Minggu, 04 Agustus 2013

Lowongan Kerja - Assistant Manager Marketing

PT Genting Plantations Nusantara

Requirements: Assistant Manager Marketing

  • Pria / wanita
  • Usia 25 – 35 tahun
  • Pendidikan min. S1
  • Harus Memiliki pengalaman di perkebunan sawit
  • Berpengalaman sebagai Assistant Manager Marketing min. 3 tahun
  • Mampu memiliki komunikasi dan presentasi yang baik
  • Menguasai bahasa inggris lisan dan tulisan
  • Memiliki daya analisa yang tajam, kreatif, inisiatif, teliti dan memperhatikan akurasi
  • Mampu mengoperasikan komputer dengan baik
  • Bersedia melakukan perjalanan dinas

Kirim Lamaran, CV terbaru lengkap dan Photo terbaru, dengan mencantumkan salary terakhir dan lokasi kerja kirim ke:

Email: jkt.recruitment@genting.com
CC : hrd_palmoil@yahoo.com

Cantumkan Kode lamaran di Subject Email



Lowongan Kerja - Product Health Food Assistant Manager

PT. Elken International Indonesia

Requirements for Product Health Food Assistant Manager:

  • Male / Female, age between 29 - 35
  • Hold a degree from reputable university (Nutrition / Pharmacy / Medicine faculties preferred)
  • At least 5 years experience in the same field, preferably in MLM / MNC industries.
  • Strong in marketing and sales experience.
  • Possess a pleasant, dynamic personality and result oriented.
  • Self-motivator with strong business insights and customer-orientation.
  • Able to conduct trainings and give presentations to the team either to internal and external parties.
  • Able to communicate with staffs and distributors from all levels.
  • Have a good interpersonal skill, resourceful and analytical.
  • Hard working, can work in a team, able to work under pressure, have high motivation, attention to details, responsible and able to work long hours
  • Computer literate, able to operate windows application such as MS words, excel and email
  • Personal approach, excellent leadership
  • Proficient in English (Both oral and written)
  • Able to travel throughout whole Indonesia or overseas.

Attractive remuneration will be provided to qualified candidate. Please submit your latest resume and photograph to:

Human Resources Division
imelda@elken.co.id

Ibu dan Anak yang Sukses Berbisnis

Sukses berbisnis katanya bergantung pada partner yang tepat. Siapa lagi yang paling tepat kalau bukan anak atau ibu sendiri. Seitdaknya beberapa dari mereka yang sudah mencoba membuktikan hal ini. Berikut beberapa diantaranya.

Yulie dan Dara Setyohadi: Dinnerware
Bisnis di bawah nama Y&D Setyohadi Dinnerware. Keduanya sama-sama mendesain untuk perangkat makan lengkap, dari piring, gelas, cangkir, tempat kue dan poci teh. Beranjak dari kesenangan dan hobi melukis, lalu berkolaborasi melahirkan beberapa desain yang menarik, dengan mengambil tema bunga. Baru-baru ini keduanya merilis tema tebaru Roses atau bunga mawar untuk koleksi keempat setelah sebelumnya merilis tema bunga tulip, sakura dan jasmine.

Madonna dan Lourdes Lola: Fashion
Bisnis lini busana Material Girl sudah menjadi tren busana yang digandrungi banyak kalangan, terutama selebritis Hollywood. Ide awalnya jelas identiknya sang ibu Madonna dengan karakter Material Girl, lalu Lola (panggilan akrab Lourde) yang tertarik dengan dunia fashion mengembangkannya jadi bisnis busana siap pakai. Jadilah kolaborasi yang pas.Bila Madonna konser, Lola yang menyediakan wardrobe-nya. Bahkan ia rela ambil masa libur, demi menyukseskan konser sang Ibu.

Sondra dan Allyson: Bakery
Bisnis yang dijalankan Wonderland Bakery. Keduanya menjalankan bisnis roti atau kue-kue dari mulaicupcake, cookies, serta kelengkapan bagi yang ingin mengadakan pesta. Sukses dengan pembukaan toko yang pertama mereka lalu melebarkan sayap dengan Allyson Wonderland Storytime Bear dengan produk buku masak, apron, serta set perlengkapan masak. Jika ibu pandai dalam menjalankan manajemen bisnis, Allyson melengkapi dengan kemampuan memasak dan kulinernya. Kata mereka, meski ada hubungan personal, sesekali mereka berpikir untuk harus bersikap profesional.

Brenda Cascio dan Audrey Edwards: Bridal
Bidang bridal atau penyediaan gaun pengantin menjadi pilihan ibu dan anak ini. Dengan nama Gracious Bridal keduanya menjalankan bisnis untuk calon pengantin. Selain bergelut dengan gaun, juga sebagai konsultan untuk pengadaan aksesori, dan atau cindera mata pesta. Ibu dan anak ini sama-sama pernah terlibat dalam industri bridal sebelumnya lalu memutuskan untuk menjalankan bisnis sendiri dan mengembangkannya lewat toko online. Menariknya, ide awal bisnis juga terjadi saat mencari kelengkapan pernikahan Audrey yang tidak sesuai lalu mereka cipta sendiri. Kreasi pertama ini disukai banyak orang dan kemudian menjadi ide bisnis. Tetapi mereka mengakui berbisnis butuh kerja keras dan fokus. Hubungan ibu dan anak memang menyenangkan, tetapi ada kalanya saat santai tidak berbicara bisnis sama sekali.

Zov dan Taleene: Restoran
Ide bisnis ibu dan anak satu ini adalah membuka restoran bersama yang kemudian mereka beri nama Zov’s Bistro. Sampai saat ini, mereka dianggap sebagai salah satu bisnis bistro yang sukses dan terkenal, dengan Zov sebagai chef, lalu Taleene bergabung untuk urusan operasionalnya. Kata Zov, keterlibatan anaknya menjadikan bisnis yang dibangun menjadi lebih tertata dan sekaligus menenangkannya. Dengan berkolaborasi saling tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing dan kemudian saling memahami lebih dalam.

Atasi Rekan Kerja Menyebalkan Secara Profesional

Tipe orang seperti ini pasti bisa Anda temui di hampir semua kantor. Mereka adalah orang-orang yang bergembira di atas penderitaan orang lain dan selalu 'berdedikasi' untuk mempermalukan dan/atau membuat susah hidup orang lain. Tapi disisi lain, ada kebutuhan untuk bersikap profesional dan menyelesaikan semua pekerjaan Anda tepat waktu—tanpa gangguan. Lalu bagaimana cara menghadapioffice bitch tersebut secara profesional?

Tegas Padanya
Percayalah, Anda akan jadi sasaran empuk para office bitch kalau tidak bisa bersikap tegas pada mereka. Biarkan mereka tahu bahwa Anda serius dan tidak suka dipermainkan. Dengan demikian ia pun akan merasa segan.

Jangan Terpancing
Sifatnya memang tidak menyenangkan. Tapi ketika ia tengah beraksi, jangan overreact apalagi melawannya karena ia akan menganggapnya sebagai tantangan untuk terus menyerang lagi. Tahan emosi Anda dan jangan sampai terpancing taktiknya.

Sadari Latar Belakangnya
Yang harus Anda pahami adalah faktor yang biasanya melatarbelakangi sifat buruk mereka, yaitu insecurity. Jadi, masalahnya ada pada dirinya, bukan diri Anda. So hey, don't take it personally! Biarkan saja ia menggonggong sesukanya.


Sindir Ia Dengan Humor
Kalau Anda memang merasa perlu untuk melawannya, 'lawan' ia dengan rasa humor. Lontarkan humor-humor cerdas tentang apa yang tengah ia perbuat sehingga orang lain akan merasa lucu, dan bukannya membiarkan diri Anda 'kalah' dari si office bitch.


Move On
Si dia masih juga belum mau berhenti mengganggu hidup Anda? Cara terakhir: abaikan saja dear. Tidak perlu menanggapi serangannya. Mulai saat ini, anggaplah ia tidak ada dan fokus hanya pada pekerjaan Anda. Yang terpenting adalah tetap profesional dengan menyelesaikan semua tanggung jawab Anda di kantor.


Dengarkan
Kadang, saat menghadapi orang yang menyebalkan, godaan untuk berpikiran buruk tentang orang tersebut sangat besar. Bahkan sebelum orang itu selesai berbicara pun kita sudah berpikiran hal yang tak baik tentangnya.

Supaya Anda tidak gegabah, amat disarankan untuk mencoba mengendalikan diri dan membuka telinga atas apa yang hendak ia katakan. Lebih lagi, dengan menyimak lebih dulu memberi Anda jadi bisa menyiapkan isi pikiran dengan lebih obyektif. Jangan menghakimi sebelum memahami. Kesalahpahaman hanya bisa ditangkal dengan penilaian yang hati-hati.

Niatan untuk memprovokasi
Hati-hati dengan emosi Anda. Jangan biarkan diri terpancing terlalu mudah. Membiarkan diri terbakar amarah bisa menodai reputasi Anda serta ketenangan pikiran. Apa pun yang terjadi, cobalah untuk menghadapi masalah dengan tenang dan merespon setelah segalanya dipikirkan masak-masak atau kala emosi mereda. Merespon tuduhan atau provokasi konfrontasi dari orang menyebalkan sebaiknya tidak dilakukan saat semua dalam keadaan emosi.

Emosi ekstrem harus dijauhkan setiap waktu
Marah berlebihan dan tangisan bukan lokasi yang umum terjadi di kantor. Kantor adalah lokasi untuk bekerja, bukan untuk melampiaskan emosi. Tak ada orang yang mau menerima tuduhan jelek dari teman sekantor, jarang pula ada orang yang mau mengakui kesalahannya, jadi kemarahan hanya akan menciptakan lebih banyak masalah ketimbang hal baik. Meski Anda ingin mengembalikan serangan personal atau tuduhan itu kepada si dia, sebaiknya jangan terlalu membawa hal-hal tersebut terlalu personal.

Biarkan dan jangan menghiburnya
Di beberapa keadaan metode ini bisa berhasil, namun, tak selalu. Saat si pembuat onar itu merasa Anda tak menunjukkan reaksi terhadap "gigitan" maupun provokasinya, ia mungkin akan berhenti. Tetapi bila kebiasaannya yang menyakiti itu terus berlangsung dan tidak diadukan kepada pihak yang berwenang, ada kemungkinan ia akan mencari "korban" baru.

Minta saran
Saat ada orang-orang yang berusaha merusak mood Anda di kantor, hingga Anda merasa kesulitan berfokus dalam pekerjaan karena interupsi negatif dan tekanan mental darinya, sebaiknya mulai bicara dengan seseorang. Bila bicara dengan orang yang bersangkutan tidak menunjukkan hasil memuaskan, coba bicara dengan atasan secara fair dan pastikan atasan itu bisa mengerti. Coba minta saran dari orang yang Anda percaya. Namun upayakan untuk tidak menjelekkan rekan kerja kepada bos.


Rekam setiap insiden
Buat rekaman atau catatan mengenai betapa rekan kerja ini sudah memengaruhi kerja atau produktivitas. Hal ini mungkin bisa membantu untuk menguatkan Anda seandainya ia mulai menaruh tuduhan atau menjelekkan Anda di mata atasan karena produktivitas menurun.

Jangan pernah menulis email saat kesal
Kata-kata yang tertulis bisa tersimpan dan akan kembali kepada Anda ketika ada kejadian tak menyenangkan yang menekan Anda. Ambil waktu untuk merespon, menganalisa tuduhan, setidaknya selama satu jam untuk menstabilkan pikiran. Artikulasi dan penjelasan akan lebih baik saat pikiran dalam keadaan tenang.

Work Like A Pro

Kita yang sedang memulai karier pasti punya hasrat untuk menjadi sukses di masa depan, bukan? Untuk mencapai puncak dalam dunia karier, ada beberapa sifat dan kebiasaan yang harus Anda tanamkan sejak awal. Sifat dan kebiasaan ini akan menuntun Anda menjadi seorang pekerja yang profesional baik di mata kolega maupun di mata si bos. Nah, apa saja sifat dan kebiasaan yang dimaksud? Berikut berikan paparannya.

Show That We Care

Dengan cara selalu tepat waktu. Tepat waktu dalam segala urusan menunjukkan bahwa Anda juga menghargai waktu orang lain yang terlibat dalam urusan Anda. Misalnya, menghadiri rapat atau pun menyelesaikan pekerjaan dengan tepat waktu berarti Anda menghargai waktu orang yang sama berharganya dengan Anda.

Selain itu, hal yang membuat seseorang menjadi profesional adalah kejujuran. Oleh karena kejujuran diawali dengan sikap menghargai waktu (tepat waktu) dalam melaksanakan pekerjaan, kita perlu menetapi janji dan melaksanakan semua pekerjaan dengan kesungguhan hati dari pekerjaan yang kecil sampai yang besar.

Profesional juga bekerja dengan cermat dan teliti. Cermat (careful) artinya dengan perhatian (hati-hati) atau upaya yang serius dan penuh tanggung jawab. Teliti (accurate) artinya tepat, pasti, atau bebas dari kesalahan. Sifat cermat dan teliti akan mengurangi terjadinya kesalahan-kesalahan dan risiko kegagalan sehingga kualitas dan kuantitas pekerjaan dapat menjadi lebih baik dan mencapai atau setidaknya mendekati sempurna.


Show That You're Responsible
Profesional selalu mendahulukan pekerjaan yang sudah menjadi kewajibannya. Selain harus tepat waktu, menyelesaikan pekerjaan dengan maksimal juga menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang bertanggung jawab dan dapat diandalkan oleh para kolega, rekan kerja, klien, maupun si bos.

Profesional harus selalu bekerja dengan kesungguhan hati (truthfully, seriousness), tidak setengah-setengah, apalagi asal-asalan atau main-main. Kesungguhan hati juga mengandung arti kesanggupan (commitment) untuk melakukan pekerjaan atau tugas dengan sepenuhnya dan itu merupakan suatu janji (promise) yang harus ditepati. Selain itu, seorang profesional harus jujur pada disiplin ilmu dan keterampilan di bidangnya.

Pekerja profesional mengerjakan apa yang sudah ada di tangannya dengan senang hati. Jadi, kalau bekerja itu harus disertai rasa senang hati (joyful), tidak menggerutu dan tidak menyesali, tetapi harus cinta pekerjaan dan menikmati (enjoy) sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya

Organize Your Work
Bagaimana Anda bisa menyelesaikan pekerjaan secara maksimal dan tepat waktu kalau tidak diatur dengan benar? Maka dari itu, pengorganisasian sangat berguna untuk membantu Anda dalam menentukan skala prioritas dari suatu pekerjaan. Catatlah semua pekerjaan dan waktu deadline pada sebuah agenda, notesatau bahkan ponsel Anda. Pastikan Anda selalu mengeceknya setiap saat.


Prepare for Tomorrow
Persiapan adalah kunci sukses terakhir bagi seorang profesional. Selalu siapkan materi untuk meeting yang akan datang sehingga Anda bisa mengantisipasi pertanyaan maupun diskusi yang akan berlangsung. Jika besok Anda harus bertugas keluar kantor, pastikan membawa segala dokumen penting—mungkin tiket pesawat—yang harus dipersiapkan sebelum hari keberangkatan. Dengan demikian Anda telah menunjukkan kualitas bekerja seperti seorang profesional.

Cara Mengatasi Stress Dengan Tetap Tenag

Seya yakin Anda pasti pernah mengalami ini: Tekanan pekerjaan memuncak, si bos menuntut berlebihan, kolega mengonfrontasi Anda, klien merasa tidak puas, dan masih banyak hal lain yang terjadi secara bersamaan. Tak pelak lagi Anda menjadi sangat stres. Tapi jika hal ini berulang secara terus menerus, tentu akan berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental Anda. Coba ikuti saran berikut supaya Anda tetap tenang di bawah tekanan berat!

Siapapun dapat mengalami stress baik stress yang biasa terjadi karena rutinitas yang melelahkan maupun yang disebabkan oleh sesuatu moment khusus yang membuat seseorang menderita stress secara berlebihan, keadaan seperti itu kadang tidak bisa terhindar karena kurangnya kontrol yang baik pada diri sendiri dan memang adakalanya kondisi dan keadaan seolah menuntun kita terbawa emosi dan perasaan sehingga terjebak dalam stress

Metode yang paling berguna untuk mengatasi stres adalah belajar bagaimana mengelola stres yang datang bersama dengan setiap tantangan baru, baik atau buruk. keterampilan manajemen bekerja dengan baik ketika mereka digunakan secara teratur maka stress pun akan hilang dengan sendirinya, tidak hanya ketika tekanan yang ada di otak kita, hati kita pun akan terasa lebih nyaman dan tenang.

Dengan mengerti bagaimana cara mengatasi stress dengan mengelola pengontrolan stress yang baik akan membuat keadaan relatif tenang sehingga sangat membantu anda melalui situasi dan kondisi menantang yang mungkin timbul.

Breath... And Let It Out
Mendengar teriakan si bos atau komentar pedas kolega? Tarik napas dalam-dalam, tahan selama tiga detik, lalu hembuskan perlahan. Ulangi beberapa kali sampai Anda merasa lebih tenang. Jika amarah masih bercokol di hati, tulislah pada selembar kertas semua unek-unek Anda, tapi jangan mengirimnya pada orang lain. Tulislah semua emosi Anda sampai Anda merasa lega.

Memecahkan masalah-masalah kecil. Belajar untuk memecahkan masalah sehari-hari dapat memberikan rasa yang lebih nyaman dengan control yang stabil. Tapi menghindari mereka dapat membuat Anda merasa seperti Anda memiliki sedikit kontrol dan yang hanya menambah stres. Berusaha untuk tetap tenang untuk melihat masalah, mencari tahu ataupun menentukan pilihan, dan mengambil beberapa tindakan menuju solusi terbaik


Don't Take Anything Personally
It's just business dear, so don't take it personally. Dengarkan saja semua kritik atau konfrontasi yang ditujukan untuk Anda dengan pikiran terbuka. Anggap hal tersebut sebagai masukan karena mereka peduli pada Anda.

Jadilah realistis. Jangan mencoba untuk menjadi sempurna karena tidak ada orang yang bisa sempurna di dunia ini. Dan mengharapkan orang lain untuk menjadi sempurna dapat menambah tingkat stres Anda, juga (belum lagi menaruh banyak tekanan pada mereka!). Jika Anda perlu bantuan pada sesuatu, seperti sekolah, memintanya.


Find Your Focus
Ingatlah bahwa ketika di bawah tekanan pun Anda punya dua pilihan: Fokus pada rasa marah yang bersifat sementara, atau fokus pada proses pembelajaran di balik situasi yang sedang Anda hadapi ini. Ketika Anda mulai bisa mengalihkan fokus dari amarah, maka saat itulah Anda mencapai kedewasaan.


Perhatikan apa yang Anda pikirkan. Pandangan Anda, sikap, dan pikiran mempengaruhi cara Anda melihat sesuatu. Ibarat kata adalah setengah cangkir penuh atau setengah kosong merupakan dosis yang sehat optimisme dapat membantu Anda membuat situasi yang terbaik stres. Bahkan jika Anda keluar dari praktek, atau cenderung menjadi sedikit pesimis, semua orang dapat belajar berpikir lebih optimis dan menuai keuntungan.


Get A Little Love
Yes, Anda berhak mendapatkan curahan cinta dan perhatian di saat seperti ini, dear. Berbincanglah dengan sahabat terdekat atau kekasih, dan minta sebuah pelukan darinya. Kalau memang tidak memungkinkan untuk bertemu, telepon saja. jamin, dengan mendengar suara mereka pasti bisa menenangkan Anda.

Keberanian Sebagai Modal Awal Wirausaha

Hidup ini memang tidak akan bisa lepas dari berbagai tekanan, namun semua kesulitan merupakan kesempatan bagi jiwa kita untuk dapat tumbuh. Tekanan-tekanan itu sesungguhnya dapat dilihat sebagai sebuah dorongan/stimulus yang membentuk watak, karakter, dan sekaligus menentukan bagaimana seseorang bereaksi terhadap sebuah kejadian di kemudian hari.

Berani adalah sebuah kata yang singkat, padat dan jelas yang mempunyai arti besar dan merupakan modal awal untuk menjadi seorang Entrepreneur. Untuk menjadi seorang pengusaha kita harus mempunyai modal awal yaitu Berani dalam beberapa hal, antara lain:

Berani Mempunyai Mimpi
Entrepreneur itu memang harus berani bermimpi. Meskipun dalam masa krisis ekonomi, jangan takut bermimpi. Yakinlah, mimpi atau visi itu sama dengan cetak biru (blue print) dari realita. Artinya, sesuatu yang bisa kita wujudkan

Memang dalam banyak hal manusia berbeda karenanya ada beberpa tipe manusia dalam menghadapi hidup yang menjadi hal utama untuk memulai suatu mimpi.

Tipe rapuh.
Sedikit tekanan saja membuat manusia jenis ini patah arang. Ketika menemui kesulitan ia langsung mengeluh, merasa tidak berdaya, menangis, minta dikasihani atau minta bantuan. Tipe kayu rapuh ini perlu berlatih agar dapat berpikiran positif dan berani menghadapi kenyataan hidup. Dalam menghadapi mereka, sesekali waktu kita harus lebih berani tega karena mereka kadang perlu dilatih untuk belajar menghadapi kesulitan. Posisikan diri kita sebagai pendamping mereka.


Tipe lempeng besi.
Tipe ini biasanya mampu bertahan mengahadapi tekanan awal. Namun seperti layaknya besi, ketika situasi menekan itu semakin besar dan rumit, ia mulai bengkok dan tidak stabil. Manusia tipe ini mampu mengahadapi tekanan, tetapi tidak dalam kondisi berlarut-larut. Tambahan tekanan sedikit saja membuat mereka menyerah dan putus asa. Untungnya, manusia tipe ini masih mau mencoba bertahan sebelum akhirnya menyerah. Tipe lempeng besi memang masih belum terlatih. Tapi, kalau mau berusaha, tipe ini akan mampu membangun kesuksesan dalam hidupnya.


Tipe kapas.
Tipe ini cukup lentur dalam menghadapi tekanan, saat tekanan tiba, manusia tipe kapas ini mampu bersifat fleksibel. Cobalah Anda menekan sebongkah kapas. Ia akan mengikuti tekanan terjadi. Ia mampu menyesuaikan saat terjadi tekanan, tapi setelah berlalu, dengan cepat ia bisa kembali ke keadaan semula. Ia bisa segera melupakan masa lalu dan mulai kembali ke titik awal untuk memulai lagi.


Tipe bola pingpong.
Inilah tipe yang ideal dan terhebat. Tekanan pada tipe ini justru membuat mereka bekerja lebih giat, lebih termotivasi dan lebih kreatif. Coba perhatikan bola pingpong, saat ditekan, justru ia memantul ke atas dengan lebih dahsyat.

Berani Mencoba
Andai kita berani mencoba, dan kita lebih tekun dan ulet, maka pasti kegagalan tak pernah ada.
Bisnis modern akan berhenti berputar kalau sikap berani mencoba itu lenyap. Memang, banyak orang gagal dalam usahanya, putus asa tanpa berani mencoba lagi. Ini bukan saja merugikan aspek materi atau finansial, tapi juga aspek psikologis. Karena itu, sekalipun krisis, tetaplah menjadi entrepreneur dengan semangat kewirausahaan tinggi. Sesungguhnya tidak ada yang gagal dalam berbisnis, yang ada hanya karena ia berhenti mencoba, berhenti berusaha.

Beranilah mencoba. Sebab, tidak satupun di dunia ini, termasuk di dalam dunia entrepreneur yang dapat menggantikan keberanian mencoba dengan bakat bisnis.
Sebagus apapun bakat seseorang, tidak akan sukses tanpa mulai mencoba.

Berani Merantau
Keberanian merantau, membangun percaya diri dan kemandirian.

Merantau, punya makna sosial tersendiri. Ia berarti "jauh dari keluarga" yang memicu terbangunnya jiwa kemandirian. Tak bergantung pada keluarga, berarti mulai melangkah menjadi dewasa. Dirantau, apalagi di lingkungan yang tak tahu siapa kita sebelumnya, Anda bisa menjadi pribadi yang terbaru.
Merantau, menyadarkan kita apa kelebihan dan kekurangan kita, karena kita dihadapkan pada kenyataan-kenyataan baru. Merantau, membuat seseorang relatif tangguh, karena diterjunkan dalam situasi serba baru.

Berani Gagal
Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total.

Seorang entrepreneur, harus berani menghadapi kegagalan, dan memetik hikmahnya. Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita, membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan.
Mengapa? Banyak orang membuat kesalahan yang sama, dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Ingat, kita harus yakin akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan. Tapi mengapa seseorang gagal dalam bisnis. Ada beberapa sebab umum.

Pertama, kita sering menilai kemampuan diri kita terlalu rendah.
Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita.
Ketiga, biasanya kita terlalu "melankolis" dan suka memvonis diri terlebih dahulu,bahwa kita dilahirkan dengan nasib buruk.
Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau tahu dari mana kita harus memulai kembali suatu usaha.
Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.

 Berani Sukses
Seberapa besar rezeki yang kita inginkan, itu sama dengan seberapa besar kita berani mengambil risiko.

SUKSES adalah proses. Ia dicapai dengan pengorbanan. Salah satunya, tidak cengeng dengan kegagalan. Sukses, pikirkanlah sebagai keseharian Anda. Keyakinan bisa sukses, selalu dibangun setiap saat. Karena itulah, jangan biarkan Anda kehilangan motivasi untuk sukses, dan terus membangun keyakinan itu dalam sanubari. Sukses memerlukan keberanian tanpa henti, mempelajari kemunduran bisnis.

Berani Berbeda 
Munculkanlah keberanian berpetualang di zaman baru, kendati untuk itu kita siap membayar harga orang yang menertawakan, mengejek, dan mengkritik kita.

Lebih baik kita berani berbeda. Dan, perbedaan kita dari yang lain, adalah wujud ketekunan kita menjadi LEBIH BAIK. Seorang diri, menjadi lebih baik, diantara banyak orang yang berpikiran nyaris sama tentang suatu hal, lalu keberbedaan Anda diterima banyak orang dan diterima dunia. Mari, gunakan energi Anda menghasilkan perbedaan yang bertenaga. Perbedaan yang bernilai.

Tulisan ini saya kutip dari buku "Jangan Mau Seumur Hidup Jadi Orang Gajian" karangan Valentino Dinsi. Saya memuat tulisan ini diblog saya, karena tulisan ini telah memotivasi dan menginspirasi saya untuk benar-benar terjun di dunia bisnis