Tampilkan postingan dengan label management. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label management. Tampilkan semua postingan
Selasa, 20 Mei 2014
Tips Bebas Stree di Kantor
a, stress merupakan bagian dari kehidupan. Gejala stres bisa muncul dimana saja dan tanpa mengenal waktu. Stres bisa datang dari pikiran kita sendiri, tubuh serta lingkungan sekitar. Stres dalam ilmu kedokteran bisa diartikan sebagai ketegangan atau tekanan yang bisa mengganggu tubuh. Sedangkan dari sudut psikologis, stres merupakan sesuatu yang dianggap mengganggu ketika sedang menghadapi suatu masalah dan dalam proses beradaptasi. Dalam lingkungan kerja, stres mudah sekali menyerang, contohnya ketika pekerjaan sedang banyak, dikejar <em>deadline</em> dan tidak mampu menyelesaikannya, maka rentan sekali mengalami stres. Lingkungan pekerjaan, bahkan juga Anda sendiri, bisa menjadi pemicu utama stres dari pekerjaan kantor. Ada beberapa taktik untuk melepaskan diri dari stres yang berasal dari pekerjaan kantor:
1. Kenali Pemicu Stres
Bagaimana Anda bisa memerangi pemicu utama dari kenaikan emosi di kantor? Mulailah untuk mengenali kegiatan harian Anda dan pekerjaan atau proyek yang memicu performa Anda ke dalam level stres dan bagaimana Anda mengubahnya. Jika masalahnya berhubungan dengan posisi Anda di kantor, cobalah untuk fokus pada hal positif selama masa jenuh itu dan cobalah mencintai kembali pekerjaan Anda.
Tapi saat Anda berada dalam keraguan, cobalah berjalan keliling ruangan dan mempertimbangkan untuk bicara dengan atasan Anda tentang merubah sesuatu yang bisa membuat Anda terus termotivasi dan berkembang. Jika setiap hari Anda merasa resah, luangkan waktu untuk berpikir tentang gambaran yang lebih besar, pilihan karier dan langkah yang Anda perlu ambil untuk sebuah perubahan besar.
2. Fokus pada Kekuatan dan Apa yang Anda Miliki
Margaret Wehrenberg, penulis buku The Anxious Brain, memiliki saran yang sangat berguna untuk bisa mengatasi stres keuangan. "Pikirkan apa yang Anda miliki saat ini. Hari ini Anda baik-baik saja. Fokuslah pada apa yang Anda miliki dan bukan yang tidak Anda miliki."
Sarannya untuk tidak perlu khawatir dan kerjakan saja dengan baik. Mungkin kedengarannya terlalu optimistis. Tapi melawan kegelisahan dengan produktivitas akan selalu jadi ide yang bagus dan pendekatan yang proaktif dalam membantu mengatasi stres keuangan dan karier.
3. Bersihkan Meja Kerja
Meja yang berantakan bisa membuat kacau pikiran. Dan bahkan meja kerja yang kotor akan berefek lebih buruk lagi. Jika Anda merasa tekanan semakin meningkat, bersihkan ruangan Anda dan hilangkan semua kekacauan yang ada di sana.
4. Temukan Cara Murah dan Sehat untuk Bersantai
Membiarkan kepala Anda tenang setelah menjalani hari yang berat bukanlah hal mudah bagi semua orang. Akan sangat penting untuk melupakan hari kerja yang menyebalkan saat Anda meninggalkan kantor dan menghibur diri sendiri. Tapi kuncinya di sini adalah bukan untuk meminta bantuan dari terapis.
5. Berlibur
Liburan bisa menjadi sangat efektif untuk membersihkan isi kepala Anda saat stres yang Anda hadapi setiap harinya menjadi sangat berlebihan dan yang paling utama, liburan memberikan Anda waktu untuk menikmati hidup tanpa perencanaan apa pun. Tidak bisa pergi jauh dari rumah? Jalan-jalan di seputar kota merupakan alternatif lain. Rencanakan untuk hari tanpa e-mail di hari sabtu. Dan jangan lupa jadwalkan waktu untuk diri sendiri
- Cara beradaptasi dengan stressor yaitu dengan mengubah sikap Anda. Hal ini bisa dicapai dengan memiliki pandangan yang lebih positif dan menetapkan standar dengan lebih realistis.
- Menerima stressor adalah menerima tentang hal-hal yang tidak dapat dihindari dan tak terkendali. Jadi Anda juga harus bersiap untuk menerima segala tantangan.
- Anda perlu meluangkan waktu untuk rileks, bersenang-senang dan menerapkan gaya hidup yang sehat.
Kamis, 24 April 2014
Dua Minggu Pemberitahuan Sebelum Resign Bikin Transisi Nyaman
Resign alias keluar dari pekerjaan bisa dialami siapa saja. Tentu ada etikanya. Karyawan harus mengundur-kan diri dengan elegan.
YOU can employ men and hire handsto work for you, but you will have to win their hearts to have them work with you. Kutipan flUri William J.H Boetcker tersebut mengingatkan kita bahwa bukan hanya orang tersayang
yang harus di menangkan hatinya tapi juga tim kerja kantor.
Meski lumrah, resign sejatinya bukan pilihan pertama dan tidak disarankan. Jika masih banyak yang worth it untuk dipertahankan di perusahaan lama, karyawan tidak perlu mengundurkan diri, Tapi, ketika mentok dan harus keluar kerja, lakukanlah dengan cara yang elegan.
Career coach Jaleh Bisharat menjelaskan, keluar kerja tidak selalu mudah diwujudkan. "Meski sebenarnya membenci pekerjaan dan bos secara bersamaan serta kenyataannya Anda memang akan dipecat sekalipun, berhenti bekerja tetap harus dilakukan dengan cara yang bijaksana dan baik-baik paparnya.
Sebelum mewujudkan niat keluar kerja, karyawan harus mempelajari sesuatu yang membuat dirinya sampai pada titik ingin resign. Bos menyebalakan memang berpotensi bikin stress. Itu sama halnya ketika mendapat begitu banyak pekerjaan secara mendadak.
Tapi jangan terburu=buru mengetok palu sebelum hal yang di alami benar-benar parah. Jika memang sudah mentok, ada beberapa hal yang harus dilakukan.
Pertama, menemui atasan langsung menyatakan maksud untuk resign pekerjaan dengan baik-baik. Buat surat resmi secara tertulis dengan bahasa yang enak dibaca.
Karyawan harus menunjukkan profesionalitas meski sedang mengajukan pengunduran diri.
Selanjutnya,pikirkan lingkungan dan teman-teman kantor. Jangan memutuskan tiba-tiba berhenti. Pasti banyak orang yang akan direpotkan jika ada salah seorang karyawan yang resign mendadak. Respek kolega sangat mungkin menurun drastis karena mendapat tambahan beban kerja.
"Setidaknya, utarakan maksud ingin berhenti bekerja dalam waktu dekat. Alasan yang tepat dan masuk akal akan membuat komunikasi dengan bos menjadi lebih mudah," tuturnya. "Alangkah lebih baik jika sudah mempersiapkan bahan pekerjaan yang akan diwariskan sebelum resign. Atau, mengajukan pegawai yang potensial untuk menjadi pengganti,"tegasnya.
Persiapan tersebut akan memberikan dampak transisi yang nyaman. Beragam friksi yang berpotensi menimbulkan konflik pun dapat tereduksi. Usahakan supervisor atau atasan langsung mengetahui persiapan itu.
Bila bos dan kolega-kolega lain berkenan, kita bisa meminta surat referensi dari mereka. Selain bersedia dikontak via e-mail dan telepon, minta mereka untuk memasukkan referensi di Linkedln. Itu memudahkan kita untuk mencari kerja di tempat lain.
Ketika mengutarakan keinginan untuk resign kepada bos, perjelas hak-hakyang didapatkan, Misalnya, gaji yang masih terutang, uang asuransi yang tidak digunakan, dan uang pensiun.
YOU can employ men and hire handsto work for you, but you will have to win their hearts to have them work with you. Kutipan flUri William J.H Boetcker tersebut mengingatkan kita bahwa bukan hanya orang tersayang
yang harus di menangkan hatinya tapi juga tim kerja kantor.
Meski lumrah, resign sejatinya bukan pilihan pertama dan tidak disarankan. Jika masih banyak yang worth it untuk dipertahankan di perusahaan lama, karyawan tidak perlu mengundurkan diri, Tapi, ketika mentok dan harus keluar kerja, lakukanlah dengan cara yang elegan.
Career coach Jaleh Bisharat menjelaskan, keluar kerja tidak selalu mudah diwujudkan. "Meski sebenarnya membenci pekerjaan dan bos secara bersamaan serta kenyataannya Anda memang akan dipecat sekalipun, berhenti bekerja tetap harus dilakukan dengan cara yang bijaksana dan baik-baik paparnya.
Sebelum mewujudkan niat keluar kerja, karyawan harus mempelajari sesuatu yang membuat dirinya sampai pada titik ingin resign. Bos menyebalakan memang berpotensi bikin stress. Itu sama halnya ketika mendapat begitu banyak pekerjaan secara mendadak.
Tapi jangan terburu=buru mengetok palu sebelum hal yang di alami benar-benar parah. Jika memang sudah mentok, ada beberapa hal yang harus dilakukan.
Pertama, menemui atasan langsung menyatakan maksud untuk resign pekerjaan dengan baik-baik. Buat surat resmi secara tertulis dengan bahasa yang enak dibaca.
Karyawan harus menunjukkan profesionalitas meski sedang mengajukan pengunduran diri.
Selanjutnya,pikirkan lingkungan dan teman-teman kantor. Jangan memutuskan tiba-tiba berhenti. Pasti banyak orang yang akan direpotkan jika ada salah seorang karyawan yang resign mendadak. Respek kolega sangat mungkin menurun drastis karena mendapat tambahan beban kerja.
"Setidaknya, utarakan maksud ingin berhenti bekerja dalam waktu dekat. Alasan yang tepat dan masuk akal akan membuat komunikasi dengan bos menjadi lebih mudah," tuturnya. "Alangkah lebih baik jika sudah mempersiapkan bahan pekerjaan yang akan diwariskan sebelum resign. Atau, mengajukan pegawai yang potensial untuk menjadi pengganti,"tegasnya.
Persiapan tersebut akan memberikan dampak transisi yang nyaman. Beragam friksi yang berpotensi menimbulkan konflik pun dapat tereduksi. Usahakan supervisor atau atasan langsung mengetahui persiapan itu.
Bila bos dan kolega-kolega lain berkenan, kita bisa meminta surat referensi dari mereka. Selain bersedia dikontak via e-mail dan telepon, minta mereka untuk memasukkan referensi di Linkedln. Itu memudahkan kita untuk mencari kerja di tempat lain.
Ketika mengutarakan keinginan untuk resign kepada bos, perjelas hak-hakyang didapatkan, Misalnya, gaji yang masih terutang, uang asuransi yang tidak digunakan, dan uang pensiun.
Minggu, 04 Agustus 2013
Lowongan Kerja - Assistant Manager Marketing
PT Genting Plantations Nusantara
Requirements: Assistant Manager Marketing
Kirim Lamaran, CV terbaru lengkap dan Photo terbaru, dengan mencantumkan salary terakhir dan lokasi kerja kirim ke:
Email: jkt.recruitment@genting.com
CC : hrd_palmoil@yahoo.com
Cantumkan Kode lamaran di Subject Email
Requirements: Assistant Manager Marketing
- Pria / wanita
- Usia 25 – 35 tahun
- Pendidikan min. S1
- Harus Memiliki pengalaman di perkebunan sawit
- Berpengalaman sebagai Assistant Manager Marketing min. 3 tahun
- Mampu memiliki komunikasi dan presentasi yang baik
- Menguasai bahasa inggris lisan dan tulisan
- Memiliki daya analisa yang tajam, kreatif, inisiatif, teliti dan memperhatikan akurasi
- Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
- Bersedia melakukan perjalanan dinas
Kirim Lamaran, CV terbaru lengkap dan Photo terbaru, dengan mencantumkan salary terakhir dan lokasi kerja kirim ke:
Email: jkt.recruitment@genting.com
CC : hrd_palmoil@yahoo.com
Cantumkan Kode lamaran di Subject Email
Sabtu, 15 Juni 2013
Tips Manajemen Waktu dengan To Do List
Anda pernah merasa ada banyak hal yang harus dilakukan namun tidak cukup banyak waktu untuk mengerjakan semuanya? Saya pernah. Beberapa orang kadang merasa bahwa manajemen waktu adalah tugas yang berat. Sebab mereka tidak tahu harus mulai dari mana. Nah, salah satu yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah membuat To-Do List. To-Do List ini akan membuat kita dapat melihat daftar hal-hal yang perlu atau ingin dilakukan. Dia memberikan kita visualisasi mengenai daftar tujuan kita. Begitu tujuan kita terlihat jelas, selanjutnya adalah aksi untuk menyelesaikan masing-masing list. Jadi, mari membuat To-Do List.
1. Tuliskan Ide
Tuliskan semua hal yang ingin dilakukan tanpa ada sekecilpun yang tertinggal. Misalnya dari mulai keinginan untuk membaca sebuah buku hingga ide bisnis baru. Daftar ini dapat juga mencakup hal yang perlu untuk segera dikerjakan, seperti menyelesaikan proyek pada tanggal tertentu.
2. Buat Skala Prioritas
Breakdown daftar ide yang telah anda susun rapi. Golongkan ke dalam 4 bagian, yaitu:
a. Ingin segera diselesaikan.
b. Ingin diselesaikan dalam waktu lama.
c. Butuh segera diselesaikan.
d. Butuh diselesaikan dalam waktu lama.
Dengan memisahkan antara keinginan dan kebutuhan, anda akan memberikan pencerahan untuk menentukan tindakan mana yang memang benar – benar urgent dan important untuk segera ditunaikan. Sehingga kegiatan anda akan lebih terarah.
3. Tentukan Deadline dan Tepati!
Jika hal-hal yang perlu dilakukan sudah ditulis semuanya, saatnya untuk menentukan batas akhir pada setiap daftar. Kita sendiri yang dapat menentukan deadline untuk masing-masing list. Karena kitalah yang tahu kemampuan diri kita sendiri.
Demi menyelesaikan deadline, seringkali kita harus keras dan disiplin terhadap diri sendiri. Kita harus memiliki kesiapan untuk mengorbankan keinginan yang tidak membantu selesainya tugas kita. Namun pengorbanan inilah yang akan sangat berpengaruh pada manajemen waktu anda.
4. Hadiahi Tanda Centang
Tanda centang yang dibubuhkan di samping list bisa menjadi suatu self amusement bagi diri sendiri. Dia merupakan tanda prestasi membanggakan yang dapat diraih begitu sebuah tugas selesai. Semakin berat tugas anda, maka akan tanda centang yang anda hadiahkan pada diri sendiri akan semakin berharga.
Otak manusia memiliki 70.000 pikiran per hari. Sebagian besar jumlah ini adalah ide yang berkelebat.
Salah satu langkah awal untuk menangkap ide ini adalah dengan mencatatnya, kemudian secara bertahap mengambil langkah untuk menindaklanjutinya. Inilah yang dimaksud dengan membuat To-Do List. Dengan To-Do List diharapkan anda bisa lebih produktif, tanpa harus meninggalkan rutinitas penting, termasuk ibadah wajib anda.
1. Tuliskan Ide
Tuliskan semua hal yang ingin dilakukan tanpa ada sekecilpun yang tertinggal. Misalnya dari mulai keinginan untuk membaca sebuah buku hingga ide bisnis baru. Daftar ini dapat juga mencakup hal yang perlu untuk segera dikerjakan, seperti menyelesaikan proyek pada tanggal tertentu.
2. Buat Skala Prioritas
Breakdown daftar ide yang telah anda susun rapi. Golongkan ke dalam 4 bagian, yaitu:
a. Ingin segera diselesaikan.
b. Ingin diselesaikan dalam waktu lama.
c. Butuh segera diselesaikan.
d. Butuh diselesaikan dalam waktu lama.
Dengan memisahkan antara keinginan dan kebutuhan, anda akan memberikan pencerahan untuk menentukan tindakan mana yang memang benar – benar urgent dan important untuk segera ditunaikan. Sehingga kegiatan anda akan lebih terarah.
3. Tentukan Deadline dan Tepati!
Jika hal-hal yang perlu dilakukan sudah ditulis semuanya, saatnya untuk menentukan batas akhir pada setiap daftar. Kita sendiri yang dapat menentukan deadline untuk masing-masing list. Karena kitalah yang tahu kemampuan diri kita sendiri.
Demi menyelesaikan deadline, seringkali kita harus keras dan disiplin terhadap diri sendiri. Kita harus memiliki kesiapan untuk mengorbankan keinginan yang tidak membantu selesainya tugas kita. Namun pengorbanan inilah yang akan sangat berpengaruh pada manajemen waktu anda.
4. Hadiahi Tanda Centang
Tanda centang yang dibubuhkan di samping list bisa menjadi suatu self amusement bagi diri sendiri. Dia merupakan tanda prestasi membanggakan yang dapat diraih begitu sebuah tugas selesai. Semakin berat tugas anda, maka akan tanda centang yang anda hadiahkan pada diri sendiri akan semakin berharga.
Otak manusia memiliki 70.000 pikiran per hari. Sebagian besar jumlah ini adalah ide yang berkelebat.
Salah satu langkah awal untuk menangkap ide ini adalah dengan mencatatnya, kemudian secara bertahap mengambil langkah untuk menindaklanjutinya. Inilah yang dimaksud dengan membuat To-Do List. Dengan To-Do List diharapkan anda bisa lebih produktif, tanpa harus meninggalkan rutinitas penting, termasuk ibadah wajib anda.
Manajemen Waktu dan Aktivitas
Setiap orang mendapatkan “hadiah” yang sama setiap hari: waktu, energi, dan pilihan. Time, energy, and choice yang dikelola dengan baik merupakan aset untuk sukses. Dibandingkan dengan metode manajemen waktu, manajemen aktivitas berdasarkan waktu merupakan pilihan yang lebih efektif, menurut Mark Woods dan Trapper Woods dalam buku mereka Attack Your Day! Before It Attacks You.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!
Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.
Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.
Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.
Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.
Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.
Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.
Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.
Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.
Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.
Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.
Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.
Bagaimana Membangun Budaya Perusahaan yang Hebat
Pada saat Tony Hsieh berumur 9 tahun, dia pernah berbisnis cacing dengan investasi awal $33 yang didapat dari orang tuanya yang berdarah taiwan. Pada saat itu dia memulai bisnisnya. Dia memulai bisnis kecilnya ini di belakang rumahnya. Namun, sayang sekali, ratusan cacingnya mati, entah karena kabur atau dimakan burung. Namun, hal ini tidak meruntuhkan semangatnya untuk berbisnis.
Pada usia 22 tahun, dia memulai bisnis barunya, LinkExchange, yang dijual ke Microsoft seharga $265miliion. Kemudian diusia 24, Hsieh bingung ingin melakukan apalagi dengan uang sebanyak $80million. Setelah berpikir akhirnya dia memutuskan untuk membuat venture capital bernama VentureFrogs. Namun, dia memutuskan untuk berhenti karena berinvestasi membosankan.
Akhirnya, dia berpikir, walaupun dia tidak pernah bekerja di kantor sebelumnya, mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja. Akhirnya ia membangun Zappos, menjadi CEO dan dalam setahun bisa menggandakan keuntungannya dalam menjalan bisnis online shop sepatu dengan revenue $1billion pada 2008. Pada saat Zappos berkembang dia menjadi ambisius untuk membuat company culture yang tidak saja mengayomi karyawan tetapi juga mewujudkan “pekerjaan yang menyenangkan”. Dengan buku best-selling dan seminar-based company, zappos insight, yang membantu company lain untuk membangun culture company yang baik, Hsieh menjadi pionir dalam mengembangkan culture di zappos yang tidak saja untuk menjual sepatu, tetapi juga membuat “dunia menjadi lebih menyenangkan”.
Company yang baik memiliki culture kuat yang menjunjung values. Tidak penting values seperti apa, yang penting setiap company harus memilikinya. Jika Anda ingin company Anda menjadi kuat, Anda harus menemukan nilai itu.
Berikut 10 hal yang bisa Anda dapatkan dari Tony Hsieh :
1. Carilah Nilai Personal Anda.
Sebelum Anda menemukan nilai company Anda, Anda harus menemukan Nilai Personal Anda. Cobalah untuk membuat peta timeline kehidupan Anda. Carilah “the peak moments”. Setiap orang pasti memiliki nilai yang berbeda dari peak momentsnya. Sebagai contoh jika Anda mendapatkan football championship di SMA, itu berarti nilai yang Anda dapatkan adalah kerja keras dengan terus menerus dan teamwork. Kemudian cobalah lihat the low moments. Ini mungkin yang membuat sesuatu hilang dari nilai yang Anda anut. Kemudian cobalah untuk membuat list teman Anda. Anda mungkin memiliki dan sharing nilai personal yang sama. Kemudian cobalah untuk membuat list orang yang Anda tidak sukai. Mungkin ada sesuatu yang disconnect dengan mereka. Pasti Anda pernah berteman dengan mereka awalnya, tuliskan mengapa Anda sekarang membenci mereka ? Dengan cara seperti ini Anda akan menemukan core values dari company Anda.
2. Samakan values Anda dengan karyawan Anda
Mungkin jika karyawan Anda sedikit, ini bukan masalah, tetapi Zappos baru mengetahui ini penting pada saat mereka memiliki 100 lebih karyawan. Nilai yang Anda dan karyawan Anda anut harus berjalan bersama. Karyawan memiliki nilai kebersamaan dengan Anda jika mereka ikut membangun company.
Di Zappos, Hsieh mencoba dengan menuliskan email untuk karyawannya dengan tulisan “Bagaimana seharusnya Zappos ?”. Banyak email masuk setelah itu dan setelah diskusi panjang Hsieh mendapat 35 core yang potensial yang kemudian digabungkan dengan ditulis ulang menjadi 10 yang bukan hanya dihafal tetapi juga di lakukan. Mungkin ini merepotkan, tetapi dengan hal ini semua elemen karyawan memiliki rasa memiliki dengan company
Mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja ?
3. Rekrut dan keluarkan orang sesuai values.
Sulit untuk menemukan orang yang memiliki culture/attitude baik dan ahli di bidangnya. Pada saat Zappos ingin meng hire orang, mereka akan meng invterview seperti biasa ditambah dengan pertanyaan tentang nilai inti dari perusahaan. Karena jika itu sudah sama, maka mereka akan otomatis menjadi bagian dari Zappos. Begitu pula sebaliknya, jika ada karyawan yang tidak menghargai nilai inti, maka mereka tidak akan mempertahankannya. Mungkin dia adalah superstar di kantor Anda, dengan tingkat keahlian tinggi, tetapi jika Anda terus mempertahankan orang seperti ini maka pada saat perusahaan Anda besar, perusahaan Anda akan kehilangan nilai dan nantinya itu akan lebih rugi daripada memecatnya di awal. Biasanya di Zappos, proses pemecatan memakan waktu setengah tahun dan memang tidak mudah.
4. Ambil keputusan sesedikit mungkin.
Hsieh sebagai CEO berpikir bahwa dia harus bisa mengambil keputusan sesedikit mungkin karena Zappos memiliki culture bottom-up (keputusan diambil dari bawah) di mana dia hanya membantu menyingkirkan rintangan yang ada saja, tetapi tidak mengambil banyak keputusan.
Pada usia 22 tahun, dia memulai bisnis barunya, LinkExchange, yang dijual ke Microsoft seharga $265miliion. Kemudian diusia 24, Hsieh bingung ingin melakukan apalagi dengan uang sebanyak $80million. Setelah berpikir akhirnya dia memutuskan untuk membuat venture capital bernama VentureFrogs. Namun, dia memutuskan untuk berhenti karena berinvestasi membosankan.
Akhirnya, dia berpikir, walaupun dia tidak pernah bekerja di kantor sebelumnya, mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja. Akhirnya ia membangun Zappos, menjadi CEO dan dalam setahun bisa menggandakan keuntungannya dalam menjalan bisnis online shop sepatu dengan revenue $1billion pada 2008. Pada saat Zappos berkembang dia menjadi ambisius untuk membuat company culture yang tidak saja mengayomi karyawan tetapi juga mewujudkan “pekerjaan yang menyenangkan”. Dengan buku best-selling dan seminar-based company, zappos insight, yang membantu company lain untuk membangun culture company yang baik, Hsieh menjadi pionir dalam mengembangkan culture di zappos yang tidak saja untuk menjual sepatu, tetapi juga membuat “dunia menjadi lebih menyenangkan”.
Company yang baik memiliki culture kuat yang menjunjung values. Tidak penting values seperti apa, yang penting setiap company harus memilikinya. Jika Anda ingin company Anda menjadi kuat, Anda harus menemukan nilai itu.
Berikut 10 hal yang bisa Anda dapatkan dari Tony Hsieh :
1. Carilah Nilai Personal Anda.
Sebelum Anda menemukan nilai company Anda, Anda harus menemukan Nilai Personal Anda. Cobalah untuk membuat peta timeline kehidupan Anda. Carilah “the peak moments”. Setiap orang pasti memiliki nilai yang berbeda dari peak momentsnya. Sebagai contoh jika Anda mendapatkan football championship di SMA, itu berarti nilai yang Anda dapatkan adalah kerja keras dengan terus menerus dan teamwork. Kemudian cobalah lihat the low moments. Ini mungkin yang membuat sesuatu hilang dari nilai yang Anda anut. Kemudian cobalah untuk membuat list teman Anda. Anda mungkin memiliki dan sharing nilai personal yang sama. Kemudian cobalah untuk membuat list orang yang Anda tidak sukai. Mungkin ada sesuatu yang disconnect dengan mereka. Pasti Anda pernah berteman dengan mereka awalnya, tuliskan mengapa Anda sekarang membenci mereka ? Dengan cara seperti ini Anda akan menemukan core values dari company Anda.
2. Samakan values Anda dengan karyawan Anda
Mungkin jika karyawan Anda sedikit, ini bukan masalah, tetapi Zappos baru mengetahui ini penting pada saat mereka memiliki 100 lebih karyawan. Nilai yang Anda dan karyawan Anda anut harus berjalan bersama. Karyawan memiliki nilai kebersamaan dengan Anda jika mereka ikut membangun company.
Di Zappos, Hsieh mencoba dengan menuliskan email untuk karyawannya dengan tulisan “Bagaimana seharusnya Zappos ?”. Banyak email masuk setelah itu dan setelah diskusi panjang Hsieh mendapat 35 core yang potensial yang kemudian digabungkan dengan ditulis ulang menjadi 10 yang bukan hanya dihafal tetapi juga di lakukan. Mungkin ini merepotkan, tetapi dengan hal ini semua elemen karyawan memiliki rasa memiliki dengan company
Mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja ?
3. Rekrut dan keluarkan orang sesuai values.
Sulit untuk menemukan orang yang memiliki culture/attitude baik dan ahli di bidangnya. Pada saat Zappos ingin meng hire orang, mereka akan meng invterview seperti biasa ditambah dengan pertanyaan tentang nilai inti dari perusahaan. Karena jika itu sudah sama, maka mereka akan otomatis menjadi bagian dari Zappos. Begitu pula sebaliknya, jika ada karyawan yang tidak menghargai nilai inti, maka mereka tidak akan mempertahankannya. Mungkin dia adalah superstar di kantor Anda, dengan tingkat keahlian tinggi, tetapi jika Anda terus mempertahankan orang seperti ini maka pada saat perusahaan Anda besar, perusahaan Anda akan kehilangan nilai dan nantinya itu akan lebih rugi daripada memecatnya di awal. Biasanya di Zappos, proses pemecatan memakan waktu setengah tahun dan memang tidak mudah.
4. Ambil keputusan sesedikit mungkin.
Hsieh sebagai CEO berpikir bahwa dia harus bisa mengambil keputusan sesedikit mungkin karena Zappos memiliki culture bottom-up (keputusan diambil dari bawah) di mana dia hanya membantu menyingkirkan rintangan yang ada saja, tetapi tidak mengambil banyak keputusan.
5. Buatlah koneksi.
Dikelilingi oleh banyak orang pasti membuat Anda terisolasi. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk merajut semua karyawan menjadi satu dengan cara membuat Face Game. Caranya adalah, pada saat karyawan membuka komputer mereka harus menebak foto siapa ini dengan pilihan ganda. Setelah itu profile orang tersebut akan keluar. Disinilah Zappos melakukan koneksi.
6. Buat Culture selalu hidup.
Zappos memiliki culture yang selalu berkembang berdasarkan keingingan karyawan apakah mereka senang atau tidak dengan culture yang ada. Karyawan di Zappos sering memiliki ide gila dan random. 7 tahun lalu bahkan ada seseorang yang melakukan ide membuat parade antar departement. Ide tersebut kemudian menjadi culture di Zappos. Sekarang Anda tidak tahu kapan ada parade. Setiap minggu kadang ada karyawan yang memakai kostum super hero, hanya mengenakan celana dalam, oktoberfest dan lainnya. Mereka membuat makanan, menyalakan musik dan hal-hal gila serta random lainnya. “Di sinilah kami membuat karyawan merasakan energy dan merasakan bekerja tidak seperti bekerja.”
7. Tanamkan” WOW”.
Culture Zappos yang pertama adalah untuk membuat WOW dengan service yang memuaskan. Zappos menggunakan WOW sebagai kata kerja. Untuk Hsieh sendiri, WOW berarti memberikan service di atas rata-rata di atas kata WOW itu sendiri. Contohnya 10 tahun lalu, Zappos menawarkan free shipping dengan WOW yang besar. Pembeli dapat memilih 10 pasang sepatu dan mencobanya di rumah. Jika ada dari 10 pasang itu yang tidak dimininati atau kurang cocok dengan baju Anda, Anda bisa mengembalikannya gratis. Di situlah Hsieh membuat pembeli percaya pada Zappos. ”Kadang kami membuat gambar dan bunga sebagai rasa terima kasih pada pembeli”. Namun, WOW tidak berhenti disitu. Hsieh juga membuat WOW untuk karyawan, vendor, dan investor.
Dikelilingi oleh banyak orang pasti membuat Anda terisolasi. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk merajut semua karyawan menjadi satu dengan cara membuat Face Game. Caranya adalah, pada saat karyawan membuka komputer mereka harus menebak foto siapa ini dengan pilihan ganda. Setelah itu profile orang tersebut akan keluar. Disinilah Zappos melakukan koneksi.
6. Buat Culture selalu hidup.
Zappos memiliki culture yang selalu berkembang berdasarkan keingingan karyawan apakah mereka senang atau tidak dengan culture yang ada. Karyawan di Zappos sering memiliki ide gila dan random. 7 tahun lalu bahkan ada seseorang yang melakukan ide membuat parade antar departement. Ide tersebut kemudian menjadi culture di Zappos. Sekarang Anda tidak tahu kapan ada parade. Setiap minggu kadang ada karyawan yang memakai kostum super hero, hanya mengenakan celana dalam, oktoberfest dan lainnya. Mereka membuat makanan, menyalakan musik dan hal-hal gila serta random lainnya. “Di sinilah kami membuat karyawan merasakan energy dan merasakan bekerja tidak seperti bekerja.”
7. Tanamkan” WOW”.
Culture Zappos yang pertama adalah untuk membuat WOW dengan service yang memuaskan. Zappos menggunakan WOW sebagai kata kerja. Untuk Hsieh sendiri, WOW berarti memberikan service di atas rata-rata di atas kata WOW itu sendiri. Contohnya 10 tahun lalu, Zappos menawarkan free shipping dengan WOW yang besar. Pembeli dapat memilih 10 pasang sepatu dan mencobanya di rumah. Jika ada dari 10 pasang itu yang tidak dimininati atau kurang cocok dengan baju Anda, Anda bisa mengembalikannya gratis. Di situlah Hsieh membuat pembeli percaya pada Zappos. ”Kadang kami membuat gambar dan bunga sebagai rasa terima kasih pada pembeli”. Namun, WOW tidak berhenti disitu. Hsieh juga membuat WOW untuk karyawan, vendor, dan investor.
8. Buatlah Brand Anda dengan cara yang unik.
Pada saat kita berbicara tentang brand, banyak orang akan berkata, aku suka yang ini, aku tidak. Di Zappos kita mencoba untuk membuat brand sebagai jalan pintas untuk membuat emosi. Contohnya seperti Coke dan Pepsi. Mereka memiliki brang yang kuat karena dukungan jutaan dollar untuk iklan TV. Namun, hal seperti itu sudah tidak berlaku sekarang, mungkin bisa 30 tahun yang lalu. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk membuat hal unik dengan cara tidak memberikan phone representatif mereka script. Biarkan mereka bicara sesuka hati tentang Zappos. Kadang pada phone reps suka mengobrol dengan calon pelanggan selama 5-10 menit. Setelah itu biasanya pembeli akan sangat senang dan mungkin saja mereka akan memberitahu teman mereka, kolega atau keluarga tentang Zappos. Intinya adalah buatlah ikatan emosional yang bisa diingat terus.
9. Siapkanlah karyawan Anda untuk masa depan.
Zappos terus berkembang dan akan terus berkembang di masa depan. Cobalah untuk terus menyelesaikan tantangan dan masalah baru. Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi 10 tahun dari sekarang. Hsieh melakukan training, mentorship untuk melatih para karyawannya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka untuk tetap bisa membuat Zappos maju mungkin hingga beberapa dekade ke depan.
10. Milikilah tujuan yang tinggi.
Sebagai karyawan, itu tidak hanya tentang bagaimana cara mendapatkan dollar yang banyak, tetapi juga harus memiliki arti di setiap pekerjaan yang dilakukan. Banyak perusahaan besar memiliki tujuan yang lebih tinggi, tetapi biasanya itu adalah bagaimana membuat untung lebih banyak daripada pesaing. Di Zappos kami memiliki tujuan yang berbeda, yaitu membuat orang menjadi lebih happy. Anda harus bisa menginspirasi karyawan Anda, lebih dari company culture yang terpampang di dinding kantor, tetapi lebih ke bagaimana untuk selalu hidup lebih baik di kehidupan personal dan banyak lainnya.
Pada saat kita berbicara tentang brand, banyak orang akan berkata, aku suka yang ini, aku tidak. Di Zappos kita mencoba untuk membuat brand sebagai jalan pintas untuk membuat emosi. Contohnya seperti Coke dan Pepsi. Mereka memiliki brang yang kuat karena dukungan jutaan dollar untuk iklan TV. Namun, hal seperti itu sudah tidak berlaku sekarang, mungkin bisa 30 tahun yang lalu. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk membuat hal unik dengan cara tidak memberikan phone representatif mereka script. Biarkan mereka bicara sesuka hati tentang Zappos. Kadang pada phone reps suka mengobrol dengan calon pelanggan selama 5-10 menit. Setelah itu biasanya pembeli akan sangat senang dan mungkin saja mereka akan memberitahu teman mereka, kolega atau keluarga tentang Zappos. Intinya adalah buatlah ikatan emosional yang bisa diingat terus.
9. Siapkanlah karyawan Anda untuk masa depan.
Zappos terus berkembang dan akan terus berkembang di masa depan. Cobalah untuk terus menyelesaikan tantangan dan masalah baru. Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi 10 tahun dari sekarang. Hsieh melakukan training, mentorship untuk melatih para karyawannya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka untuk tetap bisa membuat Zappos maju mungkin hingga beberapa dekade ke depan.
10. Milikilah tujuan yang tinggi.
Sebagai karyawan, itu tidak hanya tentang bagaimana cara mendapatkan dollar yang banyak, tetapi juga harus memiliki arti di setiap pekerjaan yang dilakukan. Banyak perusahaan besar memiliki tujuan yang lebih tinggi, tetapi biasanya itu adalah bagaimana membuat untung lebih banyak daripada pesaing. Di Zappos kami memiliki tujuan yang berbeda, yaitu membuat orang menjadi lebih happy. Anda harus bisa menginspirasi karyawan Anda, lebih dari company culture yang terpampang di dinding kantor, tetapi lebih ke bagaimana untuk selalu hidup lebih baik di kehidupan personal dan banyak lainnya.
10 Tips Manajemen Waktu yang Baik
Anda mungkin telah pernah mengikuti seminar mengenai manajemen waktu, dan mungkin anda sudah sering membaca buku untuk mempelajari bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Anda mungkin juga telah membuat serangkaian perencanaan di buku atau bahkan gadget yang khusus untuk mengatur jadwal anda. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan semua gadget dan buku itu? Apakah Anda tidak bisa mengatur pekerjaan Anda tanpa alat-alat itu?
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akan berguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu. Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata). Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakili Anda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akan berhasil adalah karena semua sistem dan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapat Anda ciptakan, pasti dapat anda atur. Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu: berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu. Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.
Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akan berguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu. Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.
Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata). Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.
Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.
Jenis waktu yang mana yang mewakili Anda di kehidupan Anda?
Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akan berhasil adalah karena semua sistem dan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.
Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapat Anda ciptakan, pasti dapat anda atur. Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.
Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu: berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu. Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.
Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.
Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!
- Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu-waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil, dan berapa banyak waktu yang telah Anda buang untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.
- Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak jika Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri dimana Anda bisa meluangkan waktu untuk berpikir dan melakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.
- Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan hal yang produktif.
- Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.
- Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Anda sebelum Anda selesai merencanakannya. Saat yang paling penting dalam hari Anda adalah saat dimana Anda merencanakannya.
- Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus Anda datangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda memperlihatkan prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Anda merasa bahwa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5 menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan apakah target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
- Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
- Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian Anda secara mudah kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya.
- Blokirlah semua hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan seperti Facebook dan sosial media yang lain, kecuali Anda menggunakan hal itu untuk membantu bisnis Anda.
- Ingatlah bahwa mustahil untuk menyelesaikan semuanya. Dan ingatlah bahwa hal yang baik adalah membuat dua puluh persen kegiatan Anda menghasilkan delapan puluh persen dari hasil anda.
Kamis, 13 Juni 2013
5 Cara untuk membuat atasan terkesan
Berusaha membuat atasan terkesan tak selalu berarti Anda seorang penjilat. Terkadang Anda juga butuh menunjukkan kemampuan dan kesungguhan dalam bekerja sehingga atasan mengetahui usaha Anda. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan, seperti dilansir oleh Times of India (10/06).
1. Tepat waktu
Jangan terlambat saat datang ke kantor. Anda harus berusaha datang tepat waktu atau lebih awal. Meski tampaknya atasan tak peduli, namun mereka juga memperhatikan karyawan yang terlihat rajin dengan yang sering terlambat. Datang lebih awal menunjukkan Anda bersemangat untuk bekerja dan tak malas.
2. Ambil bagian
Ketika sebuah pekerjaan ditawarkan, jangan ragu-ragu untuk mengajukan diri ketika Anda merasa bisa melakukannya. Jangan sering melemparkan pekerjaan Anda pada orang lain atau rekan kerja. Hal ini akan menunjukkan antusiasme Anda, terutama jika Anda berhasil melakukannya.
3. Tawarkan solusi
Ketika ada masalah yang terjadi di tempat kerja, pikirkan solusi dan jangan ragu-ragu untuk mengajukannya pada alasan. Anda mungkin tak mengajukan solusi yang sempurna. Terkadang tak semua solusi Anda akan diterima oleh atasan. Namun ini menunjukkan kesungguhan dan kemampuan Anda untuk mengatasi masalah.
4. Jangan pulang terlalu cepat
Ketika jam kerja Anda sudah selesai, jangan terburu-buru pulang. Anda bisa mempelajari beberapa hal yang belum Anda mengerti tentang perusahaan atau bergabung dengan beberapa teman kerja untuk urusan pekerjaan. Ini akan membuat keterampilan dan kemampuan Anda meningkat, sekaligus membuat hubungan sosial dengan rekan kerja bertambah baik.
5. Jaga perilaku positif
Selalu bersikap profesional dan positif, bahkan ketika Anda sedang tidak mood atau merasa tak bersemangat. Semangat Anda akan menular pada rekan kerja dan membuat mereka ikut bersemangat. Suasana kerja pun kembali positif.
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan. Dengan melakukan hal di atas, Anda tak hanya membuat atasan terkesan, namun juga bisa meningkatkan keterampilan bekerja. Dengan melakukan hal positif, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang juga positif, baik dari atasan maupun dari rekan kerja.
1. Tepat waktu
Jangan terlambat saat datang ke kantor. Anda harus berusaha datang tepat waktu atau lebih awal. Meski tampaknya atasan tak peduli, namun mereka juga memperhatikan karyawan yang terlihat rajin dengan yang sering terlambat. Datang lebih awal menunjukkan Anda bersemangat untuk bekerja dan tak malas.
2. Ambil bagian
Ketika sebuah pekerjaan ditawarkan, jangan ragu-ragu untuk mengajukan diri ketika Anda merasa bisa melakukannya. Jangan sering melemparkan pekerjaan Anda pada orang lain atau rekan kerja. Hal ini akan menunjukkan antusiasme Anda, terutama jika Anda berhasil melakukannya.
3. Tawarkan solusi
Ketika ada masalah yang terjadi di tempat kerja, pikirkan solusi dan jangan ragu-ragu untuk mengajukannya pada alasan. Anda mungkin tak mengajukan solusi yang sempurna. Terkadang tak semua solusi Anda akan diterima oleh atasan. Namun ini menunjukkan kesungguhan dan kemampuan Anda untuk mengatasi masalah.
4. Jangan pulang terlalu cepat
Ketika jam kerja Anda sudah selesai, jangan terburu-buru pulang. Anda bisa mempelajari beberapa hal yang belum Anda mengerti tentang perusahaan atau bergabung dengan beberapa teman kerja untuk urusan pekerjaan. Ini akan membuat keterampilan dan kemampuan Anda meningkat, sekaligus membuat hubungan sosial dengan rekan kerja bertambah baik.
5. Jaga perilaku positif
Selalu bersikap profesional dan positif, bahkan ketika Anda sedang tidak mood atau merasa tak bersemangat. Semangat Anda akan menular pada rekan kerja dan membuat mereka ikut bersemangat. Suasana kerja pun kembali positif.
Itulah beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat atasan terkesan. Dengan melakukan hal di atas, Anda tak hanya membuat atasan terkesan, namun juga bisa meningkatkan keterampilan bekerja. Dengan melakukan hal positif, Anda akan selalu mendapatkan hasil yang juga positif, baik dari atasan maupun dari rekan kerja.
10 Alasan kenapa bekerja di rumah itu menyenangkan
Bekerja tidak selalu harus dilakukan di kantor. Sebab kini semakin banyak orang memilih untuk bekerja di rumah. Setidaknya, ada 10 alasan kenapa banyak orang menganggap bekerja di rumah itu menyenangkan. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari US News.
Produktif
Percakapan di antara teman kerja atau panggilan rapat mendadak di kantor terkadang bisa mengganggu produktivitas seseorang. Namun di rumah, semua itu tidak akan dialami.
Nyaman
Tidak ada tempat paling nyaman selain di rumah. Bekerja di rumah pun membebaskan gerak seseorang. Mau duduk, berdiri, selonjor, atau apapun, semuanya lebih nyaman dilakukan di rumah.
Perjalanan
Menghadapi macet ketika melakukan perjalanan dari rumah ke tempat kerja tentu mengganggu suasana hati. Namun saat di rumah, perjalanan seperti itu tidak perlu dilakukan.
Fokus
Karena tak ada gangguan suara berisik dari teman, telepon, atau lainnya seperti di kantor, bekerja di rumah pun bisa membuat seseorang lebih fokus dan konsentrasi.
Ritme
Beberapa orang tergolong lebih semangat bekerja di pagi hari. Sementara lainnya adalah tipe pekerja malam. Ritme bekerja seperti itu pun bisa diatur jika dilakukan di rumah.
Makanan
Mau makan, tinggal ambil. Itulah salah satu alasan kenapa bekerja di rumah lebih menyenangkan daripada pergi ke kantor.
Olahraga
Saat lelah, bekerja di rumah memungkinkan seseorang untuk istirahat dan melakukan olahraga. Sehingga setelah melakukan olahraga, tubuh jadi lebih bugar dan siap bekerja kembali.
Privasi
Bagi orang yang cenderung tidak suka jika privasinya diganggu, bekerja di rumah tentu terasa lebih menyenangkan. Sebab tak ada teman kerja yang usil mengganggu privasi.
Kreatif
Berada di tengah-tengah lingkungan yang mendukung, seperti halaman rumah atau binatang peliharaan, tentu mampu meningkatkan kreativitas dalam bekerja.
Uang
Jika tidak perlu pergi ke kantor, artinya uang juga lebih bisa dihemat karena tidak ada biaya perjalanan. Makan juga bisa dibuat sendiri di rumah dan tidak perlu pergi keluar untuk membelinya.
Itulah berbagai alasan kenapa bekerja di rumah itu menyenangkan
Produktif
Percakapan di antara teman kerja atau panggilan rapat mendadak di kantor terkadang bisa mengganggu produktivitas seseorang. Namun di rumah, semua itu tidak akan dialami.
Nyaman
Tidak ada tempat paling nyaman selain di rumah. Bekerja di rumah pun membebaskan gerak seseorang. Mau duduk, berdiri, selonjor, atau apapun, semuanya lebih nyaman dilakukan di rumah.
Perjalanan
Menghadapi macet ketika melakukan perjalanan dari rumah ke tempat kerja tentu mengganggu suasana hati. Namun saat di rumah, perjalanan seperti itu tidak perlu dilakukan.
Fokus
Karena tak ada gangguan suara berisik dari teman, telepon, atau lainnya seperti di kantor, bekerja di rumah pun bisa membuat seseorang lebih fokus dan konsentrasi.
Ritme
Beberapa orang tergolong lebih semangat bekerja di pagi hari. Sementara lainnya adalah tipe pekerja malam. Ritme bekerja seperti itu pun bisa diatur jika dilakukan di rumah.
Makanan
Mau makan, tinggal ambil. Itulah salah satu alasan kenapa bekerja di rumah lebih menyenangkan daripada pergi ke kantor.
Olahraga
Saat lelah, bekerja di rumah memungkinkan seseorang untuk istirahat dan melakukan olahraga. Sehingga setelah melakukan olahraga, tubuh jadi lebih bugar dan siap bekerja kembali.
Privasi
Bagi orang yang cenderung tidak suka jika privasinya diganggu, bekerja di rumah tentu terasa lebih menyenangkan. Sebab tak ada teman kerja yang usil mengganggu privasi.
Kreatif
Berada di tengah-tengah lingkungan yang mendukung, seperti halaman rumah atau binatang peliharaan, tentu mampu meningkatkan kreativitas dalam bekerja.
Uang
Jika tidak perlu pergi ke kantor, artinya uang juga lebih bisa dihemat karena tidak ada biaya perjalanan. Makan juga bisa dibuat sendiri di rumah dan tidak perlu pergi keluar untuk membelinya.
Itulah berbagai alasan kenapa bekerja di rumah itu menyenangkan
Rabu, 12 Juni 2013
Bahaya dari berpikiran positif
Berpikiran positif adalah hal yang baik. Sayangnya jika Anda tidak berhati-hati, kebiasaan tersebut juga bisa membawa Anda dalam bahaya dan masalah serius.
Beberapa pikiran yang terlalu positif bisa membuat keinginan menguasai kemampuan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Misalnya, pengusaha yang begitu yakin bahwa produknya terjual akan terus berpikiran positif demikian. Namun karena terlalu sibuk berpikir positif, usaha untuk memperbaiki produk dan menjualnya di pasaran pun diabaikan.
Jika Anda tidak ingin hal serupa terjadi pada Anda, simak batasan-batasan saat berpikir positif seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
Berpikiran positif memang bisa menimbulkan bahaya jika Anda tidak hati-hati. Namun bukan berarti Anda harus meninggalkan kebiasaan baik ini.
Beberapa pikiran yang terlalu positif bisa membuat keinginan menguasai kemampuan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Misalnya, pengusaha yang begitu yakin bahwa produknya terjual akan terus berpikiran positif demikian. Namun karena terlalu sibuk berpikir positif, usaha untuk memperbaiki produk dan menjualnya di pasaran pun diabaikan.
Jika Anda tidak ingin hal serupa terjadi pada Anda, simak batasan-batasan saat berpikir positif seperti yang dilansir dari Inc.com berikut ini.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa meraih tujuan, namun ubah tujuan menjadi yang lebih baik jika Anda sudah mulai mendekatinya.
- Berpikirlah positif bahwa Anda akan melakukan yang terbaik, namun jangan menganggap yang terbaik pasti selalu menang.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa mengatasi semua masalah, bukan percaya kalau masalah itu tidak ada.
- Berpikirlah positif bahwa Anda bisa memuaskan konsumen, tetapi ingat tidak semua orang adalah konsumen Anda.
- Berpikirlah positif bahwa Anda mampu membuat keputusan yang sulit, meskipun itu artinya Anda harus mengalami kerugian.
- Berpikirlah positif bahwa Anda akan mengontrol emosi, termasuk di dalamnya kekecewaan.
- Gunakan kebiasaan berpikir positif sebagai salah satu tameng Anda dalam menghadapi suatu hal, namun ingat kalau tameng tersebut tidak selalu bisa digunakan untuk segala situasi.
Berpikiran positif memang bisa menimbulkan bahaya jika Anda tidak hati-hati. Namun bukan berarti Anda harus meninggalkan kebiasaan baik ini.
Selasa, 11 Juni 2013
Keinginan Terdalam Untuk Sukses
Alexander Graham Bell tidak mampu menggambarkan bahkan menyebut dengan tepat kekuatan dahsyat yang dapat membuat seseorang termotivasi, mengejar cita-citanya dan berani membayar mahal untuk meraih mimpinya. Kekuatan itu ada di setiap insan manusia dan hanya dapat dikeluarkan ketika seseorang benar-benar menginginkannya dan tak mau menyerah sampai ia mendapatkannya. Jack Zufelt menyebutnya sebagai core desire (keinginan yang terdalarri). Ketika seseorang menemukan keinginan terdalamnya, maka ia akan mengeluarkan "kekuatan raksasa" yang selama ini tertidur di dalam dirinya.
Tahukah Anda bahwa walaupun dalam keadaan tidak aktif, aliran listrik tersalur ke switch atau tombol lampu Anda. Hanya ketika tombol itu ditekan aliran listrik dapat keluar 100%. Sudahkah Anda menemukan tombol atau switch dalam hidup Anda? Jika Anda belum mengerti apa yang merupakan switch Anda, cobalah merenungkan, mengapa Edison berupaya beribu-ribu kali untuk menemukan bola lampu? Mengapa Kolonel Sanders mengetuk pintu ribuan kali untuk menjual idenya? Mengapa Mother Teresa rela memandikan seorang kusta? Jawabannya, karena itulah yang menjadi core desire mereka.
Pemahkah Anda mencoba menggali sumur bor di rumah Anda untuk mendapatkan sumber air tanah? Saya yakin Anda harus menggali beberapa meter untuk dapat menemukan somber air bersih. Apakah air sumur itu dengan serta-merta keluar? Tentu tidak, Anda masih memerlukan sebuah pompa untuk membawa air itu ke atas, tanpa pompa tidak mungkin Anda dapat menikmati air yang jernih itu. Hal inilah yang sering terjadi ketika perusahaan memberikan motivasi bagi para karyawan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sering kali karyawan akan melihat kompensasi atas usaha mereka, jika tidak menarik, mereka tidak akan memberikan yang terbaik.
Lain halnya dengan sumur Porong yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Sumur lumpur panas ini adalah sumur aktif dan tidak mudah untuk dihentikan. Buktinya sudah hampir tiga tahun, sumur ini belum mampu dijinakkan. Ketika para pekerja menutup alirannya dari atas, kekuatan dahsyat itu mencari jalan ke kanan. Ketika dihentikan di jalur kanan, kekuatan itu mencari jalan ke arah kiri. Ketika dibuatkan tanggul di sekelilingnya, kekuatan dahsyat itu mendobrak tanggul yang berusaha menghalanginya. Selama kekuatan itu ada, ia akan mencari jalan keluar untuk menyemburkan energinya. Jika kita memiliki semangat sumur lumpur Porong dalam hidup ini dengan menemukan panggilan hidup ins, saya yakin, kita akan menghasilkan hasil .yang optimal dalam hidup ini.
Seorang wartawan muda ingin mewawancarai seorang pendaki gunung yang barn saja menaklukkan puncak tertinggi dunia. Pemuda itu bertanya apa rahasia di balik kesukses an itu? Sang pendaki gunung dengan semangat berkata, "Mudah sekali, pertama hati saya sudah berada di atas puncak gunung itu, tugas saya hanya membawa badan saya bertemu dengan hati saya." Tepat apa yang didengungkan oleh Robert F. Kennedy, "Ketika seseorang sangat termotivasi, sangatlah mudah menggapai hal-hal yang tidak masuk akal. Namun, ketika ia tidak termotivasi, sangat sulit untuk menyelesaikan hal-hal yang mudah."
Jauhilah orang-orang yang merendahkan ambisi Anda. Manusia "kerdil" selalu melakukan hal itu, tetapi mereka yang sukses akan membuat Anda merasa bahwa Anda bisa juga sukses seperti mereka
Tahukah Anda bahwa walaupun dalam keadaan tidak aktif, aliran listrik tersalur ke switch atau tombol lampu Anda. Hanya ketika tombol itu ditekan aliran listrik dapat keluar 100%. Sudahkah Anda menemukan tombol atau switch dalam hidup Anda? Jika Anda belum mengerti apa yang merupakan switch Anda, cobalah merenungkan, mengapa Edison berupaya beribu-ribu kali untuk menemukan bola lampu? Mengapa Kolonel Sanders mengetuk pintu ribuan kali untuk menjual idenya? Mengapa Mother Teresa rela memandikan seorang kusta? Jawabannya, karena itulah yang menjadi core desire mereka.
Pemahkah Anda mencoba menggali sumur bor di rumah Anda untuk mendapatkan sumber air tanah? Saya yakin Anda harus menggali beberapa meter untuk dapat menemukan somber air bersih. Apakah air sumur itu dengan serta-merta keluar? Tentu tidak, Anda masih memerlukan sebuah pompa untuk membawa air itu ke atas, tanpa pompa tidak mungkin Anda dapat menikmati air yang jernih itu. Hal inilah yang sering terjadi ketika perusahaan memberikan motivasi bagi para karyawan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sering kali karyawan akan melihat kompensasi atas usaha mereka, jika tidak menarik, mereka tidak akan memberikan yang terbaik.
Lain halnya dengan sumur Porong yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Sumur lumpur panas ini adalah sumur aktif dan tidak mudah untuk dihentikan. Buktinya sudah hampir tiga tahun, sumur ini belum mampu dijinakkan. Ketika para pekerja menutup alirannya dari atas, kekuatan dahsyat itu mencari jalan ke kanan. Ketika dihentikan di jalur kanan, kekuatan itu mencari jalan ke arah kiri. Ketika dibuatkan tanggul di sekelilingnya, kekuatan dahsyat itu mendobrak tanggul yang berusaha menghalanginya. Selama kekuatan itu ada, ia akan mencari jalan keluar untuk menyemburkan energinya. Jika kita memiliki semangat sumur lumpur Porong dalam hidup ini dengan menemukan panggilan hidup ins, saya yakin, kita akan menghasilkan hasil .yang optimal dalam hidup ini.
Seorang wartawan muda ingin mewawancarai seorang pendaki gunung yang barn saja menaklukkan puncak tertinggi dunia. Pemuda itu bertanya apa rahasia di balik kesukses an itu? Sang pendaki gunung dengan semangat berkata, "Mudah sekali, pertama hati saya sudah berada di atas puncak gunung itu, tugas saya hanya membawa badan saya bertemu dengan hati saya." Tepat apa yang didengungkan oleh Robert F. Kennedy, "Ketika seseorang sangat termotivasi, sangatlah mudah menggapai hal-hal yang tidak masuk akal. Namun, ketika ia tidak termotivasi, sangat sulit untuk menyelesaikan hal-hal yang mudah."
Jauhilah orang-orang yang merendahkan ambisi Anda. Manusia "kerdil" selalu melakukan hal itu, tetapi mereka yang sukses akan membuat Anda merasa bahwa Anda bisa juga sukses seperti mereka
Semoga Hari Anda Menyenangkan
Apakah Anda pernah melihat bagaimana sebuah tim bola basket sebelum mereka memulai pertandingan? Mereka terlihat sangat termotivasi dan memberikan semangat satu sama lain kepada teman satu timnya. Mereka bahkan menangkupkan telapak tangan mereka bersama, kemudian berteriak keras untuk menunjukkan kesiapan mereka memulai pertandingan.
Bagaimana Anda memulai hari ini? Apakah Anda juga mempunyai kalimat-kalimat positif yang menguatkan Anda? Seperti, "I feel good, I'm really excited" atau teriakan sederhana, "Sukses Luar Biasa". Cobalah, maka Anda akan merasakan manfaat dan semangat yang diberikan dari pesan singkat untuk memulai hari Anda. Anda tidak dapat memprediksikan apa yang akan terjadi hari ini demikian juga hari-hari selanjutnya, narnun Anda mampu mengontrol reaksi Anda terhadap apa pun yang Anda hadapi. Tepat sekali, semuanya adalah bergantung pada pilihan Anda. Jika Anda menginginkan hari yang semangat untuk dijalani, Anda berhak menerimanya.
Positive affirmation adalah kalimat-kalimat motivasi yang dapat mendorong semangat kita dan mampu mendorong kita untuk segera mengambil tindakan. Walaupun penegasannya semu (seseorang berada dalam kondisi kurang semangat tetapi is berkata-kata positif), dengan
mengucapkan kalimat-kalimat yang bersemangat itu, seseorang dapat langsung termotivasi. Namun, kemampuan semangat itu bertahan tidaklah lama, maka tidak heran jika penegasan ini perlu dilakukan secara berkalikali dan sesering mungkin. Dr. Denis Waitley, pakar pengembangan diri
memberikan keyakinannya dengan berkata, "Relentless, repetitive self talk is what changes our self image." (Berbicara dengan diri sendiri jika diulang secara terus menerus dapat mengubah citra diri seseorang.)
Setiap hari bergantung pada pilihan Anda; buatlah setiap hari menakjubkan!
Bagaimana Anda memulai hari ini? Apakah Anda juga mempunyai kalimat-kalimat positif yang menguatkan Anda? Seperti, "I feel good, I'm really excited" atau teriakan sederhana, "Sukses Luar Biasa". Cobalah, maka Anda akan merasakan manfaat dan semangat yang diberikan dari pesan singkat untuk memulai hari Anda. Anda tidak dapat memprediksikan apa yang akan terjadi hari ini demikian juga hari-hari selanjutnya, narnun Anda mampu mengontrol reaksi Anda terhadap apa pun yang Anda hadapi. Tepat sekali, semuanya adalah bergantung pada pilihan Anda. Jika Anda menginginkan hari yang semangat untuk dijalani, Anda berhak menerimanya.
Positive affirmation adalah kalimat-kalimat motivasi yang dapat mendorong semangat kita dan mampu mendorong kita untuk segera mengambil tindakan. Walaupun penegasannya semu (seseorang berada dalam kondisi kurang semangat tetapi is berkata-kata positif), dengan
mengucapkan kalimat-kalimat yang bersemangat itu, seseorang dapat langsung termotivasi. Namun, kemampuan semangat itu bertahan tidaklah lama, maka tidak heran jika penegasan ini perlu dilakukan secara berkalikali dan sesering mungkin. Dr. Denis Waitley, pakar pengembangan diri
memberikan keyakinannya dengan berkata, "Relentless, repetitive self talk is what changes our self image." (Berbicara dengan diri sendiri jika diulang secara terus menerus dapat mengubah citra diri seseorang.)
Setiap hari bergantung pada pilihan Anda; buatlah setiap hari menakjubkan!
Jangan Menunggu Untuk Sukses
Kebanyakan orang ketika ditanya apakah mereka akan menjadi sukses dalam hidup ini sernuanya menjawab 'Ya'. Namun, mengapa begitu banyak orang belum bertemu dengan kesuksesannya hingga saat ini, dan mengapa banyak yang tidak panik? Setelah lama merenungi pertanyaan ini, saya mengambil kesimpulan bahwa banyak orang yang melakukan penyangkalan diri dengan mengira mereka akan hidup selamanya di dunia ini sehingga mereka beralasan untuk tidak melakukan atau menunda pengambilan tindakan demi pencapaian sukses.
Bacalah pengumuman orbituari di koran nasional setiap harinya, saya yakin semua orang yang namanya tertera di sana tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir dalam hidupnya. Banyak dari mereka yang masih berpikir mempunyai waktu yang lebih panjang lagi di dunia. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti Anda, namun ingatlah untuk tidak menunggu sukses lebih lama lagi. Jemputlah kesuksesan Anda sekarang juga.
Jika Anda adalah seorang penduduk planet Pluto dan usia normal penduduk Pluto adalah 10.000 tahun, bagaimana reaksi Anda ketika Anda dipindahkan ke planet Bumi dan diberitahukan bahwa umur Anda hanya mungkin akan bertahan selama 65 tahun, selayaknya manusia Bumi? Saya yakin, reaksi pertama Anda adalah panik dan segera mengambil tindakan-tindakan "besar" untuk mewujudkan impian Anda sesegera mungkin karena waktu hidup Anda tidak panjang. Banyak orang yang tertawa mendengar ilustrasi ini dan menukas, "Itu kan penduduk Pluto, kita kan tinggal di bumi."
Bacalah pengumuman orbituari di koran nasional setiap harinya, saya yakin semua orang yang namanya tertera di sana tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir dalam hidupnya. Banyak dari mereka yang masih berpikir mempunyai waktu yang lebih panjang lagi di dunia. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti Anda, namun ingatlah untuk tidak menunggu sukses lebih lama lagi. Jemputlah kesuksesan Anda sekarang juga.
Jika Anda adalah seorang penduduk planet Pluto dan usia normal penduduk Pluto adalah 10.000 tahun, bagaimana reaksi Anda ketika Anda dipindahkan ke planet Bumi dan diberitahukan bahwa umur Anda hanya mungkin akan bertahan selama 65 tahun, selayaknya manusia Bumi? Saya yakin, reaksi pertama Anda adalah panik dan segera mengambil tindakan-tindakan "besar" untuk mewujudkan impian Anda sesegera mungkin karena waktu hidup Anda tidak panjang. Banyak orang yang tertawa mendengar ilustrasi ini dan menukas, "Itu kan penduduk Pluto, kita kan tinggal di bumi."
Namun, apakah tidak terpikir oleh Anda bahwa waktu kita pun sangatlah singkat di bumi ini? Kalau tidak percaya, cobalah kurangkan 65 tahun dengan usia Anda saat ini dan kalikan dengan 365 hari; pertanyaan saya, "Berapa sisa hari Anda di bumi ini?" Saya yakin Anda Baru menyadari bahwa waktunya tidak terlalu lama dan saya harapkan fakta ini mendorong Anda untuk memutuskan tujuan hidup Anda yang jelas dan mengambil tindakan untuk mewujudkan sukses Anda secepatnya.
Dalam sebuah seminar, seorang peserta menanyakan kepada saya bagaimana cara cepat untuk menjadi seorang pembicara motivasi. Saya dengan segera menjawab, "Carilah kesempatan untuk berbicara di depan umum."Namun, dengan penasaran ia kembali bertanya, "Tapi saya belum berpengalaman berbicara di depan umum." Lanjut saya, "Makanya Anda perlu segera mencoba secepat mungkin. Coba jawab pertanyaan saya ini, bagaimana caranya berenang?" "Ya tentu, dengan melompat ke kolam dan mulai berenang." jawabnya cepat. Itu benar, maka 'Just Do It Now!' Janganlah terlalu lama menunggu sampai semua kesempatan akan datang. Mulailah segera, cepat atau lambat Anda pun akan menguasainya, yang penting jangan sampai terlambat untuk mencoba.
Richard Leider, seorang psikolog, meluangkan puluhan tahun untuk melakukan wawancara dengan orang lanjut usia mengenai nasihat apa yang mereka rasa penting untuk diteruskan bagi generasi berikutnya dan apa yang mereka sesali telah mereka lakukan pada masa lampau yang seandainya mereka diberi kesempatan sekali lagi mereka akan melakukannya dengan cara yang berbeda. Setelah melakukan tanya jawab yang men-dalam akhirnya disimpulkan bahwa ada tiga poin yang penting:
I. Mereka (para lansia) akan bersikap lebih reflektif.
2. Mereka (para lansia) akan mengambil lebih banyak risiko dalam hidup ini.
3. Mereka (para lansia) akan berusaha untuk mengerti hal-hal apa saja yang dapat membuat mereka merasa damai, senang, dan bahagia.
Poin pertama memberikan kepada kita nasihat untuk memikirkan lebih sungguh-sungguh akan keinginan yang sebenarnya ingin kita lakukan serta mimpi dan tindakan yang sejalan dengan keyakinan kita. Poin kedua mengingatkan kita untuk keluar dari zona nyaman kita, untuk menghadapi risiko yang sering kali merupakan jalan keluar menuju kesuksesan kita dan mencoba hal-hal yang barn. Poin yang ketiga menyadarkan kita untuk mengevaluasi hal-hal yang terpenting di dalam hidup kita.
Apakah ada penyesalan dalam hidup Anda mengenai hal-hal yang seharusnya Anda lakukan namun Anda lalai? Saya mengerti perasaan Anda, karena hal yang sama juga berlaku bagi kebanyakan orang di dunia. Sebuah kesempatan yang berlalu adalah kesempatan yang telah hilang dari hadapan kita. Janganlah menyerah dan menyesali hal-hal baik yang semestinya ada dalam hidup Anda. Seperti apa yang dikatakan oleh David Chilton dalam bukunya The Wealthy Barber, "Waktu terbaik untuk menanam pohon oak adalah 20 tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua adalah sekarang." Kenapa 20 tahun yang lalu? Karena pohon oak dapat dianalogikan sebagai sebuah kesempatan yang jika diraih akan membuahkan basil yang menakjubkan dalam waktu yang lama. Namun, janganlah menyesali kesempatan yang hilang itu karena kesempatan terbaik kedua adalah hari ini. Kesalahan pertama dapat menjadi pelajaran berharga, namun ingat, janganlah menunda-nunda pengambilan kesempatan itu karena Anda tidak mempunyai waktu lebih banyak lagi untuk tidak mengambil kesempatan yang saat ini ada di hadapan Anda.
Hidup bukanlah sebuah arena latihan. Berhentilah berlatih atas apa yang harus segera Anda kerjakan dan lakukanlah. Dengan langkah yang mantap, Anda akan mampu mengubah hari ini
Dalam sebuah seminar, seorang peserta menanyakan kepada saya bagaimana cara cepat untuk menjadi seorang pembicara motivasi. Saya dengan segera menjawab, "Carilah kesempatan untuk berbicara di depan umum."Namun, dengan penasaran ia kembali bertanya, "Tapi saya belum berpengalaman berbicara di depan umum." Lanjut saya, "Makanya Anda perlu segera mencoba secepat mungkin. Coba jawab pertanyaan saya ini, bagaimana caranya berenang?" "Ya tentu, dengan melompat ke kolam dan mulai berenang." jawabnya cepat. Itu benar, maka 'Just Do It Now!' Janganlah terlalu lama menunggu sampai semua kesempatan akan datang. Mulailah segera, cepat atau lambat Anda pun akan menguasainya, yang penting jangan sampai terlambat untuk mencoba.
Richard Leider, seorang psikolog, meluangkan puluhan tahun untuk melakukan wawancara dengan orang lanjut usia mengenai nasihat apa yang mereka rasa penting untuk diteruskan bagi generasi berikutnya dan apa yang mereka sesali telah mereka lakukan pada masa lampau yang seandainya mereka diberi kesempatan sekali lagi mereka akan melakukannya dengan cara yang berbeda. Setelah melakukan tanya jawab yang men-dalam akhirnya disimpulkan bahwa ada tiga poin yang penting:
I. Mereka (para lansia) akan bersikap lebih reflektif.
2. Mereka (para lansia) akan mengambil lebih banyak risiko dalam hidup ini.
3. Mereka (para lansia) akan berusaha untuk mengerti hal-hal apa saja yang dapat membuat mereka merasa damai, senang, dan bahagia.
Poin pertama memberikan kepada kita nasihat untuk memikirkan lebih sungguh-sungguh akan keinginan yang sebenarnya ingin kita lakukan serta mimpi dan tindakan yang sejalan dengan keyakinan kita. Poin kedua mengingatkan kita untuk keluar dari zona nyaman kita, untuk menghadapi risiko yang sering kali merupakan jalan keluar menuju kesuksesan kita dan mencoba hal-hal yang barn. Poin yang ketiga menyadarkan kita untuk mengevaluasi hal-hal yang terpenting di dalam hidup kita.
Apakah ada penyesalan dalam hidup Anda mengenai hal-hal yang seharusnya Anda lakukan namun Anda lalai? Saya mengerti perasaan Anda, karena hal yang sama juga berlaku bagi kebanyakan orang di dunia. Sebuah kesempatan yang berlalu adalah kesempatan yang telah hilang dari hadapan kita. Janganlah menyerah dan menyesali hal-hal baik yang semestinya ada dalam hidup Anda. Seperti apa yang dikatakan oleh David Chilton dalam bukunya The Wealthy Barber, "Waktu terbaik untuk menanam pohon oak adalah 20 tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua adalah sekarang." Kenapa 20 tahun yang lalu? Karena pohon oak dapat dianalogikan sebagai sebuah kesempatan yang jika diraih akan membuahkan basil yang menakjubkan dalam waktu yang lama. Namun, janganlah menyesali kesempatan yang hilang itu karena kesempatan terbaik kedua adalah hari ini. Kesalahan pertama dapat menjadi pelajaran berharga, namun ingat, janganlah menunda-nunda pengambilan kesempatan itu karena Anda tidak mempunyai waktu lebih banyak lagi untuk tidak mengambil kesempatan yang saat ini ada di hadapan Anda.
Hidup bukanlah sebuah arena latihan. Berhentilah berlatih atas apa yang harus segera Anda kerjakan dan lakukanlah. Dengan langkah yang mantap, Anda akan mampu mengubah hari ini
Mengubah Pengetahuan Anda Menjadi Tindakan
Ada pepatah tua yang selalu mengingatkan mereka yang ingin mecapai puncak prestasi dalam hidup ini, pepatah itu berbunyi, "Keinginan adalah peta harta karun. Pengetahuan adalah peti harta karun. Kearifan adalah batu permata. Namun, tanpa tindakan semuanya tetap terkubur di bawah lautan luas." Saya sempat mengunjungi salah satu tempat fitness yang terbaik di Jakarta. Bukan main kagumnya saya mei ihat begitu banyak alat-alat yang dapat membantu seseorang untuk memiliki tubuh ideal. Setelah lama tidak bertemu dengan teman yang mengajak saya ke tempat itu, betapa kagetnya ketika bertemu dengannya. Ia bahkan bertambah gemuk dan tidak berotot sama sekali. Saya dengan heran bertanya kepadanya, "Apo yang terjadi?
Bukankah tempat fitness yang kau kunjungi memiliki peralatan-peralatan yang terlengkap? Apakah peralatannya kurang bagus sehingga tidak dapat mengubah tubuhmu menjadi ideal?" Dengan kesal is menjawab bahwa bukan salah peralatannya tetapi dialah yang malas ke tempat itu dengan menceritakan 1.001 macam alasan.Hal ini tidak jauh berbeda dengan ditemukannya begitu banyak "alat" motivasi yang dapat mengubah kehidupan kita untuk menjadi lebih sukses lagi, namun sayangnya alat-alat itu menjadi tidak berguna karena kita tidak memanfaatkannya. Afirmasi positif, penentuan target, maupun visualisasi tidaklah bermanfaat ketika seseorang tidak mengambil tindakan dengan menetapkan tujuan yang jelas untuk mencapainya.
Beberapa training motivasi mengajarkan mind power untuk menemukan kekuatan dahsyat dalam pikiran seseorang. Ada juga yang mengajarkan sikap positif untuk meraih kesuksesan, dan afirmasi positif untuk menarnbah semangat motivasi. Namun, ketiga hal ini umumnya berhubungan dengan faktor internal manusia, yaitu pikiran, perasaan, dan perkataan, padahal faktor eksternal yang diharapkan adalah hasil (results). Dengan demikian, dibutuhkan jembatan untuk menghubungkan antara faktor internal dan eksternal ini, yang tidak lain adalah tindakan-tindakan kita.
Beberapa training motivasi mengajarkan mind power untuk menemukan kekuatan dahsyat dalam pikiran seseorang. Ada juga yang mengajarkan sikap positif untuk meraih kesuksesan, dan afirmasi positif untuk menarnbah semangat motivasi. Namun, ketiga hal ini umumnya berhubungan dengan faktor internal manusia, yaitu pikiran, perasaan, dan perkataan, padahal faktor eksternal yang diharapkan adalah hasil (results). Dengan demikian, dibutuhkan jembatan untuk menghubungkan antara faktor internal dan eksternal ini, yang tidak lain adalah tindakan-tindakan kita.
Janganlah menjadi orang yang penuh akan pengetahuan namun tidak mengaplikasikan dalam hidupnya sendiri. Orang seperti ini akan terus mencari pengetahuan demi pengetahuan dengan ras a frustrasi karena tidak dapat meraih suksesnya. Inilah saatnya untuk menerapkan pengetahuan Anda menjadi tindakan dan kebiasaan dalam hidup ini. Nathaniel Branden mengingatkan bahwa jika Anda tidak melakukan sesuatu, keadaan tidak akan berubah menjadi lebih baik. "It's not about knowing, but about doing."
Lupakan kesalahan masa lalu. Lupakanlah kegagalan. Lupakanlah segalanya selain apa yang akan Anda kerjakan sekarang dan lakukanlah
Lupakan kesalahan masa lalu. Lupakanlah kegagalan. Lupakanlah segalanya selain apa yang akan Anda kerjakan sekarang dan lakukanlah
Cara Mengatur Waktu
Orang sukses sangat menghargai waktu. Ia menggunakan setiap waktu luang untuk membuat perencanaan untuk hari-hari berikutnya. Mereka tidak akan membuang waktu dengan sia-sia tetapi justru menggunakannya dengan lebih bijaksana.
Perbedaan yang paling nyata antara orang sukses dan gagal dapat dilihat dari cara mereka mengatur waktu. Jadi, pengaturan waktu adalah suatu keahlian yang harus dipelajari dan dikuasai. Lihatlah, orang sukses akan selalu membawa agenda atau time plannernya ke mana pun mereka pergi. Setiap malam sebelum tidur atau pagi hari saat akan berangkat ke kantor atau begitu tiba di kantor mereka menuliskan rencana kerjanya untuk hari ini atau keesokan harinya di agenda jam demi jam. Plan your work, work your plan. Apa yang ia rencanakan, ia jalankan. Orang yang mengetahui manajemen waktu akan menghindari pembunuh atau perampok waktu seperti penundaan pekerjaan, bincang-bincang yang tidak berguna untuk masa depan, menghabiskan waktu di depan televisi, atau mendengarkan musik.
Orang sukses juga mengetahui istilah skala prioritas. Dari seluruh rencana yang akan dikerjakannya hari ini, ia tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dulu. Setiap menemukan ide atau perjanjian dengan mitra bisnisnya atau siapa pun, ia akan menuliskannya di buku agenda.
Mengenai soal manajemen waktu ini, William Book berkata bahwa manusia patut menjadi tuan bagi jam dan harinya. Manusia bukan hamba waktu. Sedangkan Peter Drucker mengatakan bahwa manusia lebih baik mengetahui ke mana waktu itu dibuang dari pada merencanakan bagaimana mengatur waktu kita. Sekarang gunakan waktu Anda untuk menyusun rencana; mengevaluasi rencana; menjalankan rencana; membuat janji bertemu; berbincang dengan orang yang dapat membantu masa depan Anda seperti klien, relasi, dan sebagainya; dan hal-hal lain yang berguna bagi masa depan Anda.
Perbedaan yang paling nyata antara orang sukses dan gagal dapat dilihat dari cara mereka mengatur waktu. Jadi, pengaturan waktu adalah suatu keahlian yang harus dipelajari dan dikuasai. Lihatlah, orang sukses akan selalu membawa agenda atau time plannernya ke mana pun mereka pergi. Setiap malam sebelum tidur atau pagi hari saat akan berangkat ke kantor atau begitu tiba di kantor mereka menuliskan rencana kerjanya untuk hari ini atau keesokan harinya di agenda jam demi jam. Plan your work, work your plan. Apa yang ia rencanakan, ia jalankan. Orang yang mengetahui manajemen waktu akan menghindari pembunuh atau perampok waktu seperti penundaan pekerjaan, bincang-bincang yang tidak berguna untuk masa depan, menghabiskan waktu di depan televisi, atau mendengarkan musik.
Orang sukses juga mengetahui istilah skala prioritas. Dari seluruh rencana yang akan dikerjakannya hari ini, ia tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dulu. Setiap menemukan ide atau perjanjian dengan mitra bisnisnya atau siapa pun, ia akan menuliskannya di buku agenda.
Mengenai soal manajemen waktu ini, William Book berkata bahwa manusia patut menjadi tuan bagi jam dan harinya. Manusia bukan hamba waktu. Sedangkan Peter Drucker mengatakan bahwa manusia lebih baik mengetahui ke mana waktu itu dibuang dari pada merencanakan bagaimana mengatur waktu kita. Sekarang gunakan waktu Anda untuk menyusun rencana; mengevaluasi rencana; menjalankan rencana; membuat janji bertemu; berbincang dengan orang yang dapat membantu masa depan Anda seperti klien, relasi, dan sebagainya; dan hal-hal lain yang berguna bagi masa depan Anda.
Senin, 10 Juni 2013
Mengubah Utang Menjadi Kekayaan
Pak Hasan, kolega saya di Institut Kemandirian. Suatu ketika ia menyampaikan ceramah singkat setelah shalat zuhur. Ceramahnya tentang seorang pengusaha di Bandung. Suatu ketika, sang pengusaha ditimpa bencana. Ia pun down dan frustasi. Bisnisnya hampir-hampir hancur. Sang pengusaha lalu melakukan perjalanan dari mesjid ke mesjid. Dari perjalanan inilah, ia memperoleh pola pikir baru. Ia benar-benar tercerahkan.
Pencerahan yang ia alami adalah tentang shalat. Untuknya dulu, shalat adalah aktivitas jeda di tengah kesibukan bekerja. Sekarang berubah menjadi: ”Kerja adalah aktivitas selingan untuk menunggu shalat”.
Perubahan yang dilakukan sang pengusaha ini ternyata berhasil membuat bisnisnya meningkat lagi. Ia bahkan merubah sistem bisnisnya sesuai prinsip baru tersebut. Bisnisnya bisa kembali maju seperti semula.
Itulah isi ringkas dari ceramah Pak Hasan. Cerita tentang sang pengusaha itu menyentak hati saya. Saya dan semua jamaah shalat zuhur langsung berniat dan bertekad untuk juga membuat perubahan yang sama.
Nah saudara, itulah hebatnya pikiran. Ia menjadi awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan. Karenanya, gunakanlah pikiran anda untuk mendukung anda, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri anda sendiri.
Dalam kaitannya dengan topik: ”Kaya dari berutang”, maka diperlukan beberapa pola pikir yang yang mendasarinya. Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari utang menjadi mungkin.
Penolakan pada pola pikir ini akan menjauhkan anda menggunakan utang sebagai alat menuju kaya. Anda akan menghindari utang. Langkah-langkah yang diterangkan berikutnya mungkin menjadi tak berarti. Itulah sebabnya, kenapa bagian ini menjadi bagian mendasar yang sangat penting.
Bagian kaya sejati memberikan gambaran pada anda tentang tujuan yang ingin diraih. Dari sana lah semuanya berasal. Setelah tujuan jelas, maka anda harus mempersiapkan diri. Inilah fungsinya bagian menjadi achiever. Dengan menjadi achiever berarti anda telah siap untuk melangkah menuju tujuan kaya sejati. Nah, sekarang saatnya anda memilih alat. Apakah anda mau gunakan mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat terbang, kapal laut, atau hanya jalan kaki?
Naik pesawat terbang bisa lebih cepat menghantar anda ke tujuan. Tapi bila anda belum terbiasa menggunakan pesawat terbang, tentu tidak mudah juga. Apalagi bila di benak anda tersimpan file-file buruk tentang pesawat terbang. Misalnya tiketnya mahal, bahaya karena pesawat terbang bisa jatuh, ada tetangga yang meninggal karena kecelakan pesawat terbang, dan sebagainya.
Nah, untuk memutuskan menggunakan pesawat terbang, anda tentu saja harus mengganti file-file buruk di benak anda itu. Ganti lah file buruk itu dengan file baik. Misalnya, menggunakan pesawat terbang itu lebih nyaman, cepat, relatif aman dibanding yang alat transportasi lain, lebih bergengsi, terjamin asuransi, dan sebagainya.
Sama juga dengan utang. Untuk menggunakan utang sebagai alat meraih kualitas kaya sejati, maka anda harus mengganti file buruk di benak anda tentang untang dengan file baik. Dengannya, anda akan semangat melakukannya. Berbagai rintangan, hambatan dan masalah yang kemudian terjadi akan anda hadapi dengan lapang dada, kreatif dan fokus.
Lalu, apa saja file-file baik yang harus mengganti file-file buruk di benak anda. Bila menyangkut utang, maka ada lima file baik yang anda butuhkan bila anda ingin menggunakan utang. Berikut kelima file baik tersebut.
1. Utang itu baik-baik saja.
Berutang adalah hal yang baik-baik saja. Utang itu tidak buruk. Ia tergantung kepada orangnya. Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan salah. Tapi utang bisa baik dan memperbaiki di tangan orang yang kuat dan benar. Itulah sebabnya, bila anda mau kaya dari utang, anda harus mempunyai kualitas achiever. Para achiever adalah orang-orang yang kuat dan teguh memegang kebenaran.
Suatu ketika, saya baca buku Pak Quraish Shihab. Judulnya Lentera Hati. Salah satu bab dalam buku itu menerangkan adanya kesamaan antara agama (dalam bahasa Arab istilahnya : Din) dengan utang (dalam bahasa Arab istilahnya: dain).
Akar kata agama dan utang ternyata sama. Pak Quraish menyimpulkan bahwa bila anda beragama dengan benar, maka hal itu sama saja seperti anda membayar utang pada Allah SWT. Apakah anda merasa berutang pada Allah karena telah memberikan banyak nikmat untuk anda?
Terus terang saja, uraian Pak Quraish mengagetkan saya. Hal itu adalah pencerahan baru untuk saya. Salah satu motivasi saya menulis buku ini adalah uraian tersebut. Selama ini di benak saya pun tersimpan file: ”Utang itu buruk”. Dengan begitu saya berusaha sekuat tenaga menghindarinya. Sekarang, file itu telah berganti menjadi: ”Utang itu baik-baik saja”.
Dengan yakin bahwa utang adalah hal yang baik-baik saja, maka anda sedang membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik. Iya, kan? Mungkinkah anda membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurut anda buruk? Bagi anda yang masih manusia normal, nggak mungkin, kan?
Misalnya korupsi. Korupsi adalah sesuatu yang buruk. Apakah ada orang yang merencanakan korupsi dengan sangat baik sehingga tidak pernah terungkap? Banyak. Siapa mereka? Tentu saja mereka orang-orang yang jahat. Hanya orang jahat yang merencanakan keburukan dengan sangat baik dan rapi. Pernahkah anda korupsi? Bila pernah, bertaubatlah segera.
2. Utang adalah alat yang hebat.
Pernahkah anda mendengar istilah BODOL? Istilah ini kepanjangannya adalah Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah BODOL sering dilekatkan pada orang yang mau wirausaha tetapi nggak punya modal. Modal mereka adalah keberanian dan optimismenya saja.
Banyak orang yang sukses dengan prinsip BODOL ini. Tentu, pada prakteknya bukan hanya berani dan optimis saja modalnya, tapi juga didukung hal-hal lain, seperti kompetensi, komunikasi yang bagus, relasi yang banyak dan sebagainya.
Prinsip BODOL membuktikan bahwa utang adalah salah satu alat yang hebat. Nah, di dunia ini banyak alat hebat yang bisa membantu anda meraih sukses. Kita mengenal bola lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison. Setelah melalui 10.000 kali kegagalan, Pak Edison berhasil ’menerangi’ dunia ini. Bola lampu membuat revolusi di dunia. Ia alat yang hebat.
Bola lampu adalah salah satu contoh. Contoh lain ada mesin cetak, motor, mobil, telepon, pesawat terbang, kapal laut, mikroskop, energi atom, lensa, komputer, internet dan sebagainya. Semua alat-alat ini membuat hidup manusia lebih mudah dan lebih nyaman.
Tapi itu semua hanya alat. Manusia di belakang alat itu lah yang menentukan apakah alat hebat itu bisa membangun atau menghancurkan. Pesawat terbang contohnya. Dengan pesawat terbang, anda bisa berpindah tempat di bumi ini dengan cepat, dibanding alat-alat lain. Ketika pesawat terbang digunakan untuk transportasi massal, maka ia bermanfaat besar.
Tapi ketika pesawat terbang digunakan untuk mesin perang, maka kehancuran yang terjadi. Pada perang dunia pertama dan kedua, pesawat terbang berperan sangat besar untuk menghancurkan lawan. Bom atom yang diledakkan Amerika di Nagasaki dan Hiroshima Jepang pada 1945, diangkut menggunakan pesawat terbang. Akibat bom atom itu, terjadi perusakan luar biasa di Jepang.
Sama juga dengan internet misalnya. Dengan alat ini, anda bisa berkomunikasi dengan lebih murah, cepat dan mudah. Tapi, internet juga bisa sangat merusak ketika banyak virus ’dilepas’ ke jaringan. Banyak komputer yang rusak, data hilang, dan sebagainya. Atau ketika internet itu dipenuhi situs-situs porno. Wah, dia benar-benar buruk dan merusak.
Demikian pula halnya dengan utang. Utang adalah akses keuangan yang cepat. Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat. Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.
Misalnya anda seorang karyawan yang ingin berbisnis kecil-kecilan. Modalnya Rp. 5 juta. Anda sebenarnya bisa menabung dari gaji anda sebesar Rp. 500 ribu per bulan. Nah, dengan menabung berarti anda harus menunggu sampai 10 bulan dulu agar uang Rp. 5 juta itu ada di tangan anda.
Bagaimana dengan utang? Dibutuhkan berapa lama untuk mendapatkan Rp. 5 juta? Mungkin tidak sampai satu bulan. Anda bisa menghubungi lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan modal tersebut. Setiap bulan anda bayar utang itu dengan mencicil. Nah, karena uang Rp. 5 juta itu digunakan untuk bisnis, maka anda bisa mencicil utang itu bukan dari gaji anda, tapi dari hasil bisnis anda.
Anda mungkin bertanya: ”Oke lah utang itu lebih cepat, tapi resikonya kan juga lebih besar?” Yap, anda relatif benar. Mengapa relatif benar? Karena utang itu akan menimbulkan resiko besar, bila anda tidak siap. Tapi, bila anda siap, resiko itu jadi mengecil.
Berbisnis dengan modal dari utang akan beresiko besar bila anda belum tahu apa-apa tentang bisnis itu. Atau anda percayakan saja bisnis itu ke orang lain yang juga belum berpengalaman. Atau anda berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain. Atau lagi, anda berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.
Tapi, resiko bisnis itu menjadi mengecil bila anda sudah berpengalaman di bisnis itu atau bekerja sama dengan orang yang sudah berpengalaman. Modal bisnisnya bukan semua dari anda, tapi ada juga dari orang lain. Atau anda membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya. Nah, banyak kan cara untuk mengecilkan resiko bisnis. Bila demikian yang anda lakukan, maka anda berutang pun untuk dapat modal bisnis, kemungkinan anda untuk sukses menjadi lebih besar.
3. Utang adalah salah satu sumber kekayaan.
Siapa orang paling kaya yang anda tahu di Indonesia ini? Darimana beliau (orang kaya tersebut) memperoleh kekayaannya? Kerja keras? Pasti. Orangnya jujur terpercaya? Pasti. Beliau sangat kompeten? Pasti juga.
Hal-hal yang disebutkan di atas adalah fondasi bagi siapapun untuk meraih kekayaan. Tapi, apakah semua orang kaya itu benar-benar kaya? Belum tentu. Ada banyak orang kaya yang tidak benar-benar kaya. Kekayaannya bisa saja banyak, tapi cenderung tetap. Pertambahannya kecil.
Nah saudara, anda boleh percaya boleh tidak. Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya. Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas. Tapi orang kaya yang juga menggunakan utang, maka kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.
Kenapa?
Karena ketika anda hanya mengandalkan kemampuan uang anda sendiri, maka anda akan terbentur oleh keterbatasan uang anda. Tapi, ketika anda menggunakan utang, maka batas jumlah uang anda itu menjadi tidak ada. Bila anda berbisnis, maka modal anda bisa dikatakan tidak berbatas bila menggunakan utang. Hasilnya? Ya,... juga tidak berbatas.
Inilah kunci orang-orang yang benar-benar kaya. Mereka gunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Mereka atasi ketakutan akan utang itu dengan perhitungan yang akurat dan kemampuan yang terasah. Mereka berani mencobanya. Pada kenyataannya, mereka juga gagal koq menggunakan alat ini. Tapi kegagalan itu lah yang justru menajamkan perhitungan mereka dan membesarkan keberanian mereka. Keseimbangan antara kebesaran keberanian dan ketajaman perhitungan akan utang ini lah yang membuka pintu kekayaan luar biasa.
Apakah anda sudah siap untuk jadi orang yang benar-benar kaya? Gunakan uang anda untuk itu. Dan gunakan juga utang!
4. Utang, dekatilah...
Saudara, anda sudah tahu sekarang tiga file baik tentang utang. Utang itu baik-baik saja, alat yang hebat dan sumber kekayaan. Karena itu, dekati lah utang saudara.
Anda, saya yakin, senang berdekatan dengan hal-hal atau orang-orang yang baik dan hebat, kan? Nah, tiga file baik sebelumnya telah membuktikan bahwa utang memenuhi kriteria baik dan hebat ini, kan? Karena itu, mulailah dekati utang.
Pada prakteknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank. Bahkan, bukan hanya tidak alergi, tapi anda mulai senang dengan fungsi bank yang lain, yaitu memberi utang. Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang anda yang anda simpan disana. Bank adalah sumber uang. Utang adalah jalannya.
Pada bab-bab berikutnya, anda akan dipandu untuk menggunakan kekuatan bank dalam memberikan utang ini untuk kesuksesan anda. Bukan hanya kesuksesan bank semata.
Pada prakteknya lagi, ternyata sumber utang itu bukan hanya bank, tapi juga orang-orang di sekitar anda. Orang-orang di sekitar anda kan punya uang, sedikit atau sebanyak apapun. Nah, itu berarti anda bisa gunakan uang tersebut melalui jalan sah dan halal yang namanya utang.
Anda boleh percaya atau tidak, orang-orang di sekitar anda sebenarnya sangat senang bisa memberi utang pada anda. Toh, anda teman mereka. Mereka tahu anda orang baik. Tentu, asal tujuan dan cara anda berutang adalah benar dan baik. Iya, kan?
5. Utang harus dikembalikan.
Ini pola pikir tentang utang yang sangat penting. Tanpa pola pikir ini, sebaiknya anda jangan pernah berutang. Bukannya kekayaan dan kesuksesan yang akan anda raih, tapi justru kecelakaan dan mungkin penjara. Itu bila anda berutang.
Bagaimana bila orang lain yang berutang?
Sama saja. Utang itu pun harus dikembalikan pada anda. Jadi, baik anda yang berutang atau orang lain yang berutang pada anda, maka utang itu harus dikembalikan. Inilah pola pikir dan prinsip sangat penting bila anda ingin kaya dari utang. Utang itu harus dikembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru tidak ditagih oleh yang punya uang? Sama saja. Anda harus kembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru dihadiahkan oleh yang punya uang? Saran saya: Tolak. Jangan mau. Katakan terima kasih padanya, lalu tolak. Anda mampu mengembalikan utang itu koq. Kenapa harus dihadiahkan? Dengan menolak, anda tetap mempertahankan nilai baik di mata semua orang. Tentu saja, dalam kasus ini, anda harus juga melihat kondisi anda. Bila kondisi anda memang sedang sangat susah, maka tidak apa-apa juga anda menerima hadiah itu. Tapi tetap dengan satu syarat. Bila anda lalu memiliki kemampuan, maka anda akan juga menghadiahi orang tersebut. Tidak mesti dalam bentuk uang. Bisa dalam bentuk hadiah barang. Dengan begitu, anda dan dia sudah sama-sama berbuat baik.
Bagaimana bila orang lain yang berutang pada anda. Lihatlah kemampuannya. Bila ia berada dalam keadaan susah, maka silakan menghadiahkan utang tersebut padanya. Semuanya atau sebagian. Dan yakinlah, tindakan anda tersebut adalah perbuatan mulia dan akan dibalas dengan balasan yang lebih baik lagi.
Terus terang saja, kalau tentang utang, banyak orang yang pola pikirnya justru berbeda. ”Pengennya dapat utang, tapi nggak mau atau malas mengembalikan”. Wah, dengan pola pikir begini, anda tidak akan pernah kaya dari utang.
Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan. Bila anda tidak atau telat mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain pada anda akan menurun dan akhirnya rusak. Ini kondisi yang sangat buruk. Bila orang-orang lain sudah tidak percaya pada anda, maka jalan anda menuju sukses makin kecil, terjal dan lebih banyak rintangannya. Awal dari kesuksesan anda adalah kepercayaan orang lain pada anda.
Sayangnya, banyak orang yang sudah ’gila’. Mereka menukar kepercayaan dengan uang. Sayang sekali. Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun akan susah menggantinya.
Tekanan hidup di jaman sekarang ternyata bisa membuat orang menjadi ’gila’. Uang telah menjadi hal yang sangat penting. Sampai bisa lebih penting dari kepercayaan, keluarga, agama, gelar, ilmu, rasa malu, nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sebagainya. Bila sudah begini, para orang ’gila’ ini bisa melakukan apa saja demi uang. Meski dengan resiko yang luar biasa besarnya.
Banyak kasus tentang utang di Indonesia yang bisa kita jadikan pelajaran. Ada pengusaha pertanian yang membuat program investasi yang nggak rasional. Bisa memberikan keuntungan sampai 30% per bulan dari modal.
Pada bulan-bulan pertama program itu berjalan lancar. Para investor benar-benar mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari modal yang ditanamnya. Mereka pun berinvestasi lagi. Terus begitu. Sampai pada akhirnya, bisnis pertanian itu pun terbuka topengnya. Ternyata, bisnis itu hanya omong kosong. Lahan pertanian yang dikelola tidak seluas yang dipromosikan. Jelas hasilnya pun tidak memadai dibanding investasi yang didapat.
Keuntungan 30% dari modal dibayarkan dari dana investasi yang baru. Seperti gali lobang tutup lobang. Hanya saja lobang yang digali makin besar dari bulan ke bulan. Dan terbongkarlah topeng itu. Masyarakat tahu kebohongan bisnis itu. Dana investasi itu jadi utang yang harus dikembalikan. Ketika kemampuan bayarnya tidak ada, sang pemilik bisnis pertanian fiktif itu pun jadi buronan. Lalu diproses pengadilan dan menginaplah ia di hotel prodeo. Masyarakat yang kena tipu ternyata banyak sekali. Koq bisa ya?
Saudara, itulah lima pola pikir tentang utang yang bisa membuat anda menjadi kaya. Gantilah file-file buruk tentang utang di benak anda dengan lima file baik tersebut. Bila ini sudah anda lakukan, berarti anda sudah siap menggunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Langkah selanjutnya, anda harus mengetahui dan menguasai keterampilan mengelola utang ini.
Pencerahan yang ia alami adalah tentang shalat. Untuknya dulu, shalat adalah aktivitas jeda di tengah kesibukan bekerja. Sekarang berubah menjadi: ”Kerja adalah aktivitas selingan untuk menunggu shalat”.
Perubahan yang dilakukan sang pengusaha ini ternyata berhasil membuat bisnisnya meningkat lagi. Ia bahkan merubah sistem bisnisnya sesuai prinsip baru tersebut. Bisnisnya bisa kembali maju seperti semula.
Itulah isi ringkas dari ceramah Pak Hasan. Cerita tentang sang pengusaha itu menyentak hati saya. Saya dan semua jamaah shalat zuhur langsung berniat dan bertekad untuk juga membuat perubahan yang sama.
Nah saudara, itulah hebatnya pikiran. Ia menjadi awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan. Karenanya, gunakanlah pikiran anda untuk mendukung anda, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri anda sendiri.
Dalam kaitannya dengan topik: ”Kaya dari berutang”, maka diperlukan beberapa pola pikir yang yang mendasarinya. Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari utang menjadi mungkin.
Penolakan pada pola pikir ini akan menjauhkan anda menggunakan utang sebagai alat menuju kaya. Anda akan menghindari utang. Langkah-langkah yang diterangkan berikutnya mungkin menjadi tak berarti. Itulah sebabnya, kenapa bagian ini menjadi bagian mendasar yang sangat penting.
Bagian kaya sejati memberikan gambaran pada anda tentang tujuan yang ingin diraih. Dari sana lah semuanya berasal. Setelah tujuan jelas, maka anda harus mempersiapkan diri. Inilah fungsinya bagian menjadi achiever. Dengan menjadi achiever berarti anda telah siap untuk melangkah menuju tujuan kaya sejati. Nah, sekarang saatnya anda memilih alat. Apakah anda mau gunakan mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat terbang, kapal laut, atau hanya jalan kaki?
Naik pesawat terbang bisa lebih cepat menghantar anda ke tujuan. Tapi bila anda belum terbiasa menggunakan pesawat terbang, tentu tidak mudah juga. Apalagi bila di benak anda tersimpan file-file buruk tentang pesawat terbang. Misalnya tiketnya mahal, bahaya karena pesawat terbang bisa jatuh, ada tetangga yang meninggal karena kecelakan pesawat terbang, dan sebagainya.
Nah, untuk memutuskan menggunakan pesawat terbang, anda tentu saja harus mengganti file-file buruk di benak anda itu. Ganti lah file buruk itu dengan file baik. Misalnya, menggunakan pesawat terbang itu lebih nyaman, cepat, relatif aman dibanding yang alat transportasi lain, lebih bergengsi, terjamin asuransi, dan sebagainya.
Sama juga dengan utang. Untuk menggunakan utang sebagai alat meraih kualitas kaya sejati, maka anda harus mengganti file buruk di benak anda tentang untang dengan file baik. Dengannya, anda akan semangat melakukannya. Berbagai rintangan, hambatan dan masalah yang kemudian terjadi akan anda hadapi dengan lapang dada, kreatif dan fokus.
Lalu, apa saja file-file baik yang harus mengganti file-file buruk di benak anda. Bila menyangkut utang, maka ada lima file baik yang anda butuhkan bila anda ingin menggunakan utang. Berikut kelima file baik tersebut.
1. Utang itu baik-baik saja.
Berutang adalah hal yang baik-baik saja. Utang itu tidak buruk. Ia tergantung kepada orangnya. Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan salah. Tapi utang bisa baik dan memperbaiki di tangan orang yang kuat dan benar. Itulah sebabnya, bila anda mau kaya dari utang, anda harus mempunyai kualitas achiever. Para achiever adalah orang-orang yang kuat dan teguh memegang kebenaran.
Suatu ketika, saya baca buku Pak Quraish Shihab. Judulnya Lentera Hati. Salah satu bab dalam buku itu menerangkan adanya kesamaan antara agama (dalam bahasa Arab istilahnya : Din) dengan utang (dalam bahasa Arab istilahnya: dain).
Akar kata agama dan utang ternyata sama. Pak Quraish menyimpulkan bahwa bila anda beragama dengan benar, maka hal itu sama saja seperti anda membayar utang pada Allah SWT. Apakah anda merasa berutang pada Allah karena telah memberikan banyak nikmat untuk anda?
Terus terang saja, uraian Pak Quraish mengagetkan saya. Hal itu adalah pencerahan baru untuk saya. Salah satu motivasi saya menulis buku ini adalah uraian tersebut. Selama ini di benak saya pun tersimpan file: ”Utang itu buruk”. Dengan begitu saya berusaha sekuat tenaga menghindarinya. Sekarang, file itu telah berganti menjadi: ”Utang itu baik-baik saja”.
Dengan yakin bahwa utang adalah hal yang baik-baik saja, maka anda sedang membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik. Iya, kan? Mungkinkah anda membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurut anda buruk? Bagi anda yang masih manusia normal, nggak mungkin, kan?
Misalnya korupsi. Korupsi adalah sesuatu yang buruk. Apakah ada orang yang merencanakan korupsi dengan sangat baik sehingga tidak pernah terungkap? Banyak. Siapa mereka? Tentu saja mereka orang-orang yang jahat. Hanya orang jahat yang merencanakan keburukan dengan sangat baik dan rapi. Pernahkah anda korupsi? Bila pernah, bertaubatlah segera.
2. Utang adalah alat yang hebat.
Pernahkah anda mendengar istilah BODOL? Istilah ini kepanjangannya adalah Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah BODOL sering dilekatkan pada orang yang mau wirausaha tetapi nggak punya modal. Modal mereka adalah keberanian dan optimismenya saja.
Banyak orang yang sukses dengan prinsip BODOL ini. Tentu, pada prakteknya bukan hanya berani dan optimis saja modalnya, tapi juga didukung hal-hal lain, seperti kompetensi, komunikasi yang bagus, relasi yang banyak dan sebagainya.
Prinsip BODOL membuktikan bahwa utang adalah salah satu alat yang hebat. Nah, di dunia ini banyak alat hebat yang bisa membantu anda meraih sukses. Kita mengenal bola lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison. Setelah melalui 10.000 kali kegagalan, Pak Edison berhasil ’menerangi’ dunia ini. Bola lampu membuat revolusi di dunia. Ia alat yang hebat.
Bola lampu adalah salah satu contoh. Contoh lain ada mesin cetak, motor, mobil, telepon, pesawat terbang, kapal laut, mikroskop, energi atom, lensa, komputer, internet dan sebagainya. Semua alat-alat ini membuat hidup manusia lebih mudah dan lebih nyaman.
Tapi itu semua hanya alat. Manusia di belakang alat itu lah yang menentukan apakah alat hebat itu bisa membangun atau menghancurkan. Pesawat terbang contohnya. Dengan pesawat terbang, anda bisa berpindah tempat di bumi ini dengan cepat, dibanding alat-alat lain. Ketika pesawat terbang digunakan untuk transportasi massal, maka ia bermanfaat besar.
Tapi ketika pesawat terbang digunakan untuk mesin perang, maka kehancuran yang terjadi. Pada perang dunia pertama dan kedua, pesawat terbang berperan sangat besar untuk menghancurkan lawan. Bom atom yang diledakkan Amerika di Nagasaki dan Hiroshima Jepang pada 1945, diangkut menggunakan pesawat terbang. Akibat bom atom itu, terjadi perusakan luar biasa di Jepang.
Sama juga dengan internet misalnya. Dengan alat ini, anda bisa berkomunikasi dengan lebih murah, cepat dan mudah. Tapi, internet juga bisa sangat merusak ketika banyak virus ’dilepas’ ke jaringan. Banyak komputer yang rusak, data hilang, dan sebagainya. Atau ketika internet itu dipenuhi situs-situs porno. Wah, dia benar-benar buruk dan merusak.
Demikian pula halnya dengan utang. Utang adalah akses keuangan yang cepat. Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat. Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.
Misalnya anda seorang karyawan yang ingin berbisnis kecil-kecilan. Modalnya Rp. 5 juta. Anda sebenarnya bisa menabung dari gaji anda sebesar Rp. 500 ribu per bulan. Nah, dengan menabung berarti anda harus menunggu sampai 10 bulan dulu agar uang Rp. 5 juta itu ada di tangan anda.
Bagaimana dengan utang? Dibutuhkan berapa lama untuk mendapatkan Rp. 5 juta? Mungkin tidak sampai satu bulan. Anda bisa menghubungi lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan modal tersebut. Setiap bulan anda bayar utang itu dengan mencicil. Nah, karena uang Rp. 5 juta itu digunakan untuk bisnis, maka anda bisa mencicil utang itu bukan dari gaji anda, tapi dari hasil bisnis anda.
Anda mungkin bertanya: ”Oke lah utang itu lebih cepat, tapi resikonya kan juga lebih besar?” Yap, anda relatif benar. Mengapa relatif benar? Karena utang itu akan menimbulkan resiko besar, bila anda tidak siap. Tapi, bila anda siap, resiko itu jadi mengecil.
Berbisnis dengan modal dari utang akan beresiko besar bila anda belum tahu apa-apa tentang bisnis itu. Atau anda percayakan saja bisnis itu ke orang lain yang juga belum berpengalaman. Atau anda berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain. Atau lagi, anda berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.
Tapi, resiko bisnis itu menjadi mengecil bila anda sudah berpengalaman di bisnis itu atau bekerja sama dengan orang yang sudah berpengalaman. Modal bisnisnya bukan semua dari anda, tapi ada juga dari orang lain. Atau anda membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya. Nah, banyak kan cara untuk mengecilkan resiko bisnis. Bila demikian yang anda lakukan, maka anda berutang pun untuk dapat modal bisnis, kemungkinan anda untuk sukses menjadi lebih besar.
3. Utang adalah salah satu sumber kekayaan.
Siapa orang paling kaya yang anda tahu di Indonesia ini? Darimana beliau (orang kaya tersebut) memperoleh kekayaannya? Kerja keras? Pasti. Orangnya jujur terpercaya? Pasti. Beliau sangat kompeten? Pasti juga.
Hal-hal yang disebutkan di atas adalah fondasi bagi siapapun untuk meraih kekayaan. Tapi, apakah semua orang kaya itu benar-benar kaya? Belum tentu. Ada banyak orang kaya yang tidak benar-benar kaya. Kekayaannya bisa saja banyak, tapi cenderung tetap. Pertambahannya kecil.
Nah saudara, anda boleh percaya boleh tidak. Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya. Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas. Tapi orang kaya yang juga menggunakan utang, maka kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.
Kenapa?
Karena ketika anda hanya mengandalkan kemampuan uang anda sendiri, maka anda akan terbentur oleh keterbatasan uang anda. Tapi, ketika anda menggunakan utang, maka batas jumlah uang anda itu menjadi tidak ada. Bila anda berbisnis, maka modal anda bisa dikatakan tidak berbatas bila menggunakan utang. Hasilnya? Ya,... juga tidak berbatas.
Inilah kunci orang-orang yang benar-benar kaya. Mereka gunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Mereka atasi ketakutan akan utang itu dengan perhitungan yang akurat dan kemampuan yang terasah. Mereka berani mencobanya. Pada kenyataannya, mereka juga gagal koq menggunakan alat ini. Tapi kegagalan itu lah yang justru menajamkan perhitungan mereka dan membesarkan keberanian mereka. Keseimbangan antara kebesaran keberanian dan ketajaman perhitungan akan utang ini lah yang membuka pintu kekayaan luar biasa.
Apakah anda sudah siap untuk jadi orang yang benar-benar kaya? Gunakan uang anda untuk itu. Dan gunakan juga utang!
4. Utang, dekatilah...
Saudara, anda sudah tahu sekarang tiga file baik tentang utang. Utang itu baik-baik saja, alat yang hebat dan sumber kekayaan. Karena itu, dekati lah utang saudara.
Anda, saya yakin, senang berdekatan dengan hal-hal atau orang-orang yang baik dan hebat, kan? Nah, tiga file baik sebelumnya telah membuktikan bahwa utang memenuhi kriteria baik dan hebat ini, kan? Karena itu, mulailah dekati utang.
Pada prakteknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank. Bahkan, bukan hanya tidak alergi, tapi anda mulai senang dengan fungsi bank yang lain, yaitu memberi utang. Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang anda yang anda simpan disana. Bank adalah sumber uang. Utang adalah jalannya.
Pada bab-bab berikutnya, anda akan dipandu untuk menggunakan kekuatan bank dalam memberikan utang ini untuk kesuksesan anda. Bukan hanya kesuksesan bank semata.
Pada prakteknya lagi, ternyata sumber utang itu bukan hanya bank, tapi juga orang-orang di sekitar anda. Orang-orang di sekitar anda kan punya uang, sedikit atau sebanyak apapun. Nah, itu berarti anda bisa gunakan uang tersebut melalui jalan sah dan halal yang namanya utang.
Anda boleh percaya atau tidak, orang-orang di sekitar anda sebenarnya sangat senang bisa memberi utang pada anda. Toh, anda teman mereka. Mereka tahu anda orang baik. Tentu, asal tujuan dan cara anda berutang adalah benar dan baik. Iya, kan?
5. Utang harus dikembalikan.
Ini pola pikir tentang utang yang sangat penting. Tanpa pola pikir ini, sebaiknya anda jangan pernah berutang. Bukannya kekayaan dan kesuksesan yang akan anda raih, tapi justru kecelakaan dan mungkin penjara. Itu bila anda berutang.
Bagaimana bila orang lain yang berutang?
Sama saja. Utang itu pun harus dikembalikan pada anda. Jadi, baik anda yang berutang atau orang lain yang berutang pada anda, maka utang itu harus dikembalikan. Inilah pola pikir dan prinsip sangat penting bila anda ingin kaya dari utang. Utang itu harus dikembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru tidak ditagih oleh yang punya uang? Sama saja. Anda harus kembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru dihadiahkan oleh yang punya uang? Saran saya: Tolak. Jangan mau. Katakan terima kasih padanya, lalu tolak. Anda mampu mengembalikan utang itu koq. Kenapa harus dihadiahkan? Dengan menolak, anda tetap mempertahankan nilai baik di mata semua orang. Tentu saja, dalam kasus ini, anda harus juga melihat kondisi anda. Bila kondisi anda memang sedang sangat susah, maka tidak apa-apa juga anda menerima hadiah itu. Tapi tetap dengan satu syarat. Bila anda lalu memiliki kemampuan, maka anda akan juga menghadiahi orang tersebut. Tidak mesti dalam bentuk uang. Bisa dalam bentuk hadiah barang. Dengan begitu, anda dan dia sudah sama-sama berbuat baik.
Bagaimana bila orang lain yang berutang pada anda. Lihatlah kemampuannya. Bila ia berada dalam keadaan susah, maka silakan menghadiahkan utang tersebut padanya. Semuanya atau sebagian. Dan yakinlah, tindakan anda tersebut adalah perbuatan mulia dan akan dibalas dengan balasan yang lebih baik lagi.
Terus terang saja, kalau tentang utang, banyak orang yang pola pikirnya justru berbeda. ”Pengennya dapat utang, tapi nggak mau atau malas mengembalikan”. Wah, dengan pola pikir begini, anda tidak akan pernah kaya dari utang.
Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan. Bila anda tidak atau telat mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain pada anda akan menurun dan akhirnya rusak. Ini kondisi yang sangat buruk. Bila orang-orang lain sudah tidak percaya pada anda, maka jalan anda menuju sukses makin kecil, terjal dan lebih banyak rintangannya. Awal dari kesuksesan anda adalah kepercayaan orang lain pada anda.
Sayangnya, banyak orang yang sudah ’gila’. Mereka menukar kepercayaan dengan uang. Sayang sekali. Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun akan susah menggantinya.
Tekanan hidup di jaman sekarang ternyata bisa membuat orang menjadi ’gila’. Uang telah menjadi hal yang sangat penting. Sampai bisa lebih penting dari kepercayaan, keluarga, agama, gelar, ilmu, rasa malu, nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sebagainya. Bila sudah begini, para orang ’gila’ ini bisa melakukan apa saja demi uang. Meski dengan resiko yang luar biasa besarnya.
Banyak kasus tentang utang di Indonesia yang bisa kita jadikan pelajaran. Ada pengusaha pertanian yang membuat program investasi yang nggak rasional. Bisa memberikan keuntungan sampai 30% per bulan dari modal.
Pada bulan-bulan pertama program itu berjalan lancar. Para investor benar-benar mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari modal yang ditanamnya. Mereka pun berinvestasi lagi. Terus begitu. Sampai pada akhirnya, bisnis pertanian itu pun terbuka topengnya. Ternyata, bisnis itu hanya omong kosong. Lahan pertanian yang dikelola tidak seluas yang dipromosikan. Jelas hasilnya pun tidak memadai dibanding investasi yang didapat.
Keuntungan 30% dari modal dibayarkan dari dana investasi yang baru. Seperti gali lobang tutup lobang. Hanya saja lobang yang digali makin besar dari bulan ke bulan. Dan terbongkarlah topeng itu. Masyarakat tahu kebohongan bisnis itu. Dana investasi itu jadi utang yang harus dikembalikan. Ketika kemampuan bayarnya tidak ada, sang pemilik bisnis pertanian fiktif itu pun jadi buronan. Lalu diproses pengadilan dan menginaplah ia di hotel prodeo. Masyarakat yang kena tipu ternyata banyak sekali. Koq bisa ya?
Saudara, itulah lima pola pikir tentang utang yang bisa membuat anda menjadi kaya. Gantilah file-file buruk tentang utang di benak anda dengan lima file baik tersebut. Bila ini sudah anda lakukan, berarti anda sudah siap menggunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Langkah selanjutnya, anda harus mengetahui dan menguasai keterampilan mengelola utang ini.
Kiat Untuk Tetap Termotivasi
Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul.
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,
Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.
“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”
Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul.
Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,
Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?
Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.
Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.
Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:
1. Selalu konsisten
Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.
2. Bertanggung jawab
Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.
3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama
Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.
4. Fokus pada proses, bukan tujuan
Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.
Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.
Mengatur Waktu untuk Mencapai Produktifitas
Pernahkah Anda merasa pada saat bekerja jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 menjelang makan siang padahal Anda belum sempat menyelesaikan satu pekerjaan pun. Sibuk tapi rasanya pekerjaan tidak produktif? Satu hal yang harus disadari bahwa kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif. Anda bisa saja menghabiskan sekian jam tanpa menghasilkan apa-apa. Sounds familiar? Ada beberapa prinsip yang sebaiknya Anda pertimbangkan dalam manajemen waktu sehingga Anda bisa bekerja efektif:
1. Menyusun Rencana
Ada ungkapan yang mengatakan”If you fail to plan, you plan to fail”.Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.
Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus Anda selesaikan hari itu.
Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik? Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi. Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.
Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustmentkapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri. Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.
2. Fokus
Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang Anda kerjaan akan berkualitas bagus.
Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.
3. Hindari Interupsi
Dua hal dalam dunia kerja sekarang ini yang menjadi sering menjadi sumber interupsi adalah: telepon dan email. Tentu saja interupsi ini tidak bisa dihindari tetapi gunakan keahlian Anda dalam manajemen diri untuk menanganinya:
Jawab telepon dari orang-orang yang berkepentingan saja pada saat Anda sedang fokus bekerja. Apabila Anda harus terpaksa menjawab, usahakan waktunya seminimal mungkin. Anda bisa menelepon balik ketika Anda sudah agak bebas.
Cek email disaat-saat tertentu saja. Okay, ini tentunya sangat berat. Anda bisa coba. Apabila tidak mungkin, usahakan untuk tidak menjawab semua email tiap kali itu datang. Jawablah email yang berkaitan dengan pekerjaan Anda saat itu dan hindari multi-tasking.
Manajemen diri erat kaitannya dengan bagaimana Anda mengatur waktu Anda sehari-hari. Jangan biarkan faktor-faktor eksternal mengganggu produktifitas Anda. Apabila Anda produktif bukan hanya Anda sendiri yang senang tapi juga boss Anda. Hidup Anda lebih mudah dan stress pun berkurang.
1. Menyusun Rencana
Ada ungkapan yang mengatakan”If you fail to plan, you plan to fail”.Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.
Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus Anda selesaikan hari itu.
Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik? Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi. Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.
Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustmentkapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri. Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.
2. Fokus
Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang Anda kerjaan akan berkualitas bagus.
Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.
3. Hindari Interupsi
Dua hal dalam dunia kerja sekarang ini yang menjadi sering menjadi sumber interupsi adalah: telepon dan email. Tentu saja interupsi ini tidak bisa dihindari tetapi gunakan keahlian Anda dalam manajemen diri untuk menanganinya:
Jawab telepon dari orang-orang yang berkepentingan saja pada saat Anda sedang fokus bekerja. Apabila Anda harus terpaksa menjawab, usahakan waktunya seminimal mungkin. Anda bisa menelepon balik ketika Anda sudah agak bebas.
Cek email disaat-saat tertentu saja. Okay, ini tentunya sangat berat. Anda bisa coba. Apabila tidak mungkin, usahakan untuk tidak menjawab semua email tiap kali itu datang. Jawablah email yang berkaitan dengan pekerjaan Anda saat itu dan hindari multi-tasking.
Manajemen diri erat kaitannya dengan bagaimana Anda mengatur waktu Anda sehari-hari. Jangan biarkan faktor-faktor eksternal mengganggu produktifitas Anda. Apabila Anda produktif bukan hanya Anda sendiri yang senang tapi juga boss Anda. Hidup Anda lebih mudah dan stress pun berkurang.
STRATEGI PENYUSUNAN RENCANA KERJA YANG EFEKTIF
Ada pepatah yang berbunyi, ‘dengan perencanaan yang baik berarti 70% pekerjaan telah
dilaksanakan.’ Pepatah lain mengatakan, ‘failing to plan means planning to fail (gagal merencanakan
berarti merencanakan kegagalan).’ Jelas kedua pepatah ini mengisyaratkan pentingnya suatu
perencanaan. Jika berhasil dalam membuat perencanaan dengan baik, maka hampir dapat dipastikan
kesuksesan berada dalam genggaman. Sebaliknya, gagal dalam menyusun perencanaan sama artinya
dengan merencanakan kegagalan itu sendiri.
Perencanaan merupakan awal dari suatu aktifitas. Disinilah titik tolak setiap program maupun
kegiatan yang akan menentukan masa depan. Namun kata kunci untuk persolaan ini bukan hanya
terletak pada merencanakan, lebih dari itu adalah merencanakan dengan baik. Artinya, menyusun
perencanaan saja belum cukup, tetapi harus membuatnya dengan baik sehingga dapat membawa
kesuksesan dalam implementasinya.
Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah bagaimana membuat perencanaan dengan baik? Artikel
ini dibuat dalam rangka menyambut kegiatan penyusunan rencana diklat Balai Diklat Keuangan Medan
di awal tahun 2011. Penulis mengajukan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan
rencana kerja (maupun anggaran), yaitu:
1. Rencana harus didokumentasikan
Dalam dunia bisnis, Yusra Amin, Coach dan CEO iCOACH, (seperti dimuat dalam kompas
female.com) mengatakan bahwa business blue print harus ditulis secara jelas dan terarah. Cetak biru
bisnis diumpamakan seperti piramida yang terdiri dari:
• Visi; terletak di sisi paling atas piramida, dirumuskan oleh pemilik.
• Misi; berada di level kedua, menjadi wewenang dan tanggung jawab level CEO atau presiden
direktur.
• Tujuan usaha; terletak di bawah misi, dijalankan dengan arahan dari manajer.
• Rencana kerja; di sisi paling bawah piramida, yang tersusun baik kemudian dijalankan tim.
Bagaimana dengan dunia pemerintahan?
Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 mengamanahkan kepada pemerintah untuk menyusun
Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM),
Rencana Strategis Kementrian/Lembaga (renstra KL), Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana
Kerja Kementrian/Lembaga (renja KL). Secara ringkas, dokumen perencanaan pemerintah (baca:
pemerintah pusat) terdiri atas:
• RPJP, yaitu dokumen perencanaan untuk periode 20 (dua puluh) tahun yang memuat Visi, Misi,
dan Arah Pembangunan.
• RPJM, yaitu dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang merupakan penjabaran
dari visi, misi, dan program Presiden/Kepala Daerah dan memuat strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, kerangka ekonomi makro, program-program dan kegiatan
pembangunan.
• Renstra KL, yaitu dokumen perencanaan kementerian/lembaga untuk periode 5 (lima)tahun.
• RKP, yaitu dokumen perencanaan nasional untuk periode 1 (satu) tahun.
• Renja KL, yaitu dokumen perencanaan kementerian/ lembaga untuk periode 1 (satu) tahun.
Dengan dibuat dan ditulisnya rencana kerja/anggaran secara jelas, maka tim kerja akan memiliki
arahan yang jelas sesuai tugas, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Diharapkan pekerjaan
akan dapat terlaksana seperti yang telah ditargetkan. Selanjutnya, dengan didokumentasikannya
rencana kerja maupun rencana anggaran, akan memudahkan menelusuri akar masalah serta personil
yang bertanggung jawab ketika organisasi mengalami persoalan.
2. Pilih tim perumus
Dalam sebuah diskusi, James Gwee mengatakan bahwa tidak perlu mengikutsertakan semua
employees dalam sebuah rapat. Jika terlalu banyak orang yang dilibatkan, maka kemungkinan akan
banyak menghabiskan waktu untuk membicarakan hal-hal yang kurang penting. Barangkali ini
disebabkan karena semua orang yang hadir ingin mengemukakan pendapat dan ingin didengar. Lebih
bahaya lagi jika hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir.
Agar proses perumusan rencana berjalan efektif dan membuahkan hasil yang maksimal, perlu
dibentuk tim khusus perumus rencana tersebut. Tidak semua pegawai perlu terlibat dalam penyusunan,
namun terbatas pada orang-orang yang dianggap “ahli” dan memiliki peranan besar dalam pelaksanaan
rencana tersebut. Sebaiknya tim ini mewakili semua bagian/bidang yang ada di dalam organisasi.
Mereka adalah orang-orang yang banyak mengetahui situasi di dalam organisasi dan harapan user
terhadap organisasi serta peta persaingan. Pemilihan tim perumus rencana pada orang-orang yang
benar-benar capable akan membuat proses menjadi efektif dan efisien.
Bab 1 Pasal ayat (3) UU no. 25 tahun 2004 mengisyaratkan bahwa Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPN) yang akan menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka
panjang, jangka menengah, dan tahunan dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat
di tingkat Pusat dan Daerah.
Pasal tersebut menghendaki bahwa proses perumusan rencana melibatkan para pemangku
kepentingan (stakeholders) di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Masyarakat dapat
diumpamakan sebagai mereka yang akan menggunakan produk yang dihasilkan oleh masing-masing
organisasi.
Mengapa para pengguna ini perlu terlibat dalam penyusunan rencana? Tentu saja karena
mereka yang paling tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang tidak mereka inginkan. Suatu produk
akan dinilai berhasil jika memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar.
Oleh karena itu, rumusan rencana yang mengakomodir kepentingan para stakeholders akan lebih mengena sehingga produk yang akan dikeluarkan akan diminati pasar.
3. Hindarkan jurus copy-paste
Copy-paste berarti mengambil rencana atau kegiatan tahun-tahun sebelumnya untuk digunakan
kembali pada tahun berikutnya. Tidak ingin bersusah payah memikirkan apa yang akan dilakukan dan
dicapai di masa datang, sebagian orang memilih mengcopy-paste kegiatan yang sudah pernah
dilaksanakan. Kemudian (mungkin) menambahkan sedikit kegiatan lain serta menaikkan anggaran pada
setiap kegiatan tersebut.
Hasilnya tentu saja tidak maksimal. Namun kadang-kadang ini menjadi jurus
andalan untuk segera mendapat rumusan rencana kerja baru, apalagi jika sudah deadline. Bahkan ini
dapat diperparah dengan terbukanya kesempatan melakukan revisi di tengah jalan nanti.
Untuk jangka pendek, cara ini terlihat berhasil, dimana sebuah rumusan rencana kerja dapat tersaji
dengan cepat dan mudah tanpa membutuhkan banyak biaya dan tenaga. Namun untuk jangka panjang,
copy-paste dapat membahayakan kehidupan organisasi. Apa yang dibutuhkan organisasi saat ini tentu
saja berbeda dari tahun lalu.
Demikian pula kebutuhan dan ekspektasi dari user/customer maupun
stakeholder yang berbeda dari waktu ke waktu. Ditambah lagi dengan hal-hal yang berkaitan dengan
faktor eksternal seperti persaingan dan ancaman lainnya. Di samping itu, revisi yang dilakukan berkalikali juga akan menimbulkan kesan kurang profesionalnya tim perumus. Oleh karena itu, rencana kerja
hendaknya dirumuskan dengan serius dan sungguh-sungguh berdasarkan pertimbangan yang
komprehensif.
dilaksanakan.’ Pepatah lain mengatakan, ‘failing to plan means planning to fail (gagal merencanakan
berarti merencanakan kegagalan).’ Jelas kedua pepatah ini mengisyaratkan pentingnya suatu
perencanaan. Jika berhasil dalam membuat perencanaan dengan baik, maka hampir dapat dipastikan
kesuksesan berada dalam genggaman. Sebaliknya, gagal dalam menyusun perencanaan sama artinya
dengan merencanakan kegagalan itu sendiri.
Perencanaan merupakan awal dari suatu aktifitas. Disinilah titik tolak setiap program maupun
kegiatan yang akan menentukan masa depan. Namun kata kunci untuk persolaan ini bukan hanya
terletak pada merencanakan, lebih dari itu adalah merencanakan dengan baik. Artinya, menyusun
perencanaan saja belum cukup, tetapi harus membuatnya dengan baik sehingga dapat membawa
kesuksesan dalam implementasinya.
Pertanyaan yang muncul selanjutnya adalah bagaimana membuat perencanaan dengan baik? Artikel
ini dibuat dalam rangka menyambut kegiatan penyusunan rencana diklat Balai Diklat Keuangan Medan
di awal tahun 2011. Penulis mengajukan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan
rencana kerja (maupun anggaran), yaitu:
1. Rencana harus didokumentasikan
Dalam dunia bisnis, Yusra Amin, Coach dan CEO iCOACH, (seperti dimuat dalam kompas
female.com) mengatakan bahwa business blue print harus ditulis secara jelas dan terarah. Cetak biru
bisnis diumpamakan seperti piramida yang terdiri dari:
• Visi; terletak di sisi paling atas piramida, dirumuskan oleh pemilik.
• Misi; berada di level kedua, menjadi wewenang dan tanggung jawab level CEO atau presiden
direktur.
• Tujuan usaha; terletak di bawah misi, dijalankan dengan arahan dari manajer.
• Rencana kerja; di sisi paling bawah piramida, yang tersusun baik kemudian dijalankan tim.
Bagaimana dengan dunia pemerintahan?
Undang-Undang nomor 25 tahun 2004 mengamanahkan kepada pemerintah untuk menyusun
Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM),
Rencana Strategis Kementrian/Lembaga (renstra KL), Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana
Kerja Kementrian/Lembaga (renja KL). Secara ringkas, dokumen perencanaan pemerintah (baca:
pemerintah pusat) terdiri atas:
• RPJP, yaitu dokumen perencanaan untuk periode 20 (dua puluh) tahun yang memuat Visi, Misi,
dan Arah Pembangunan.
• RPJM, yaitu dokumen perencanaan untuk periode 5 (lima) tahun yang merupakan penjabaran
dari visi, misi, dan program Presiden/Kepala Daerah dan memuat strategi pembangunan nasional, kebijakan umum, kerangka ekonomi makro, program-program dan kegiatan
pembangunan.
• Renstra KL, yaitu dokumen perencanaan kementerian/lembaga untuk periode 5 (lima)tahun.
• RKP, yaitu dokumen perencanaan nasional untuk periode 1 (satu) tahun.
• Renja KL, yaitu dokumen perencanaan kementerian/ lembaga untuk periode 1 (satu) tahun.
Dengan dibuat dan ditulisnya rencana kerja/anggaran secara jelas, maka tim kerja akan memiliki
arahan yang jelas sesuai tugas, fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Diharapkan pekerjaan
akan dapat terlaksana seperti yang telah ditargetkan. Selanjutnya, dengan didokumentasikannya
rencana kerja maupun rencana anggaran, akan memudahkan menelusuri akar masalah serta personil
yang bertanggung jawab ketika organisasi mengalami persoalan.
2. Pilih tim perumus
Dalam sebuah diskusi, James Gwee mengatakan bahwa tidak perlu mengikutsertakan semua
employees dalam sebuah rapat. Jika terlalu banyak orang yang dilibatkan, maka kemungkinan akan
banyak menghabiskan waktu untuk membicarakan hal-hal yang kurang penting. Barangkali ini
disebabkan karena semua orang yang hadir ingin mengemukakan pendapat dan ingin didengar. Lebih
bahaya lagi jika hal ini mengakibatkan terjadinya debat kusir.
Agar proses perumusan rencana berjalan efektif dan membuahkan hasil yang maksimal, perlu
dibentuk tim khusus perumus rencana tersebut. Tidak semua pegawai perlu terlibat dalam penyusunan,
namun terbatas pada orang-orang yang dianggap “ahli” dan memiliki peranan besar dalam pelaksanaan
rencana tersebut. Sebaiknya tim ini mewakili semua bagian/bidang yang ada di dalam organisasi.
Mereka adalah orang-orang yang banyak mengetahui situasi di dalam organisasi dan harapan user
terhadap organisasi serta peta persaingan. Pemilihan tim perumus rencana pada orang-orang yang
benar-benar capable akan membuat proses menjadi efektif dan efisien.
Bab 1 Pasal ayat (3) UU no. 25 tahun 2004 mengisyaratkan bahwa Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (SPPN) yang akan menghasilkan rencana-rencana pembangunan dalam jangka
panjang, jangka menengah, dan tahunan dilaksanakan oleh unsur penyelenggara negara dan masyarakat
di tingkat Pusat dan Daerah.
Pasal tersebut menghendaki bahwa proses perumusan rencana melibatkan para pemangku
kepentingan (stakeholders) di lingkungan organisasi maupun masyarakat. Masyarakat dapat
diumpamakan sebagai mereka yang akan menggunakan produk yang dihasilkan oleh masing-masing
organisasi.
Mengapa para pengguna ini perlu terlibat dalam penyusunan rencana? Tentu saja karena
mereka yang paling tahu apa yang mereka butuhkan dan apa yang tidak mereka inginkan. Suatu produk
akan dinilai berhasil jika memenuhi kebutuhan dan keinginan pasar.
Oleh karena itu, rumusan rencana yang mengakomodir kepentingan para stakeholders akan lebih mengena sehingga produk yang akan dikeluarkan akan diminati pasar.
3. Hindarkan jurus copy-paste
Copy-paste berarti mengambil rencana atau kegiatan tahun-tahun sebelumnya untuk digunakan
kembali pada tahun berikutnya. Tidak ingin bersusah payah memikirkan apa yang akan dilakukan dan
dicapai di masa datang, sebagian orang memilih mengcopy-paste kegiatan yang sudah pernah
dilaksanakan. Kemudian (mungkin) menambahkan sedikit kegiatan lain serta menaikkan anggaran pada
setiap kegiatan tersebut.
Hasilnya tentu saja tidak maksimal. Namun kadang-kadang ini menjadi jurus
andalan untuk segera mendapat rumusan rencana kerja baru, apalagi jika sudah deadline. Bahkan ini
dapat diperparah dengan terbukanya kesempatan melakukan revisi di tengah jalan nanti.
Untuk jangka pendek, cara ini terlihat berhasil, dimana sebuah rumusan rencana kerja dapat tersaji
dengan cepat dan mudah tanpa membutuhkan banyak biaya dan tenaga. Namun untuk jangka panjang,
copy-paste dapat membahayakan kehidupan organisasi. Apa yang dibutuhkan organisasi saat ini tentu
saja berbeda dari tahun lalu.
Demikian pula kebutuhan dan ekspektasi dari user/customer maupun
stakeholder yang berbeda dari waktu ke waktu. Ditambah lagi dengan hal-hal yang berkaitan dengan
faktor eksternal seperti persaingan dan ancaman lainnya. Di samping itu, revisi yang dilakukan berkalikali juga akan menimbulkan kesan kurang profesionalnya tim perumus. Oleh karena itu, rencana kerja
hendaknya dirumuskan dengan serius dan sungguh-sungguh berdasarkan pertimbangan yang
komprehensif.
Senin, 03 Juni 2013
5 Siasat Mengurangi Stres Akibat Utang
Doyan belanja tanpa kemampuan mengontrol keuangan bisa membuat Anda terlilit banyak utang. Tagihan utang yang menumpuk sementara pendapatan pas-pasan bisa membuat Anda stres berkepanjangan. Imbasnya akan membuat kesehatan mental dan fisik Anda terganggu. Padahal ketika stres, Anda tak akan bisa berpikir jernih bagaimana cara mengatasi utang tersebut. Lalu bagaimana caranya agar tumpukan utang ini tidak membuat Anda stres?
1. Beri penilaian yang tepat pada uang
David Krueger, seorang ahli keuangan di Houston, Texas, mengungkapkan bahwa sebagian besar orang menggunakan uang untuk menunjukkan status sosialnya. "Banyak orang yang menggunakan uang untuk memberikan makna dalam hidup, menggunakannya setiap hari untuk menunjukkan kebebasan, mewujudkan kekuasaan. Hal ini bisa menjadi bukti mengenai nilai uang atau bahwa uang memberikan peluang," ungkapnya.
Mulailah menanyakan pada diri sendiri mengapa Anda suka memboroskan uang untuk membeli barang-barang bermerek yang belum tentu berguna. Pikirkan kembali, apa nilai dan manfaat uang yang sebenarnya untuk Anda. Krueger mengungkapkan, ini adalah langkah pertama untuk mengontrol penggunaan uang Anda. "Bila Anda berpikir dengan benar, maka Anda bisa memikirkan strategi mengatasi utang-utang Anda," jelasnya.
2. Sadari jebakan kartu kredit
Bagi para shopaholic, kartu kredit bisa membuat mereka merasa bebas belanja tanpa harus membayar secara tunai. Namun kartu kredit hanya akan membuat Anda merasakan kebebasan dan kesenangan sesaat.
Misalnya, para penggila belanja akan merasa puas dan bangga ketika mereka bisa memakai kartu kreditnya sampai batas maksimal, atau ketika mereka punya kartu kredit tambahan. "Salah satu penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang-orang seperti ini kemungkinan akan merasa stres, namun di sisi yang lain mereka juga merasa lebih kuat karena masih punya banyak sumber dana yang tersedia untuk Anda melalui kartu kredit baru atau limit kartu yang tinggi," ungkap psikolog Kelly McGonigal.
Ada baiknya Anda menyadari bahwa ini adalah ilusi jangka pendek. Pertimbangkan untuk berpikir tentang masa depan Anda yang juga membutuhkan banyak biaya. Ingat kembali tujuan hidup jangka panjang Anda, misalnya ingin membangun usaha sendiri, atau melanjutkan kuliah.
3. Membangun kontrol tubuh
Nasihat untuk mengontrol gairah belanja yang berlebihan dari teman atau keluarga biasanya tak akan berhasil. Karena itu, nasihat yang paling manjur adalah dorongan dari diri sendiri. Roy Baumeister, seorang psikolog sosial d Florida State University, mengungkapkan bahwa Anda punya kemampuan untuk mengendalikan dorongan untuk mendapatkan kepuasan instan (salah satunya dengan berbelanja) dalam diri Anda.
"Ada banyak cara untuk menahan diri saat belanja. Misalnya, melacak semua aktivitas pengeluaran Anda sehari-hari, termasuk pengeluaran hura-hura Anda. Hitung dengan angka sampai sedetail-detailnya. Ini merupakan bagian dari 'olahraga' yang efektif untuk memperkuat kontrol diri saat belanja," jelasnya.
4. Jangan belanja saat bersedih
Menurut studi yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology, Anda cenderung banyak belanja saat Anda merasa sedih atau terancam. "Ketika sedih, orang lebih sering membeli banyak barang yang mencolok untuk meningkatkan hal positif tentang diri mereka terhadap orang lain," ungkap Niro Sivanathan, penulis studi (baca juga:Jangan Buat Keputusan Keuangan Saat Sedih).
Menurut penelitian ini, kecenderungan orang berbelanja saat sedih ini akan memberikan sensasi kenyamanan pada diri sendiri. Jika Anda merasa sedih, salah satu obatnya adalah dengan mengetahui lebih dulu apa yang membuat Anda bersedih dan mengatasinya. Atau, temukan penghiburan dan dukungan dari keluarga.Hal ini akan membantu Anda untuk mengurangi kecenderungan belanja yang berlebihan.
5. Kurangi jalan-jalan ke mall
Barang-barang yang terpajang di etalase toko biasanya akan membuat Anda berdecak kagum. Pandangan pertama dan kekaguman ini akan membuat Anda tergiur untuk membelinya. Pada sebagian orang, kekaguman ini lantas dilanjutkan dengan sikap masa bodoh dengan apa yang terjadi nanti kalau mereka membelinya dan lantas berutang lebih banyak. “Penting untuk mengamati respons Anda ketika Anda melakukan sesuatu yang tidak konsisten dengan tujuan finansial Anda," papar McGonigal. "Jika Anda memerhatikan pemicu emosional Anda, kecil kemungkinan Anda akan menghabiskan uang yang sebenarnya tidak Anda miliki."
1. Beri penilaian yang tepat pada uang
David Krueger, seorang ahli keuangan di Houston, Texas, mengungkapkan bahwa sebagian besar orang menggunakan uang untuk menunjukkan status sosialnya. "Banyak orang yang menggunakan uang untuk memberikan makna dalam hidup, menggunakannya setiap hari untuk menunjukkan kebebasan, mewujudkan kekuasaan. Hal ini bisa menjadi bukti mengenai nilai uang atau bahwa uang memberikan peluang," ungkapnya.
Mulailah menanyakan pada diri sendiri mengapa Anda suka memboroskan uang untuk membeli barang-barang bermerek yang belum tentu berguna. Pikirkan kembali, apa nilai dan manfaat uang yang sebenarnya untuk Anda. Krueger mengungkapkan, ini adalah langkah pertama untuk mengontrol penggunaan uang Anda. "Bila Anda berpikir dengan benar, maka Anda bisa memikirkan strategi mengatasi utang-utang Anda," jelasnya.
2. Sadari jebakan kartu kredit
Bagi para shopaholic, kartu kredit bisa membuat mereka merasa bebas belanja tanpa harus membayar secara tunai. Namun kartu kredit hanya akan membuat Anda merasakan kebebasan dan kesenangan sesaat.
Misalnya, para penggila belanja akan merasa puas dan bangga ketika mereka bisa memakai kartu kreditnya sampai batas maksimal, atau ketika mereka punya kartu kredit tambahan. "Salah satu penelitian terbaru mengungkapkan bahwa orang-orang seperti ini kemungkinan akan merasa stres, namun di sisi yang lain mereka juga merasa lebih kuat karena masih punya banyak sumber dana yang tersedia untuk Anda melalui kartu kredit baru atau limit kartu yang tinggi," ungkap psikolog Kelly McGonigal.
Ada baiknya Anda menyadari bahwa ini adalah ilusi jangka pendek. Pertimbangkan untuk berpikir tentang masa depan Anda yang juga membutuhkan banyak biaya. Ingat kembali tujuan hidup jangka panjang Anda, misalnya ingin membangun usaha sendiri, atau melanjutkan kuliah.
3. Membangun kontrol tubuh
Nasihat untuk mengontrol gairah belanja yang berlebihan dari teman atau keluarga biasanya tak akan berhasil. Karena itu, nasihat yang paling manjur adalah dorongan dari diri sendiri. Roy Baumeister, seorang psikolog sosial d Florida State University, mengungkapkan bahwa Anda punya kemampuan untuk mengendalikan dorongan untuk mendapatkan kepuasan instan (salah satunya dengan berbelanja) dalam diri Anda.
"Ada banyak cara untuk menahan diri saat belanja. Misalnya, melacak semua aktivitas pengeluaran Anda sehari-hari, termasuk pengeluaran hura-hura Anda. Hitung dengan angka sampai sedetail-detailnya. Ini merupakan bagian dari 'olahraga' yang efektif untuk memperkuat kontrol diri saat belanja," jelasnya.
4. Jangan belanja saat bersedih
Menurut studi yang dimuat dalam Journal of Experimental Social Psychology, Anda cenderung banyak belanja saat Anda merasa sedih atau terancam. "Ketika sedih, orang lebih sering membeli banyak barang yang mencolok untuk meningkatkan hal positif tentang diri mereka terhadap orang lain," ungkap Niro Sivanathan, penulis studi (baca juga:Jangan Buat Keputusan Keuangan Saat Sedih).
Menurut penelitian ini, kecenderungan orang berbelanja saat sedih ini akan memberikan sensasi kenyamanan pada diri sendiri. Jika Anda merasa sedih, salah satu obatnya adalah dengan mengetahui lebih dulu apa yang membuat Anda bersedih dan mengatasinya. Atau, temukan penghiburan dan dukungan dari keluarga.Hal ini akan membantu Anda untuk mengurangi kecenderungan belanja yang berlebihan.
5. Kurangi jalan-jalan ke mall
Barang-barang yang terpajang di etalase toko biasanya akan membuat Anda berdecak kagum. Pandangan pertama dan kekaguman ini akan membuat Anda tergiur untuk membelinya. Pada sebagian orang, kekaguman ini lantas dilanjutkan dengan sikap masa bodoh dengan apa yang terjadi nanti kalau mereka membelinya dan lantas berutang lebih banyak. “Penting untuk mengamati respons Anda ketika Anda melakukan sesuatu yang tidak konsisten dengan tujuan finansial Anda," papar McGonigal. "Jika Anda memerhatikan pemicu emosional Anda, kecil kemungkinan Anda akan menghabiskan uang yang sebenarnya tidak Anda miliki."
Langganan:
Postingan (Atom)