Pasti ada saatnya Anda mengucapkan selamat tinggal kepada tempat kerja yang lama dan mulai menapaki kehidupan di tempat yang baru. Untuk menunjukkan profesionalisme Anda, apa yang dimulai dengan indah haruslah diakhiri dengan indah juga. Beberapa poin ini mungkin bisa membantu Anda untuk meninggalkan kesan yang paling baik saat Anda harus kiss the office goodbye!
Pemberitahuan Satu Bulan Sebelumnya
Hal ini diperlukan agar HRD dapat mencari SDM pengganti dan mengurus dokumen yang terkait dengan pengunduran diri. Surat pada umumnya dibuat secara tertulis, ditujukan kepada HRD dan atasan.
Menyelesaikan Semua Tugas
Tanggal pengunduran diri hendaknya dibuat dengan alokasi waktu untuk menyelesaikan semua tugas dan pekerjaan di kantor. Tidak mau kan meninggalkan kesan yang buruk sebagai seseorang yang lalai dalam tanggung jawab?
Surat Rekomendasi
Apabila track record Anda baik, jangan segan untuk memintanya dari atasan. Hal ini merupakan jaminan dan pengakuan bahwa Anda adalah seorang yang memiliki integritas dan tanggung jawab yang baik selaku karyawan. Selain itu, surat ini berguna sebagai “senjata” untuk melamar di kantor yang baru.
Berpamitan dan Sampaikan Maaf
Salah satu jalan termanis yang bisa Anda lakukan untuk kantor di hari-hari terakhir adalah meminta maaf. Tapi meminta maaf di sini bukan saja kepada bos atau kolega, namun juga kepada satpam dan office boyyang setia mengisikan gelas minum Anda tiap pagi. Jika tidak sempat, kirimkanlah farewell email kepada semua kolega dan sampaikan kesan-kesan Anda mengenai kantor tersebut.
Jumat, 03 Mei 2013
Pelajaran Karier Dari Layar Lebar
Setelah mengalami minggu yang berat di kantor, Anda sangat berhak untuk bermalas-malas di rumah saatweekend. Tapi saat awal minggu yang baru menjelang, jangan sampai Anda kehilangan motivasi untuk kembali bekerja keras, dan meraih puncak karier. Maka dari itu, kami akan memberikan pilihan film penuh inspirasi untuk Anda tonton di kala weekend.
Sex & The City
Selain sangat menarik jalan ceritanya, film ini juga bisa menjadi inspirasi bagi wanita karier seperti Anda. Lihat saja Carrie, yang di awal cerita hanya seorang kolumnis biasa. Dengan kecintaannya terhadap dunia menulis, dan ketekunannya, ia akhirnya bisa merambah Vogue dan merilis buku sendiri. Semuanya berhasil ia raih karena ia mencintai apa yang dikerjakannya.
Devil Wears Prada
Menyaksikan sang tokoh utama, Andrea Sachs jatuh bangun dalam meniti kariernya di dunia fashion di bawah asuhan sang devil—bosnya, tentu akan menambah motivasi Anda untuk bekerja sama kerasnya seperti Andrea. Tapi meskipun karier sangat penting, jangan sampai apa yang dikerjakan melanggar prinsip-prinsip yang Anda anut, dan mengubah diri Anda menjadi orang lain.
Pursuit of Happyness
Kegigihan Christopher Gardner dalam hidupnya untuk meraih mimpi pantas dijadikan inspirasi. Chris bahkan tidak takut untuk membuktikan diri bahwa ia mampu dan punya potensi dengan menunjukkan kerja keras, tekad, kesungguhan dan sifat pantang menyerah. Pada akhirnya, menjadi sukses merupakan sebagian dari kebahagian setiap orang bukan?
Social Network
Melalui film ini, kita perlu menyimak cara pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan taktiknya untuk menjadi miliarder termuda di dunia. Anda memang tidak perlu jadi orang yang paling populer di dunia, atau jadi orang yang paling berpengaruh untuk membuat sebuah perubahan. Buktinya, Zuckerberg yang minim teman kini telah mengubah cara umat dunia berinteraksi dengan ide brilian yang out of the box. See?Contohlah Zuckenberg, dan jangan takut untuk mengembangkan ide-ide brilian Anda.
Morning Glory
Dedikasi yang ditunjukkan oleh Becky Fuller dalam membawa Daybreak, sebuah program TV pagi dengan rating rendah untuk menjadi sebuah program TV yang diperhitungkan bisa sangat memotivasi Anda untuk bekerja dengan lebih antusias di awal minggu yang menjelang. Anda bisa berkaca pada Becky, yang meskipun harus bekerja sama dengan orang paling menyebalkan dalam hidupnya, tapi demi tujuan kariernya ia mampu mengatasi itu dan membangun keharmonisan sehingga produktivitas timnya pun ikut meningkat.
Sex & The City
Selain sangat menarik jalan ceritanya, film ini juga bisa menjadi inspirasi bagi wanita karier seperti Anda. Lihat saja Carrie, yang di awal cerita hanya seorang kolumnis biasa. Dengan kecintaannya terhadap dunia menulis, dan ketekunannya, ia akhirnya bisa merambah Vogue dan merilis buku sendiri. Semuanya berhasil ia raih karena ia mencintai apa yang dikerjakannya.
Devil Wears Prada
Menyaksikan sang tokoh utama, Andrea Sachs jatuh bangun dalam meniti kariernya di dunia fashion di bawah asuhan sang devil—bosnya, tentu akan menambah motivasi Anda untuk bekerja sama kerasnya seperti Andrea. Tapi meskipun karier sangat penting, jangan sampai apa yang dikerjakan melanggar prinsip-prinsip yang Anda anut, dan mengubah diri Anda menjadi orang lain.
Pursuit of Happyness
Kegigihan Christopher Gardner dalam hidupnya untuk meraih mimpi pantas dijadikan inspirasi. Chris bahkan tidak takut untuk membuktikan diri bahwa ia mampu dan punya potensi dengan menunjukkan kerja keras, tekad, kesungguhan dan sifat pantang menyerah. Pada akhirnya, menjadi sukses merupakan sebagian dari kebahagian setiap orang bukan?
Social Network
Melalui film ini, kita perlu menyimak cara pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, dan taktiknya untuk menjadi miliarder termuda di dunia. Anda memang tidak perlu jadi orang yang paling populer di dunia, atau jadi orang yang paling berpengaruh untuk membuat sebuah perubahan. Buktinya, Zuckerberg yang minim teman kini telah mengubah cara umat dunia berinteraksi dengan ide brilian yang out of the box. See?Contohlah Zuckenberg, dan jangan takut untuk mengembangkan ide-ide brilian Anda.
Morning Glory
Dedikasi yang ditunjukkan oleh Becky Fuller dalam membawa Daybreak, sebuah program TV pagi dengan rating rendah untuk menjadi sebuah program TV yang diperhitungkan bisa sangat memotivasi Anda untuk bekerja dengan lebih antusias di awal minggu yang menjelang. Anda bisa berkaca pada Becky, yang meskipun harus bekerja sama dengan orang paling menyebalkan dalam hidupnya, tapi demi tujuan kariernya ia mampu mengatasi itu dan membangun keharmonisan sehingga produktivitas timnya pun ikut meningkat.
Bersaing Dengan Pekerjaan Si Dia
Apa jadinya kalau Anda merasa bak prioritas kedua setelah pekerjaan oleh si dia? Jangan khawatir dear,simak apa kata Rene S. Canoneo, seorang Career Coach dan Partner di Amrop Indonesia berikut ini untuk mempermudah Anda mengambil langkah yang tepat.
Tak Sama
Karier dan pekerjaan adalah dua hal yang berbeda. Pada hakikatnya karier dan cinta memiliki pencarian yang sama, happiness dan fulfillment. Itu artinya si dia telah mengetahui apa passion serta tujuan hidupnya. Lain halnya dengan pekerjaan, yang dicari adalah pengakuan, harta, serta ketenaran. Kalau suah begini jangan menyerah, Anda bisa bantu ia mencari apa passion-nya.
Tujuan Akhir
Kalau tugas memanggil terkadang memang tak mengenal waktu. Tapi di sisi lain, jangan dilihat dari sekelumit masalah itu saja, tapi gambarannya secara keseluruhan. Karena kalau yang dilihat hanya dari satu mikroskopik kecil saja, yang ada memang hanya kesalahan dan kekecewaan. Tapi kalau diangkat ke gambaran yang lebih besar, Anda akan melihat kalau itu semua ia lakukan, pada akhirnya, untuk Anda.
Putuskan, Jalankan!
Tanya pada diri sendiri, apakah Anda mau berada di situasi itu. Kalau sudah memutuskan untuk mendampinginya, berarti Anda harus berkomitmen dan meyakini kalau kesibukannya sekarang adalah untuk sesuatu yang lebih baik nanti.
Hubungan Seperti Apa?
Anda harus tahu seperti apakah hubungan yang tengah dijalani sekarang ini. Kalau jelas-jelas sudah bisa melihat si dia lebih mementingkan sesuatu (baca: pekerjaan) ketimbang yang lain (baca: Anda), hanya karena mengejar recognition dari rekan kerja ataupun atasannya, then the answer is there, darling: Anda terlalu berharga buat pria ini.
Tak Sama
Karier dan pekerjaan adalah dua hal yang berbeda. Pada hakikatnya karier dan cinta memiliki pencarian yang sama, happiness dan fulfillment. Itu artinya si dia telah mengetahui apa passion serta tujuan hidupnya. Lain halnya dengan pekerjaan, yang dicari adalah pengakuan, harta, serta ketenaran. Kalau suah begini jangan menyerah, Anda bisa bantu ia mencari apa passion-nya.
Tujuan Akhir
Kalau tugas memanggil terkadang memang tak mengenal waktu. Tapi di sisi lain, jangan dilihat dari sekelumit masalah itu saja, tapi gambarannya secara keseluruhan. Karena kalau yang dilihat hanya dari satu mikroskopik kecil saja, yang ada memang hanya kesalahan dan kekecewaan. Tapi kalau diangkat ke gambaran yang lebih besar, Anda akan melihat kalau itu semua ia lakukan, pada akhirnya, untuk Anda.
Putuskan, Jalankan!
Tanya pada diri sendiri, apakah Anda mau berada di situasi itu. Kalau sudah memutuskan untuk mendampinginya, berarti Anda harus berkomitmen dan meyakini kalau kesibukannya sekarang adalah untuk sesuatu yang lebih baik nanti.
Hubungan Seperti Apa?
Anda harus tahu seperti apakah hubungan yang tengah dijalani sekarang ini. Kalau jelas-jelas sudah bisa melihat si dia lebih mementingkan sesuatu (baca: pekerjaan) ketimbang yang lain (baca: Anda), hanya karena mengejar recognition dari rekan kerja ataupun atasannya, then the answer is there, darling: Anda terlalu berharga buat pria ini.
Adu Cepat Melawan Deadline
Dalam berkarier, Anda boleh berlari dengan kecepatan maksimal atau, sebaliknya, berjalan pelan-pelan. Tapi, bagaimana bila lawan tandingnya adalah deadline? Tak perlu sampai melepas stilletto Anda untuk berlari dari “monster” satu ini, persiapkan trik jitu untuk Anda!
Make a timeline
Jangan berpikir Anda punya banyak waktu untuk berleha-leha. Namun, kalau Anda membuat semacam perencanaan kerja, sedikit demi sedikit beban Anda akan berkurang. Maka, pertama kali yang harus Anda lakukan adalah menentukan batasan waktu. Pilihlah periode berdasarkan hari, minggu, atau bulan.
Make to-do list
Tentukan juga aktivitas apa yang menjadi prioritas dalam periode yang telah ditentukan di awal. Buatlah skala prioritas setiap periodenya. Dengan demikian Anda bisa mendahulukan pekerjaan yang sudah mendekati deadline.
Know Yourself
Jangan dipaksakan—tak ada salahnya rehat sejenak dan melakukan relaksasi saat segala beban pekerjaan tersebut sudah tidak mampu Anda tangani lagi. Dengan tahu batasan diri dan mengambil relaksasi singkat, energi Anda juga akan kembali terisi dan produktivitas kerja kembali prima.
Make a timeline
Jangan berpikir Anda punya banyak waktu untuk berleha-leha. Namun, kalau Anda membuat semacam perencanaan kerja, sedikit demi sedikit beban Anda akan berkurang. Maka, pertama kali yang harus Anda lakukan adalah menentukan batasan waktu. Pilihlah periode berdasarkan hari, minggu, atau bulan.
Make to-do list
Tentukan juga aktivitas apa yang menjadi prioritas dalam periode yang telah ditentukan di awal. Buatlah skala prioritas setiap periodenya. Dengan demikian Anda bisa mendahulukan pekerjaan yang sudah mendekati deadline.
Know Yourself
Jangan dipaksakan—tak ada salahnya rehat sejenak dan melakukan relaksasi saat segala beban pekerjaan tersebut sudah tidak mampu Anda tangani lagi. Dengan tahu batasan diri dan mengambil relaksasi singkat, energi Anda juga akan kembali terisi dan produktivitas kerja kembali prima.
SMART & ACHIEVABLE CAREER RESOLUTION
Pernah mendengar ungkapan, “Today is the first day of the rest of your life”? Ya, gunakan kesempatan ini untuk mengusung karier Anda ke arah yang lebih baik. Tak pernah ada kata terlambat!
Menjadi Lebih Terorganisir
Entah di rumah atau di kantor, tahun yang baru harusnya diawali dengan menyingkirkan semua tumpukan yang membuat meja Anda tampak berantakan. Belilah sebuah organizing board untuk menyimpan semua catatan-catatan kecil atau post-it, daripada hanya menempelkannya semena-mena di layar monitor atau berceceran di seluruh dinding kubikel.
Lebih Bugar, Lebih Produktif
Okay, mungkin ini ada di daftar resolusi Anda tahun 2012 lalu, tapi tak ada salahnya kesehatan dijadikan resolusi setiap tahun, 'cause it is THAT important! Berolahragalah setidaknya tiga kali dalam seminggu. Tidak perlu yang berat-berat kok, bisa berjalan kaki ke tempat makan siang, bergabung di klub kebugaran, berenang, jogging di pagi hari, dan banyak lagi. Olahraga terbukti dapat melancarkan aliran darah ke otak sehingga ide-ide brilian bisa Anda hasilkan. Tak hanya sekedar menjadikan tubuh bugar, olahraga juga bisa membuat Anda jauh lebih produktif di tempat kerja. Work it out, girls!
Mengontrol Lebih Ketat Keuangan Pribadi
Berat? Pastinya. Tapi sekranglah saatnya Anda untuk mengelola pengeluaran secara lebih baik dan mengontrol kebiasaan belanja yang kian tidak terkendali. Cari sistem pengelolaan keuangan yang paling cocok bagi Anda dan berusahalah dengan keras untuk menaatinya demi masa depan.
Meng-update Resume
Well, Anda kan tidak pernah tahu kapan kesempatan baik akan tiba, jadi akan lebih baik kalau Anda sudah mempersiapkan diri sejak awal. Meng-update resume secara tidak langsung juga akan membantu Anda mengingat-ingat kembali pencapaian-pencapaian apa saja yang telah Anda raih selama bekerja. Nanti saatreview tiba, Anda pun akan bisa dengan lancar menjabarkannya tanpa harus menggali-gali dan mengingat-ingat lagi.
Menjadi Lebih Terorganisir
Entah di rumah atau di kantor, tahun yang baru harusnya diawali dengan menyingkirkan semua tumpukan yang membuat meja Anda tampak berantakan. Belilah sebuah organizing board untuk menyimpan semua catatan-catatan kecil atau post-it, daripada hanya menempelkannya semena-mena di layar monitor atau berceceran di seluruh dinding kubikel.
Lebih Bugar, Lebih Produktif
Okay, mungkin ini ada di daftar resolusi Anda tahun 2012 lalu, tapi tak ada salahnya kesehatan dijadikan resolusi setiap tahun, 'cause it is THAT important! Berolahragalah setidaknya tiga kali dalam seminggu. Tidak perlu yang berat-berat kok, bisa berjalan kaki ke tempat makan siang, bergabung di klub kebugaran, berenang, jogging di pagi hari, dan banyak lagi. Olahraga terbukti dapat melancarkan aliran darah ke otak sehingga ide-ide brilian bisa Anda hasilkan. Tak hanya sekedar menjadikan tubuh bugar, olahraga juga bisa membuat Anda jauh lebih produktif di tempat kerja. Work it out, girls!
Mengontrol Lebih Ketat Keuangan Pribadi
Berat? Pastinya. Tapi sekranglah saatnya Anda untuk mengelola pengeluaran secara lebih baik dan mengontrol kebiasaan belanja yang kian tidak terkendali. Cari sistem pengelolaan keuangan yang paling cocok bagi Anda dan berusahalah dengan keras untuk menaatinya demi masa depan.
Meng-update Resume
Well, Anda kan tidak pernah tahu kapan kesempatan baik akan tiba, jadi akan lebih baik kalau Anda sudah mempersiapkan diri sejak awal. Meng-update resume secara tidak langsung juga akan membantu Anda mengingat-ingat kembali pencapaian-pencapaian apa saja yang telah Anda raih selama bekerja. Nanti saatreview tiba, Anda pun akan bisa dengan lancar menjabarkannya tanpa harus menggali-gali dan mengingat-ingat lagi.
Handle The Office B*tch.. Like A Pro
Tipe orang seperti ini pasti bisa Anda temui di hampir semua kantor. Mereka adalah orang-orang yang bergembira di atas penderitaan orang lain dan selalu 'berdedikasi' untuk mempermalukan dan/atau membuat susah hidup orang lain. Tapi disisi lain, ada kebutuhan untuk bersikap profesional dan menyelesaikan semua pekerjaan Anda tepat waktu—tanpa gangguan. Lalu bagaimana cara menghadapioffice bitch tersebut secara profesional?
Tegas Padanya
Percayalah, Anda akan jadi sasaran empuk para office bitch kalau tidak bisa bersikap tegas pada mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda serius dan tidak suka dipermainkan. Dengan demikian ia pun akan merasa segan.
Jangan Terpancing
Sifatnya memang tidak menyenangkan. Tapi ketika ia tengah beraksi, jangan overreact apalagi melawannya karena ia akan menganggapnya sebagai tantangan untuk terus menyerang lagi. Tahan emosi Anda dan jangan sampai terpancing taktiknya.
Sadari Latar Belakangnya
Yang harus Anda pahami adalah faktor yang biasanya melatarbelakangi sifat buruk mereka, yaitu insecurity. Jadi, masalahnya ada pada dirinya, bukan diri Anda. So hey, don't take it personally! Biarkan saja ia menggonggong sesukanya.
Sindir Ia Dengan Humor
Kalau Anda memang merasa perlu untuk melawannya, 'lawan' ia dengan rasa humor. Lontarkan humor-humor cerdas tentang apa yang tengah ia perbuat sehingga orang lain akan merasa lucu, dan bukannya membiarkan diri Anda 'kalah' dari si office bitch.
Move On
Si dia masih juga belum mau berhenti mengganggu hidup Anda? Cara terakhir: abaikan saja dear. Tidak perlu menanggapi serangannya. Mulai saat ini, anggaplah ia tidak ada dan fokus hanya pada pekerjaan Anda. Yang terpenting adalah tetap profesional dengan menyelesaikan semua tanggung jawab Anda di kantor.
Tegas Padanya
Percayalah, Anda akan jadi sasaran empuk para office bitch kalau tidak bisa bersikap tegas pada mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda serius dan tidak suka dipermainkan. Dengan demikian ia pun akan merasa segan.
Jangan Terpancing
Sifatnya memang tidak menyenangkan. Tapi ketika ia tengah beraksi, jangan overreact apalagi melawannya karena ia akan menganggapnya sebagai tantangan untuk terus menyerang lagi. Tahan emosi Anda dan jangan sampai terpancing taktiknya.
Sadari Latar Belakangnya
Yang harus Anda pahami adalah faktor yang biasanya melatarbelakangi sifat buruk mereka, yaitu insecurity. Jadi, masalahnya ada pada dirinya, bukan diri Anda. So hey, don't take it personally! Biarkan saja ia menggonggong sesukanya.
Sindir Ia Dengan Humor
Kalau Anda memang merasa perlu untuk melawannya, 'lawan' ia dengan rasa humor. Lontarkan humor-humor cerdas tentang apa yang tengah ia perbuat sehingga orang lain akan merasa lucu, dan bukannya membiarkan diri Anda 'kalah' dari si office bitch.
Move On
Si dia masih juga belum mau berhenti mengganggu hidup Anda? Cara terakhir: abaikan saja dear. Tidak perlu menanggapi serangannya. Mulai saat ini, anggaplah ia tidak ada dan fokus hanya pada pekerjaan Anda. Yang terpenting adalah tetap profesional dengan menyelesaikan semua tanggung jawab Anda di kantor.
Work Like A Pro
Anda yang sedang memulai karier pasti punya hasrat untuk menjadi sukses di masa depan, bukan? Untuk mencapai puncak dalam dunia karier, ada beberapa sifat dan kebiasaan yang harus Anda tanamkan sejak awal. Sifat dan kebiasaan ini akan menuntun Anda menjadi seorang pekerja yang profesional baik di mata kolega maupun di mata si bos. Nah, apa saja sifat dan kebiasaan yang dimaksud? Berikut inilah paparannya.
Show That You Care
... dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.
Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.
Organize Your Work
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notes atau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.
Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.
Langganan:
Postingan (Atom)