Tampilkan postingan dengan label organisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label organisasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Agustus 2013

Work Like A Pro

Kita yang sedang memulai karier pasti punya hasrat untuk menjadi sukses di masa depan, bukan? Untuk mencapai puncak dalam dunia karier, ada beberapa sifat dan kebiasaan yang harus Anda tanamkan sejak awal. Sifat dan kebiasaan ini akan menuntun Anda menjadi seorang pekerja yang profesional baik di mata kolega maupun di mata si bos. Nah, apa saja sifat dan kebiasaan yang dimaksud? Berikut berikan paparannya.

Show That We Care

Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.

Selain itu, hal yang membuat seseorang menjadi profesional adalah kejujuran. Oleh karena kejujuran diawali dengan sikap menghargai waktu (tepat waktu) dalam melaksanakan pekerjaan, kita perlu menetapi janji dan melaksanakan semua pekerjaan dengan kesungguhan hati dari pekerjaan yang kecil sampai yang besar.

Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.


Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.

Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.

Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

Organize Your Work
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.


Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.

Cara Mengatasi Stress Dengan Tetap Tenag

Seya yakin Anda pasti pernah mengalami ini: Tekanan pekerjaan memuncak, si bos menuntut berlebihan, kolega mengonfrontasi Anda, klien merasa tidak puas, dan masih banyak hal lain yang terjadi secara bersamaan. Tak pelak lagi Anda menjadi sangat stres. Tapi jika hal ini berulang secara terus menerus, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental Anda. Coba ikuti saran berikut supaya Anda tetap tenang di bawah tekanan berat!

Siapapun dapat mengalami stress baik stress yang biasa terjadi karena rutinitas yang melelahkan maupun yang disebabkan oleh sesuatu moment khusus yang membuat seseorang menderita stress secara berlebihan, keadaan seperti itu kadang tidak bisa terhindar karena kurangnya kontrol yang baik pada diri sendiri dan memang adakalanya kondisi dan keadaan seolah menuntun kita terbawa emosi dan perasaan sehingga terjebak dalam stress

Metode yang paling berguna untuk mengatasi stres adalah belajar bagaimana mengelola stres yang datang bersama dengan setiap tantangan baru, baik atau buruk. keterampilan manajemen bekerja dengan baik ketika mereka digunakan secara teratur maka stress pun akan hilang dengan sendirinya, tidak hanya ketika tekanan yang ada di otak kita, hati kita pun akan terasa lebih nyaman dan tenang.

Dengan mengerti bagaimana cara mengatasi stress dengan mengelola pengontrolan stress yang baik akan membuat keadaan relatif tenang sehingga sangat membantu anda melalui situasi dan kondisi menantang yang mungkin timbul.

Breath... And Let It Out
Mendengar teriakan si bos atau komentar pedas kolega? Tarik napas dalam-dalam, tahan selama tiga detik, lalu hembuskan perlahan. Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa lebih tenang. Jika amarah masih bercokol di hati, tulislah pada selembar kertas semua unek-unek Anda, tapi jangan mengirimnya pada orang lain. Tulislah semua emosi Anda sampai Anda merasa lega.

Memecahkan masalah-masalah kecil. Belajar untuk memecahkan masalah sehari-hari dapat memberikan rasa yang lebih nyaman dengan control yang stabil. Tapi menghindari mereka dapat membuat Anda merasa seperti Anda memiliki sedikit kontrol dan yang hanya menambah stres. Berusaha untuk tetap tenang untuk melihat masalah, mencari tahu ataupun menentukan pilihan, dan mengambil beberapa tindakan menuju solusi terbaik


Don't Take Anything Personally
It's just business dear, so don't take it personally. Dengarkan saja semua kritik atau konfrontasi yang ditujukan untuk Anda dengan pikiran terbuka. Anggap hal tersebut sebagai masukan karena mereka peduli pada Anda.

Jadilah realistis. Jangan mencoba untuk menjadi sempurna karena tidak ada orang yang bisa sempurna di dunia ini. Dan mengharapkan orang lain untuk menjadi sempurna dapat menambah tingkat stres Anda, juga (belum lagi menaruh banyak tekanan pada mereka!). Jika Anda perlu bantuan pada sesuatu, seperti sekolah, memintanya.


Find Your Focus
Ingatlah bahwa ketika di bawah tekanan pun Anda punya dua pilihan: Fokus pada rasa marah yang bersifat sementara, atau fokus pada proses pembelajaran di balik situasi yang sedang Anda hadapi ini. Ketika Anda mulai bisa mengalihkan fokus dari amarah, maka saat itulah Anda mencapai kedewasaan.


Perhatikan apa yang Anda pikirkan. Pandangan Anda, sikap, dan pikiran mempengaruhi cara Anda melihat sesuatu. Ibarat kata adalah setengah cangkir penuh atau setengah kosong merupakan dosis yang sehat optimisme dapat membantu Anda membuat situasi yang terbaik stres. Bahkan jika Anda keluar dari praktek, atau cenderung menjadi sedikit pesimis, semua orang dapat belajar berpikir lebih optimis dan menuai keuntungan.


Get A Little Love
Yes, Anda berhak mendapatkan curahan cinta dan perhatian di saat seperti ini, dear. Berbincanglah dengan sahabat terdekat atau kekasih, dan minta sebuah pelukan darinya. Kalau memang tidak memungkinkan untuk bertemu, telepon saja. jamin, dengan mendengar suara mereka pasti bisa menenangkan Anda.

Sabtu, 15 Juni 2013

Tips Manajemen Waktu dengan To Do List

Anda pernah merasa ada banyak hal yang harus dilakukan namun tidak cukup banyak waktu untuk mengerjakan semuanya? Saya pernah. Beberapa orang kadang merasa bahwa manajemen waktu adalah tugas yang berat. Sebab mereka tidak tahu harus mulai dari mana. Nah, salah satu yang bisa anda lakukan untuk mengatasi hal ini adalah membuat To-Do List. To-Do List ini akan membuat kita dapat melihat daftar hal-hal yang perlu atau ingin dilakukan. Dia memberikan kita visualisasi mengenai daftar tujuan kita. Begitu tujuan kita terlihat jelas, selanjutnya adalah aksi untuk menyelesaikan masing-masing list. Jadi, mari membuat To-Do List.

1. Tuliskan Ide
Tuliskan semua hal yang ingin dilakukan tanpa ada sekecilpun yang tertinggal. Misalnya dari mulai keinginan untuk membaca sebuah buku hingga ide bisnis baru. Daftar ini dapat juga mencakup hal yang perlu untuk segera dikerjakan, seperti menyelesaikan proyek pada tanggal tertentu.

2. Buat Skala Prioritas
Breakdown daftar ide yang telah anda susun rapi. Golongkan ke dalam 4 bagian, yaitu:

a. Ingin segera diselesaikan.
b. Ingin diselesaikan dalam waktu lama.
c. Butuh segera diselesaikan.
d. Butuh diselesaikan dalam waktu lama.

Dengan memisahkan antara keinginan dan kebutuhan, anda akan memberikan pencerahan untuk menentukan tindakan mana yang memang benar – benar urgent dan important untuk segera ditunaikan. Sehingga kegiatan anda akan lebih terarah.

3. Tentukan Deadline  dan Tepati!
Jika hal-hal yang perlu dilakukan sudah ditulis semuanya, saatnya untuk menentukan batas akhir pada setiap daftar. Kita sendiri yang dapat menentukan deadline untuk masing-masing list. Karena kitalah yang tahu kemampuan diri kita sendiri.

Demi menyelesaikan deadline, seringkali kita harus keras dan disiplin terhadap diri sendiri. Kita harus memiliki kesiapan untuk mengorbankan keinginan yang tidak membantu selesainya tugas kita. Namun pengorbanan inilah yang akan sangat berpengaruh pada manajemen waktu anda.

4. Hadiahi  Tanda Centang
Tanda centang yang dibubuhkan di samping list bisa menjadi suatu self amusement bagi diri sendiri. Dia merupakan tanda prestasi membanggakan yang dapat diraih begitu sebuah tugas selesai. Semakin berat tugas anda, maka akan tanda centang yang anda hadiahkan pada diri sendiri akan semakin berharga.

Otak manusia memiliki 70.000 pikiran per hari. Sebagian besar jumlah ini adalah ide yang berkelebat.
Salah satu langkah awal untuk menangkap ide ini adalah dengan mencatatnya, kemudian secara bertahap mengambil langkah untuk menindaklanjutinya. Inilah yang dimaksud dengan membuat To-Do List. Dengan To-Do List diharapkan anda bisa lebih produktif, tanpa harus meninggalkan rutinitas penting, termasuk ibadah wajib anda.

Terapkan Manajemen Waktu dengan Bijak

Beragam aktivitas yang digeluti Luh Heny, menuntutnya bijak dalam membagi peran dan selalu menjaga keseimbangannya. Meski di tengah rutinitas pekerjaan yang menumpuk, tapi untuk persoalan keluarga tetap menjadi hal prioritas yang di kedepankan wanita karier ini.

Diakuinya, menggeluti beberapa bidang pekerjaan sekaligus bukan perkara mudah. Kendati demikian, bila setiap aktivitas dijalani dengan enjoy dan tersistem baik, maka rutinitas seberat apapun mampu diatasi optimal. Prinsip manajemen optimal dan kontroling usaha dengan bijak, menjadi salah satu pegangan wajib baginya.

"Bagi saya, bagian terpenting adalah penerapan manajemen waktu yang bijaksana. Apalagi selain rutinitas pekerjaan, saya juga punya tanggung jawab besar pada keluarga. Perencanaan yang baik, serta dilandasi dengan rasa tanggung jawab menjadi domain penting dalam menjalani karir," kata owner House of Zalya ini.

Menurutnya, ragam aktivitas merupakan bentuk ekspresi diri. Tidak lepas dari itu, support keluarga dan suami menjadikannya lebih baik dan terarah. Terutama restu suami, dijadikannya sebagai pelecut semangat untuk optimal dalam menjalankan aktivitas apapun. Meski begitu, kebebasan dan dukungan ini, tetap dilandasi atas kepercayaan dan rasa tanggung jawab.

"Saya sangat menikmati dan enjoy pada pekerjaan yang saya jalani ini. Walau terkadang menyita banyak waktu, tapi hal ini bukan halang rintang bagi hubungan dengan keluarga, sebab keluarga tetaplah nomor satu," tutupnya

Manajemen Waktu dan Aktivitas

Setiap orang mendapatkan “hadiah” yang sama setiap hari: waktu, energi, dan pilihan. Time, energy, and choice yang dikelola dengan baik merupakan aset untuk sukses. Dibandingkan dengan metode manajemen waktu, manajemen aktivitas berdasarkan waktu merupakan pilihan yang lebih efektif, menurut Mark Woods dan Trapper Woods dalam buku mereka Attack Your Day! Before It Attacks You.

Kelolalah ketiga hal ini dengan baik, maka sukses sudah di tangan. Pasti!

Manajemen waktu yang ditawarkan Mark dan Trapper ini berbasis aktivitas. Intinya, pilihlah aktivitas dengan prioritas tinggi, catat dengan baik, kelola dengan baik, jalankan dengan baik, dan fokuslah dengan tepat. Dalam Bahasa Inggrisnya: choosing activities, tracking activities, arranging activities, flexicuting activities, and focusing on activities.

Choosing activities. Tentukan dulu hasil yang mau dicapai, setelah itu baru jalankan tahapan-tahapannya. Contohnya, Anda ingin memiliki rumah seharga Rp300 juta dalam 3 tahun, maka hitunglah berapa yang perlu Anda tabung dalam setiap tahun. Bagilah dalam 12 bulan, sehingga Anda mendapatkan jumlah bulanannya, mingguan, dan harian. Demikian pula jika Anda ingin membentuk six-pack abs dalam 90 hari, maka hitunglah berapa sit-up yang perlu Anda lakukan per hari.

Tracking activities. Gunakan jurnal dalam bentuk kertas maupun elektronik, bisa di BB atau iPhone atau smartphone lainnya. Buatlah list of things to do setiap hari. Gunakan warna yang berbeda untuk prioritas yang berbeda. Ada kegiatan bulanan, ada kegiatan mingguan, dan ada kegiatan harian. Kegiatan tahunan misalnya medical check-up juga perlu dituliskan di dalam jurnal kegiatan.

Arranging activities. Fase ini bisa juga disebut sebagai fase perencanaan aktivitas. Namun dibandingkan dengan “merencanakan,” arranging lebih tepat di terjemahkan sebagai “mengelola” aktivitas. Tandai jam-jam di mana Anda merasa paling kreatif. Kesempatan ini bisa ditemui untuk diskusi dengan tim, atau mengisolasi diri dari orang lain supaya bisa fokus untuk hal-hal yang butuh konsentrasi tinggi.

Juga jangan lupa untuk mengalokasikan waktu paling tidak 30 sampai 60 menit per hari untuk berolah raga, menjernihkan pikiran, meditasi, atau mengisi jurnal perencanaan hari berikutnya.

Flexicuting activities. “Flexicuting” berasal dari dua kata yang digabungkan “flexible” dan “executing” atau flexible execution. Dalam eksekusi, tidak perlu terlalu kaku mengikuti perencanaan yang telah ditulis di jurnal. Namun usahakan supaya tidak ada interupsi maupun distraksi yang mengganggu kelancaran aktivitas.
Jalankan aktivitas dari yang berprioritas tertinggi, satu per satu sehingga selesai secepatnya dengan minimal revisi.

Focusing on activities. Belajarlah untuk menolak hal-hal yang di luar prioritas Anda pada hari ini, minggu ini, bulan ini atau bahkan tahun ini. Namun “interupsi” yang membangun aktivitas yang telah direncanakan tentu saja boleh dipertimbangkan.

Intinya adalah fokus pada aktivitas namun membuka diri terhadap hal-hal membangun dan menutup diri terhadap hal-hal yang membebani aktivitas maupun memperlemah hasil akhir yang diharapkan. Internet surfing, misalnya bisa menjadi faktor akselerasi aktivitas apabila digunakan untuk riset. Namun ia bisa menjadi faktor yang memperlemah hasil akhir apabila ternyata digunakan untuk hal-hal yang fun saja.

Banyak orang kurang bisa menolak ketika tugas maupun aktivitas ditambah. Tentu saja apabila supervisor Anda yang meminta, maka wajib diterima dan dijalankan. Namun sering kali hanya teman di luar pekerjaan yang minta tolong ini dan itu. Maka ini harus dengan tegas dan ramah ditolak.

Akhir kata, setiap hari kita diberi 24 jam serta hadiah waktu, energi, dan pilihan. Bagaimana kita mengalokasi waktu setiap jamnya dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan kita ke tujuan merupakan tantangan yang perlu dijalankan setiap hari. Setiap hari adalah pilihan untuk menuju masa depan yang lebih baik.

Kesuksesan sendiri adalah mindset dan instrumen-instrumen yang digunakan adalah waktu, energi, dan pilihan.

Bagaimana Membangun Budaya Perusahaan yang Hebat

Pada saat Tony Hsieh berumur 9 tahun, dia pernah berbisnis cacing dengan investasi awal $33 yang didapat dari orang tuanya yang berdarah taiwan. Pada saat itu dia memulai bisnisnya. Dia memulai bisnis kecilnya ini di belakang rumahnya. Namun, sayang sekali, ratusan cacingnya mati, entah karena kabur atau dimakan burung. Namun, hal ini tidak meruntuhkan semangatnya untuk berbisnis.

Pada usia 22 tahun, dia memulai bisnis barunya, LinkExchange, yang dijual ke Microsoft seharga $265miliion. Kemudian diusia 24, Hsieh bingung ingin melakukan apalagi dengan uang sebanyak $80million. Setelah berpikir akhirnya dia memutuskan untuk membuat venture capital bernama VentureFrogs. Namun, dia memutuskan untuk berhenti karena berinvestasi membosankan.

Akhirnya, dia berpikir, walaupun dia tidak pernah bekerja di kantor sebelumnya, mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja. Akhirnya ia membangun Zappos, menjadi CEO dan dalam setahun bisa menggandakan keuntungannya dalam menjalan bisnis online shop sepatu dengan revenue $1billion pada 2008. Pada saat Zappos berkembang dia menjadi ambisius untuk membuat company culture yang tidak saja mengayomi karyawan tetapi juga mewujudkan “pekerjaan yang menyenangkan”. Dengan buku best-selling dan seminar-based company, zappos insight, yang membantu company lain untuk membangun culture company yang baik, Hsieh menjadi pionir dalam mengembangkan culture di zappos yang tidak saja untuk menjual sepatu, tetapi juga membuat “dunia menjadi lebih menyenangkan”.

Company yang baik memiliki culture kuat yang menjunjung values. Tidak penting values seperti apa, yang penting setiap company harus memilikinya. Jika Anda ingin company Anda menjadi kuat, Anda harus menemukan nilai itu.

Berikut 10 hal yang bisa Anda dapatkan dari Tony Hsieh :


1. Carilah Nilai Personal Anda.

Sebelum Anda menemukan nilai company Anda, Anda harus menemukan Nilai Personal Anda. Cobalah untuk membuat peta timeline kehidupan Anda. Carilah “the peak moments”. Setiap orang pasti memiliki nilai yang berbeda dari peak momentsnya. Sebagai contoh jika Anda mendapatkan football championship di SMA, itu berarti nilai yang Anda dapatkan adalah kerja keras dengan terus menerus dan teamwork. Kemudian cobalah lihat the low moments. Ini mungkin yang membuat sesuatu hilang dari nilai yang Anda anut. Kemudian cobalah untuk membuat list teman Anda. Anda mungkin memiliki dan sharing nilai personal yang sama. Kemudian cobalah untuk membuat list orang yang Anda tidak sukai. Mungkin ada sesuatu yang disconnect dengan mereka. Pasti Anda pernah berteman dengan mereka awalnya, tuliskan mengapa Anda sekarang membenci mereka ? Dengan cara seperti ini Anda akan menemukan core values dari company Anda.


2. Samakan values Anda dengan karyawan Anda

Mungkin jika karyawan Anda sedikit, ini bukan masalah, tetapi Zappos baru mengetahui ini penting pada saat mereka memiliki 100 lebih karyawan. Nilai yang Anda dan karyawan Anda anut harus berjalan bersama. Karyawan memiliki nilai kebersamaan dengan Anda jika mereka ikut membangun company.

Di Zappos, Hsieh mencoba dengan menuliskan email untuk karyawannya dengan tulisan “Bagaimana seharusnya Zappos ?”. Banyak email masuk setelah itu dan setelah diskusi panjang Hsieh mendapat 35 core yang potensial yang kemudian digabungkan dengan ditulis ulang menjadi 10 yang bukan hanya dihafal tetapi juga di lakukan. Mungkin ini merepotkan, tetapi dengan hal ini semua elemen karyawan memiliki rasa memiliki dengan company

Mengapa orang berangkat kerja jika dia tidak ingin bekerja ?

3. Rekrut dan keluarkan orang sesuai values.

Sulit untuk menemukan orang yang memiliki culture/attitude baik dan ahli di bidangnya. Pada saat Zappos ingin meng hire orang, mereka akan meng invterview seperti biasa ditambah dengan pertanyaan tentang nilai inti dari perusahaan. Karena jika itu sudah sama, maka mereka akan otomatis menjadi bagian dari Zappos. Begitu pula sebaliknya, jika ada karyawan yang tidak menghargai nilai inti, maka mereka tidak akan mempertahankannya. Mungkin dia adalah superstar di kantor Anda, dengan tingkat keahlian tinggi, tetapi jika Anda terus mempertahankan orang seperti ini maka pada saat perusahaan Anda besar, perusahaan Anda akan kehilangan nilai dan nantinya itu akan lebih rugi daripada memecatnya di awal. Biasanya di Zappos, proses pemecatan memakan waktu setengah tahun dan memang tidak mudah.


4. Ambil keputusan sesedikit mungkin.

Hsieh sebagai CEO berpikir bahwa dia harus bisa mengambil keputusan sesedikit mungkin karena Zappos memiliki culture bottom-up (keputusan diambil dari bawah) di mana dia hanya membantu menyingkirkan rintangan yang ada saja, tetapi tidak mengambil banyak keputusan.


5. Buatlah koneksi.
Dikelilingi oleh banyak orang pasti membuat Anda terisolasi. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk merajut semua karyawan menjadi satu dengan cara membuat Face Game. Caranya adalah, pada saat karyawan membuka komputer mereka harus menebak foto siapa ini dengan pilihan ganda. Setelah itu profile orang tersebut akan keluar. Disinilah Zappos melakukan koneksi.


6. Buat Culture selalu hidup.

Zappos memiliki culture yang selalu berkembang berdasarkan keingingan karyawan apakah mereka senang atau tidak dengan culture yang ada. Karyawan di Zappos sering memiliki ide gila dan random. 7 tahun lalu bahkan ada seseorang yang melakukan ide membuat parade antar departement. Ide tersebut kemudian menjadi culture di Zappos. Sekarang Anda tidak tahu kapan ada parade. Setiap minggu kadang ada karyawan yang memakai kostum super hero, hanya mengenakan celana dalam, oktoberfest dan lainnya. Mereka membuat makanan, menyalakan musik dan hal-hal gila serta random lainnya. “Di sinilah kami membuat karyawan merasakan energy dan merasakan bekerja tidak seperti bekerja.”


7. Tanamkan” WOW”.

Culture Zappos yang pertama adalah untuk membuat WOW dengan service yang memuaskan. Zappos menggunakan WOW sebagai kata kerja. Untuk Hsieh sendiri, WOW berarti memberikan service di atas rata-rata di atas kata WOW itu sendiri. Contohnya 10 tahun lalu, Zappos menawarkan free shipping dengan WOW yang besar. Pembeli dapat memilih 10 pasang sepatu dan mencobanya di rumah. Jika ada dari 10 pasang itu yang tidak dimininati atau kurang cocok dengan baju Anda, Anda bisa mengembalikannya gratis. Di situlah Hsieh membuat pembeli percaya pada Zappos. ”Kadang kami membuat gambar dan bunga sebagai rasa terima kasih pada pembeli”. Namun, WOW tidak berhenti disitu. Hsieh juga membuat WOW untuk karyawan, vendor, dan investor.


8. Buatlah Brand Anda dengan cara yang unik.
Pada saat kita berbicara tentang brand, banyak orang akan berkata, aku suka yang ini, aku tidak. Di Zappos kita mencoba untuk membuat brand sebagai jalan pintas untuk membuat emosi. Contohnya seperti Coke dan Pepsi. Mereka memiliki brang yang kuat karena dukungan jutaan dollar untuk iklan TV. Namun, hal seperti itu sudah tidak berlaku sekarang, mungkin bisa 30 tahun yang lalu. Di Zappos, Hsieh mencoba untuk membuat hal unik dengan cara tidak memberikan phone representatif mereka script. Biarkan mereka bicara sesuka hati tentang Zappos. Kadang pada phone reps suka mengobrol dengan calon pelanggan selama 5-10 menit. Setelah itu biasanya pembeli akan sangat senang dan mungkin saja mereka akan memberitahu teman mereka, kolega atau keluarga tentang Zappos. Intinya adalah buatlah ikatan emosional yang bisa diingat terus.


9. Siapkanlah karyawan Anda untuk masa depan.

Zappos terus berkembang dan akan terus berkembang di masa depan. Cobalah untuk terus menyelesaikan tantangan dan masalah baru. Tidak ada yang tau apa yang akan terjadi 10 tahun dari sekarang. Hsieh melakukan training, mentorship untuk melatih para karyawannya. Tujuannya adalah untuk mempersiapkan mereka untuk tetap bisa membuat Zappos maju mungkin hingga beberapa dekade ke depan.


10. Milikilah tujuan yang tinggi.

Sebagai karyawan, itu tidak hanya tentang bagaimana cara mendapatkan dollar yang banyak, tetapi juga harus memiliki arti di setiap pekerjaan yang dilakukan. Banyak perusahaan besar memiliki tujuan yang lebih tinggi, tetapi biasanya itu adalah bagaimana membuat untung lebih banyak daripada pesaing. Di Zappos kami memiliki tujuan yang berbeda, yaitu membuat orang menjadi lebih happy. Anda harus bisa menginspirasi karyawan Anda, lebih dari company culture yang terpampang di dinding kantor, tetapi lebih ke bagaimana untuk selalu hidup lebih baik di kehidupan personal dan banyak lainnya.

10 Tips Manajemen Waktu yang Baik

Anda mungkin telah pernah mengikuti seminar mengenai manajemen waktu, dan mungkin anda sudah sering membaca buku untuk mempelajari bagaimana cara mengatur waktu dengan baik. Anda mungkin juga telah membuat serangkaian perencanaan di buku atau bahkan gadget yang khusus untuk mengatur jadwal anda. Tapi apakah Anda benar-benar membutuhkan semua gadget dan buku itu? Apakah Anda tidak bisa mengatur pekerjaan Anda tanpa alat-alat itu?

Jawabannya sangat sederhana. Semua hal peralatan dan gadget yang Anda pakai untuk mengorganisir waktu Anda tidak akan berguna. Sebelum Anda bisa mengatur waktu Anda, Anda sendiri harus memahami arti dari waktu. Dalam kamus waktu dijelaskan sebagai sebuah periode atau titik dimana suatu hal terjadi.


Ada dua jenis waktu, waktu pada jam dan waktu sebenarnya (waktu nyata). Dalam waktu pada jam, ada 60 detik dalam satu menit, 60 menit dalam satu jam, dua puluh empat jam dalam sehari dan 365 hari dalam setahun. Waktu ini berlalu sama cepatnya. Saat seseorang berusia 50, mereka benar-benar berusia 50. Tidak ada yang kurang ataupun lebih.

Dalam waktu sebenarnya atau waktu nyata, semua waktu itu relatif. Waktu bisa berlalu tergantung dengan apa yang Anda lakukan. Dua jam dalam sebuah pabrik motor bisa terasa seperti dua belas tahun. Dan dua belas tahun masa kanak-kanak anda bisa terasa seperti dua jam saja.

Jenis waktu yang mana yang mewakili Anda di kehidupan Anda?

Alasan mengapa semua gadget, peralatan dan sistem pengaturan waktu yang Anda gunakan tidak akan berhasil adalah karena semua sistem dan gadget yang Anda miliki itu hanya mengatur waktu pada jam. Waktu pada jam tidak relevan. Anda tidak tidak memiliki akses pada waktu tersebut. Anda hidup di waktu yang nyata, sebuah dunia dimana waktu berjalan begitu cepat saat Anda bahagia, dan terasa begitu lambat saat Anda melakukan hal yang tidak Anda suka.

Berita baiknya adalah bahwa waktu nyata itu terkait dengan mental dan pola pikir. Anda dapat menciptakannya. Apapun yang dapat Anda ciptakan, pasti dapat anda atur. Ini saatnya untuk membuang segala jenis sabotase diri, dan pembatasan diri. Tidak ada lagi alasan “tidak memiliki waktu yang cukup” atau  “hari ini bukanlah waktu yang tepat” untuk memulai suatu hal.

Hanya ada tiga cara untuk menghabiskan waktu: berpikir, bercakap-cakap, melakukan sesuatu. Terlepas dari tipe bisnis yang Anda jalani saat ini, bisnis Anda tidak akan terlepas dari ketiga hal ini.

Sebagai seorang pengusaha, waktu yang Anda miliki pasti akan sering terbagi. Saat Anda tidak bisa menghilangkan interupsi-interupsi itu, Anda harus mempertimbangkan berapa banyak waktu yang harus Anda luangkan untuk interupsi tersebut, dan berapa banyak waktu yang harus anda luangkan untuk berpikir, berinteraksi dengan orang lain, dan mengambil tindakan untuk kesuksesan bisnis Anda.



Praktekan ke-sepuluh teknik di bawah ini untuk menguasai pengaturan waktu Anda!


  1. Bawalah jadwal, dan ingatlah seluruh isi pemikiran Anda, percakapan, dan kegiatan yang harus Anda lakukan selama seminggu. Ini akan membantu Anda untuk memahami berapa banyak hal yang dapat Anda selesaikan dalam satu hari, dan kapan waktu-waktu berharga Anda akan berlalu. Anda akan dapat melihat berapa banyak waktu yang Anda luangkan untuk mencapai hasil, dan berapa banyak waktu yang telah Anda buang untuk kegiatan-kegiatan yang tidak produktif.
  2. Segala kegiatan dan percakapan yang penting untuk kesuksesan Anda harus ada jangka waktunya. List pekerjaan Anda akan bertambah sangat banyak jika Anda mengisinya dengan hal-hal yang tidak bisa dikerjakan. Buatlah jadwal untuk diri Anda sendiri dimana Anda bisa meluangkan waktu untuk berpikir dan melakukan hal-hal yang produktif bagi diri Anda. Lakukanlah hal ini secara disiplin.
  3. Rencanakanlah setidaknya 50% dari waktu yang Anda miliki untuk menghasilkan hal yang produktif.
  4. Rencanakanlah waktu untuk beristirahat, menarik diri dari semua kesibukan yang Anda miliki.
  5. Luangkan 30 menit pertama setiap harinya untuk merencanakan hari Anda. Jangan memulai aktivitas Anda sebelum Anda selesai merencanakannya. Saat yang paling penting dalam hari Anda adalah saat dimana Anda merencanakannya.
  6. Luangkan waktu selama 5 menit untuk setiap undangan dan keputusan yang harus Anda datangi dan Anda ambil. Ini akan membantu Anda memperlihatkan prioritas yang harus diutamakan, dan membuat Anda merasa bahwa waktu tidak berlalu begitu cepat. Luangkan pula 5 menit setelah aktivitas atau keputusan yang Anda ambil untuk menentukan apakah target yang Anda tentukan hari ini tercapai atau tidak. Apakah ada yang terlewat, atau tidak.
  7. Jangan ragu-ragu untuk menolak interupsi dari siapapun juga saat Anda benar-benar harus mengerjakan sesuatu sampai selesai.
  8. Berlatihlah untuk tidak mengangkat semua telepon yang masuk, atau mengecek e-mail yang masuk hanya karena handphone Anda berdering. Matikanlah koneksi telepon Anda. Jangan berikan perhatian Anda secara mudah kepada orang lain kecuali hal itu benar-benar krusial dalam bisnis Anda. Jika hal itu benar-benar menentukan bisnis Anda kedepannya, Anda malah harus menyediakan jadwal khusus untuk meladeninya.
  9. Blokirlah semua hal yang tidak berhubungan dengan pekerjaan seperti Facebook dan sosial media yang lain, kecuali Anda menggunakan hal itu untuk membantu bisnis Anda.
  10. Ingatlah bahwa mustahil untuk menyelesaikan semuanya. Dan ingatlah bahwa hal yang baik adalah membuat dua puluh persen kegiatan Anda menghasilkan delapan puluh persen dari hasil anda.


Kamis, 13 Juni 2013

10 Alasan kenapa bekerja di rumah itu menyenangkan

Bekerja tidak selalu harus dilakukan di kantor. Sebab kini semakin banyak orang memilih untuk bekerja di rumah. Setidaknya, ada 10 alasan kenapa banyak orang menganggap bekerja di rumah itu menyenangkan. Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari US News.

Produktif
Percakapan di antara teman kerja atau panggilan rapat mendadak di kantor terkadang bisa mengganggu produktivitas seseorang. Namun di rumah, semua itu tidak akan dialami.

Nyaman
Tidak ada tempat paling nyaman selain di rumah. Bekerja di rumah pun membebaskan gerak seseorang. Mau duduk, berdiri, selonjor, atau apapun, semuanya lebih nyaman dilakukan di rumah.

Perjalanan
Menghadapi macet ketika melakukan perjalanan dari rumah ke tempat kerja tentu mengganggu suasana hati. Namun saat di rumah, perjalanan seperti itu tidak perlu dilakukan.

Fokus
Karena tak ada gangguan suara berisik dari teman, telepon, atau lainnya seperti di kantor, bekerja di rumah pun bisa membuat seseorang lebih fokus dan konsentrasi.

Ritme
Beberapa orang tergolong lebih semangat bekerja di pagi hari. Sementara lainnya adalah tipe pekerja malam. Ritme bekerja seperti itu pun bisa diatur jika dilakukan di rumah.

Makanan
Mau makan, tinggal ambil. Itulah salah satu alasan kenapa bekerja di rumah lebih menyenangkan daripada pergi ke kantor.

Olahraga
Saat lelah, bekerja di rumah memungkinkan seseorang untuk istirahat dan melakukan olahraga. Sehingga setelah melakukan olahraga, tubuh jadi lebih bugar dan siap bekerja kembali.

Privasi
Bagi orang yang cenderung tidak suka jika privasinya diganggu, bekerja di rumah tentu terasa lebih menyenangkan. Sebab tak ada teman kerja yang usil mengganggu privasi.

Kreatif
Berada di tengah-tengah lingkungan yang mendukung, seperti halaman rumah atau binatang peliharaan, tentu mampu meningkatkan kreativitas dalam bekerja.

Uang
Jika tidak perlu pergi ke kantor, artinya uang juga lebih bisa dihemat karena tidak ada biaya perjalanan. Makan juga bisa dibuat sendiri di rumah dan tidak perlu pergi keluar untuk membelinya.

Itulah berbagai alasan kenapa bekerja di rumah itu menyenangkan

Rabu, 12 Juni 2013

7 Karakter yang dimiliki orang-orang kreatif

Setiap orang sebenarnya bisa mengembangkan dirinya sendiri untuk memunculkan kreativitas secara maksimal. Jadi jangan bermalas-malasan mengasah sisi kreatif dan miliki karakter hebat sebagaimana yang dilansir dari Inc.com berikut ini.

Orientasi asosiatif
Maksudnya adalah karakter yang penuh imajinatif, menyenangkan, kaya ide, mampu berkomitmen, dan bisa membedakan fakta dan fiksi.

Keorisinilan
Seperti sikap mau melawan aturan dan arus, siap memberontak karena kebutuhan dan kesadaran bahwa orang lain tidak ada yang mau melakukan sesuatu.

Motivasi
Orang-orang kreatif perlu memegang tujuan, inovatif, kuat saat menghadapi masalah sulit, dan berani tampil.

Ambisi
Karakter yang penuh ambisi diartikan sebagai kemampuan mempengaruhi orang lain, menarik perhatian, dan keinginan untuk diakui.

Fleksibilitas
Memiliki kemampuan untuk melihat aspek yang berbeda dari masalah dan memunculkan solusi yang optimal.

Kestabilan emosi yang rendah
Uniknya, orang-orang kreatif juga memiliki kecenderungan untuk merasakan emosi negatif, moody, dan terkadang sering kurang percaya diri.

Keramahan rendah
Orang-orang kreatif juga cenderung cuek, tidak peduli, keras kepala, dan kerap mengkritik kesalahan dan kekurangan ide orang lain.

Itulah daftar karakter yang dimiliki oleh orang-orang kreatif berdasarkan Profesor Oyvind L Martinsen dari BI Norwegian Business School. Sudah memiliki semuanya?

5 Cara memunculkan ide kreatif

Di dalam dunia kerja, kita pasti selalu dituntut untuk menyumbangkan ide kreatif demi kemajuan perusahaan maupun diri sendiri. Namun dari mana saja kita mendapatkan ide itu? Simak tips memunculkan ide kreatif selengkapnya seperti yang dilansir dari All Women Stalkberikut ini.

Berlibur
Seperti tubuh, otak juga perlu istirahat. Jadi manfaatkan jatah liburan dengan sebaik mungkin. Sehingga ketika sudah bekerja kembali, Anda siap menyumbangkan ide yang paling kreatif.

Anak kecil
Terkadang pemikiran anak kecil sangat sederhana, namun begitu inovatif. Jadi jangan ragu bertanya pada mereka agar Anda memiliki inspirasi untuk memunculkan ide kreatif.

Orang tua
Selain anak kecil, orang tua juga merupakan sumber informasi yang bermanfaat. Sebab mereka sudah banyak makan asam garam kehidupan. Munculkan ide kreatif Anda dari pendapat yang Anda peroleh dari para orang tua.

Musik
Berikutnya, ada musik yang jika didengarkan mampu merangsang beberapa bagian dalam otak. Jadi dengarkan musik, atau sekalian bernyanyi sambil berjoget, agar Anda bisa memunculkan ide kreatif.

Kebalikan
Banyak sekali ide yang bermunculan di kepala, namun semuanya tampak biasa saja. Untuk mengubahnya menjadi kreatif, cobalah melakukan kebalikannya. Meskipun terkadang tidak semua hal bisa lebih menarik jika dilakukan kebalikannya.

Itulah cara mudah untuk memunculkan ide kreatif.

5 Gangguan di tempat kerja dan cara mengatasinya

Semua orang pasti pernah merasakan gangguan ketika di tempat kerja. Gangguan tersebut pun jelas menurunkan produktivitas bekerja. Apa saja misalnya? Simak selengkapnya sebagaimana dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Lapar
Jika lapar, Anda memang sebaiknya makan. Akan tetapi daripada menghabiskan waktu untuk membeli makan di luar, ada baiknya Anda membawa bekal atau camilan sehat yang mengenyangkan.

Teman kerja
Entah itu suara berisik, mengajak bicara, atau kelakuan lainnya, teman kerja juga termasuk salah satu gangguan di tempat kerja. Tidak masalah sebenarnya mengobrol, namun sebaiknya Anda tahu waktu dan keadaan agar pekerjaan tidak terganggu.

Cinta
Hubungan asmara tidak selamanya berjalan mulus. Terkadang masalah cinta pun menjadi beban pikiran dan mengganggu pekerjaan. Jika memang butuh waktu untuk menyelesaikan masalah cinta, lebih baik libur sehari agar pekerjaan tidak terganggu.

Liburan
"Kapan hari libur akan datang?" Itulah hal yang selalu dipikirkan karyawan. Jika sudah begini, artinya karyawan sudah jenuh. Untuk mengatasinya, ambil cuti sehari dan pakai sebagai hari libur agar keesokan harinya bisa kembali bekerja secara maksimal.

Melamun
Karyawan yang melamun jelas membuat pekerjaannya tak akan pernah selesai. Diskusi dengan pikiran sendiri ini pun akan tetap mengganggu pekerjaan. Coba temukan hal menarik atau tantangan dalam pekerjaan agar gairah bekerja muncul kembali.

Demikian berbagai gangguan umum yang muncul saat bekerja dan cara mengatasinya.

Selasa, 11 Juni 2013

Keinginan Terdalam Untuk Sukses

Alexander Graham Bell tidak mampu menggambarkan bahkan menyebut dengan tepat kekuatan dahsyat yang dapat membuat seseorang termotivasi, mengejar cita-citanya dan berani membayar mahal untuk meraih mimpinya. Kekuatan itu ada di setiap insan manusia dan hanya dapat dikeluarkan ketika seseorang benar-benar menginginkannya dan tak mau menyerah sampai ia mendapatkannya. Jack Zufelt menyebutnya sebagai core desire (keinginan yang terdalarri). Ketika seseorang menemukan keinginan terdalamnya, maka ia akan mengeluarkan "kekuatan raksasa" yang selama ini tertidur di dalam dirinya.

Tahukah Anda bahwa walaupun dalam keadaan tidak aktif, aliran listrik tersalur ke switch atau tombol lampu Anda. Hanya ketika tombol itu ditekan aliran listrik dapat keluar 100%. Sudahkah Anda menemukan tombol atau switch dalam hidup Anda? Jika Anda belum mengerti apa yang merupakan switch Anda, cobalah merenungkan, mengapa Edison berupaya beribu-ribu kali untuk menemukan bola lampu? Mengapa Kolonel Sanders mengetuk pintu ribuan kali untuk menjual idenya? Mengapa Mother Teresa rela memandikan seorang kusta? Jawabannya, karena itulah yang menjadi core desire mereka.

Pemahkah Anda mencoba menggali sumur bor di rumah Anda untuk mendapatkan sumber air tanah? Saya yakin Anda harus menggali beberapa meter untuk dapat menemukan somber air bersih. Apakah air sumur itu dengan serta-merta keluar? Tentu tidak, Anda masih memerlukan sebuah pompa untuk membawa air itu ke atas, tanpa pompa tidak mungkin Anda dapat menikmati air yang jernih itu. Hal inilah yang sering terjadi ketika perusahaan memberikan motivasi bagi para karyawan untuk mengeluarkan kemampuan terbaik mereka. Sering kali karyawan akan melihat kompensasi atas usaha mereka, jika tidak menarik, mereka tidak akan memberikan yang terbaik.

Lain halnya dengan sumur Porong yang ada di Sidoarjo, Jawa Timur. Sumur lumpur panas ini adalah sumur aktif dan tidak mudah untuk dihentikan. Buktinya sudah hampir tiga tahun, sumur ini belum mampu dijinakkan. Ketika para pekerja menutup alirannya dari atas, kekuatan dahsyat itu mencari jalan ke kanan. Ketika dihentikan di jalur kanan, kekuatan itu mencari jalan ke arah kiri. Ketika dibuatkan tanggul di sekelilingnya, kekuatan dahsyat itu mendobrak tanggul yang berusaha menghalanginya. Selama kekuatan itu ada, ia akan mencari jalan keluar untuk menyemburkan energinya. Jika kita memiliki semangat sumur lumpur Porong dalam hidup ini dengan menemukan panggilan hidup ins, saya yakin, kita akan menghasilkan hasil .yang optimal dalam hidup ini.

Seorang wartawan muda ingin mewawancarai seorang pendaki gunung yang barn saja menaklukkan puncak tertinggi dunia. Pemuda itu bertanya apa rahasia di balik kesukses an itu? Sang pendaki gunung dengan semangat berkata, "Mudah sekali, pertama hati saya sudah berada di atas puncak gunung itu, tugas saya hanya membawa badan saya bertemu dengan hati saya." Tepat apa yang didengungkan oleh Robert F. Kennedy, "Ketika seseorang sangat termotivasi, sangatlah mudah menggapai hal-hal yang tidak masuk akal. Namun, ketika ia tidak termotivasi, sangat sulit untuk menyelesaikan hal-hal yang mudah."



Jauhilah orang-orang yang merendahkan ambisi Anda. Manusia "kerdil" selalu melakukan hal itu, tetapi mereka yang sukses akan membuat Anda merasa bahwa Anda bisa juga sukses seperti mereka

Apa Pekerjaan Anda

Apa yang akan Anda jawab ketika seseorang bertanya kepada Anda, "Apa pekerjaan Anda?" Apakah Anda menjawab bahwa Anda seorang salesman di perusahaan XYZ? Atau, Anda adalah
seorang ibu rumah tangga? Atau, Anda adalah seorang guru? Salahkah Anda dengan jawaban itu? Tentu saja tidak. Namun pernahkah Anda berpikir bahwa apa pun pekerjaan Anda haruslah menggoreskan makna yang dalam bagi Anda.

Ketika Presiden John F. Kennedy mencanangkan proyek raksasa mengirimkan manusia ke bulan, bangsa Amerika Serikat bahu-membahu mendukung pemerintahnya untuk mewujudkan impian itu. Pada suatu hari, Presiden Kennedy ingin mengunjungi tempat persiapan pembuatan roket
Apollo untuk memastikan progres pembuatannya. Pagi-pagi benar, staf keamanan JFK menyusuri ruangan-ruangan di tempat itu untuk memastikan tidak ada hal yang berbahaya bagi sang presiden. Ketika ia memasuki sebuah ruangan, ia bertemu dengan seorang tenaga pembersih yang sedang menyapu ruangan itu. Sang staf keamanan itu dengan curiga menegur orang itu dengan berkata, "Sedang apa kamu di sini?" Petugas pembersih itu dengan lantang menjawab, "Saya sedang membantu bangsa ini mengirim manusia ke bulan. " Sungguh merupakan jawaban yang sangat memesona dari seseorang yang bangga akan pekerjaannya.


Seorang agen properti ketika ditanya apa pekerjaannya dengan semangat menjawab, "Saya membantu orang-orang menemukan istana idaman dengan lingkungan yang terbaik." Seorang agen asuransi sukses akan berkata, "Saya membantu setiap keluarga untuk mendapatkan jaminan yang
lebih pasti akan masa depan mereka." Demikian juga ketika saya ditanya apa tujuan saya menulis buku ini, dengan semangat akan saya jawab, "Saya ingin membantu sebanyak mungkin orang untuk meraih impiannya dan memiliki semangat hidup yang tinggi."

Ada kekuatan besar yang masih tertidur di dalam setiap din manusia; kekuatan yang akan mengagetkannya karena ia tidak pernah bermimpi memilikinya; kekuatan yang mampu merevolusi hidup seseorang jika kekuatan itu mampu dibangunkan dan digunakan dalam tindakannya

Semoga Hari Anda Menyenangkan

Apakah Anda pernah melihat bagaimana sebuah tim bola basket sebelum mereka memulai pertandingan? Mereka terlihat sangat termotivasi dan memberikan semangat satu sama lain kepada teman satu timnya. Mereka bahkan menangkupkan telapak tangan mereka bersama, kemudian berteriak keras untuk menunjukkan kesiapan mereka memulai pertandingan.

Bagaimana Anda memulai hari ini? Apakah Anda juga mempunyai kalimat-kalimat positif yang menguatkan Anda? Seperti, "I feel good, I'm really excited" atau teriakan sederhana, "Sukses Luar Biasa". Cobalah, maka Anda akan merasakan manfaat dan semangat yang diberikan dari pesan singkat untuk memulai hari Anda. Anda tidak dapat memprediksikan apa yang akan terjadi hari ini demikian juga hari-hari selanjutnya, narnun Anda mampu mengontrol reaksi Anda terhadap apa pun yang Anda hadapi. Tepat sekali, semuanya adalah bergantung pada pilihan Anda. Jika Anda menginginkan hari yang semangat untuk dijalani, Anda berhak menerimanya.

Positive affirmation adalah kalimat-kalimat motivasi yang dapat mendorong semangat kita dan mampu mendorong kita untuk segera mengambil tindakan. Walaupun penegasannya semu (seseorang berada dalam kondisi kurang semangat tetapi is berkata-kata positif), dengan
mengucapkan kalimat-kalimat yang bersemangat itu, seseorang dapat langsung termotivasi. Namun, kemampuan semangat itu bertahan tidaklah lama, maka tidak heran jika penegasan ini perlu dilakukan secara berkalikali dan sesering mungkin. Dr. Denis Waitley, pakar pengembangan diri
memberikan keyakinannya dengan berkata, "Relentless, repetitive self talk is what changes our self image." (Berbicara dengan diri sendiri jika diulang secara terus menerus dapat mengubah citra diri seseorang.)

Setiap hari bergantung pada pilihan Anda; buatlah setiap hari menakjubkan!

Jangan Menunggu Untuk Sukses

Kebanyakan orang ketika ditanya apakah mereka akan menjadi sukses dalam hidup ini sernuanya menjawab 'Ya'. Namun, mengapa begitu banyak orang belum bertemu dengan kesuksesannya hingga saat ini, dan mengapa banyak yang tidak panik? Setelah lama merenungi pertanyaan ini, saya mengambil kesimpulan bahwa banyak orang yang melakukan penyangkalan diri dengan mengira mereka akan hidup selamanya di dunia ini sehingga mereka beralasan untuk tidak melakukan atau menunda pengambilan tindakan demi pencapaian sukses.

Bacalah pengumuman orbituari di koran nasional setiap harinya, saya yakin semua orang yang namanya tertera di sana tidak menyangka hari itu adalah hari terakhir dalam hidupnya. Banyak dari mereka yang masih berpikir mempunyai waktu yang lebih panjang lagi di dunia. Saya tidak bermaksud menakut-nakuti Anda, namun ingatlah untuk tidak menunggu sukses lebih lama lagi. Jemputlah kesuksesan Anda sekarang juga.

Jika Anda adalah seorang penduduk planet Pluto dan usia normal penduduk Pluto adalah 10.000 tahun, bagaimana reaksi Anda ketika Anda dipindahkan ke planet Bumi dan diberitahukan bahwa umur Anda hanya mungkin akan bertahan selama 65 tahun, selayaknya manusia Bumi? Saya yakin, reaksi pertama Anda adalah panik dan segera mengambil tindakan-tindakan "besar" untuk mewujudkan impian Anda sesegera mungkin karena waktu hidup Anda tidak panjang. Banyak orang yang tertawa mendengar ilustrasi ini dan menukas, "Itu kan penduduk Pluto, kita kan tinggal di bumi."

Namun, apakah tidak terpikir oleh Anda bahwa waktu kita pun sangatlah singkat di bumi ini? Kalau tidak percaya, cobalah kurangkan 65 tahun dengan usia Anda saat ini dan kalikan dengan 365 hari; pertanyaan saya, "Berapa sisa hari Anda di bumi ini?" Saya yakin Anda Baru menyadari bahwa waktunya tidak terlalu lama dan saya harapkan fakta ini mendorong Anda untuk memutuskan tujuan hidup Anda yang jelas dan mengambil tindakan untuk mewujudkan sukses Anda secepatnya.

Dalam sebuah seminar, seorang peserta menanyakan kepada saya bagaimana cara cepat untuk menjadi seorang pembicara motivasi. Saya dengan segera menjawab, "Carilah kesempatan untuk berbicara di depan umum."Namun, dengan penasaran ia kembali bertanya, "Tapi saya belum berpengalaman berbicara di depan umum." Lanjut saya, "Makanya Anda perlu segera mencoba secepat mungkin. Coba jawab pertanyaan saya ini, bagaimana caranya berenang?" "Ya tentu, dengan melompat ke kolam dan mulai berenang." jawabnya cepat. Itu benar, maka 'Just Do It Now!' Janganlah terlalu lama menunggu sampai semua kesempatan akan datang. Mulailah segera, cepat atau lambat Anda pun akan menguasainya, yang penting jangan sampai terlambat untuk mencoba.

Richard Leider, seorang psikolog, meluangkan puluhan tahun untuk melakukan wawancara dengan orang lanjut usia mengenai nasihat apa yang mereka rasa penting untuk diteruskan bagi generasi berikutnya dan apa yang mereka sesali telah mereka lakukan pada masa lampau yang seandainya mereka diberi kesempatan sekali lagi mereka akan melakukannya dengan cara yang berbeda. Setelah melakukan tanya jawab yang men-dalam akhirnya disimpulkan bahwa ada tiga poin yang penting:
I. Mereka (para lansia) akan bersikap lebih reflektif.
2. Mereka (para lansia) akan mengambil lebih banyak risiko dalam hidup ini.
3. Mereka (para lansia) akan berusaha untuk mengerti hal-hal apa saja yang dapat membuat mereka merasa damai, senang, dan bahagia.


Poin pertama memberikan kepada kita nasihat untuk memikirkan lebih sungguh-sungguh akan keinginan yang sebenarnya ingin kita lakukan serta mimpi dan tindakan yang sejalan dengan keyakinan kita. Poin kedua mengingatkan kita untuk keluar dari zona nyaman kita, untuk menghadapi risiko yang sering kali merupakan jalan keluar menuju kesuksesan kita dan mencoba hal-hal yang barn. Poin yang ketiga menyadarkan kita untuk mengevaluasi hal-hal yang terpenting di dalam hidup kita.

Apakah ada penyesalan dalam hidup Anda mengenai hal-hal yang seharusnya Anda lakukan namun Anda lalai? Saya mengerti perasaan Anda, karena hal yang sama juga berlaku bagi kebanyakan orang di dunia. Sebuah kesempatan yang berlalu adalah kesempatan yang telah hilang dari hadapan kita. Janganlah menyerah dan menyesali hal-hal baik yang semestinya ada dalam hidup Anda. Seperti apa yang dikatakan oleh David Chilton dalam bukunya The Wealthy Barber, "Waktu terbaik untuk menanam pohon oak adalah 20 tahun yang lalu. Waktu terbaik kedua adalah sekarang." Kenapa 20 tahun yang lalu? Karena pohon oak dapat dianalogikan sebagai sebuah kesempatan yang jika diraih akan membuahkan basil yang menakjubkan dalam waktu yang lama. Namun, janganlah menyesali kesempatan yang hilang itu karena kesempatan terbaik kedua adalah hari ini. Kesalahan pertama dapat menjadi pelajaran berharga, namun ingat, janganlah menunda-nunda pengambilan kesempatan itu karena Anda tidak mempunyai waktu lebih banyak lagi untuk tidak mengambil kesempatan yang saat ini ada di hadapan Anda.

Hidup bukanlah sebuah arena latihan. Berhentilah berlatih atas apa yang harus segera Anda kerjakan dan lakukanlah. Dengan langkah yang mantap, Anda akan mampu mengubah hari ini

Mengubah Pengetahuan Anda Menjadi Tindakan

Ada pepatah tua yang selalu mengingatkan mereka yang ingin mecapai puncak prestasi dalam hidup ini, pepatah itu berbunyi, "Keinginan adalah peta harta karun. Pengetahuan adalah peti harta karun. Kearifan adalah batu permata. Namun, tanpa tindakan semuanya tetap terkubur di bawah lautan luas." Saya sempat mengunjungi salah satu tempat fitness yang terbaik di Jakarta. Bukan main kagumnya saya mei ihat begitu banyak alat-alat yang dapat membantu seseorang untuk memiliki tubuh ideal. Setelah lama tidak bertemu dengan teman yang mengajak saya ke tempat itu, betapa kagetnya ketika bertemu dengannya. Ia bahkan bertambah gemuk dan tidak berotot sama sekali. Saya dengan heran bertanya kepadanya, "Apo yang terjadi?

Bukankah tempat fitness yang kau kunjungi memiliki peralatan-peralatan yang terlengkap? Apakah peralatannya kurang bagus sehingga tidak dapat mengubah tubuhmu menjadi ideal?" Dengan kesal is menjawab bahwa bukan salah peralatannya tetapi dialah yang malas ke tempat itu dengan menceritakan 1.001 macam alasan.Hal ini tidak jauh berbeda dengan ditemukannya begitu banyak "alat" motivasi yang dapat mengubah kehidupan kita untuk menjadi lebih sukses lagi, namun sayangnya alat-alat itu menjadi tidak berguna karena kita tidak memanfaatkannya. Afirmasi positif, penentuan target, maupun visualisasi tidaklah bermanfaat ketika seseorang tidak mengambil tindakan dengan menetapkan tujuan yang jelas untuk mencapainya.


Beberapa training motivasi mengajarkan mind power untuk menemukan kekuatan dahsyat dalam pikiran seseorang. Ada juga yang mengajarkan sikap positif untuk meraih kesuksesan, dan afirmasi positif untuk menarnbah semangat motivasi. Namun, ketiga hal ini umumnya berhubungan dengan faktor internal manusia, yaitu pikiran, perasaan, dan perkataan, padahal faktor eksternal yang diharapkan adalah hasil (results). Dengan demikian, dibutuhkan jembatan untuk menghubungkan antara faktor internal dan eksternal ini, yang tidak lain adalah tindakan-tindakan kita. 

Janganlah menjadi orang yang penuh akan pengetahuan namun tidak mengaplikasikan dalam hidupnya sendiri. Orang seperti ini akan terus mencari pengetahuan demi pengetahuan dengan ras a frustrasi karena tidak dapat meraih suksesnya. Inilah saatnya untuk menerapkan pengetahuan Anda menjadi tindakan dan kebiasaan dalam hidup ini. Nathaniel Branden mengingatkan bahwa jika Anda tidak melakukan sesuatu, keadaan tidak akan berubah menjadi lebih baik. "It's not about knowing, but about doing."


Lupakan kesalahan masa lalu. Lupakanlah kegagalan. Lupakanlah segalanya selain apa yang akan Anda kerjakan sekarang dan lakukanlah

Cara Mengatur Waktu

Orang sukses sangat menghargai waktu. Ia menggunakan setiap waktu luang untuk membuat perencanaan untuk hari-hari berikutnya. Mereka tidak akan membuang waktu dengan sia-sia tetapi justru menggunakannya dengan lebih bijaksana.

Perbedaan yang paling nyata antara orang sukses dan gagal dapat dilihat dari cara mereka mengatur waktu. Jadi, pengaturan waktu adalah suatu keahlian yang harus dipelajari dan dikuasai. Lihatlah, orang sukses akan selalu membawa agenda atau time plannernya ke mana pun mereka pergi. Setiap malam sebelum tidur atau pagi hari saat akan berangkat ke kantor atau begitu tiba di kantor mereka menuliskan rencana kerjanya untuk hari ini atau keesokan harinya di agenda jam demi jam. Plan your work, work your plan. Apa yang ia rencanakan, ia jalankan. Orang yang mengetahui manajemen waktu akan menghindari pembunuh atau perampok waktu seperti penundaan pekerjaan, bincang-bincang yang tidak berguna untuk masa depan, menghabiskan waktu di depan televisi, atau mendengarkan musik.

Orang sukses juga mengetahui istilah skala prioritas. Dari seluruh rencana yang akan dikerjakannya hari ini, ia tahu mana yang harus dikerjakan terlebih dulu. Setiap menemukan ide atau perjanjian dengan mitra bisnisnya atau siapa pun, ia akan menuliskannya di buku agenda.

Mengenai soal manajemen waktu ini, William Book berkata bahwa manusia patut menjadi tuan bagi jam dan harinya. Manusia bukan hamba waktu. Sedangkan Peter Drucker mengatakan bahwa manusia lebih baik mengetahui ke mana waktu itu dibuang dari pada merencanakan bagaimana mengatur waktu kita. Sekarang gunakan waktu Anda untuk menyusun rencana; mengevaluasi rencana; menjalankan rencana; membuat janji bertemu; berbincang dengan orang yang dapat membantu masa depan Anda seperti klien, relasi, dan sebagainya; dan hal-hal lain yang berguna bagi masa depan Anda.

Senin, 10 Juni 2013

Mengubah Utang Menjadi Kekayaan

Pak Hasan, kolega saya di Institut Kemandirian. Suatu ketika ia menyampaikan ceramah singkat setelah shalat zuhur. Ceramahnya tentang seorang pengusaha di Bandung. Suatu ketika, sang pengusaha ditimpa bencana. Ia pun down dan frustasi. Bisnisnya hampir-hampir hancur. Sang pengusaha lalu melakukan perjalanan dari mesjid ke mesjid. Dari perjalanan inilah, ia memperoleh pola pikir baru. Ia benar-benar tercerahkan.

Pencerahan yang ia alami adalah tentang shalat. Untuknya dulu, shalat adalah aktivitas jeda di tengah kesibukan bekerja. Sekarang berubah menjadi: ”Kerja adalah aktivitas selingan untuk menunggu shalat”.

Perubahan yang dilakukan sang pengusaha ini ternyata berhasil membuat bisnisnya meningkat lagi. Ia bahkan merubah sistem bisnisnya sesuai prinsip baru tersebut. Bisnisnya bisa kembali maju seperti semula.

Itulah isi ringkas dari ceramah Pak Hasan. Cerita tentang sang pengusaha itu menyentak hati saya. Saya dan semua jamaah shalat zuhur langsung berniat dan bertekad untuk juga membuat perubahan yang sama.

Nah saudara, itulah hebatnya pikiran. Ia menjadi awal dari tindakan yang bisa membuat perubahan menuju pada kesuksesan. Karenanya, gunakanlah pikiran anda untuk mendukung anda, bukan untuk mensabotase kesuksesan diri anda sendiri.

Dalam kaitannya dengan topik: ”Kaya dari berutang”, maka diperlukan beberapa pola pikir yang yang mendasarinya. Dengan pola pikir ini, maka kondisi kaya dari utang menjadi mungkin.

Penolakan pada pola pikir ini akan menjauhkan anda menggunakan utang sebagai alat menuju kaya. Anda akan menghindari utang. Langkah-langkah yang diterangkan berikutnya mungkin menjadi tak berarti. Itulah sebabnya, kenapa bagian ini menjadi bagian mendasar yang sangat penting.

Bagian kaya sejati memberikan gambaran pada anda tentang tujuan yang ingin diraih. Dari sana lah semuanya berasal. Setelah tujuan jelas, maka anda harus mempersiapkan diri. Inilah fungsinya bagian menjadi achiever. Dengan menjadi achiever berarti anda telah siap untuk melangkah menuju tujuan kaya sejati. Nah, sekarang saatnya anda memilih alat. Apakah anda mau gunakan mobil, motor, sepeda, kereta, pesawat terbang, kapal laut, atau hanya jalan kaki?

Naik pesawat terbang bisa lebih cepat menghantar anda ke tujuan. Tapi bila anda belum terbiasa menggunakan pesawat terbang, tentu tidak mudah juga. Apalagi bila di benak anda tersimpan file-file buruk tentang pesawat terbang. Misalnya tiketnya mahal, bahaya karena pesawat terbang bisa jatuh, ada tetangga yang meninggal karena kecelakan pesawat terbang, dan sebagainya.

Nah, untuk memutuskan menggunakan pesawat terbang, anda tentu saja harus mengganti file-file buruk di benak anda itu. Ganti lah file buruk itu dengan file baik. Misalnya, menggunakan pesawat terbang itu lebih nyaman, cepat, relatif aman dibanding yang alat transportasi lain, lebih bergengsi, terjamin asuransi, dan sebagainya.

Sama juga dengan utang. Untuk menggunakan utang sebagai alat meraih kualitas kaya sejati, maka anda harus mengganti file buruk di benak anda tentang untang dengan file baik. Dengannya, anda akan semangat melakukannya. Berbagai rintangan, hambatan dan masalah yang kemudian terjadi akan anda hadapi dengan lapang dada, kreatif dan fokus.
Lalu, apa saja file-file baik yang harus mengganti file-file buruk di benak anda. Bila menyangkut utang, maka ada lima file baik yang anda butuhkan bila anda ingin menggunakan utang. Berikut kelima file baik tersebut.

1. Utang itu baik-baik saja.

Berutang adalah hal yang baik-baik saja. Utang itu tidak buruk. Ia tergantung kepada orangnya. Utang bisa buruk di tangan orang yang lemah dan salah. Tapi utang bisa baik dan memperbaiki di tangan orang yang kuat dan benar. Itulah sebabnya, bila anda mau kaya dari utang, anda harus mempunyai kualitas achiever. Para achiever adalah orang-orang yang kuat dan teguh memegang kebenaran.
Suatu ketika, saya baca buku Pak Quraish Shihab. Judulnya Lentera Hati. Salah satu bab dalam buku itu menerangkan adanya kesamaan antara agama (dalam bahasa Arab istilahnya : Din) dengan utang (dalam bahasa Arab istilahnya: dain).

Akar kata agama dan utang ternyata sama. Pak Quraish menyimpulkan bahwa bila anda beragama dengan benar, maka hal itu sama saja seperti anda membayar utang pada Allah SWT. Apakah anda merasa berutang pada Allah karena telah memberikan banyak nikmat untuk anda?
Terus terang saja, uraian Pak Quraish mengagetkan saya. Hal itu adalah pencerahan baru untuk saya. Salah satu motivasi saya menulis buku ini adalah uraian tersebut. Selama ini di benak saya pun tersimpan file: ”Utang itu buruk”. Dengan begitu saya berusaha sekuat tenaga menghindarinya. Sekarang, file itu telah berganti menjadi: ”Utang itu baik-baik saja”.

Dengan yakin bahwa utang adalah hal yang baik-baik saja, maka anda sedang membuka pintu peluang menggunakan utang dengan sebuah rencana yang baik. Iya, kan? Mungkinkah anda membuat rencana yang baik akan sesuatu yang menurut anda buruk? Bagi anda yang masih manusia normal, nggak mungkin, kan?

Misalnya korupsi. Korupsi adalah sesuatu yang buruk. Apakah ada orang yang merencanakan korupsi dengan sangat baik sehingga tidak pernah terungkap? Banyak. Siapa mereka? Tentu saja mereka orang-orang yang jahat. Hanya orang jahat yang merencanakan keburukan dengan sangat baik dan rapi. Pernahkah anda korupsi? Bila pernah, bertaubatlah segera.

2. Utang adalah alat yang hebat.

Pernahkah anda mendengar istilah BODOL? Istilah ini kepanjangannya adalah Berani Optimis Duit Orang Lain. Istilah BODOL sering dilekatkan pada orang yang mau wirausaha tetapi nggak punya modal. Modal mereka adalah keberanian dan optimismenya saja.

Banyak orang yang sukses dengan prinsip BODOL ini. Tentu, pada prakteknya bukan hanya berani dan optimis saja modalnya, tapi juga didukung hal-hal lain, seperti kompetensi, komunikasi yang bagus, relasi yang banyak dan sebagainya.

Prinsip BODOL membuktikan bahwa utang adalah salah satu alat yang hebat. Nah, di dunia ini banyak alat hebat yang bisa membantu anda meraih sukses. Kita mengenal bola lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison. Setelah melalui 10.000 kali kegagalan, Pak Edison berhasil ’menerangi’ dunia ini. Bola lampu membuat revolusi di dunia. Ia alat yang hebat.

Bola lampu adalah salah satu contoh. Contoh lain ada mesin cetak, motor, mobil, telepon, pesawat terbang, kapal laut, mikroskop, energi atom, lensa, komputer, internet dan sebagainya. Semua alat-alat ini membuat hidup manusia lebih mudah dan lebih nyaman.

Tapi itu semua hanya alat. Manusia di belakang alat itu lah yang menentukan apakah alat hebat itu bisa membangun atau menghancurkan. Pesawat terbang contohnya. Dengan pesawat terbang, anda bisa berpindah tempat di bumi ini dengan cepat, dibanding alat-alat lain. Ketika pesawat terbang digunakan untuk transportasi massal, maka ia bermanfaat besar.

Tapi ketika pesawat terbang digunakan untuk mesin perang, maka kehancuran yang terjadi. Pada perang dunia pertama dan kedua, pesawat terbang berperan sangat besar untuk menghancurkan lawan. Bom atom yang diledakkan Amerika di Nagasaki dan Hiroshima Jepang pada 1945, diangkut menggunakan pesawat terbang. Akibat bom atom itu, terjadi perusakan luar biasa di Jepang.

Sama juga dengan internet misalnya. Dengan alat ini, anda bisa berkomunikasi dengan lebih murah, cepat dan mudah. Tapi, internet juga bisa sangat merusak ketika banyak virus ’dilepas’ ke jaringan. Banyak komputer yang rusak, data hilang, dan sebagainya. Atau ketika internet itu dipenuhi situs-situs porno. Wah, dia benar-benar buruk dan merusak.
Demikian pula halnya dengan utang. Utang adalah akses keuangan yang cepat. Dibandingkan menabung, maka utang bisa menyediakan uang dengan lebih cepat. Kecepatan memperoleh uang ini adalah keunggulan utang.

Misalnya anda seorang karyawan yang ingin berbisnis kecil-kecilan. Modalnya Rp. 5 juta. Anda sebenarnya bisa menabung dari gaji anda sebesar Rp. 500 ribu per bulan. Nah, dengan menabung berarti anda harus menunggu sampai 10 bulan dulu agar uang Rp. 5 juta itu ada di tangan anda.

Bagaimana dengan utang? Dibutuhkan berapa lama untuk mendapatkan Rp. 5 juta? Mungkin tidak sampai satu bulan. Anda bisa menghubungi lembaga keuangan mikro untuk mendapatkan modal tersebut. Setiap bulan anda bayar utang itu dengan mencicil. Nah, karena uang Rp. 5 juta itu digunakan untuk bisnis, maka anda bisa mencicil utang itu bukan dari gaji anda, tapi dari hasil bisnis anda.
Anda mungkin bertanya: ”Oke lah utang itu lebih cepat, tapi resikonya kan juga lebih besar?” Yap, anda relatif benar. Mengapa relatif benar? Karena utang itu akan menimbulkan resiko besar, bila anda tidak siap. Tapi, bila anda siap, resiko itu jadi mengecil.

Berbisnis dengan modal dari utang akan beresiko besar bila anda belum tahu apa-apa tentang bisnis itu. Atau anda percayakan saja bisnis itu ke orang lain yang juga belum berpengalaman. Atau anda berbisnis di bidang yang sudah ditinggalkan orang lain. Atau lagi, anda berbisnis di bidang yang melawan pesaing yang sudah besar.

Tapi, resiko bisnis itu menjadi mengecil bila anda sudah berpengalaman di bisnis itu atau bekerja sama dengan orang yang sudah berpengalaman. Modal bisnisnya bukan semua dari anda, tapi ada juga dari orang lain. Atau anda membeli waralaba bisnis yang sudah terbukti kehandalan sistemnya. Nah, banyak kan cara untuk mengecilkan resiko bisnis. Bila demikian yang anda lakukan, maka anda berutang pun untuk dapat modal bisnis, kemungkinan anda untuk sukses menjadi lebih besar.

3. Utang adalah salah satu sumber kekayaan.

Siapa orang paling kaya yang anda tahu di Indonesia ini? Darimana beliau (orang kaya tersebut) memperoleh kekayaannya? Kerja keras? Pasti. Orangnya jujur terpercaya? Pasti. Beliau sangat kompeten? Pasti juga.

Hal-hal yang disebutkan di atas adalah fondasi bagi siapapun untuk meraih kekayaan. Tapi, apakah semua orang kaya itu benar-benar kaya? Belum tentu. Ada banyak orang kaya yang tidak benar-benar kaya. Kekayaannya bisa saja banyak, tapi cenderung tetap. Pertambahannya kecil.

Nah saudara, anda boleh percaya boleh tidak. Orang-orang yang benar-benar kaya adalah orang-orang yang mempunyai fondasi kekayaan tersebut, dan mereka menggunakan utang sebagai salah satu sumber kekayaannya. Orang kaya yang tidak menggunakan utang, maka kekayaannya sangat mungkin terbatas. Tapi orang kaya yang juga menggunakan utang, maka kekayaannya bisa bertambah dengan cepat.

Kenapa?

Karena ketika anda hanya mengandalkan kemampuan uang anda sendiri, maka anda akan terbentur oleh keterbatasan uang anda. Tapi, ketika anda menggunakan utang, maka batas jumlah uang anda itu menjadi tidak ada. Bila anda berbisnis, maka modal anda bisa dikatakan tidak berbatas bila menggunakan utang. Hasilnya? Ya,... juga tidak berbatas.

Inilah kunci orang-orang yang benar-benar kaya. Mereka gunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Mereka atasi ketakutan akan utang itu dengan perhitungan yang akurat dan kemampuan yang terasah. Mereka berani mencobanya. Pada kenyataannya, mereka juga gagal koq menggunakan alat ini. Tapi kegagalan itu lah yang justru menajamkan perhitungan mereka dan membesarkan keberanian mereka. Keseimbangan antara kebesaran keberanian dan ketajaman perhitungan akan utang ini lah yang membuka pintu kekayaan luar biasa.
Apakah anda sudah siap untuk jadi orang yang benar-benar kaya? Gunakan uang anda untuk itu. Dan gunakan juga utang!

4. Utang, dekatilah...

Saudara, anda sudah tahu sekarang tiga file baik tentang utang. Utang itu baik-baik saja, alat yang hebat dan sumber kekayaan. Karena itu, dekati lah utang saudara.

Anda, saya yakin, senang berdekatan dengan hal-hal atau orang-orang yang baik dan hebat, kan? Nah, tiga file baik sebelumnya telah membuktikan bahwa utang memenuhi kriteria baik dan hebat ini, kan? Karena itu, mulailah dekati utang.

Pada prakteknya, mulailah tidak alergi dengan lembaga-lembaga keuangan seperti bank. Bahkan, bukan hanya tidak alergi, tapi anda mulai senang dengan fungsi bank yang lain, yaitu memberi utang. Inilah sebenarnya fungsi bank yang lebih hebat dari memberikan keamanan pada uang anda yang anda simpan disana. Bank adalah sumber uang. Utang adalah jalannya.

Pada bab-bab berikutnya, anda akan dipandu untuk menggunakan kekuatan bank dalam memberikan utang ini untuk kesuksesan anda. Bukan hanya kesuksesan bank semata.

Pada prakteknya lagi, ternyata sumber utang itu bukan hanya bank, tapi juga orang-orang di sekitar anda. Orang-orang di sekitar anda kan punya uang, sedikit atau sebanyak apapun. Nah, itu berarti anda bisa gunakan uang tersebut melalui jalan sah dan halal yang namanya utang.

Anda boleh percaya atau tidak, orang-orang di sekitar anda sebenarnya sangat senang bisa memberi utang pada anda. Toh, anda teman mereka. Mereka tahu anda orang baik. Tentu, asal tujuan dan cara anda berutang adalah benar dan baik. Iya, kan?

5. Utang harus dikembalikan.

Ini pola pikir tentang utang yang sangat penting. Tanpa pola pikir ini, sebaiknya anda jangan pernah berutang. Bukannya kekayaan dan kesuksesan yang akan anda raih, tapi justru kecelakaan dan mungkin penjara. Itu bila anda berutang.
Bagaimana bila orang lain yang berutang?

Sama saja. Utang itu pun harus dikembalikan pada anda. Jadi, baik anda yang berutang atau orang lain yang berutang pada anda, maka utang itu harus dikembalikan. Inilah pola pikir dan prinsip sangat penting bila anda ingin kaya dari utang. Utang itu harus dikembalikan.

Bagaimana bila utang anda justru tidak ditagih oleh yang punya uang? Sama saja. Anda harus kembalikan.
Bagaimana bila utang anda justru dihadiahkan oleh yang punya uang? Saran saya: Tolak. Jangan mau. Katakan terima kasih padanya, lalu tolak. Anda mampu mengembalikan utang itu koq. Kenapa harus dihadiahkan? Dengan menolak, anda tetap mempertahankan nilai baik di mata semua orang. Tentu saja, dalam kasus ini, anda harus juga melihat kondisi anda. Bila kondisi anda memang sedang sangat susah, maka tidak apa-apa juga anda menerima hadiah itu. Tapi tetap dengan satu syarat. Bila anda lalu memiliki kemampuan, maka anda akan juga menghadiahi orang tersebut. Tidak mesti dalam bentuk uang. Bisa dalam bentuk hadiah barang. Dengan begitu, anda dan dia sudah sama-sama berbuat baik.

Bagaimana bila orang lain yang berutang pada anda. Lihatlah kemampuannya. Bila ia berada dalam keadaan susah, maka silakan menghadiahkan utang tersebut padanya. Semuanya atau sebagian. Dan yakinlah, tindakan anda tersebut adalah perbuatan mulia dan akan dibalas dengan balasan yang lebih baik lagi.

Terus terang saja, kalau tentang utang, banyak orang yang pola pikirnya justru berbeda. ”Pengennya dapat utang, tapi nggak mau atau malas mengembalikan”. Wah, dengan pola pikir begini, anda tidak akan pernah kaya dari utang.
Alasan penting kenapa utang harus dikembalikan adalah kepercayaan. Bila anda tidak atau telat mengembalikan utang, maka kepercayaan orang lain pada anda akan menurun dan akhirnya rusak. Ini kondisi yang sangat buruk. Bila orang-orang lain sudah tidak percaya pada anda, maka jalan anda menuju sukses makin kecil, terjal dan lebih banyak rintangannya. Awal dari kesuksesan anda adalah kepercayaan orang lain pada anda.

Sayangnya, banyak orang yang sudah ’gila’. Mereka menukar kepercayaan dengan uang. Sayang sekali. Padahal bila kepercayaan sudah ternoda, uang sebanyak apapun akan susah menggantinya.
Tekanan hidup di jaman sekarang ternyata bisa membuat orang menjadi ’gila’. Uang telah menjadi hal yang sangat penting. Sampai bisa lebih penting dari kepercayaan, keluarga, agama, gelar, ilmu, rasa malu, nilai-nilai luhur kemanusiaan dan sebagainya. Bila sudah begini, para orang ’gila’ ini bisa melakukan apa saja demi uang. Meski dengan resiko yang luar biasa besarnya.

Banyak kasus tentang utang di Indonesia yang bisa kita jadikan pelajaran. Ada pengusaha pertanian yang membuat program investasi yang nggak rasional. Bisa memberikan keuntungan sampai 30% per bulan dari modal.

Pada bulan-bulan pertama program itu berjalan lancar. Para investor benar-benar mendapatkan keuntungan sebesar 30% dari modal yang ditanamnya. Mereka pun berinvestasi lagi. Terus begitu. Sampai pada akhirnya, bisnis pertanian itu pun terbuka topengnya. Ternyata, bisnis itu hanya omong kosong. Lahan pertanian yang dikelola tidak seluas yang dipromosikan. Jelas hasilnya pun tidak memadai dibanding investasi yang didapat.

Keuntungan 30% dari modal dibayarkan dari dana investasi yang baru. Seperti gali lobang tutup lobang. Hanya saja lobang yang digali makin besar dari bulan ke bulan. Dan terbongkarlah topeng itu. Masyarakat tahu kebohongan bisnis itu. Dana investasi itu jadi utang yang harus dikembalikan. Ketika kemampuan bayarnya tidak ada, sang pemilik bisnis pertanian fiktif itu pun jadi buronan. Lalu diproses pengadilan dan menginaplah ia di hotel prodeo. Masyarakat yang kena tipu ternyata banyak sekali. Koq bisa ya?

Saudara, itulah lima pola pikir tentang utang yang bisa membuat anda menjadi kaya. Gantilah file-file buruk tentang utang di benak anda dengan lima file baik tersebut. Bila ini sudah anda lakukan, berarti anda sudah siap menggunakan utang sebagai alat meraih kekayaan. Langkah selanjutnya, anda harus mengetahui dan menguasai keterampilan mengelola utang ini.

Kiat Untuk Tetap Termotivasi

Menjadi sukses adalah impian semua orang. Tentunya untuk itu diperlukan motivasi yang kuat untuk mengatasi tantangan untuk mencapai apa yang Anda inginkan. Motivasi ini harus ditumbuhkan dari dalam diri sendiri. Anda bisa saja membaca ratusan buku atau pergi ke puluhan seminar untuk memperoleh suntikan motivasi, namun hal yang sering terjadi adalah kenaikan emosi sesaat untuk berubah. Barangkali ini bertahan satu atau dua minggu dan setelah itu Anda merasa semuanya kembali menjadi biasa-biasa saja seperti kondisi yang lama. Pernahkah merasa begitu?

“Motivasi adalah pohon yang Anda siram dengan kedisiplinan diri”

Bagaimana caranya supaya Anda tetap termotivasi untuk bekerja mencapai tujuan yang diinginkan? Intinya motivasi adalah seni berkomunikasi dengan diri sendiri. Komunikasi ini melibatkan perasaan yang Anda rasakan melalui emosi yang muncul.

Komunikasi juga merupakan inti dari percakapan coaching dimana seorang coach perlu mampu mendengarkan, bertanya, dan menggali informasi dari kliennya dengan tujuan agar ide-ide baru muncul yang berguna bagi kemajuan si klien tersebut,

Lantas apa bedanya antara perasaan dan emosi?

Contohnya begini, jika Anda merasa bersalah maka emosi yang muncul bisa ketakutan dihakimi, ingin melarikan diri, dsb. Jika Anda merasa bahagia, emosinya bisa berupa keceriaan, kegembiraan, keinginan berbagi, dsb. Emosi timbul sebagai akibat dari perasaan yang terjadi didalam diri.

Jadi sebetulnya mudah untuk hidup termotivasi. Kuncinya adalah rasakan hal-hal yang membahagiakan dan bayangkan kesuksesan yang akan Anda raih. Saya jamin Anda akan termotivasi untuk bekerja.

Selain itu ada beberapa tips yang ingin saya berikan agar Anda bisa termotivasi kapanpun dan dimanapun:

1. Selalu konsisten

Kemudahan timbul dari kebiasaan. Motivasi pun sama. Ia memerlukan kedisiplinan sehingga Anda terbiasa hidup dengan motivasi. Ada ungkapan bagus yang mengatakan, “Sesuatu yang Anda ulangi tiap hari selama 21 hari akan menjadi kebiasaan”. Saya anjurkan Anda untuk mempraktekkannya. Mulai dengan hal yang sederhana seperti tersenyum dihadapan cermin, mengatakan “Yes” sebelum bekerja, dan banyak lagi.

2. Bertanggung jawab

Anda perlu seseorang yang bersedia mengingatkan Anda untuk tetap berada di tujuan. Ia bertugas memberikan dukungan dan menjadi mitra bertukar pikiran bagi ide dan gagasan yang Anda punya. Dari sini Anda akan merasa bertanggung jawab untuk memberikan yang terbaik baginya. Proses mencapai tujuan menjadi lebih mudah dengan hadirnya seseorang yang menjadi cermin diri Anda.

3. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang bervisi sama

Kalau Anda mau menurunkan berat badan, pastikan Anda bersama teman-teman yang mempunyai tujuan sama. Kalau Anda ingin membangun bisnis, bertemanlah dengan orang-orang yang sudah berkecimpung di dunia bisnis atau mereka yang mau memulai bisnis. Anda bisa memperoleh energi dan motivasi dari mereka. Akan sangat mudah untuk termotivasi ketika Anda memperoleh support. Apa yang Anda rasakan sebagai rintangan ketika bekerja sendiri bisa teratasi dengan bantuan dan dukungan teman-teman yang bervisi sama.

4. Fokus pada proses, bukan tujuan

Ini yang sangat penting. Seringkali Anda turun mental ketika dihadapkan pada kesulitan mencapai tujuan. Fokuslah pada proses. Setiap proses memerlukan waktu. Entah cepat, entah lambat. Tujuan Anda sudah jelas, namun perjalanan menuju kesana bisa berliku dan naik turun. Dengan fokus pada proses Anda terhindar dari beban mental karena sekarang Anda memegang kendali atas proses itu sendiri, bukan dikendalikan oleh target untuk mencapai tujuan.

Sekarang Anda lebih tahu bahwa motivasi merupakan kunci untuk meraih sukses. Yang Anda perlukan sekarang adalah kemauan kuat untuk menerapkannya di kehidupan sehari-hari. Seperti apa kata pepatah “Ada kemauan ada jalan”. Selamat mengerjakan dan jangan lupa hargai diri Anda disetiap momen keberhasilan sekecil apapun itu.

Mengatur Waktu untuk Mencapai Produktifitas

Pernahkah Anda merasa pada saat bekerja jarum jam sudah menunjukkan pukul 11 menjelang makan siang padahal Anda belum sempat menyelesaikan satu pekerjaan pun. Sibuk tapi rasanya pekerjaan tidak produktif? Satu hal yang harus disadari bahwa kesibukan tidak sama dengan menjadi produktif. Anda bisa saja menghabiskan sekian jam tanpa menghasilkan apa-apa. Sounds familiar? Ada beberapa prinsip yang sebaiknya Anda pertimbangkan dalam manajemen waktu sehingga Anda bisa bekerja efektif:

1. Menyusun Rencana

Ada ungkapan yang mengatakan”If you fail to plan, you plan to fail”.Apabila Anda menjalani hari Anda tanpa ada gambaran apa yang harus dikerjakan dan bagaimana cara mengerjakannya, Anda akan menghabiskan sebagian besar waktu Anda bertanya ”Apa yang harus saya kerjakan sekarang ya?”. Rencana memberikan peta apa yang ada dihadapan Anda hari itu. Alokasikan sedikit waktu untuk menyusun rencana sehingga Anda bisa mengelompokkan tugas-tugas yang sesuai dan memberikan prioritas serta waktu pengerjaannya.

Susunlah rencana di pagi hari atau hari sebelumnya. Anda bisa mulai dari catatan kecil saja atau bahkan menyusunnya di kepala untuk sekedar memberikan sinyal kepada otak mengenai apa yang harus Anda selesaikan hari itu.

Gunakan strategi yang cerdas dalam menyusun rencana. Kapan biasanya Anda merasa energi Anda tinggi, baik mental maupun fisik? Buat saya biasanya waktu antara jam 10:00 sampai 12:00 adalah saat dimana saya sedang ”on fire”. Disaat itu saya manfaatkan untuk memulai atau menyelesaikan tugas-tugas dengan prioritas tinggi. Waktu yang tersisa biasanya saya gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan dengan prioritas lebih rendah.

Rencana tidak bersifat kaku dan selalu terbuka untuk adjustmentkapanpun. Jangan lupa untuk menyisipkan waktu untuk istirahat. Pada prinsipnya, Anda melakukan manajemen diri untuk Anda sendiri. Belajar mengelola waktu adalah latihan yang bagus untuk disiplin diri.

2. Fokus

Seringkali dalam bekerja kita membiarkan diri kita larut dalam beberapa pekerjaan sekaligus, istilahnya multi-tasking. Mungkin Anda mencoba menyenangkan boss Anda dengan mengiyakan semua permintaannya, tapi tanpa Anda sadari sebenarnya Anda justru membebani diri Anda dengan stress dan belum tentu juga apa yang Anda kerjaan akan berkualitas bagus.

Mengerjakan dua hal pada saat bersamaan bukan saja membagi perhatian Anda tetapi juga membuat Anda kurang fokus yang akibatnya butuh waktu lebih lama untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Fokus dalam bekerja membuat kita lebih produktif dan mengurangi beban stress. Buat skala prioritas apabila Anda harus menyelesaikan beberapa pekerjaan dalam kurun waktu yang bersamaan.

3. Hindari Interupsi

Dua hal dalam dunia kerja sekarang ini yang menjadi sering menjadi sumber interupsi adalah: telepon dan email. Tentu saja interupsi ini tidak bisa dihindari tetapi gunakan keahlian Anda dalam manajemen diri untuk menanganinya:

Jawab telepon dari orang-orang yang berkepentingan saja pada saat Anda sedang fokus bekerja. Apabila Anda harus terpaksa menjawab, usahakan waktunya seminimal mungkin. Anda bisa menelepon balik ketika Anda sudah agak bebas.
Cek email disaat-saat tertentu saja. Okay, ini tentunya sangat berat. Anda bisa coba. Apabila tidak mungkin, usahakan untuk tidak menjawab semua email tiap kali itu datang. Jawablah email yang berkaitan dengan pekerjaan Anda saat itu dan hindari multi-tasking.

Manajemen diri erat kaitannya dengan bagaimana Anda mengatur waktu Anda sehari-hari. Jangan biarkan faktor-faktor eksternal mengganggu produktifitas Anda. Apabila Anda produktif bukan hanya Anda sendiri yang senang tapi juga boss Anda. Hidup Anda lebih mudah dan stress pun berkurang.