi jaminan jika masa depan Anda akan buruk juga. Yakin lah Anda akan mempunyai masa depan yang baik jika mau berusaha dan optimis.
10. Berhenti menyalahkan orang lain
Sangat mudah untuk menyalahkan orang lain. Yang tersulit adalah introspeksi diri. Menyalahkan orang lain adalah sikap pengecut dan pesimis.
Menanamkan sikap optimis dalam diri akan membentuk kepribadian positif yang penuh semangat.
5 Cara mengubah ide brilian menjadi nyata
Ide, sebrilian dan sehebat apapun, jika tak pernah dilaksanakan dan dilakukan tentu hanya akan menjadi ide. Untuk itu, yang harus Anda lakukan tak hanya membuat dan menemukan ide, tetapi juga membangun ide agar bisa menjadi nyata.
Tak mudah memang, namun bukan berarti tak bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa cara yang diberikan oleh Leah Busque, pemilik TaskRabbit, untuk mengubah ide Anda menjadi kenyataan, seperti dilansir oleh Inc.com
1. Ungkapkan ide pada orang lain
Mengungkapkan ide tak bertujuan untuk memamerkannya. mengungkap ide Anda pada orang lain bisa jadi salah satu cara untuk mendapatkan bantuan atau dukungan. Bisa jadi ada orang lain yang sejalan dan sependapat dengan Anda. Memang ada risiko jika ide Anda akan dicuri. Namun jika Anda memberitahu lebih banyak orang, maka risiko tersebut lebih kecil dibandingkan dengan jumlah dukungan yang mungkin Anda dapatkan.
2. Kelilingi diri dengan orang yang mendukungKelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bersikap positif dan memberikan dukungan. Jangan bersama orang yang selalu berusaha menjatuhkan Anda. Lebih baik lagi jika Anda bisa menemukan orang yang memiliki minat sama dengan Anda. Ini akan membuat ide yang dibangun semakin mudah.
3. Mulai melangkah
Setiap bangun pagi, ulang kembali target yang ingin Anda capai. Buatlah target yang sangat besar. Kemudian mulailah melangkah. Langkah pertama mungkin seperti langkah bayi, namun tak masalah. Lebih baik mulai melangkah, sedikit demi sedikit, sambil terus fokus pada tujuan akhir Anda.
4. Mulai lempar ke pasar
Kebanyakan orang memiliki tingkat perfeksionisme yang tinggi sehingga membuat mereka selalu ragu untuk melemparkan produk atau kreasi mereka ke pasar. Jangan ragu. Setiap selesai menghasilkan sesuatu, segera lempar ke pasar. Biar khalayak yang menilai kualitas produk Anda. Melalui respon mereka Anda bisa menentukan kekurangan dan kelebihan produk atau karya yang Anda buat. Jika tak segera ditunjukkan pada orang lain, Anda tak akan pernah tahu.
5. Cintai pekerjaan Anda
Memulai suatu usaha memang bukan hal yang mudah. Usaha yang Anda bangun sendiri pada akhirnya akan menjadi bagian dari diri Anda. tak ada hidup atau bekerja, keduanya telah menjadi satu dalam diri Anda. Untuk itu sangat penting untuk mencintai apa yang Anda lakukan untuk pekerjaan tersebut. Pekerjaan yang dilandasi dengan cinta akan membawa Anda lebih jauh dibandingkan dengan pekerjaan yang tak Anda sukai.
Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai menjadikan ide atau cita-cita Anda menjadi nyata. Selamat berjuang dan semoga berhasil!
Tak mudah memang, namun bukan berarti tak bisa dilakukan. Berikut adalah beberapa cara yang diberikan oleh Leah Busque, pemilik TaskRabbit, untuk mengubah ide Anda menjadi kenyataan, seperti dilansir oleh Inc.com
1. Ungkapkan ide pada orang lain
Mengungkapkan ide tak bertujuan untuk memamerkannya. mengungkap ide Anda pada orang lain bisa jadi salah satu cara untuk mendapatkan bantuan atau dukungan. Bisa jadi ada orang lain yang sejalan dan sependapat dengan Anda. Memang ada risiko jika ide Anda akan dicuri. Namun jika Anda memberitahu lebih banyak orang, maka risiko tersebut lebih kecil dibandingkan dengan jumlah dukungan yang mungkin Anda dapatkan.
2. Kelilingi diri dengan orang yang mendukungKelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bersikap positif dan memberikan dukungan. Jangan bersama orang yang selalu berusaha menjatuhkan Anda. Lebih baik lagi jika Anda bisa menemukan orang yang memiliki minat sama dengan Anda. Ini akan membuat ide yang dibangun semakin mudah.
3. Mulai melangkah
Setiap bangun pagi, ulang kembali target yang ingin Anda capai. Buatlah target yang sangat besar. Kemudian mulailah melangkah. Langkah pertama mungkin seperti langkah bayi, namun tak masalah. Lebih baik mulai melangkah, sedikit demi sedikit, sambil terus fokus pada tujuan akhir Anda.
4. Mulai lempar ke pasar
Kebanyakan orang memiliki tingkat perfeksionisme yang tinggi sehingga membuat mereka selalu ragu untuk melemparkan produk atau kreasi mereka ke pasar. Jangan ragu. Setiap selesai menghasilkan sesuatu, segera lempar ke pasar. Biar khalayak yang menilai kualitas produk Anda. Melalui respon mereka Anda bisa menentukan kekurangan dan kelebihan produk atau karya yang Anda buat. Jika tak segera ditunjukkan pada orang lain, Anda tak akan pernah tahu.
5. Cintai pekerjaan Anda
Memulai suatu usaha memang bukan hal yang mudah. Usaha yang Anda bangun sendiri pada akhirnya akan menjadi bagian dari diri Anda. tak ada hidup atau bekerja, keduanya telah menjadi satu dalam diri Anda. Untuk itu sangat penting untuk mencintai apa yang Anda lakukan untuk pekerjaan tersebut. Pekerjaan yang dilandasi dengan cinta akan membawa Anda lebih jauh dibandingkan dengan pekerjaan yang tak Anda sukai.
Itulah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mulai menjadikan ide atau cita-cita Anda menjadi nyata. Selamat berjuang dan semoga berhasil!
7 Kesalahan umum yang dilakukan karyawan baru
Setelah lulus kuliah langsung mendapat pekerjaan adalah kebanggaan tersendiri. Anda bisa mandiri dan tidak bergantung pada orang tua lai. Namun sudah siapkah Anda memasuki dunia kerja?
Dunia kerja jauh berbeda ketika Anda sekolah. Anda tidak bisa menyamakannya dengan dunia pendidikan. Karena perbedaan itu lah, banyak karyawan baru yang melakukan kesalahan saat pertama bekerja. Berikut kesalahan umum yang dilakukan karyawan baru,
1. Menjadi takut bicara
Banyak karyawan baru yang pendiam dan takut berbicara. Apakah itu meminta kenaikan gaji, cuti, atau hanya menyuarakan pendapat. Padahal pendapat Anda juga dibutuhkan dalam perusahaan meski Anda anak baru. Terlalu pendiam bisa membuat Anda mendapat cap "karyawan pasif".
2. Bermain-main
Anda mungkin berpikir tidak ada yang melihat atau peduli dengan apa yang Anda lakukan sepanjang hari. Jangan salah, kinerja Anda juga diperhatikan. Jadi, penting untuk membatasi jumlah waktu yang Anda habiskan di Facebook, email pribadi dan situs non-terkait dengan pekerjaan lainnya.
Meskipun bos Anda mungkin tampak santai, dia tidak akan menghargai karyawan yang tampaknya lebih peduli update status temannya daripada pekerjaan.
3. Berbusana tidak tepat
Beruntung jika Anda bekerja di sebuah perusahaan yang tidak diwajibkan memakai seragam khusus. Anda bisa mix n match busana sesuai selera Anda. Namun ingat, tetap memperhatikan aturan, jangan berlebihan. Anda juga tidak mungkin mengenakan tank top atau hot pant ke kantor bukan?
4. Tidak bersosialisasi
Selain bekerja keras dan berdedikasi terhadap perusahaan, Anda juga harus menjalin hubungan dengan sesama karyawan. Banyak anak muda yang takut untuk memperbanyak jaringan dan tampil agresif, padahal hal itu merupakan bagian dari dunia kerja.
Cara yang baik untuk memulai adalah dengan menyapa atau mengobrol. Siapa tahu Anda bisa cepat mendapat promosi jabatan dengan mempunyai banyak jaringan.
5. Bergosip di kantor
Mempunyai banyak teman di kantor adalah hal baik. Namun jika diajak bergosip sebaiknya hindari. Anda harus bisa menahan diri untuk tidak bergosip dan tetap netral. Dalam jangka panjang, hal itu bisa membuat pertengkaran untuk Anda sendiri dan karyawan.
7. Sok tahu
Bertindak terlalu percaya diri adalah masalah umum yang dialami karyawan muda. Kadang-kadang sulit untuk menyesuaikan diri dari mahasiswa menjadi karyawan. Anda tidak bisa terlalu idealis di kantor. Anda harus ingat untuk menjadi rendah hati dan mau belajar, bukan sok tahu.
Apakah Anda juga pernah melakukan salah satu kesalahan di atas ketika pertama kali bekerja?
Dunia kerja jauh berbeda ketika Anda sekolah. Anda tidak bisa menyamakannya dengan dunia pendidikan. Karena perbedaan itu lah, banyak karyawan baru yang melakukan kesalahan saat pertama bekerja. Berikut kesalahan umum yang dilakukan karyawan baru,
1. Menjadi takut bicara
Banyak karyawan baru yang pendiam dan takut berbicara. Apakah itu meminta kenaikan gaji, cuti, atau hanya menyuarakan pendapat. Padahal pendapat Anda juga dibutuhkan dalam perusahaan meski Anda anak baru. Terlalu pendiam bisa membuat Anda mendapat cap "karyawan pasif".
2. Bermain-main
Anda mungkin berpikir tidak ada yang melihat atau peduli dengan apa yang Anda lakukan sepanjang hari. Jangan salah, kinerja Anda juga diperhatikan. Jadi, penting untuk membatasi jumlah waktu yang Anda habiskan di Facebook, email pribadi dan situs non-terkait dengan pekerjaan lainnya.
Meskipun bos Anda mungkin tampak santai, dia tidak akan menghargai karyawan yang tampaknya lebih peduli update status temannya daripada pekerjaan.
3. Berbusana tidak tepat
Beruntung jika Anda bekerja di sebuah perusahaan yang tidak diwajibkan memakai seragam khusus. Anda bisa mix n match busana sesuai selera Anda. Namun ingat, tetap memperhatikan aturan, jangan berlebihan. Anda juga tidak mungkin mengenakan tank top atau hot pant ke kantor bukan?
4. Tidak bersosialisasi
Selain bekerja keras dan berdedikasi terhadap perusahaan, Anda juga harus menjalin hubungan dengan sesama karyawan. Banyak anak muda yang takut untuk memperbanyak jaringan dan tampil agresif, padahal hal itu merupakan bagian dari dunia kerja.
Cara yang baik untuk memulai adalah dengan menyapa atau mengobrol. Siapa tahu Anda bisa cepat mendapat promosi jabatan dengan mempunyai banyak jaringan.
5. Bergosip di kantor
Mempunyai banyak teman di kantor adalah hal baik. Namun jika diajak bergosip sebaiknya hindari. Anda harus bisa menahan diri untuk tidak bergosip dan tetap netral. Dalam jangka panjang, hal itu bisa membuat pertengkaran untuk Anda sendiri dan karyawan.
6. Selalu terlambat
Orang yang selalu terlambat adalah ciri tidak profesional. Baik itu terlambat ke kantor, mengumpulkan tugas atau terlambat menghadiri pertemuan. Maka dari itu jangan pernah terlambat agar Anda tidak dicap jam karet atau karyawan pemalas.
Orang yang selalu terlambat adalah ciri tidak profesional. Baik itu terlambat ke kantor, mengumpulkan tugas atau terlambat menghadiri pertemuan. Maka dari itu jangan pernah terlambat agar Anda tidak dicap jam karet atau karyawan pemalas.
7. Sok tahu
Bertindak terlalu percaya diri adalah masalah umum yang dialami karyawan muda. Kadang-kadang sulit untuk menyesuaikan diri dari mahasiswa menjadi karyawan. Anda tidak bisa terlalu idealis di kantor. Anda harus ingat untuk menjadi rendah hati dan mau belajar, bukan sok tahu.
Apakah Anda juga pernah melakukan salah satu kesalahan di atas ketika pertama kali bekerja?
Rabu, 12 Juni 2013
8 Kebiasaan buruk yang mengganggu produktivitas
Produktivitas bisa dicapai dengan cara menulis hal-hal yang harus dilakukan hari ini. Sebaliknya, jangan sampai melakukan kebiasaan buruk yang bisa mengganggu produktivitas seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
Saat bicara dengan teman kerja...
Jangan pernah mengecek ponsel! Melakukan kedua hal itu membuat Anda terkesan sebagai orang yang tidak peduli. Bayangkan jika Anda yang ada di posisi mereka, rasanya pasti menyakitkan.
Multitasking saat meeting
Cara paling mudah menjadi orang yang terlihat paling pintar dalam ruang rapat adalah berusaha untuk selalu memerhatikan jalannya rapat. Jadi hentikan aktivitas lain saat meeting, semua itu demi pembelajaran bagi diri Anda sendiri.
Memikirkan hal yang tidak penting
Ketika bekerja, berusahalah untuk fokus. Hentikan pemikiran yang tidak penting seperti apa gosip terbaru di dunia hiburan. Sekarang saatnya Anda untuk menunjukkan kemampuan dan berusaha produktif di tempat kerja.
Menggunakan banyak pemberitahuan
Anda tidak perlu tahu saat itu juga saat Anda menerima email, SMS, tweet, atau pemberitahuan lain yang langsung muncul di ponsel atau komputer saat bekerja. Sebab semuanya membuat Anda berpaling dari pekerjaan yang sedang Anda lakukan.
Tidak melupakan kesalahan
Memang baik jika Anda tidak melupakan kesalahan dan belajar dari situ. Tetapi hal itu hanya berlaku pada kesalahan diri sendiri. Jika orang lain yang bersalah pada Anda, cobalah untuk memaafkan kemudian melupakannya.
Menunggu waktu yang tepat
Anda tidak akan pernah sukses jika menunggu kesempatan datang. Jadi cobalah untuk selalu berusaha kapan saja. Menunggu identik dengan tindakan pasif yang mengganggu produktivitas bekerja Anda.
Membicarakan keburukan orang
Bergosip itu buruk dan merugikan diri sendiri. Sayangnya banyak orang ikut bergosip hanya karena takut dimusuhi teman kerja. Tidak perlu merasa seperti itu. Lebih baik habiskan waktu untuk terlibat dalam percakapan yang produktif, bukan masalah sepele seperti gosip.
Tidak bisa berkata tidak
Jangan selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain. Jika dalam hati Anda memang keberatan, katakan tidak pada mereka. Meskipun rasanya tidak enak, namun itu hanya akan bertahan sementara.
Itulah kebiasaan buruk yang bisa mengganggu produktivitas.
Saat bicara dengan teman kerja...
Jangan pernah mengecek ponsel! Melakukan kedua hal itu membuat Anda terkesan sebagai orang yang tidak peduli. Bayangkan jika Anda yang ada di posisi mereka, rasanya pasti menyakitkan.
Multitasking saat meeting
Cara paling mudah menjadi orang yang terlihat paling pintar dalam ruang rapat adalah berusaha untuk selalu memerhatikan jalannya rapat. Jadi hentikan aktivitas lain saat meeting, semua itu demi pembelajaran bagi diri Anda sendiri.
Memikirkan hal yang tidak penting
Ketika bekerja, berusahalah untuk fokus. Hentikan pemikiran yang tidak penting seperti apa gosip terbaru di dunia hiburan. Sekarang saatnya Anda untuk menunjukkan kemampuan dan berusaha produktif di tempat kerja.
Menggunakan banyak pemberitahuan
Anda tidak perlu tahu saat itu juga saat Anda menerima email, SMS, tweet, atau pemberitahuan lain yang langsung muncul di ponsel atau komputer saat bekerja. Sebab semuanya membuat Anda berpaling dari pekerjaan yang sedang Anda lakukan.
Tidak melupakan kesalahan
Memang baik jika Anda tidak melupakan kesalahan dan belajar dari situ. Tetapi hal itu hanya berlaku pada kesalahan diri sendiri. Jika orang lain yang bersalah pada Anda, cobalah untuk memaafkan kemudian melupakannya.
Menunggu waktu yang tepat
Anda tidak akan pernah sukses jika menunggu kesempatan datang. Jadi cobalah untuk selalu berusaha kapan saja. Menunggu identik dengan tindakan pasif yang mengganggu produktivitas bekerja Anda.
Membicarakan keburukan orang
Bergosip itu buruk dan merugikan diri sendiri. Sayangnya banyak orang ikut bergosip hanya karena takut dimusuhi teman kerja. Tidak perlu merasa seperti itu. Lebih baik habiskan waktu untuk terlibat dalam percakapan yang produktif, bukan masalah sepele seperti gosip.
Tidak bisa berkata tidak
Jangan selalu berusaha untuk menyenangkan orang lain. Jika dalam hati Anda memang keberatan, katakan tidak pada mereka. Meskipun rasanya tidak enak, namun itu hanya akan bertahan sementara.
Itulah kebiasaan buruk yang bisa mengganggu produktivitas.
Kesuksesan bisa diprediksi di usia 7 tahun?
Jika Anda ingin mengetahui apakah buah hati Anda akan menjadi orang dewasa yang sukses, kunjungi mereka saat duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar, demikian menurut peneliti.
Lebih tepatnya, peneliti dari University of Edinburgh di Skotlandia membongkar fakta bahwa kemampuan membaca dan matematika anak berusia 7 tahun berkaitan dengan status sosial ekonomi beberapa puluh tahun ke depan.
Penelitian tersebut menggunakan data dari National Child Development Study. Sebanyak 17.000 responden dari Inggris, Skotlandia, dan Wales dilibatkan. Data mereka dianalisis sejak dilahirkan pada tahun 1958 sampai sekarang.
Peneliti lantas menemukan kalau responden yang nilai mata pelajaran membaca dan matematikanya baik cenderung memiliki pekerjaan yang bagus saat dewasa. Ditemukan saat anak berusia 7 tahun dan memiliki nilai terbaik pada kedua mata pelajaran tersebut, pemasukan mereka bertambah menjadi lebih besar ketika memasuki usia 42 tahun.
"Penelitian ini mengindikasikan kalau kemampuan dasar anak, sisi independen dalam kecerdasan, berapa lama bertahan di sekolah, atau kelas sosial seperti apa yang diduduki anak sangat penting dalam proses memprediksi kesuksesan seseorang," papar peneliti Stuart Ritchie dan Timothy Bates, seperti yang dikutip dari Live Science.
Peneliti juga menduga kalau gen berperan dalam penelitian yang mereka lakukan dan menjadikan hasil berbeda-beda pada setiap anak.
Hasil penelitian tersebut kemudian dilaporkan dalam jurnal Psychological Science
Lebih tepatnya, peneliti dari University of Edinburgh di Skotlandia membongkar fakta bahwa kemampuan membaca dan matematika anak berusia 7 tahun berkaitan dengan status sosial ekonomi beberapa puluh tahun ke depan.
Penelitian tersebut menggunakan data dari National Child Development Study. Sebanyak 17.000 responden dari Inggris, Skotlandia, dan Wales dilibatkan. Data mereka dianalisis sejak dilahirkan pada tahun 1958 sampai sekarang.
Peneliti lantas menemukan kalau responden yang nilai mata pelajaran membaca dan matematikanya baik cenderung memiliki pekerjaan yang bagus saat dewasa. Ditemukan saat anak berusia 7 tahun dan memiliki nilai terbaik pada kedua mata pelajaran tersebut, pemasukan mereka bertambah menjadi lebih besar ketika memasuki usia 42 tahun.
"Penelitian ini mengindikasikan kalau kemampuan dasar anak, sisi independen dalam kecerdasan, berapa lama bertahan di sekolah, atau kelas sosial seperti apa yang diduduki anak sangat penting dalam proses memprediksi kesuksesan seseorang," papar peneliti Stuart Ritchie dan Timothy Bates, seperti yang dikutip dari Live Science.
Peneliti juga menduga kalau gen berperan dalam penelitian yang mereka lakukan dan menjadikan hasil berbeda-beda pada setiap anak.
Hasil penelitian tersebut kemudian dilaporkan dalam jurnal Psychological Science
7 Karakter yang dimiliki orang-orang kreatif
Setiap orang sebenarnya bisa mengembangkan dirinya sendiri untuk memunculkan kreativitas secara maksimal. Jadi jangan bermalas-malasan mengasah sisi kreatif dan miliki karakter hebat sebagaimana yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
Orientasi asosiatif
Maksudnya adalah karakter yang penuh imajinatif, menyenangkan, kaya ide, mampu berkomitmen, dan bisa membedakan fakta dan fiksi.
Keorisinilan
Seperti sikap mau melawan aturan dan arus, siap memberontak karena kebutuhan dan kesadaran bahwa orang lain tidak ada yang mau melakukan sesuatu.
Motivasi
Orang-orang kreatif perlu memegang tujuan, inovatif, kuat saat menghadapi masalah sulit, dan berani tampil.
Ambisi
Karakter yang penuh ambisi diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi orang lain, menarik perhatian, dan keinginan untuk diakui.
Fleksibilitas
Memiliki kemampuan untuk melihat aspek yang berbeda dari masalah dan memunculkan solusi yang optimal.
Kestabilan emosi yang rendah
Uniknya, orang-orang kreatif juga memiliki kecenderungan untuk merasakan emosi negatif, moody, dan terkadang sering kurang percaya diri.
Keramahan rendah
Orang-orang kreatif juga cenderung cuek, tidak peduli, keras kepala, dan kerap mengkritik kesalahan dan kekurangan ide orang lain.
Itulah daftar karakter yang dimiliki oleh orang-orang kreatif berdasarkan Profesor Oyvind L Martinsen dari BI Norwegian Business School. Sudah memiliki semuanya?
Orientasi asosiatif
Maksudnya adalah karakter yang penuh imajinatif, menyenangkan, kaya ide, mampu berkomitmen, dan bisa membedakan fakta dan fiksi.
Keorisinilan
Seperti sikap mau melawan aturan dan arus, siap memberontak karena kebutuhan dan kesadaran bahwa orang lain tidak ada yang mau melakukan sesuatu.
Motivasi
Orang-orang kreatif perlu memegang tujuan, inovatif, kuat saat menghadapi masalah sulit, dan berani tampil.
Ambisi
Karakter yang penuh ambisi diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi orang lain, menarik perhatian, dan keinginan untuk diakui.
Fleksibilitas
Memiliki kemampuan untuk melihat aspek yang berbeda dari masalah dan memunculkan solusi yang optimal.
Kestabilan emosi yang rendah
Uniknya, orang-orang kreatif juga memiliki kecenderungan untuk merasakan emosi negatif, moody, dan terkadang sering kurang percaya diri.
Keramahan rendah
Orang-orang kreatif juga cenderung cuek, tidak peduli, keras kepala, dan kerap mengkritik kesalahan dan kekurangan ide orang lain.
Itulah daftar karakter yang dimiliki oleh orang-orang kreatif berdasarkan Profesor Oyvind L Martinsen dari BI Norwegian Business School. Sudah memiliki semuanya?
5 Cara memunculkan ide kreatif
Di dalam dunia kerja, kita pasti selalu dituntut untuk menyumbangkan ide kreatif demi kemajuan perusahaan maupun diri sendiri. Namun dari mana saja kita mendapatkan ide itu? Simak tips memunculkan ide kreatif selengkapnya seperti yang dilansir dari All Women Stalkberikut ini.
Berlibur
Seperti tubuh, otak juga perlu istirahat. Jadi manfaatkan jatah liburan dengan sebaik mungkin. Sehingga ketika sudah bekerja kembali, Anda siap menyumbangkan ide yang paling kreatif.
Anak kecil
Terkadang pemikiran anak kecil sangat sederhana, namun begitu inovatif. Jadi jangan ragu bertanya pada mereka agar Anda memiliki inspirasi untuk memunculkan ide kreatif.
Orang tua
Selain anak kecil, orang tua juga merupakan sumber informasi yang bermanfaat. Sebab mereka sudah banyak makan asam garam kehidupan. Munculkan ide kreatif Anda dari pendapat yang Anda peroleh dari para orang tua.
Musik
Berikutnya, ada musik yang jika didengarkan mampu merangsang beberapa bagian dalam otak. Jadi dengarkan musik, atau sekalian bernyanyi sambil berjoget, agar Anda bisa memunculkan ide kreatif.
Kebalikan
Banyak sekali ide yang bermunculan di kepala, namun semuanya tampak biasa saja. Untuk mengubahnya menjadi kreatif, cobalah melakukan kebalikannya. Meskipun terkadang tidak semua hal bisa lebih menarik jika dilakukan kebalikannya.
Itulah cara mudah untuk memunculkan ide kreatif.
Berlibur
Seperti tubuh, otak juga perlu istirahat. Jadi manfaatkan jatah liburan dengan sebaik mungkin. Sehingga ketika sudah bekerja kembali, Anda siap menyumbangkan ide yang paling kreatif.
Anak kecil
Terkadang pemikiran anak kecil sangat sederhana, namun begitu inovatif. Jadi jangan ragu bertanya pada mereka agar Anda memiliki inspirasi untuk memunculkan ide kreatif.
Orang tua
Selain anak kecil, orang tua juga merupakan sumber informasi yang bermanfaat. Sebab mereka sudah banyak makan asam garam kehidupan. Munculkan ide kreatif Anda dari pendapat yang Anda peroleh dari para orang tua.
Musik
Berikutnya, ada musik yang jika didengarkan mampu merangsang beberapa bagian dalam otak. Jadi dengarkan musik, atau sekalian bernyanyi sambil berjoget, agar Anda bisa memunculkan ide kreatif.
Kebalikan
Banyak sekali ide yang bermunculan di kepala, namun semuanya tampak biasa saja. Untuk mengubahnya menjadi kreatif, cobalah melakukan kebalikannya. Meskipun terkadang tidak semua hal bisa lebih menarik jika dilakukan kebalikannya.
Itulah cara mudah untuk memunculkan ide kreatif.
Bahaya dari berpikiran positif
Berpikiran positif adalah hal yang baik. Sayangnya jika Anda tidak berhati-hati, kebiasaan tersebut juga bisa membawa Anda dalam bahaya dan masalah serius.
Beberapa pikiran yang terlalu positif bisa membuat keinginan menguasai kemampuan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Misalnya, pengusaha yang begitu yakin bahwa produknya terjual akan terus berpikiran positif demikian. Namun karena terlalu sibuk berpikir positif, usaha untuk memperbaiki produk dan menjualnya di pasaran pun diabaikan.
Jika Anda tidak ingin hal serupa terjadi pada Anda, simak batasan-batasan saat berpikir positif seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
Berpikiran positif memang bisa menimbulkan bahaya jika Anda tidak hati-hati. Namun bukan berarti Anda harus meninggalkan kebiasaan baik ini.
Beberapa pikiran yang terlalu positif bisa membuat keinginan menguasai kemampuan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Misalnya, pengusaha yang begitu yakin bahwa produknya terjual akan terus berpikiran positif demikian. Namun karena terlalu sibuk berpikir positif, usaha untuk memperbaiki produk dan menjualnya di pasaran pun diabaikan.
Jika Anda tidak ingin hal serupa terjadi pada Anda, simak batasan-batasan saat berpikir positif seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa meraih tujuan, namun ubah tujuan menjadi yang lebih baik jika Anda sudah mulai mendekatinya.
- Berpikirlah positif bahwa Anda akan melakukan yang terbaik, namun jangan menganggap yang terbaik pasti selalu menang.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa mengatasi semua masalah, bukan percaya kalau masalah itu tidak ada.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa memuaskan konsumen, tetapi ingat tidak semua orang adalah konsumen Anda.
- Berpikirlah positif bahwa Anda mampu membuat keputusan yang sulit, meskipun itu artinya Anda harus mengalami kerugian.
- Berpikirlah positif bahwa Anda akan mengontrol emosi, termasuk di dalamnya kekecewaan.
- Gunakan kebiasaan berpikir positif sebagai salah satu tameng Anda dalam menghadapi suatu hal, namun ingat kalau tameng tersebut tidak selalu bisa digunakan untuk segala situasi.
Berpikiran positif memang bisa menimbulkan bahaya jika Anda tidak hati-hati. Namun bukan berarti Anda harus meninggalkan kebiasaan baik ini.
Langganan:
Postingan (Atom)